cover
Contact Name
Kurnia Dwi Artika
Contact Email
kurnia.2a@politala.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
elemenjurnal@politala.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Elemen
ISSN : 24424471     EISSN : 25812661     DOI : -
Jurnal Elemen is a media for publishing scientific articles in the field of mechanical and automotive engineering which are published regularly in June and December each year. All articles presented are the results of research, conceptual ideas and reviews in the field of mechanical and automotive engineering that have never been published before. Jurnal Elemen managed by P3M in the Tanah Laut State Polytechnic has been ISSN, namely the printed version of ISSN 2442-4471 and online version of ISSN 2581-2661, and for now the Elementary journal has been indexed in ISJD (Indonesian Scientific Journal Database) in PDII-LIPI . then it can be indexed and accredited at SINTA, DOAJ and Scopus.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
UJI EMISI GAS BUANG DENGAN PERBANDINGAN JENIS BUSI PADA SEPEDA MOTOR 108 CC Adhiela Noer Syaief; Marlia Adriana; Akhmad Hidayat
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.521 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i1.82

Abstract

ABSTRAK Tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi yang mana menimbulkan dampak lingkungan yang sangat serius. Kontribusi emisi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara terbesar 60-70%, dibandingkan dengan industri yang hanya berkisar antara 10-15% sedangkan sisanya berasal dari rumah tangga, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dan lain lain. Hal ini dapat dilihat dari besarnya tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor yang menembus angka 15% pertahun (BPS,2011) atau 7,9 juta kendaraan pertahun. Pertumbuhan kendaraan bermotor yang tinggi tidak hanya didukung oleh jumlah penduduknya Indonesia yang besar (240 juta). Salah satu penyebab tingkat polusi yang di sebabkan oleh kendaraan adalah proses pembakaran yang terjadi didalamnya. Yang mana dalam hal ini melibatkan 3 komponen penting, yaitu bahan bakar, sumber pembakaran atau busi dan udara. Oleh karena itu dalam penelitian berikut ini akan dilakukan sebuah pengujian kendaraan dengan cara melakukan variasi penggunaan busi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar emisi gas buang kendaraan bermotor dengan menggunakan berbagai jenis busi dan untuk mengetahui pola emisi gas buang kendaraan bermotor bermesin bensin yang didasarkan pada bahan bakar dan jenis busi yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengujian emisi gas buang dari jenis busi iridium HC 46 ppm, CO 0,63%vol dan jenis busi standar (non iridium) HC 625 ppm, CO 0,93%vol. Kata Kunci : Polusi, Emisi Gas Buang, Busi
KARAKTERISTIK PEMBAKARAN DROPLET BIODIESEL KELAPA SAWIT DENGAN PENAMBAHAN KATALIS BENTONIT
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.615 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.111

Abstract

Pengunaan biodiesel sangat penting untuk mengurangi konsumsi bahan bakar fosil baik di bidang transportasi maupun industri. Penambahan nanopartikel pada bahan bakar cair untuk peningkatan karakteristik pembakaran telah lama diminati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan nanopartikel bentonit pada karakteristik pembakaran biodiesel kelapa sawit. Partikel nano tersebut ditambahkan dalam berbagai komposisi pada biodiesel yaitu 0% (B0), 10% (B10), 20% (B20) dan 30% (B30). Pena insulin digunakan untuk membuat droplet dengan ukuran diameter 1 mm. Selanjutnya proses pembakaran droplet direkam menggunakan kamera pada kondisi atmosfer. Bahan bakar diteteskan pada thermocouple junction dan dinyalakan menggunakan butan pada cylindrical burner. Properti seperti ignition delay, burning rate dan temperatur nyala droplet diukur setelah pemrosesan gambar yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan nilai igniton delay, temperatur nyala api dan burning rate mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya persentase penambahan bentonit dan yang tertinggi terjadi pada B30. Nilai temperatur maksimum nyala api tertinggi sebesar 663,299oC, nilai ignition delay tertinggi sebesar 0,51 detik dan nilai burning rate tertinggi sebesar 2,63 mm2/s.
PENGEMBANGAN PENYIMPAN AIR PANAS PADA SISTEM HIBRID SOLAR THERMAL AIR CONDITIONING Yudhy Kurniawan; Kusnandar Kusnandar; Berkah Fajar Tamtomo Kiono; M.S.K Tony Suryo Utomo
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.731 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.107

Abstract

Pemanfaatan panas AC split sebagai pemanas air saat ini sudah dirintis namun masih banyak menggunakan heater dari energi listrik. Begitu pula pemanfaatan radiasi panas matahari sebagai sumber pemanas juga sudah banyak dibuat. Pada penelitian ini membahas jika kedua system tersebut digabung menjadi system hybrid-Solar Thermal Air Conditioner. Yaitu system yang menggabungkan panas refrijeran pada discharge line kompresor AC split dan panas solar kolektor. Alat ini sudah dibuat pada penelitian sebelumnya hanya saja terbatas pada analisis terhadap pencapaian temperatur pemanasan 40 oC dalam waktu 20 menit. Namun kendala yang dialami panas belum bisa bertahan lebih lama karena memanfaatkan waktu beban puncak dari radiasi matahari, dan isolasi tangki yang tipis. Untuk itu dikembangkan sistem hibrid dengan penggantian tangki pemanas air. Metodenya diawali dengan membuat model modifikasi sistem hibrid, penentuan material insulasi tangki dan ketebalan dinding penyimpan panas agar heat loss air dapat direduksi. Kemudian pada solar collector dimodifikasi dengan instalasi pipa seri serta sudut kemiringan kolektor 20o. Untuk sirkulasi aliran refrijeran dari discharge line kompresor ditambahkan kontrol otomatis, hal ini diharapkan kinerja alat lebih maksimal. Hasil yang diperoleh dapat diketahui seberapa efektif waktu penyimpanan air panas dan kinerja dari system tersebut.
ANALISIS DISSPLACEMENT PADA CHASSIS MOBIL LISTRIK WASAKA Hajar Isworo; Abdul Ghofur; Gunawan Rudi Cahyono; Joni Riadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.187 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.103

Abstract

Abstrak. Chassis merupakan salah satu komponen penting dalam mobil karena chassis berfungsi menopang beban dan tempat melekatnya berbagai komponen mobil, dalam penelitian kali ini akan membahas mengenai analisa tegangan yang terjadi akibat beban pada chassis mobil listrik wasaka. Material yang digunakan adalah baja hollow 4x7 dengan ketebalan 3mm, metode yang digunakan meliputi pembuatan desain chassis, perhitungan menggunakan software autodesk inventor, dari hasil analisis maka diperoleh hasil berupa tegangan maksimum yang terjadi adalah 34,77 Nm untuk beban penumpang dan driver sebesar 350 N, tegangan maksimum yang terjadi adalah 1,133 Nm untuk beban mesin sebesar 150 N, dan tegangan maksimum yang terjadi 0,2217 Nm untuk beban keseluruhan pada mobil listrik wasaka
PENGARUH PARAMETER BARREL TEMPERATURE, BLOWING TIME DAN BLOWING PRESSURE TERHADAP VOLUME PRODUK BOTOL Muhammad Bagus Amirullah; Danang Yudistiro
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.722 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.108

Abstract

Plastik mulai banyak diminati di kalangan masyarakat. Penyebabnya adalah faktor kebutuhan akan penggunaan plastik, serta adanya kemajuan teknologi manufaktur dari material itu sendiri. Dalam hal ini industri plastik harus terus meningkatkan produksinya baik dalam hal kualitas maupun kuantitas. Untuk menghasilkan produk plastik yang berkualitas ada beberapa mesin yang digunakan. Pada penelitian ini mesin yang digunakan adalah mesin blow molding BM 01, yang bertujuan untuk menghasilkan produk botol 215 ml. Selain itu untuk menghasilkan produk botol 215 ml, hal yang perlu diperhatikan adalah bagaimana setting parameter barrel temperature, blowing time dan blowing pressure untuk menghasilkan volume yang optimum yaitu sesuai target. Tahap pengolahan data menggunakan metode respon permukaan, dengan tujuan mempermudah mendapatkan nilai optimal dari masing-masing parameter yang diduga berpengaruh dalam hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang sangat berpengaruh terhadap volume botol adalah barrel temperature dengan koefisien regresi penduga bernilai positif sebesar 5,000, Sedangkan pengaruh terkecil adalah pada blowing time dengan koefisien regresi penduga sebesar 0,167. Untuk mencapai volume sesuai target yaitu 215 ml, dibutuhkan parameter blowing pressure sebesar 6,0 bar, blowing time sebesar 6,0 s dan barrel temperature sebesar 206oC.
ANALISIS NILAI KOEFISIEN DRAG PADA MODEL MOBIL LISTRIK WASAKA Gunawan Rudi Cahyono; Hajar Isworo; Abdul Ghofur; Joni Riadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2204.712 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.100

Abstract

Mayoritas desain mobil mempunyai kepentingan yang sama terhadap penghematan penggunaan bahan bakar atau sumber energinya. Pertimbangan hambatan udara pada saat mobil berjalan menjadi salah satu faktor penting. Penggunaan panel surya dengan daya proporsional untuk memaksimalkan kebutuhan charging pada batere mobil listrik sangat diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aerodinamis pada desain model mobil listrik wasaka yang proporsional dengan tetap melibatkan penempatan panel surya pada body mobil, dengan memanfaatkan simulator pada software aplikasi. Parameter desain yang digunakan yaitu bentuk bagian depan dan atap serta dimensi pada bagian atap mobil. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa model mobil wasaka dengan lengkung pada bagian depan dan bentuk atap datar dan paling panjang mempunyai sifat aerodinamis yang lebih baik dari model lainnya dengan nilai koefisien drag dan gaya drag terendah serta daya panel surya terbesar.
RANCANG BANGUN SISTEM KENDALI PENGGERAK FLYING MODE PADA PROBE ULTRASONIC TEST Budi Suhendro; Ahmad Rahmadya A; Muhammad Khoiri
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.812 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.109

Abstract

Pengujian material dengan NDT di bidang industri saat ini masih menggunakan probe ultrasonic test secara manual. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan sistem kontrol penggerak pada probe ultrasonic test dengan menggunakan prinsip computer numeric control (CNC) 3 axis yaitu x, y, dan z. Pergerakan 3 sumbu tersebut menggunakan motor stepper dan perangkat keras Arduino yang dikontrol oleh LabVIEW guna memberi input sekaligus memberikan hasil pergerakkan pada motor stepper. Hasil pengujian mode kecepatan 3 menunjukkan nilai RMSE mendekati nilai 0 yang artinya bahwa semakin nilai RMSE kecil maka data tersebut memiliki kemiripan dengan nilai setpoint yang diinginkan.
STATE OF THE ART SISTEM PROPULSI DAN BAHAN BAKAR OTOMOTIF Muhammad Latifur Rochman; Muji Setiyo
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.895 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.99

Abstract

Makalah ini membahas perkembangan Sistem Propulsi dan Bahan Bakar Otomotif dari masa kemasa. Leonardo Da Vinci pertama kali membentuk sketsa mobil tahun 1479 dan tahun 1769 tercipta Cugnot Steam Traction Engine dengan penggerak mesin uap yang merupakan cikal bakal terciptanya teknologi otomotif selanjutnya. Tahun 1885 Karl Benz menciptakan mesin bensin pertama yang dikenal dengan Replika Benz Motorwagen yang menggunakan karburator. Sistem pembagian bahan bakar pada sistem karburator belum efektif, maka dikembangkanlah sistem EFI. Pada perjalanannya, sistem EFI juga mengalami evolusi. Diawali dengan Throttle Body Injector (TBI) dimana hanya menggunakan satu injektor dan terletak di throttle body. Kemudian berkembang menjadi D-EFI, L-EFI dan Direct Injection. Salah satu energy terbarukan kendaraan adalah energi listrik. Mobil listrik pertama kali dikembangkan tahun 1832 dan mengalami kemunduran tahun 1935. Tahun 1996 sampai 1999 dikembangkan kembali mobil listrik EV1 dan merupakan awal bangkitnya industri mobil listrik. Mobil hybrid juga mengikuti perkembangan mobil listrik. Dan pada tahun 1997 mobil hybrid mulai diproduksi secara massal. Plug-In Hybrid Electric Vehicle, yaitu menggabungkan sistem hybrid dan mobil listrik. Dan Fuel Cell Electric Vehicle yang merupakan teknologi mobil listrik masa depan dengan menggunakan bahan bakar hydrogen dan oksigen yang menghasilkan emisi air
HUBUNGAN ANTARA PERSENTASE BERAT DAN SUDUT SERAT TERHADAP KEKUATAN LENTUR PAPAN KOMPOSIT IJUK Wangga Dyan Pratama; Syamsul Hadi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.889 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.94

Abstract

Kebutuhan kayu untuk konstruksi, bangunan dan furniture selalu mengalami peningkatan, sementara ketersediaan kayu terus menurun diikuti pertumbuhan industri kayu yang semakin meningkat. Kondisi tersebut mengakibatkan industri perkayuan kesulitan mendapatkan bahan baku untuk menunjang proses produksinya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan adanya alternatif pengganti kayu, yaitu papan komposit.Tujuan penelitian untuk mendapatkan kekuatan lentur dari variasi berat 7% , 11% , 18% dan sudut ijuk 0° , 45° , 90° sebagai pengganti papan Skateboard. Metode penelitian meliputi: pembuatan spesimen komposit dari bahan resin polyester tipe Yukalac 157 BQTN-EX dengan filler ijuk yang ditata dengan sudut yang berbeda. Pembuatan spesimen sesuai standar ASTM-D7264 dengan metode inject dan spesimen di uji lentur. Analisis data hasil pengujian dengan Two-Way Anova, menunjukkan bahwa kekuatan luluh dari hasil uji lentur terendah dengan komposisi 7% ijuk, sudut 45° senilai 12,1 Mpa. Yang masih belum mencukupi kekuatan luluh dari papan Skateboard seniali 64,9 MPa, maka dilakuakan pembuatan komposit dengan peningkatan persentase 8,3% ijuk yang didapatkan kekuatan luluh senilai 75,28 MPa. Yang berarti penambahan berat ijuk dapat meningkatkan kekuatan lentur papan komposit.
PERANCANGAN TUNGKU PERLAKUAN PANAS TERMOKIMIA UNTUK APLIKASI BAJA TAHAN KARAT DENGAN PENDEKATAN REVERSE ENGINEERING Resia Alawiyah Sihab; Esa Haruman; Annissa Fanya; Rizal Silalahi
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.761 KB) | DOI: 10.34128/je.v6i2.110

Abstract

Tungku perlakuan panas termokimia digunakan untuk meningkatkan sifat mekanis permukaan baja. Salah satu alternatif tungku tersebut adalah jenis atmosfer gas konvensional yang nilai ekonomisnya tinggi akibat biaya operasi yang rendah. Pada penelitian ini dilakukan studi terhadap konsep dan desain tungku gas perlakuan panas termokimia untuk bahan logam baja tahan karat jenis tube furnace. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan reverse engineering dimana produk JNL-1000 tube furnace diamati, dibongkar, dan dianalisa kemudian digunakan sebagai acuan untuk merancang sebuah produk baru yang memiliki keunggulan dibandingkan produk aslinya. Agar hasil desain tungku yang dibuat tepat sasaran kepada kebutuhan dan keinginan pelanggan, maka proses perancangan dianalisis menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) serta kelayakan ekonomi dan keuangan. Hasil dari rancangan ini divisualisasikan dalam model 3D CAD. Hasil dari penelitian disimpulkan bahwa perbaikan rancangan tube furnace untuk perlakuan panas termokimia baja tahan karat ini yaitu adanya tambahan komponen gas turbulancer distributor pada bagian tabung tungku. Hasil rancangan telah memenuhi kelayakan ekonomi dan keuangan untuk diproduksi secara komersil.

Page 7 of 27 | Total Record : 267