cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285345477070
Journal Mail Official
jjfoodtech@ung.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Food Technology
ISSN : 26549034     EISSN : 27746054     DOI : https://doi.org/10.37905/jjft
Core Subject : Agriculture,
postharvest process and technology food commodities, food processing food process engineering interaction of machinery and food materials chemical and functional food biochemistry and food microbiology nutrition and health local and industrial food management industrial of food processing food safety food security
Articles 182 Documents
PENGARUH KONSENTRASI BUBUK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea) TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA, AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ORGANOLEPTIK KEFIR SUSU SAPI Nurdike Ismail; Agus Bahar Rachman; Ardiyanto Saleh Modjo; Muhammad Isra; Lisna Ahmad
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.39071

Abstract

Kefir merupakan minuman susu fermentasi yang termasuk pangan fungsional karena mengandung probiotik yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk bunga telang terhadap karakteristik fisikokimia, aktivitas antioksidan, serta sifat organoleptik kefir susu sapi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan variasi konsentrasi bubuk bunga telang, yaitu 0%; 0,5%; 1%; dan 1,5%, masing-masing perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai aktivitas antioksidan (IC50) berkisar antara 128,08–105,12 ppm, nilai pH 4,81–4,40, viskositas 115,4–155,4 mPa.s, kadar protein 3,34%–4,13%, serta jumlah bakteri asam laktat (BAL) sebesar 8,51 × 10⁸–3,25 × 10⁹ CFU/ml. Hasil uji organoleptik menunjukkan skor warna berkisar 2,30–4,57 (tidak suka hingga agak suka), aroma 5,03–5,33 (agak suka), dan rasa berada pada kategori netral hingga agak suka. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan bubuk bunga telang mampu meningkatkan aktivitas antioksidan, viskositas, dan kadar protein kefir, namun cenderung menurunkan tingkat kesukaan panelis pada beberapa parameter organoleptik.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN SENSORI KEJU BRIE SELAMA PENYIMPANAN Maftuh Kafiya; Liana Fatma Leslie Pratiwi; Indah Kartika Sandhi
Jambura Journal of Food Technology Vol 8, No 01 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v8i01.39886

Abstract

Keju Brie merupakan keju lunak yang masih mengalami perubahan fisikokimia selama penyimpanan yang dapat mempengaruhi kualitas sensori. Penelitian bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisikokimia terhadap penerimaan konsumen keju Brie selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu waktu penyimpanan keju brie yang terdiri atas lima taraf perlakuan (0, 1, 2, 3 dan 4 minggu). Analisis meliputi uji proksimat (kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat), uji tekstur dan uji hedonik yang dilakukan terhadap 82 panelis yang selanjutnya data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil menunjukkan bahwa penyimpanan berpengaruh nyata (p0,05) terhadap parameter proksimat dengan kadar air tertinggi pada T3 (55,72%) dan kadar protein tertinggi pada T4 (18,52%), yang mengindikasikan terjadinya perubahan kompossi akibat aktivitas biokimia selama penyimpanan. Pada parameter tekstur, khususnya kekerasan terjadi penurunan nilai kekerasan seiring waktu penympanan. Uji hedonic menunjukkan bahwa atribut rasa, tekstur dan penerimaan keseluruhan berbeda nyata (p0,05), sedangkan warna dan aroma tidak berbeda signifikan (p0,05). Perlakuan T3 (penyimpanan 3 minggu) memperoleh tingkat kesukaan tertinggim dibandingkan T0 (terendah). Secara keseluruhan, perubahan karakteristik fisikokimia selama penyimpanan memengaruhi tekstur dan atribut sensori dimana penyimpanan dengan waktu 3 minggu menghasilkan karakteristik paling disukai oleh konsumen.