cover
Contact Name
Abdul Halim Fathani
Contact Email
jpm@unisma.ac.id
Phone
+6285649813111
Journal Mail Official
jpm@unisma.ac.id
Editorial Address
Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang MT. Haryono 193 Malang, East Java, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
ISSN : 24424668     EISSN : 26564564     DOI : https://doi.org/10.33474/jpm.v12i1.24984
Core Subject : Education, Social,
The Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) welcomes contributions that encourage the exchange of knowledge, rational discussion, innovative ideas and techniques that have the potential for significant impact, between researchers/academicians and practitioners. JPM covers a broad range of areas, including but not limited to: model development, media development, and the creation of mathematics teaching materials. The journal also explores pedagogical content knowledge, the evaluation of mathematics learning, and the processes involved in mathematical thinking. Additionally, it examines both the theoretical and practical aspects of mathematics education and studies related to the integration of mathematics.
Articles 316 Documents
Profil Kemampuan Kognitif Siswa SMP Berkemampuan Matematika Tinggi pada Materi Luas Gabungan Berdasarkan Domain TIMSS Siswanti Prastiwi
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14066

Abstract

Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kognitif siswa SMP berkemampuan matematika tinggi dalam menyelesaikan soal tes pemahaman luas bangun datar gabungan berdasarkan domain TIMSS, yang meliputi pengetahuan konsep, penerapan konsep, dan penalaran konsep. Subjek penelitian terdiri dari dua siswa kelas VIII SMP berkemampuan matematika tinggi. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, dibantu  pedoman wawancara, dokumen dan Tes Kemampuan Matematika yang berisi soal-soal mengacu pada soal TIMSS tentang luas gabungan. Data yang diperoleh dari subjek penelitian dianalisis menggunakan domain kognitif TIMSS pada ranah pengetahuan, penerapan, dan penalaran konsep. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kedua subjek penelitian memiliki kemampuan kognitif dengan predikat yang berbeda, yaitu predikat sangat baik dan baik. Subjek dengan predikat kemampuan kognitif sangat baik mampu mengolah informasi, merencana, menyelesaikan dan secara konsisten memahami luas gabungan dapat disusun dari bervariasi kombinasi luas bangun datar.  Subjek dengan predikat kemampuan kognitif baik mampu mengolah informasi, merencana, dan menyelesaikan permasalahan, namun masih belum memiliki pemahaman yang kuat tentang variasi-variasi kombinasi luas bangun datar penyusun luas gabungan. Hasil ini memberikan gambaran adanya perbedaan kemampuan kognitif  siswa, meskipun sama-sama berada pada kemampuan matematika tinggi. This descriptive qualitative research aims to describe the cognitive abilities of highly mathematics-capable junior high school students in completing the combined shapes area comprehension test based on the TIMSS domain, which includes knowing, applying, and reasoning. The research subjects consisted of two students in grade VIII junior high school with high mathematics ability.data collection is done online via Whatsapp by sending test instruments in PDF format. The main instruments are the researchers themselves, assisted by interview guidelines, documents and Math Ability Tests containing questions referring to the TIMSS question about the combined area. Data obtained from the study subjects were analyzed using the cognitive domain TIMSS in the realm of knowing, applying, and reasoning of concepts. The results revealed that both research subjects had cognitive abilities with different predicates, namely excellent and good predicates. Subjects with excellent cognitive ability predicates are able to process information, plan, complete and consistently understand the combined area can be composed of varied combinations of shapes areas.  Subjects with good cognitive ability predicates are able to process information, plan, and solve problems, but still do not have a strong understanding of the variations of the combination of shapes area combined constituents. These results give an idea of the differences in students' cognitive abilities, although they are both in high math ability. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Daring dengan Pendekatan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Mahasiswa Adi Candra Kusuma; Mochammad Junus
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14367

Abstract

Berbagai kendala dalam mempersiapkan pembelajaran dialami baik oleh mahasiswa maupun dosen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh hasil pengembangan perangkat pembelajaran online dengan pendekatan Problem Based Learning pada mata kuliah matematika yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian dan pengembangan Plomp. Hasil validasi ahli dan rekan terhadap perangkat pembelajaran matematika seperti RPS (3,96), RPP (4,05), Bahan Ajar (4,08), LKS (4,11) dan soal (4,07) valid dengan kriteria baik). Hasil nilai uji kepraktisan dari rata-rata observasi pelaksanaan pembelajaran 76,9%, rata-rata respon angket mahasiswa 85,1%, rata-rata angket respon dosen 82,4% dan rata-rata observasi aktivitas kemampuan pemecahan masalah matematis 82%. Dari uji validitas dan uji kepraktisan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran matematika yang dibuat dapat menunjukkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terhadap pemecahan masalah non-rutin. Various of obstacles in preparing learning experienced by both students and lecturers. The purpose of this study was to obtain the results of developing online learning tools with a Problem Based Learning approach in valid and practical mathematics courses. The research method used is the Plomp research and development model. The results obtained by experts and colleagues validation of mathematics learning tools such as RPS (3.96), RPP (4.05), Teaching Materials (4.08), Student Worksheets (4 .11) and the question (4.07) is valid with good criteria). The results of the practicality test score from the average observation of learning implementation 76.9%, the average student questionnaire response 85.1%, the average lecturer response questionnaire 82,4% and the average observation of mathematical problem solving ability activities 82%. From the validity and practicality test that the development of mathematics learning tools made can show an increase in students' mathematical problem solving abilities towards solving non-routine problems
Perbedaan Prestasi Belajar Dalam MEenyelesaikan Soal Matematika Tipe HOTS Ditinjau dari Tingkat Motivasi Belajar Siswa Kelas X-IPA SMA Negeri 17 Surabaya Ardianik Ardianik; Sucipto Sucipto
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14382

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan membuktikan ada tidaknya perbedaan prestasi belajar dalam menyelesaikan soal matematika tipe HOTS antara motivasi tinggi, motivasi sedang, dan motivasi rendah pada siswa kelas X-IPA SMA Negeri 17 Surabaya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ekspos fakto (expost facto). Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X-IPA SMA Negeri 17 Surabaya. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IPA di SMA Negeri 17 Surabaya yang berjumlah 85 siswa dan terbagi menjadi tiga tingkatan motivasi belajar yaitu motivasi tinggi, motivasi sedang, dan motivasi rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu angket motivasi, metode tes, serta dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah One-Way ANOVA Test. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan prestasi belajar yang sangat signifikan dalam menyelesaikan soal matematika tipe HOTS antara motivasi tinggi, motivasi sedang, dan motivasi rendah pada siswa kelas X-IPA SMA Negeri 17 Surabaya, hal ini dibuktikan besarnya  probabilitas (Sig. 2- tailed) = 0,000 <  = 0,05 dan bahkan lebih kecil dari . ===================================================== The purpose of this study was to test and prove whether there were differences in learning achievement in solving HOTS type math problems between high motivation, moderate motivation, and low motivation in class X-IPA students of SMA Negeri 17 Surabaya. The approach in this research is a quantitative research approach with the type of expost facto research. The population in this study were all students of class X-IPA SMA Negeri 17 Surabaya. The sampling technique used purposive sampling technique and the sample in this study were students of class X-IPA at SMA Negeri 17 Surabaya, totaling 85 students and divided into three levels of learning motivation, namely high motivation, medium motivation, and low motivation. Data collection methods used are motivation questionnaires, test methods, and documentation. The data analysis method used is One-Way ANOVA Test. The results showed that there was a very significant difference in learning achievement in solving HOTS type math problems between high motivation, moderate motivation, and low motivation in class X-IPA students of SMA Negeri 17 Surabaya, this was evidenced by the magnitude of the probability (Sig. 2-tailed) = 0.000 < α = 0.05 and even smaller than α = 0.01.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Bilingual Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Selatan Mayang Gadih Ranti
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14922

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengembangan perangkat pembelajaran matematika bilingual berbasis kearifan lokal kalimantan Selatan yang dilakukan untuk menjawab tantangan masa kini yaitu pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan berbahasa  Inggris dan pentingnya menjaga kelestarian unsur-unsur kearifan lokal agar tidak tergerus di tengah era globalisasi. Penelitian ini merupakan penelitian Research & Development (R & D) yang menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran matematika bilingual berbasis kearifan lokal Kalimantan Selatan yann terdiri atas Rencana Pembelajaran Semester (RPS), Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) dan Tes Hasil Belajar (THB) untuk mata kuliah Statistika Dasar. Perangkat pembelajaran disusun dalam dua bahasa yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia dan dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Kalimantan Selatan didalamnya. Proses pengembangan dilakukan melalui 4 tahap sesuai model pengembangan 4-D yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian menunjukkan perangkat pembelajaran matematika bilingual berbasis kearifan lokal yang dihasilkan termasuk kategori valid, praktis dan efektif.Kata Kunci: perangkat pembelajaran, matematika bilingual, kearifan lokalABSTRACTThis study  aims to develop mathematics bilingual learning pack based on local wisdom  which was done to answer current challenges i.e the need of  English skill for students and  to maintain the local wisdom  in order not to be  eroded  in globalization era. This research was a research & development (R & D) which resulted mathematics bilingual learning pack based on South Kalimantan Local Wisdom consists of Semester Lesson Plan, Worksheet and Evaluation Test on Elemantary Statistics topic.The learning pack was arranged in two languages, English and Indonesian, and integrated South local wisdom on it. The development was done by four phases, Define, Design, Develop and Disseminate. The results show that bilingual mathematics learning pack based on South Kalimantan Local Wisdom was valid, practical and effective.Keywords: Learning Pack, Bilingual Mathematics, Local Wisdom
Analisis Kesulitan Pembelajaran Daring dengan Google Classroom dan Zoom Terhadap Hasil Belajar Awaludin Fitra
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.14964

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain kelompok membandingkan, menganalisis kesulitan dalam pembelajaran online, serta meninjau berbagai artikel sumber literatur. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas eksperimen I yaitu kelas 3/TI/A2/02 yang berjumlah 22 orang, dan kelas eksperimen II yaitu kelas 3/TI/B/02 yang berjumlah 23 orang. Hasil analisis statistik dengan uji-t menghasilkan P Value sebesar 0,00156, dengan taraf signifikansi 0,05. H0 ditolak karena P Value lebih kecil dari 0,005, tetapi Ha diterima karena P Value lebih besar dari 0,005. Terakhir, terdapat perbedaan hasil pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom yang berbantuan video dengan pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom. Rata-rata hasil belajar online yang diperoleh dari Google Classroom dan Zoom  yang berbantuan Video lebih tinggi dibandingkan yang diperoleh dari Pembelajaran online dengan Google Classroom dan Zoom. Mahasiswa memaparkan kesulitan-kesulitan berikut selama proses pembelajaran online: kepemilikan kuota internet yang terbatas menjadi penghambat pembelajaran online sebesar 67%, gangguan jaringan internet sebesar 18%, dan terjadinya pemadaman listrik saat pembelajaran online terjadi adalah 15%. This type of research is a quasi-experimental research with the design of comparing groups, analyzing difficulties and analyzing difficulties in online learning as well as reviewing various literature source articles. The subjects in this study were the experimental class I, namely class 3/TI/A2/02 consisting of 22 people and the experimental class II, namely 3/TI/B/02 consisting of 23 people. From the results of statistical analysis with t-test obtained P Value = 0.00156, with a significant level = 0.05. Because the P Value is less than 0.005, then H0 is rejected and Ha is accepted. In conclusion, there are differences in the results of online learning with Google Classroom and Video-assisted Zoom with online learning with Google Classroom and Zoom. the average online learning results obtained that online learning with Google Classroom and Video-assisted Zoom is higher than online learning with Google Classroom and Zoom. The difficulties experienced by students during the online learning process are: Limited ownership of internet quota is an obstacle in online learning by 67%, internet network disturbances by 18%, and the occurrence of power outages or blackouts when online learning takes place by 15%. using video is 3.77 (good) material aspects, compatibility aspects 3.59 (good), complexity 3.38 (sufficient), triability aspects 3.51 (good) and usefulness aspects 3, 6 (good). With this video-based learning an effort to provide material in the form of video tutorials practicing data analysis with Spss in statistics courses. 
ANALISIS KESALAHAN DAN PERSEPSI SISWA MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA DALAM UJIAN BERBASIS KOMPUTER Ahmat Wakit; Erna Zumrotun; Wulan Sutriyani
Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM)
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jpm.v8i1.15399

Abstract

This research is a descriptive qualitative research. The purpose of this study was to determine students' perceptions in carrying out computer-based tests (CBT) and to describe students' mistakes in solving math problems in CBT. Data collection methods used are questionnaires, interviews and documentation. The research subjects were 1 class majoring in religion and 1 class majoring in science. The results of this study indicate that the average score on the computer-based test (CBT) in religion class is 51.16, the score on algebra questions is 56.96, the score on calculus questions is 54.59, the score on geometry and trigonometry questions is 36.61 and the score on statistics questions. and the odds are 42.06. The average score on the computer-based test (CBT) in the Science class is 35.71, the score on algebra questions is 36.97, the score on calculus questions is 25.71, the score on geometry and trigonometry questions is 23.21 and the score on statistics and probability questions is 42.86. Students' perceptions of computer-based exams are classified as very good. The advantage of CBT is that computer-based exams are more effective, there are warnings if there are unanswered questions, for English questions using a headset so that listening questions are clearer and you don't have to worry about the exam paper being damaged. Meanwhile, the weakness of CBT is that it can hurt the eyes because the light from the computer screen is too bright when carrying out a computer-based exam.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif desktiptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa dalam melaksanakan ujian berbasis komputer/computer based test (CBT) dan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa menyelesaikan soal matematika SMA dalam CBT. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan angket, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah 1 kelas jurusan keagaman dan 1 kelas jurusan IPA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata ujian berbasis komputer kelas jurusan Keagamaan adalah 51.16, nilai pada soal aljabar 56.96, nilai pada soal kalkulus 54.59, nilai pada soal geometri dan trigonometri 36.61 dan nilai pada soal statistika dan peluang adalah 42.06. Nilai rata-rata ujian berbasis komputer di kelas Jurusan IPA adalah 35.71, nilai pada soal aljabar 36.97, nilai pada soal kalkulus 25.71, nilai pada soal geometri dan trigonometri 23.21 dan nilai pada soal statistika dan peluang adalah 42.86. Persepsi siswa terhadap ujian berbasis komputer tergolong sangat baik. Keunggulan CBT adalah pelaksanaan ujian berbasis komputer lebih efektif, ada peringatan jika ada soal yang belum terjawab, untuk soal Bahasa inggris menggunakan headset sehingga soal listening lebih jelas dan tidak khawatir kertas ujian rusak. Sedangkan kelemahan CBT adalah dapat membuat mata pedih karena cahaya dari layar komputer terlalu terang saat melaksanakan ujian berbasis komputer.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 9 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 8 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5 No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3 No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2 No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 2 No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1 No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1 No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Matematika (JPM) More Issue