cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285345477070
Journal Mail Official
jjfoodtech@ung.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Food Technology
ISSN : 26549034     EISSN : 27746054     DOI : https://doi.org/10.37905/jjft
Core Subject : Agriculture,
postharvest process and technology food commodities, food processing food process engineering interaction of machinery and food materials chemical and functional food biochemistry and food microbiology nutrition and health local and industrial food management industrial of food processing food safety food security
Articles 165 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH NANAS ( ANANAS COMOSUS ) TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM BERBAHAN GELATIN DAN DIAPLIKASIKAN PADA BUAH APEL POTONG Rajiku, Maryam k; Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.28005

Abstract

Edible film merupakan bahan lapisan tipis yang terbuat dari biopolymer dan bahan tambahan pangan sebagai pengemas yang akan dikonsumsi serta ramah lingkungan. Kelebihan edible film sebagai pengemas produk pangan antara lain dapat melindungi produk dari pengaruh lingkungan serta kontaminan dan aman dikonsumsi Penyusun lapisan edible film yang baik dan bisa mencegah oksidasi masuk pada produk dan agar memperpanjang umur simpan pada produk yaitu gelatin. Penambahan ekstrak buah nanas (Ananas comosus) pada pembuatan edible film ini akan menambah pencegahan brownig dan menghambat oksigen masuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak buah nanas terhadap karakteristik fisik dan kimia edible film. Penelitian ini menggunaan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor yaitu dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan. Penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik kimia edible film yang menunjukan nilai paling bagus yang salah satunya ditunjukan  nilai aktivitas antioksidan berkisar antara199.68 – 117.08 ppm. Pada penambahan ekstrak buah nanas berpengaruh terhadap karakteristik fisik edible film pada penurunan mutu buah apel potong seperti pada susut bobot nilai tertinggi pada perlakuan edible pada hari ke-6 yaitu 16,43%, sedangkan nilai terendah ada pada perlakuan Edibel + Sterofoam memiliki nilai susut bobot 9,35%.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN GULA SORGUM Supu, Nur Zenab K.; Rachman, Agus Bahar; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.28343

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh gula sorgum dalam pembuatan sosis ayam. Metoode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu perlakuan gula sorgum dengan konsentrasi 0%, 0,5%, 1%,1,5%, 2% dan 2,5%. Analisis data yang digunakan berupa Analysis of Variant (ANOVA) dan uji banding Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu kadar abu sosis ayam memiliki nilai tertinggi dengan penambahan 2,5% gula sorgum, namun menurunkan kadar air sosis ayam. Sedangkan penambahan gula sorgum tidak berpengaruh terhadap kadar protein, lemak dan daya ikat air. Penambahan gula sorgum tidak memberikan pengaruh terhadap parameter tekstur. Pengujian organoleptik meliputi warna, rasa, aroma dan tekstur. Sosis ayam dengan konsentrasi 2% dan 2,5% memiliki penilaian yang tinggi dari segi rasa dan warna. Hasil penerimaan rasa berkisar 5,10 (agak suka) sampai 5,70 (suka) dan nilai warna berkisar 4,13 (netral)-5,00 (agak suka). Pada kriteria aroma dan tekstur memiliki hasil yang hampir sama untuk tiap perlakuan.
Pemanfaatan Tepung Cangkang Telur Ayam Dalam Pengembangan Kue Sorgum Yang Tinggi Kalsium Olomia, Yayan Kurniawan; Rachman, Agus Bahar; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.28378

Abstract

Cookies adalah makanan yang praktis karena dapat dimakan kapan saja karena umur simpan yang relatif lama dan dapat dinikmati oleh semua umur. Penambahan tepung cangkang telur ayam pada produk cookies berpotensi untuk meningkatkan kandungan gizi kalsium yang baik sebab memiliki komponen kalsium karbonat 94%. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia dan organoleptik pada cookies dengan penambahan tepung cangkang telur. Metode yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yakni konsentrasi tepung cangkang telur. Hasil penelitian yang telah dilakukan tekstur (kekerasan) berkisar 1930-2585,5 g.force, kadar air berkisar 4,64-2,84%, kadar protein berkisar 7,76-6,10%, kadar kalsium berkisar 2,7-8,0 mg/100gr, dan adapun kadar abu berkisar 1,08-1,49%, karakteristik organoleptik diantaranya warna tidak berbeda nyata dengan nilai berkisar 6,13-6,05 (suka), aroma mengalami penurunan berkisar 6,58-6,33 (sangat suka-suka), rasa mengalami penurunan dengan nilai berkisar 5,40-4,83 (agak suka), dan tekstur mengalami penurunan dengan kisaran 5,08-3,93 (agak suka-netral). Adapun perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah menggunakan konsentrasi 20% tepung cangkang telur.Kata kunci: Cookies, Cangkang Telur, Kalsium, Sorgum
KARAKTERISTIK MUTU BIJI KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) DULAMAYO DENGAN BERBAGAI METODE PENGOLAHAN (Basah, Semi Basah, dan Kering) Majid, Abdul; Limonu, Marleni; Dahlan, Sakinah Ahyani
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.27482

Abstract

ABSTRAKJenis kopi yang dikultivasi oleh masyarakat Desa Dulamayo, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo adalah Kopi Robusta. Pengolahan kopi yang diterapkan oleh petani masih sederhana dan kualitas biji kopi yang dihasilkan rendah khususnya pengolahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas berbagai metode pengolahan terhadap karakteristik fisik biji kopi robusta Dulamayo terhadap kadar air; susut bobot; kadar kotoran dan cacat biji (trase) dan kemudian diklasifikasikan berdasarkan tingkatan mutu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil penelitian dan Standar Nasional Indonesia (SNI) dari 3 perlakuan metode pengolahan yaitu pengolahan basah; pengolahan semi basah; dan pengolahan kering. Hasil analisis kadar air, susut bobot, cacat biji dan nilai cacat secara berturut-turut yaitu 11,2%-11,6% (sesuai SNI), 65,2%-66,3%, 61-112 biji cacat, dan 39,3-66,4. Kadar kotoran tidak ditemukan pada ketiga metode pengolahan. Bii kopi yang dihasilkan melalui metode pengolahan basah merupakan biji kopi terbaik dengan hasil pengujian susut bobot terendah (65,2 %), cacat biji terendah (61 g), dan nilai cacat terendah (39,3) atau setara mutu 3.
INTEGRASI FILSAFAT LINGKUNGAN PERTANIAN KONSERVASI EX-SITU TANAMAN SEBAGAI KEMASAN MAKANAN: PENDEKATAN ETIKA DAN NILAI INTRINSIK Modjo, Ardiyanto Saleh; Faqih, Ahmad; Pontoiyo, Fuad; Alio, La; Syam, Muh Arfah; Hasim, Hasim; Baruwadi, Mahludin H; Musa, Weny J.A
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.29489

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara pendekatan filsafat lingkungan dan praktik konservasi ex-situ spesies Saribus rotundifolia. Meningkatnya ancaman terhadap spesies ini akibat deforestasi dan perubahan iklim, konservasi ex-situ menjadi strategi penting. Namun, pendekatan etis dalam konservasi sering kali diabaikan. Studi ini mengkaji nilai intrinsik spesies dalam kerangka biosentrisme dan ekosentrisme, serta memper-timbangkan aspek keadilan lingkungan dan keterlibatan masyarakat lokal. Artikel ini disusun berdasarkan tinjauan pustaka dari berbagai literatur terkait konservasi spesies tumbuhan dan filsafat lingkungan. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang pentingnya integrasi etika lingkungan dalam kebijakan dan praktik konservasi.
VIABILITY OF LACTIC ACID BACTERIA ON GLUTINOUS CORN FLOUR (zea mays Ceratina) WITH MICROWAVE-COOLING MODIFICATION Isra, Muh; Mutsyahidan, Arif Murtaqi Akhmad; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 6, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v6i2.29513

Abstract

This study aims to evaluate the viability of lactic acid bacteria (LAB) on glutinous corn flour (Zea mays ceratina) modified through a microwave-cooling process. Glutinous corn flour was selected due to its nutritional content that supports LAB growth, while the microwave-cooling modification was applied to improve the quality and sterility of the medium. The LAB used in this study was Lactobacillus plantarum IIA-1A5, which has probiotic potential with broad applications in the food industry. This research used an experimental design with two bacterial treatments to determine LAB viability. The parameters observed included LAB viability and prebiotic activity. The results showed that the optimal microwave-cooling treatment produced a LAB viability of 1.40 Log CFU/mL and a prebiotic activity of 0.31 Log CFU/mL after 24 hours of incubation. Therefore, glutinous corn flour modified with microwave-cooling demonstrates significant potential as an effective and practical medium for LAB growth in fermented food products. This study contributes to the development of sustainable local food technology based on natural raw materials.
PENGARUH KONSENTRASI SUKROSA TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA MINUMAN SERBUK KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubilis L.) METODE KRISTALISASI Umami, Annisa Nur Fitri; Bait, Yoyanda; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29623

Abstract

Minuman serbuk merupakan salah satu produk minuman instan yang berbentuk butiran halus, mudah larut dalam air memiliki sifat yang kering dengan kadar air yang rendah sehingga memiliki umur simpan yang cukup lama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh konsentrasi sukrosa terhadap karakteristik fisikokimia dan tingkat kesukaan panelis pada karakteristik terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Analisis data yang digunakan berupa Analysis of Variant (ANOVA) dan uji banding Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa minuman serbuk kacang sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, warna (colour meter) L*. a*, b*, uji organoleptik terhadap warna, aroma, dan rasa pada keempat perlakuan. Sedangkan uji kadar protein, kadar lemak, dan waktu larut tidak berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan nilai kadar air diperoleh 2.21% - 0.99%, warna minuman serbuk kacang sacha inchi nilai L* 8.27 – 99.54, a* 4.94 – (-1.78), b* 10.84 – 6.43, uji organoleptik warna (suka), aroma (agak suka), dan rasa (agak suka). Sedangkan kadar protein diperoleh 9.06% -8.47%, kadar lemak 4.06% - 3.19%, dan waktu larut suhu 70oC 11.97 – 5.61 detik, suhu 29oC 140.33 – 97.67 detik. Perlakuan terbaik minuman serbuk kacang sacha inchi pada konsentrasi sukrosa 250 g/100 ml ekstrak kacang sacha inchi.
DIVERSIFIKASI PEMBUATAN BISKUIT BEBAS GLUTEN MENGGUNAKAN TEPUNG AMPAS SUSU KACANG SACHA INCHI (Plukenetia volubillis L) Kaku, Sunaryo; Bait, Yoyanda; Antuli, Zainudin
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 1 (2025): Maret (Edisi Khusus Kacang Sacha Inchi)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i1.29992

Abstract

Biskuit bebas gluten merupakan biskuit yang di buat dengan menggunakan bahan-bahan tanpa kandungan gluten. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pembuatan, serta karakteristik kimia dan organoleptik biskuit bebas gluten menggunakan tepung ampas susu kacang sacha inchi. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali ulangan. Analisis data yang digunakan berupa Analysis Of variant (ANOVA) dan di uji banding Duncan's Multiple Range Test (DMRT). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa biskuit dengan variasi tepung ampas susu kacang sacha inchi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar serat kasar, total karbohidrat, total kalori, uji organoleptik warna, aroma, rasa pada keempat perlakuan (p0,05). Sedangkan pada uji organoleptik tekstur tidak berbeda nyata (p0,05). Berdasarkan hasil pengujian nilai kadar air diperoleh 2,97-4,20%, kadar protein 12,71-19,56%, kadar lemak 10,05-17,05%, kadar abu 1,35-1,46%, kadar serat kasar 0,30-2,31%, total karbohidrat 57-91-71,69%, total kalori 441-476 Kkal, Kemudian uji organoleptik Warna, Rasa, Aroma (netral-suka), sedangkan Tekstur (agak suka-suka). Berdasarkan uji kimia perlakuan terbaik terdapat penambahan ampas susu kacang sacha inchi 150 g, sedangkan uji organoleptik perlakuan terbaik terdapat pada penambahan tepung ampas susu kacang sacha inchi.
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK PISANG KEPOK Limonu, Marleni; Dahlan, Sakinah Ahyani; Ahmad, Lisna; Lanur, Syima Lanur; Hippy, Nur'ais; Duhe, Salma T; Kaku, Sunaryo
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.29070

Abstract

Pisang merupakan buah klimakterik yang tetap mengalami pematangan dan kerusakan setelah panen akibat aktivitas respirasi dan metabolisme. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lama penyimpanan (0, 3, dan 7 hari) serta suhu penyimpanan (ruang, dingin, dan beku) terhadap kualitas pisang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan kadar air meningkat pada suhu ruang (65,87%-74,09%), stabil pada suhu dingin (66,05%-68,45%), dan menurun sedikit pada suhu beku (66,23%-66,08%). Tekstur cenderung menurun pada suhu ruang dan dingin, tetapi meningkat pada suhu beku. Susut bobot bertambah signifikan pada suhu ruang hingga hari ke-7 (4,80-15,10%), sementara kenaikan lebih kecil terjadi pada suhu dingin (3,96-9,64%) dan beku (3,14-6,97%). Warna L, a*, dan b* menunjukkan variasi sesuai suhu penyimpanan, dengan ΔE tertinggi pada suhu ruang (69,63), diikuti suhu dingin (49,10) dan beku (41,29). Penelitian ini memberikan wawasan tentang pengaruh penyimpanan terhadap kualitas pisang berdasarkan suhu dan waktu.
PERSEPSI HALAL SUPPLY CHAIN PADA GENERASI Z DI SOLO RAYA Purnasari, Nurwulan; Taufik, Moh.; Diamonda, Sadewa Aziz; Rusdan, Ilzamha Hadijah; Safari, Dik Dik Sofyan; Wahyuningtyas, Wulan Suci
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.33712

Abstract

Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap makanan halal di Indonesia diikuti oleh peraturan pemerintah yang mewajibkan seluruh industri bidang makanan dan minuman yang mengklaim produknya halal mendapatkan sertifikasi halal dari pemerintah Indonesia. Masyarakat yang mendominasi wilayah Indonesia berasal dari generasi milenial dan generasi Z, sehingga perlu dikaji lebih dalam mengenai presepsi generasi Z terhadap halal supply chain di Indonesia. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui presepsi generasi Z terhadap halal supply chain yang terdapat di wilayah Solo Raya. Penelitian diselenggarakan di Wilayah Solo Raya yang meliputi kabupaten Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Boyolali dan Kota Surakarta. Dengan menggunakan 57 responden yang termasuk ke dalam kategori generasi Z. Hasil penelitian mengungkapkan pemahaman halal secara umum pada gen Z di solo Raya antara baik hingga sangat baik, presepsi gen Z mengenai persiapan produksi adalah baik, presepsi gen Z terhadap produksi makanan dan minuman di Solo raya terhadap aspek halal chainnya mendapatkan hasil yang ragu atau kurang yakin, begitu pula pada presepsi gen Z terhadap distribusinya, sedangkan presepsi gen Z terhadap konsumsinya terhadap halal suply chain antara yakin hingga sangat yakin. Secara keseluruhan gen Z pada daerah Solo raya memiliki presepsi yang baik terhadap halal supply chain industri makanan dan minuman.