cover
Contact Name
Ratih Siti Aminah
Contact Email
ratih.penari@gmail.com
Phone
+6285885785740
Journal Mail Official
wahana@unpak.ac.id
Editorial Address
Universitas Pakuan, Jalan Pakuan No.1 Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana
Published by Universitas Pakuan
ISSN : 08535876     EISSN : 26224356     DOI : https://doi.org/10.33751/wahana
Media Bahasa, Sastra dan Budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Sosial ilmu dan Budaya Universitas Pakuan dengan E-ISSN 2622-4356. Jurnal ini memuat makalah, pemikiran kritis, gagasan ilmiah, dan hasil penelitian pada bidang bahasa, sastra, budaya, komunikasi dan seni dalam bentuk artikel ilmiah dari para peneliti, akademisi, seniman, budayawan, dan mahasiswa dengan berbagai metode, baik kualitatif, kuantitatif, metode campuran, berbagai pendekatan dan teori bahasa, sastra,budaya, komunikasi dan seni. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun berbentuk digital. Jurnal ini menjalin kerja sama dengan editor berstatus guru besar dari beberapa universitas yang akan meninjau artikel sebelum dipublikasikan. Setiap artikel yang dikirmkan akan ditinjau dan ditelaah (review) dengan metode double blind oleh dua orang penelaah (reviewer). Media Bahasa Sastra dan Budaya Wahana telah terdaftar di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Articles 165 Documents
ETNOGRAFI KOMUNIKASI PADA ETNIS ARAB DAN ETNIS SUNDA DI KELURAHAN EMPANG KOTA BOGOR Prameswari Handayani
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 27, No 2 (2021): Volume 27 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.202 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v27i2.4548

Abstract

Abstract The purpose of this research is to find out the language used, the events of communication between groups and settings that occur between ethnic Arabian and ethnis Sundanese in Empang Village Bogor City, the patterns of interpersonal communication that occur in ethnic Arabian and ethnic Sundanese in Empang Village Bogor City. The theory which used in the thesis are speaking theory Dell Hymes. This research using qualitative approach methode with study etnografy communication. The subject of the thesis are ethnic Arabian and ethnic Sundaneese. The focus of the thesis is to analyze the Communication Pattern of Arabian Ethnic and Sundaneese Ethnic in Empang Village Bogor City. The thesis reveals that the language used  between  ethnic  Arabian  and  ethnic  Sundaneese  is the  language  of Sundaneese  and Indonesia language, the communication in activities trade, the setting in which communication in place of trade, and relations the communication among ethnic Arabian and ethnic Sundaneese in Empang Village Bogor City is lasting scientific and interwoven with good. Keywords: Arabian Ethnic, Communication Pattern, Ethnography, Sundaneese Ethnic   Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bahasa yang digunakan, peristiwa komunikasi antar kelompok dan setting yang terjadi antara etnis Arab dan etnis Sunda di Kelurahan Empang Kota Bogor, pola komunikasi antar pribadi yang terjadi pada etnis Arab dan etnis Sunda di Kelurahan Empang Kota Bogor. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori speaking oleh Dell Hymes. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan studi etnografi komunikasi. Subjek penelitian ini adalah Etnis Arab dan Etnis Sunda. Fokus penelitian ini adalah mengkaji Pola Komunikasi Antar Etnis Arab dan Etnis Sunda di Kelurahan Empang Kota Bogor. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa yang digunakan antara etnis Arab dengan etnis Sunda adalah bahasa Sunda dan bahasa Indonesia, peristiwa komunikasi dalam kegiatan perdagangan, setting yang terjadi pola komunikasi ada di tempat perdagangan, dan hubungan pola komunikasi antar etnis Arab dan etnis Sunda di Kelurahan Empang Kota Bogor berlangsung ilmiah serta terjalin dengan baik. Kata Kunci: Etnis Arab, Etnis Sunda, Etnografi, Pola Komunikasi
PERKEMBANGAN INDUSTRI HALAL DAN PERANAN BADAN SERTIFIKASI HALAL JEPANG DALAM MENINGKATKAN INDUSTRI HALAL PADA MASA PEMERINTAHAN SHINZO ABE Indun Roosiani; Erni Puspitasari
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 27, No 2 (2021): Volume 27 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.498 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v27i2.4544

Abstract

Abstract This study aims to analyze the development of the halal industry and the role of Japanese halal certification bodies in improving the halal industry during the reign of Shinzo Abe. The method used is the library method. The results of the study indicate that there are various backgrounds that have led to the development of the halal industry in Japan, giving rise to the Japanese government's efforts to carry out halal certification of various products and other facilities. These various backgrounds include the decline in the population in Japan, so that the level of consumption of the people also decreases, the increase in the world's Muslim population which has great potential as a market share for various Japanese products so that this becomes a target to attract tourists. This is also supported by the increasing Muslim population in Japan. Meanwhile, the role of halal certification in various Japanese products is a requirement that must be met in order to be able to produce and market their products both domestically and for export to various Muslim countries. Halal product certification was widespread during the Shinzo Abe administration. Keywords: Economic strategy, halal certification body, muslim tourists   Abstrak Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis perkembangan industri halal dan peranan badan sertifikasi halal Jepang dalam meningkatkan industri halal pada masa pemerintahan Shinzo Abe. Metode yang dipergunakan adalah metode kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai latar belakang yang menyebabkan berkembangan industri halal di Jepang sehingga memunculkan upaya pemerintah Jepang untuk melakukan sertifikasi halal terhadap berbagai produk dan fasilitas lainnya. Berbagai latar belakang tersebut di antaranya adalah menurunnnya jumlah populasi di Jepang, sehingga tingkat konsumsi masyarakatnya juga mengalami penurunan, meningkatnya populasi Muslim dunia yang sangat potensial sebagai pangsa pasar berbagai produk Jepang sehingga hal ini menjadi target untuk menarik wisatawan. Hal ini juga didukung oleh semakin meningkatnya populasi   muslim di Jepang. Sementara itu peranan sertifikasi halal dalam berbagai produk Jepang merupakan syarat yang harus dipenuhi agar dapat memproduksi dan memasarkan poduknya baik di dalam negeri maupun untuk ekspor ke berbagai negara muslim. Sertifikasi produk halal marak dilakukan pada saat pemerintahan Shinzo Abe. Kata kunci: Badan Sertifikasi Halal, strategi ekonomi, wisatawan muslim
RELASI ANTARA METAFORA PERCINTAAN PERIODE PASCAPERANG DENGAN KARYA SASTRA REALISME ROMANTIK DALAM KARYA NIKOLAI GRIBACHOV DAN UTUY TATANG SONTANI Aldrie Alman Drajat; Langgeng Prima Anggradinata
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 27, No 2 (2021): Volume 27 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.396 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v27i2.4549

Abstract

Abstract War creates a bitter experience for human life. In fact, that bitter experience lasted until the war ended.  This  is  represented  through  postwar  literary  works.  This  article  aims  to  analyze  the metaphors of postwar period romance in two literary works, Gribachov's "August Stars" and Utuy Tatang Sontani's "Early and Mira." The two authors are authors of different countries, but of the same name, romantic realism. This research method is qualitative with comparative literary studies. His results show that there are symbolic similarities to both stories. The metaphors used in both short stories are metaphors of distance or incarcing and metaphors of loss or disability. Both metaphors relate to war.In conclusion, a literary work with romantic realism is a literary work that displays bitter past events. Past experiences of war are displayed through metaphors. Loss or disability is displayedthrough the symbolic medium. Keyword: Gribacov,metaphor, postwar, romantic realism, Utuy Tatang Sontani. Abstrak Perang menciptakan pengalaman yang pahit bagi kehidupan manusia. Bahkan, pengalaman yang pahit  itu  bertahan  hingga  perang  berakhir.  Hal  ini  direpresentasikan  melalui  karya  sastra pascaperang. Artikel ini bertujuan menganalisis metafora percintaan periode pascaperang pada dua karya sastra, yakni “August Stars” karya Gribachov dan “Awal dan Mira” karya Utuy Tatang Sontani. Kedua pengarang itu adalah pengarang yang berbeda negara, tetapi beraliran yang sama, yakni realisme romantik. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan studi sastra bandingan. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat kemiripan metafora pada kedua cerita tersebut. Metafora yang digunakan di kedua cerpen tersebut adalah metafora tentang keberjarakan atau keterpenjaraan dan metafora kehilangan atau kecacatan. Kedua metafora itu berhubungan dengan perang. Kesimpulannya, karya sastra beraliran realisme romantik adalah karya sastra yang menampilkan peristiwa masa lalu yang pahit. Pengalaman masa lalu tentang perang ditampilkan melalu metafora. Kehilangan atau kecacatan ditampilkan melalui medium metafora. Kata kunci: Gribacov, metafora, pascaperang, realisme romantic, Utuy Tatang Sontani. 
PENGARUH TERPAAN BERITA PELECEHAN SEKSUAL DI RADARBOGOR.ID TERHADAP TINGKAT KECEMASAN MASYARAKAT DKI JAKARTA Nur Anisa Azizah; Ratih Siti Aminah; Tiara Puspanidra
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 27, No 2 (2021): Volume 27 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.978 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v27i2.4545

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of exposure to news of sexual harassment by rapid test officers at Soekarno-Hatta airport on radarbogor.id on the level of anxiety of the people of DKI Jakarta. The independent variable (X) in this study is news exposure and the dependent variable (Y) is thelevel of anxiety. The indicators for the exposure variable are frequency, duration and attention, while the indicators for the level of anxiety are mild anxiety, moderate anxiety, severe anxiety andpanic. This study uses a quantitative approach. Sampling used non-probability sampling with purposive sampling technique, with the criteria of reading news about sexual harassment by rapid test officers at Soekarno-Hatta airport on radarbogor.id and women in DKI Jakarta. Data collectiontechniques in this study were literature studies, questionnaires and interviews with the managing editor of radarbogor.id. The results of this study indicate that Ha is accepted and H0 is rejected.This means that there is an effect of exposure to news of sexual harassment by rapid test officers at Soekarno Hatta Airport on radarbogor.id on the level of anxiety of the people of DKI Jakarta. The results of the coefficient of determination test identified that exposure to news of sexual harassmentby rapid test officers at Soekarno-Hatta airport on radarbogor.id affected the anxiety level of the people of DKI Jakarta by 44.8%. Keywords: anxiety level; exposure; news AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek paparan berita pelecehan seksual oleh petugas rapid test di bandara Soekarno-Hatta pada radarbogor.id pada tingkat kecemasan masyarakat DKI Jakarta.Variabel independen (X) dalam penelitian ini adalah paparan berita dan variabel dependen (Y)adalah tingkat kecemasan. Indikator untuk variabel paparan adalah frekuensi, durasi dan perhatian, sedangkan  indikator  untuk  tingkat  kecemasan  adalah  kecemasan  ringan,  kecemasan  sedang,kecemasan parah dan panik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengambilansampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria membaca berita tentang pelecehan seksual oleh petugas rapid test di bandara Soekarno-Hatta padaradarbogor.id dan perempuan di DKI Jakarta. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalahstudi literatur, kuesioner dan wawancara dengan redaktur pelaksana radarbogor.id. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Artinya, ada efek paparan berita pelecehan seksual oleh petugas rapid test di Bandara Soekarno Hatta pada radarbogor.id tingkat kecemasan masyarakat DKI Jakarta. Hasil koefisien uji penentuan teridentifikasi bahwa paparan berita pelecehan seksual oleh petugas rapid test di bandara Soekarno-Hatta pada radarbogor.id mempengaruhi tingkat kecemasan masyarakat DKI Jakarta sebesar 44,8%. Kata kunci: Berita, terpaan, tingkat kecemasan
ANALISIS SEMIOTIKA KOMUNIKASI INTERPERSONAL AYAH DAN ANAK DALAM FILM MENCARI HILAL Hafzotillah Hafzotillah
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 27, No 2 (2021): Volume 27 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.831 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v27i2.4550

Abstract

Abstract Communication is being important in daily lives in order to exchange messages. An example form of communication is an interpersonal communication, which is an exchange of messages in two-way direction between two or more people. A common use of communication media is Film. A film can convey a message through a variety of signs, for example through dialogue, and actors’ movements.This research used a qualitative descriptive approach with Roland Barthes semiotics method to analyse the interpersonal communication within a Film entitled Mencari Hilal. This film tells about the relationship between a father and his son and daughter. He has an unhealthy relationship with his son, meanwhile has a good relationship with his daughter. A father embrace Islam kaffah while his children Islam Secular. Using  Roland  Barthes  semiotics  method,  author  find  ten  scenes  which  have  signs  of  interpersonal communication  between  the  father  and  his  children.  In  each  scene  contains  different  denotations, connotations, and myth. Keywords: Movie interpersonal communications, semiotic AbstrakKomunikasi sangat penting dalam kegiatan sehari-hari. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi dua arah atau secara timbal balik antara dua orang atau lebih. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui bagaimana komunikasi interpersonal pada film mencari hilal dengan metode analisis semiotikaRoland Barnest kemudian dianalisis dengan metode naratif. Film mencari hilal menceritakan hubungan yang kurang baik antara orang tua dan anak laki-lakinya berbanding terbalik dengan anak perempuan yangselalu ingin berbakti dan melindungi sang ayah. Memiliki dua orang anak, seorang ayah yang kaffah dananak yang menganut islam sekuler.Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif yakni merupakan metode yang dipakai untuk menggambarkan dan menjelaskan suatu fenomena-fenomena. Diera yang modern ini sudah banyak sekali berkembang ilmu pengetahuan salah satunya dalam penyampaian pesan. Media massa alat untuk menyampaikan pesan lebih cepat, film merupakan salah contoh dalam menyampaikan pesan melalui tanda- tanda dan dialog untuk menyampaikan aspirasi dan kritikan melalui karya.Peneliti menemukan sepuluh scene adegan yang mengandung unsur tanda-tanda komunikasi interpersonal antara oang tua dan anak kemudian dianalisis dengan metode semiotika Roland Barnest. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa metapora makna denotasi konotasi dan mitos pada film mencari hilal terdapat perbedaan pada setiap scene   Kata Kunci: Film, komunikasi interpersonal, semiotika 
HUBUNGAN SPANDUK EDUKASI COVID-19 DENGAN KESADARAN WARGA TENTANG COVID-19 (KASUS : WILAYAH KEDUNG WARINGIN KOTA BOGOR) Muslim Muslim; Qonita Qonita
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 28, No 1 (2022): Volume 28, Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.696 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v28i1.5224

Abstract

Abstract This study aims to determine how is relationship between the Covid-19 educational banners and the awareness of the Kedung Waringin residents of Bogor City about Covid-19, to determine the effectiveness of the Covid-19 educational banners according to the Kedung Waringin residents of Bogor City, and to determine the awareness of the Kedung Waringin residents of Bogor City about Covid-19, because there are still residents who do not comply with health protocols, even though there are many Covid-19 educational banners installed there. This study uses a quantitative descriptive method using one independent variable (banner effectiveness aspect) and one dependent variable (awareness). The indicator to measure the independent variable (X) is the reach of the banner media and the design and visuals of the banner media, while the indicators that measure the dependent variable (Y) are knowledge, attitudes, and actions. This research was carried out from October 2020 by taking data from the Kedung Waringin Village, Bogor City. The sampling technique in this study uses non-probability sampling, namely accidental sampling, which means that the respondents are those who are met or selected by chance and meet the data sources of 100 people. This study uses the Taro Yamane formula. The data collection technique used in this research was a questionnaire and distributed to 100 residents of Kedung Waringin, Bogor City. The data analysis technique of this research used SPSS version 25 for Windows with a Likert scale. The results of this study state that there is a significant and quite strong relationship between the X variable and the Y variable, the direction of the relationship is negative and it can be concluded that the efforts of the Kedung Waringin Urban Village in Bogor City have been good at making Covid-19 educational banners, but they still do not have a full positive effect on the awareness of its citizens about Covid-19. Keywords : Awareness, Citizens of Kedung Waringin Bogor City, Correlation, Covid-19,Education Banner.   Abstrak Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  hubungan  spanduk  edukasi  Covid-19 dengan kesadaran warga Kedung Waringin Kota Bogor tentang Covid-19, mengetahui aspek efektivitas spanduk edukasi Covid-19 menurut Warga Kedung Waringin Kota Bogor,  dan  mengetahui  kesadaran  warga  Kedung  Waringin  Kota  Bogor  tentang Covid-19, mengingat masih terdapat warga yang tidak patuh protokol kesehatan, padahal banyak dipasang spanduk edukasi Covid-19 disana. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan satu variabel bebas (aspek efektivitas spanduk) dan satu variabel terikat   (kesadaran). Indikator untukmengukur variabel bebas (X) yaitu jangkauan media spanduk dan desain dan visual media spanduk, sedangkan untuk indikator yang mengukur variabel terikat (Y) yaitu pengetahuan, sikap, dan tindakan.   Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Oktober2020 dengan mengambil data dari Kelurahan Kedung Waringin Kota Bogor. Teknik pengambilan  sampel  pada  penelitian  ini  menggunakan  non-probability  sampling, yaitu accidental sampling yang berarti respondennya adalah yang dipilih secara kebetulan   dan   memenuhi   sumber   data   sejumlah   100   orang.   Penelitian   ini menggunakan rumus Taro Yamane. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuisioner dan disebarkan kepada 100 warga Kedung Waringin Kota Bogor. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 for Windows dengan skala Likert. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan cukup kuat antara variabel X dan variabel Y , arah hubungannya pun negatif, dan dapat disimpulkan bahwa usaha Kelurahan Kedung Waringin Kota Bogor sudah bagus dalam membuat spanduk edukasi Covid-19, namun masih tidak berefekpositif sepenuhnya pada kesadaran warganya mengenai Covid-19. Kata Kunci : Covid-19;  hubungan; kesadaran; spanduk edukasi; warga Kedung WaringinKota Bogor.
AMBIGUITAS SEBAGAI PERSOALAN BAHASA DAN TANDA BACA Dadan Suwarna
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 28, No 1 (2022): Volume 28, Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.181 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v28i1.5222

Abstract

Abstract Ambiguity is problem on any discipline. Social and politic are support on these cases. Here is part of case on how such of problem makes everything getting complex problems. On social- politic it happens to the relational effect coming up without we see before. It happens because we assume that everything no problem. Afterwards, we see the case behind of that a, meaning relationship between one and another. On language, ambiguity is part of effective sentence because it comes from word into a sentence. On lexical case we see a meaning of word related on lexical meaning, but on grammatical case we see the holistic effect of the case of meaningful sentence. Keywords: Ambiguity, grammatical,  language problem  Abstrak Ambiguitas sebenarnya adalah persoalan dalam bidaang apa pun. Ia memberi kita pemahaman tentang makna ganda akibat penafsiran yang salah. Dalam ilmu soasial dan politik, misalnya, ambigu adalah efek karena telanjur tidak tepatnya maksud awal serta keseluruhan maksud yang diungkapkan dalam rangkaian frasa atau kalimat. Pemakaian ambigu adalah kata umum.  Adhana (2019) dengan mengutip perundang-undangan menilai bahwa ada kekuatan eksternal di balik penempatan aturan ketenagakerjaan tentang bahaya, dan ambigu peraturan ada di baliknya. Ambigu atau taksa berkaitan dengan kesalahan dalam pemakaian kalimat efektf (KE). Karena akan menjadi persoalan KE, kita akan tahu letak persoalan yang menjadi cikal-bakal kesalahan pemakaiannya. Di antaranya salah dalam menampatkan kkata dan salah dalam pemakaian tanda baca. Kata Kunci: Ambiguitas, masalah kebahasaan, tata bahasa 
POLA KOMUNIKASI DALAM PEMASARAN BRAND HERWAYS_ID Dini Valdiani; Tiara Puspanidra
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 26, No 2 (2020): Volume 26 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.239 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v26i2.2770

Abstract

Abstrak:Herways_id merupakan salah satu merek lokal yang bergerak di bidang pakaian wanita. Dalam waktu yang singkat Herways_id dengan akun Instagramnya @herways_id bisa mendapatkan respon pasar yang sangat baik dengan waktu break event point yang relatif cepat dan jumlah followers yang banyak. Selain itu Herways_id memiliki engagement rate cukup tinggi yaitu 5,13% Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui pola komunikasi dalam pemasaran Herways_id. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pola komunikasi dalam pemasaran digital Herways_id memakai pola komunikasi primer, sekunder dan sirkuler. Pada pola komunikasi primer ditemukan strategi pemasaran Fear of Missing Out (FOMO).Kata kunci :Brand, herways_ID,pemasaran, pola komunikasi Abstract:Herways.id is one of the local brands of women’s clothing. In a short time Herways was able to get a very good market response with a short break event point and a large number of followers and engagement rate at 5.13%. In this study, researchers wanted to know the marketing communication patterns in Herways.id. This is a qualitative research. The results of the study illustrate that communication patterns in digital marketing Herways.id use primary, secondary and circular communication patterns. In the primary communication pattern found the Fear of Missing Out (FOMO) marketing strategy.Keyword:Brand, communication pattern herways_ID, marketing
KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DAN ANAK PADA PEMBELAJARAN DARING DI MASA PANDEMI (Kasus SDN Cipayung 01 Kecamatan Cibinong Bogor) Layung Paramesti Martha; Maya Aurellia Permanasari
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 28, No 1 (2022): Volume 28, Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.339 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v28i1.5225

Abstract

AbstractInterpersonal communication is the process of sending and receiving messages between two people or among a small group of people, with some effect and some instantaneous feedback. Interpersonal communication is the process of sending and receiving messages between two people or among a small group of people, with some effect and some instantaneous feedback. Interpersonal communication between parents and children that occurs at SDN Cipayung 01 in general, the pattern of interpersonal communication between parents and children while accompanying learning activities during the COVID-19 pandemic is very important. This study aims to determine the interpersonal communication of parents and children in online learning during the covid 19 pandemic. This study uses a qualitative approach with data collection techniques in this study, namely conducting in-depth interviews, field observations, and documentation as well as checking the validity of the data by triangulation of sources. . The results of this study indicate that parents at SDN Cipayung 01 during the COVID-19 pandemic played a role in raising children's learning motivation. This is because it is the motivation of parents that makes children more confident and performs in this online learning period by implementing a democratic (democratic) communication pattern where all children's activities in their homes are always  open  and they have rules that are mutually agreed upon by the community. child. The results of the researcher's analysis of the theory of symbolic interaction that can define the mind, self, and society are appropriate to discuss in depth.Keywords: Covid-19, Interpersonal Communication, Online LearningAbstrakKomunikasi interpersonal merupakan proses pengiriman dan penerimaan  pesan-pesan antara dua orang atau di antara sekelompok kecil orang-orang, dengan  beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika. Komunikasi interpersonal adalah proses pengiriman dan penerimaan pesan-pesan antara dua orang atau di antara sekelompok kecil orang-orang, dengan  beberapa efek dan beberapa umpan balik seketika. Komunikasi interpersonal orang tua dan anak yang terjadi  di SDN Cipayung 01 secara umum pola komunikasi interpersonal orang tua dan  anak selama mendampingi aktivitas belajar di masa pandemi covid 19 sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal orang tua dan anak pada pembelajaran daring di masa  pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik   pengumpulan data pada penelitian ini yaitu melakukan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi serta pemeriksaan keabsahan data dilakukan   dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, orang tua  SDN Cipayung 01 selama masa pandemi covid 19 ini berperan dalam   membangkitkan motivasi belajar anak sangat perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan motivasi dari orang yang membuat anak menjadi lebih percaya diri dan berpretasi dalam masa pembelajaran daring ini dengan cara menerapkan pola komunikasi  demokrative (Demokratis) dimana segala sesuatu aktivitas anak di rumah mereka  selalu terbuka dan mereka mempunyai aturan – aturan yang disepakati bersama oleh anak. Hasil analisis peneliti mengenai teori interaksi simbolik yang dapat   mendefinisikan pikiran (mind), diri (self), dan masyarakat (society) tepat untuk  membahas secara mendalam.Kata Kunci : Covid-19, Komunikasi Interpersonal, Pembelajaran Daring
POLA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA GURU BIMBINGAN KONSELING TERHADAP KEPUTUSAN SISWA SMAIT UMMUL QURO BOGOR DALAM MENENTUKAN JURUSAN UNIVERSITAS Muslim .
Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana Vol 24, No 1 (2018): volume 24 No 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.128 KB) | DOI: 10.33751/wahana.v24i1.2354

Abstract

Universitas atau perguruan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah menengah atas yang mencakup pendidikan diploma, sarjarana, pasca sarjana hingga doktor. Sekolah merupakan lembaga sosial yang bergerak dalam bidang pendidikan dan mencetak generasi yang unggul. Guru bimbingan konseling pasti dimiliki oleh setiap sekolah, hal ini agar bisa membantu siswa apabila sedang menghadapi masalah baik dalam kegiatan belajar maupun masalah lainnya. Dalam  hal menentukan jurusan universitas, siswa juga membutuhkan guru bimbingan konseling sebagai tempat untuk mengeluarkan keluh kesah terkait dengan penentuan jurusan untuk masuk di universitas. Agar komunikasi interpersonal berjalan baik antara guru bimbingan konseling dan siswa-siswi, diperlukan sikap-sikap positif yang bisa membantu dalam terjadinya komunikasi interpersonal. Selain itu, agar guru bimbingan konseling juga bisa mengetahui apa yang sedang dihadapi oleh siswa-siswi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimana pola komunikasi yang terjadi, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi siswa dalam menentukan jurusan universitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan untuk triangulasi yaitu menggunakan triangulasi sumber data dengan melakukan wawancara mendalam kepada guru bimbingan konseling SMA Negeri 7 Bogor

Page 11 of 17 | Total Record : 165