cover
Contact Name
Abdul Halim Fathani
Contact Email
jpm@unisma.ac.id
Phone
+6285649813111
Journal Mail Official
jpm@unisma.ac.id
Editorial Address
Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang MT. Haryono 193 Malang, East Java, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
ISSN : 24424668     EISSN : 26564564     DOI : https://doi.org/10.33474/jpm.v12i1.24984
Core Subject : Education, Social,
The Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) welcomes contributions that encourage the exchange of knowledge, rational discussion, innovative ideas and techniques that have the potential for significant impact, between researchers/academicians and practitioners. JPM covers a broad range of areas, including but not limited to: model development, media development, and the creation of mathematics teaching materials. The journal also explores pedagogical content knowledge, the evaluation of mathematics learning, and the processes involved in mathematical thinking. Additionally, it examines both the theoretical and practical aspects of mathematics education and studies related to the integration of mathematics.
Articles 316 Documents
DAMPAK PENERAPAN PENDEKATAN STEM PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH Liny Mardhiyatirrahmah; Muchlas Muchlas; Marhayati Marhayati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.5299

Abstract

Science, technology, engineering, and mathematics (STEM) diterapkan di berbagai sekolah karena pembelajaran ini melibatkan banyak aspek dalam kegiatan belajar matematika. Keterlibatan berbagai aspek tersebut dinilai mampu membantu siswa dalam belajar. Kesulitan siswa dalam pembelajaran matematika begitu kompleks sehingga guru membutuhkan solusi yang mampu menyelesaikan permasalahan tersebut sesuai dengan kemajuan IPTEK saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan STEM pada pelajaran matematika di sekolah serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dilakukan dengan metode studi literatur. Penelitian ini mengkaji berbagai artikel, jurnal, buku, dan sumber lain terkait penerapan pendekatan STEM pada matematika di sekolah. Hasil dari kajian literatur menunjukkan bahwa pendekatan STEM memberikan dampak positif terhadap aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dampak positif pada aspek kognitif ditandai dengan adanya peningkatan hasil belajar matematika pengetahuan kosakata matematika. Dampak positif pada aspek afektif ditunjukkan dengan adanya peningkatan perilaku atau afektif matematis dan dampak positif pada aspek psikomotor ditandai dengan adanya peningkatan kemampuan kreatifitas siswa. Meski begitu, ada beberapa faktor lainnya yang ikut mempengaruhi seperti kerja sama pemerintah daerah dengan sekolah, strategi yang tepat untuk mendukung populasi siswa yang begitu banyak, kebijakan negara, latar belakang ekonomi, suku bangsa, durasi waktu yang digunakan saat proses belajar mengajar, model pembelajaran, dan kebiasaan siswa dalam belajar matematika.
KEMAMPUAN DISPOSISI BERFIKIR KRITIS SISWA YANG BERKATEGORI RENDAH DALAM MEMECAHKAN MASALAH PERSAMAAN NILAI MUTLAK LINIER SATU VARIABEL Siti Na'imatul Uyun; Fuat Fuat
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.5370

Abstract

Kecenderungan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah persamaan nilai mutlak linier satu variabel masih belum banyak ditemukan. Dimana kurangnya kemampuan disposisi berfikir kritis siswa, yang disebabkan kurangnya kesiapan siswa dalam menghadapi masalah maupun sikap siswa yang kurang kritis mengenai permasalahan yang diberikan. Hal ini ditunjukkan ketika siswa dalam memecahkan masalah yang berupa soal tes, siswa langsung mengerjakan tanpa menganalisis terlebih dahulu soal yang telah diberikan dan siswa beranggapan bahwa soal yang telah diberikan selalu benar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kemampuan disposisi berfikir kritis siswa yang berkategori rendah dalam memecahkan masalah persamaan nilai mutlak linier satu variabel. Subjek yang diteliti yaitu siswa kelas X jurusan MIPA dengan instrumen berupa tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu siswa dalam memecahkan masalah persamaan nilai mutlak linier satu variabel memiliki kemampuan disposisi berfikir kritis yang berkategori rendah. Hal ini ditunjukkan dengan salah satu siswa ini mampu memenuhi 2 indikator dari 6 indikator disposisi berfikir kritis yaitu : (1) pencarian kebenaran (truth-seeking) yang ditunjukkan melalui penyampaian beberapa pendapat mengenai variabel – variabel yang terdapat dalam permasalahan yang diberikan; (2) rasa ingin tahu (inquisitiveness) yang ditunjukkan melalui pertanyaan – pertanyaan yang ditanyakan siswa mengenai kejanggalan dari permasalahan yang diberikan. 
Analisis Penggunaan Modul Berbasis REACT Pada Matakuliah Kalkulus Terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Mahasiswa Alfiani Athma Putri Rosyadi; Arif Hidayatul Khusna
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.5414

Abstract

Mengintegrasikan matematika dengan konteks kehidupan sehari-hari, maupun pengetahuan awal siswa merupakan dasar untuk menjadikan belajar matematika bermakna bagi mahasiswa. Oleh karena itu, pengetahuan yang terpisah, subjek yang berbeda dan topik yang berbeda sepatutnya diramu menjadi keseluruhan yang bermakna dan mahasiswa harus dapat menghubungkan setiap bagian-bagian tersebut dengan kehidupan, minat atau kebutuhan mahasiswa tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan modul berbasis REACT pada matakuliah kalkulus terhadap kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Subyek penelitian ini merupakan 5 mahasiswa yang telah menempuh matakuliah kalkulus diferensial. Data penelitian berupa hasil pekerjaan siswa pada modul REACT, disertai hasil wawancara untuk memperkuat hasil yang diperoleh. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa dengan berbantuan modul REACT mahasiswa dapat menghubungkan materi sebelumnya (kalkulus diferensial) dengan materi kalkulus integral, begitu juga mahasiswa dapat menghubungkan materi integral dengan kehidupan sehari-hari. Namun penggunaan modul ini, masih kurang dalam menekankan hubungan kalkulus integral dengan disiplin ilmu lainnya.
KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS DAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL BRAIN-BASED LEARNING Firmanila Kurnia Ulfa
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.5537

Abstract

AbstrakDi era revolusi industri 4.0 ini, kemajuan IPTEK dan tatanan dunia terjadi secara global, disruptif, dan sangat kompetitif. Untuk menghadapi hal itu, perlu disiapkan generasi yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi sebagai alat untuk bertindak dan mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai situasi di masa depan. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran wajib di sekolah dinilai memegang peran penting dalam meningkatkan kemampuan siswa untuk bepikir kritis, sistematis, logis, kreatif, dan berkolaborasi secara efektif. Sikap dan cara berpikir seperti ini dapat dikembangkan melalui pembelajaran matematika, karena matematika merupakan ilmu yang memiliki struktur dan keterkaitan yang kuat dan jelas antarkonsepnya sehingga memungkinkan siapapun yang mempelajarinya terampil dalam berpikir secara rasional. Oleh karena itu, mengembangkan kemampuan koneksi matematis dan berpikir kritis-matematis dalam pembelajaran matematika sangatlah penting. Metode brain-based learning (BbL) adalah salah satu model pembelajaran yang menawarkan suatu konsep pembelajaran yang diselaraskan dengan cara kerja otak dan didesain secara alamiah untuk belajar, sehingga dapat diterapkan untuk menstimulasi kemampuan koneksi matematis dan berpikir kritis siswa. Artikel ini memaparkan bagaimana model BbL menstimulasi kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis siswa dalam pembelajaran matematika yang bermuara pada peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Metode penulisan yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. 
KEMAMPUAN BERPIKIR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK Anisa Safitri
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.5577

Abstract

Kemampuan berpikir adalah salah satu faktor penting bagi siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini dikarenakan kemampuan berpikir memiliki peranan yang sangat strategis dalam mengembangkan potensi intelektual anak. Kemampuan berpikir dapat ditingkatkan dengan adanya pembelajaran yang bermakna. Pembelajaran di Indonesia saat ini menggunakan kurikulum 2013 yaitu dengan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik dijabarkan dalam tahapan kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan meningkatkan kemampuan berpikir matematika siswa. Namun, masalah yang dihadapi saat ini adalah bagaimana cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran matematika. Pada pendekatan saintifik, siswa dapat dilatih untuk meningkatkan kemampuan berpikir dengan cara guru memberi pertanyaan-pertanyaan menarik dan menantang yang melatih siswa untuk berpikir secara aktif dan kreatif. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana meningkatkan kemampuan berpikir siswa dalam pembelajaran matematika dengan pendekatan saintifik. 
PENGARUH PEMBENTUKAN SELF CONCEPT TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA PESERTA DIDIK DALAM PENDEKATAN SAINTIFIK Eka Rachma Putri Aprilia; Febriana Kristanti; Shoffan Shoffa
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.6405

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya pada tahun pelajaran 2019/2020. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner self concept dan tes kemampuan komunikasi matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pembentukan Self Concept Terhadap Kemampuan Komunikasi Peserta Didik Dalam Pendekatan Saintifik Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya yang berjumlah 30 peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket self concept dan tes kemampuan komunikasi matematika. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai t yang diperoleh  yaitu 7,648 > 2,048 dan nilai sig. 0,00 < 0,050 yang artinya hipotesis  ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh positif dan signifikan pembentukan self concept terhadap kemampuan komunikasi matematika peserta didik dalam pendekatan saintifik dengan hasil determinasi sebesar 54,9 %. 
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Pradina Parameswari; Thoufina Kurniyati
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.6606

Abstract

ABSTRAKSalah satu kompetensi penting yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi perkembangan pendidikan di abad ke-21 adalah kemampuan berfikir kritis. Dengan memiliki kemampuan ini, siswa dapat menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari menggunakan pemikiran yang rasional dan kritis. Menindaklanjuti hal tersebut maka perlu melakukan penelitian untuk mengukur kemampuan berfikir kritis siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berfikir kritis siswa melalui pemberian masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif-deskriptif. Instrumen penelitian berupa satu masalah matematika pada materi geometri dan wawancara. Masalah matematika ini diberikan kepada 23 siswa kelas X MIPA 2. Hasil pekerjaan siswa dianalisis menggunakan indikator kemampuan berfikir kritis yang ditetapkan oleh peneliti, antara lain: interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Dari hasil analisis tersebut diperoleh bahwa: (a) siswa yang memenuhi indikator interpretasi sebanyak 86,9% (20 siswa dapat melakukan interpretasi dengan baik), (b) siswa yang memenuhi indikator analisis sebanyak 47,8% (11 siswa dapat melakukan analisis dengan baik), dan (c) siswa yang memenuhi indikator evaluasi dan inferensi sebanyak 0% atau tidak ada siswa yang memenuhi indikator evaluasi dan inferensi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan berfikir kritis siswa masih rendah yang terlihat pada belum tercapainya indikator analisis, evaluasi, dan inferensi dengan baik. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Kemampuan Berfikir Kritis, Memecahkan Masalah Matematika,   ABSTRACTOne of the important competencies which needed by students in facing the development of education in the 21st century is critical thinking skill. By having this skill, students can solve various contextual problems using rational and critical thinking. To respond that statment, it is necessary to make research to measure students' critical thinking skills. Therefore, this study aims to analyze students' critical thinking skills through practice mathematical problems. This study is a qualitative-descriptive research. The instruments is a mathematical problem especially geometry and interviews. This mathematical problem was given to 23 students of Class X MIPA 2. The results of students’ work sheet were analyzed using indicators of critical thinking skills set by the researchers, including: interpretation, analysis, evaluation, and inference. From the results of the analysis it was found that: (a) students who satisfy the interpretation indicator were 86.9% (20 students were able to interpret it well), (b) students who satisfy the analysis indicators were 47.8% (11 students could do the analysis by well), and (c) students who satisfy the evaluation and inference indicators are 0% or none of the students satisfy the evaluation and inference indicators. Based on the results of the study it can be concluded that students’ critical thinking skill is still low as seen in not yet reached indicators of analysis, evaluation, and inference by well.  Keywords: Critical Thinking, Critical Thinking Skills, Solving Mathematical Problem
Pengembangan LKPD Matematika Berbasis Kaligrafi dengan Pendekatan Guided Discovery Learning Choirudin Choirudin; M. Saidun Anwar; Isnaini Nur Azizah; Wawan Wawan; Apri Wahyudi; Inna Anisa Khusaini
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.6738

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis seni kaligrafi dengan pendekatan guided discovery learning materi persegi dan persegi panjang kelas VII di MTs Ma’arif 01 Punggur dan untuk mengetahui respon siswa. Penelitian ini dapat memberikan manfaat bahwa LKPD berbasis seni kaligrafi ini dapat dijadikan salah satu bahan ajar. LKPD berbasis seni kaligrafi dapat membiasakan peserta didik untuk membaca atau menulis ayat Al-Quran. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (RnD) dengan model 4D yang merupakan singkatan dari define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan), desseminate (penyebaran). Berdasarkan analisis data hasil penelitian LKPD berbasis seni kaligrafi dengan pendekatan guided discovery learning pada materi persegi dan persegi panjang kelas VII di MTs Ma’arif 01 Punggur mendapatkan penilaian dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa dan ahli kaligrafi serta hasil dari respon siswa bahwa LKPD ini layak untuk dijadikan bahan ajar dalam kegiatan belajar mengajar pada materi persegi dan persegi panjang.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA Nurhafizhoh Siregar; Kms.Amin Fauzi; Hasratuddin Hasratuddin
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v6i2.6917

Abstract

Penelitian ini bertujuan  menganalisis peningkatan kemampuan komunikasi matematis melalui bahan ajar yang dikembangkan berbasis pembelajaran matematika realistik, menemukan bahan ajar yang efektif berbasis Pembelajaran Matematika Realistik, menemukan karakter bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik dalam meningkatan kemampuan komunikasi matematis dan menganalisis perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang diberi pembelajaran matematis realistik dengan siswa pada pendekatan ekspositori siswa. Jenis penelitian ini adalah Reseacrh and Development (R&D) dengang Model ADDIE (Analyze, Design, Developmet, Implementation and Evaluation). Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SD Negeri 060791 Medan Area yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas V masing-masing sebanyak 20 peserta didik dan objek penelitian adalah pengembangan bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) yang berupa buku guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis melalui bahan ajar yang dikembangkan berbasis pembelajaran matematika realistik siswa (2) Bahan ajar berbasis Pembelajaran Matematika Realistik digunakan dalam meningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa (3) Karakteristik bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa yang dihasilkan dalam penelitian adalah Self instructional, Self Contained dan User friendly  dan (4) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang diberi pembelajaran matematis realistik dengan siswa pada pendekatan ekspositori siswa.
Profil Learning Trajectory Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Statistika Ditinjau dari Level Kemampuan Kognitif Filda Febrinita; Ria Amalia
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v7i1.8656

Abstract

Berdasarkan hasil ujian akhir matakuliah statistika, 55% mahasiswa prodi Teknik Informatika Unisba Blitar mendapatkan nilai lebih dari 75. Untuk itu, peneliti mengkaji lebih jauh tentang learning trajectory mahasiswa dalam memecahkan masalah statistika ditinjau dari level kemampuan kognitif. Fokus penelitian ini adalah mendeskripsikan learning trajectory mahasiswa dalam memecahkan masalah statistika ditinjau dari level kemampuan kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan 4 subjek, yaitu mahasiswa yang telah menempuh matakuliah statistika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan kognitif, tes learning trajectory, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Learning trajectory mahasiswa level kognitif rendah, berada pada level berpikir tingkat 3 ketika memecahkan masalah statistika, yaitu menyelesaikan masalah sederhana secara prosedural. Sementara, Learning trajectory mahasiswa level kognitif tinggi, berada pada level berpikir tingkat 6 ketika memecahkan masalah statistika, yaitu fleksibel dalam menggunakan konsep dan strategi dalam menyelesaikan masalah

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) More Issue