cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285345477070
Journal Mail Official
jjfoodtech@ung.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Food Technology
ISSN : 26549034     EISSN : 27746054     DOI : https://doi.org/10.37905/jjft
Core Subject : Agriculture,
postharvest process and technology food commodities, food processing food process engineering interaction of machinery and food materials chemical and functional food biochemistry and food microbiology nutrition and health local and industrial food management industrial of food processing food safety food security
Articles 165 Documents
ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI BERDASARKAN PROPORSI PENGELUARAN PANGAN DI DESA TULOA KECAMATAN BULANGO UTARA Maku, Nur Oktaviani; Bakari, Yuliana; Zakir, Lusiana
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.31515

Abstract

Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Tuloa Kecamatan Bulango Utara berdasarkan proporsi pengeluaran pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier dan rumus silang pangsa pengeluaran pangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total adalah 88% dan proporsi pengeluaran non pangan terhadap pengeluaran total rumah tangga adalah 12%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan rumah tangga responden masih belum tercukupi. Semakin tinggi proporsi pengeluran pangan berarti tingkat kesejahteraan rumah tangga semakin rendah. Penelitian ini juga menemukan bahwa variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan harga pangan beras memiliki pengaruh signifikan terhadap pengeluaran pangan rumah tangga petani. Oleh karena itu, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan lembaga terkait dalam mengembangkan strategi untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga petani di Desa Tuloa Kecamatan Bulango Utara.  
CHEMICAL CHARACTERISTICS OF SORGUM (Sorgum bicolor) TEMPEH WITH SUBSTITUTION OF GUDE BEAN (Cajanus cajan) Dewi, Mira Kurniawati; Handayani, Anna Mardiana
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.35479

Abstract

Tempeh is a traditional food processed using a fermentation method to produce a distinctive flavor. Tempeh is made with soybeans as the main ingredient. Currently, it is often made by mixing legumes such as cowpeas, red beans, mung beans, and sorghum. Sorghum tempeh can be made using pigeon peas, but no research has ever been conducted on the chemical characteristics of sorghum tempeh with pigeon pea substitution. The purpose of this study was to chemically characterize sorghum tempeh with pigeon pea substitution and fermentation times of 48 and 72 hours. The study used a completely randomized design with two factors: variations in the level of pigeon pea substitution and fermentation time, resulting in eight treatments. The research parameters observed were water, ash, protein, fat, and carbohydrate content. The results showed that pigeon pea substitution and fermentation affected protein content, but did not affect water, ash, fat, or carbohydrate content. Fermentation time can increase water, protein, and carbohydrate content.
PENGARUH WAKTU PENYULINGAN UAP TERHADAP RENDEMEN, KOMPOSISI KIMIA, DAN KEPATUHAN SNI MINYAK SERAI WANGI (Cymbopogon nardus) Saputra, Wahyudi Deka; Sari, Kartika; Rialdi, Azzahra Putri
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.35305

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu penyulingan uap terhadap rendemen, komposisi kimia, dan kepatuhan SNI minyak serai wangi (Cymbopogon nardus). Bahan baku berupa batang dan daun serai wangi disuling menggunakan alat distilasi uap skala pilot plant dengan variasi waktu 2, 3, 4, 5, dan 6 jam. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu penyulingan berpengaruh nyata terhadap rendemen dan indeks bias, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap bobot jenis dan kelarutan dalam etanol 80%. Rendemen tertinggi diperoleh pada lama penyulingan 4 jam sebesar 0,74%, kemudian menurun pada 5–6 jam. Nilai indeks bias meningkat dari 1,4733 (2–3 jam) menjadi 1,4807 (6 jam), sementara bobot jenis dan kelarutan masih memenuhi SNI 06-3953-1995. Hasil analisis GC–MS menunjukkan kandungan sitronelal sebesar 30,93% dan geraniol sebesar 23,04%, keduanya belum mencapai ambang SNI. Dengan demikian, penyulingan selama 4 jam direkomendasikan sebagai durasi optimal untuk menghasilkan rendemen tinggi dengan mutu fisikokimia yang sesuai standar.
KARAKTERISTIK NUTRISI DAN ORGANOLEPTIK PRODUK CAKE DENGAN SUBTITUSI TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) Lalu, Melan Elan; S. Maspeke, Purnama Ningsih; Limonu, Marleni
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.12555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik nutrisi dan stabilitas organoleptik cake dengan penambahan tepung daun kelor. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi penambahan tepung daun kelor yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu K1 (kontrol), K2 (10 gram), K3 (15 gram), dan K4 (20 gram). Setiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Data penelitian diolah menggunakan aplikasi Microsoft Office Excel 2019, yang diperoleh akan dilakukan analisis sidik ragam (Analysis of Variance/ANOVA). Apabila perlakuan berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan mengggunakan aplikasi SPSS versi 20. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa karakteristik cake yang dihasilkan pada penelitian ini dengan nilai rata-rata yang meliputi volume pengembangan berkisar 66 – 105%, kadar air berkisar 21,29 – 29,84%, kadar abu 0,77 – 1,7%, lemak berkisar 12,03 – 17,16%, protein 5,59 – 6,56%, karbohidrat 71,21 – 79,63%, serta kalsium berkisar 41,14 – 75,21%, serta daya terima panelis melalui uji organoleptik terhadap produk cake dengan skor masing-masing yang terdiri dari skor warna 3,9 – 5,97 (netral – suka), skor aroma 3,4 – 5,67 (agak tidak suka – suka), skor cake 3,13 – 6,3 (agak tidak suka – suka), serta skor tekstur 4,33 – 5,4 (netral – agak suka).
KUALITAS TELUR AYAM KAMPUNG YANG DIAWETKAN DENGAN TANIN DARI DAUN JAMBU BIJI, KELOR DAN ECENG GONDOK Adi Saputra, Ari Yanto; Ilham, Fahrul; Mukhtar, Muhammad
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.36126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tanin dari daun jambu biji, kelor, dan eceng gondok terhadap kualitas telur ayam kampung selama penyimpanan. Sebanyak 68 butir telur ayam kampung digunakan dalam penelitian yang dilaksanakan pada Desember 2024 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Gorontalo. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu lama penyimpanan dan jenis bahan tanin. Telur direndam dalam larutan ekstrak daun jambu biji, kelor, dan eceng gondok sebanyak 300 gram masing-masing selama 12 jam sebelum penyimpanan. Variabel yang diamati meliputi penurunan bobot telur, indeks putih telur, dan indeks kuning telur. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA), dan apabila terdapat pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun kelor mampu menghasilkan penurunan bobot paling kecil selama 28 hari penyimpanan. Sementara itu, perlakuan menggunakan ekstrak eceng gondok terbukti paling efektif dalam mempertahankan stabilitas indeks putih telur dan kuning telur. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan variasi konsentrasi serta kombinasi antarjenis ekstrak untuk meningkatkan efektivitas pengawetan.
PERBANDINGAN MINYAK KACANG SACHA INCHI DAN MINYAK JAGUNG DALAM PEMBUATAN SELAI COKLAT SACHA INCHI COMPARISON OF SACHA INCHI PEANUT OIL AND CORN OIL IN MAKING SACHA INCHI CHOCOLATE SPREAD Isima, Putri Fadjarwati; Salimi, Yuzda K; Isra, Muhammad
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.30993

Abstract

Sacha inchi chocolate spread is an innovation of sacha inchi peanut butter jam product with sacha inchi oil and corn oil substitution. This study evaluated the effect of Sacha Inchi oil and corn oil substitution on the physicochemical and sensory characteristics of peanut chocolate spread. The purpose of this study was to determine the effect of oil composition on water content, protein content, viscosity, antioxidant activity, spreadability, and sensory attributes. This study used a Completely Randomized Design with three formulations: peanut butter with 6% corn oil, 6% Sacha Inchi oil, and a combination of 3% corn oil and 3% Sacha Inchi oil. Physicochemical parameters were analyzed using standard laboratory methods, while sensory evaluation was carried out by 30 untrained panelists using a seven-point hedonic scale. Statistical analysis was performed using one-way Analysis of Variance followed by Duncan's Test at a significance level of 5%. The results showed that the formulation with 6% Sacha Inchi oil had the highest viscosity (71.08Pa.s), and antioxidant activity (51.42µg/mL), while the formulation with 6% corn oil had the best spreadability (3.07). The combination formulation produced a balance between physicochemical and sensory characteristics and obtained high consumer preference scores for taste (5.30), texture (5.03), aroma (4.50), and color (4.83). The lowest water content was found in the formulation with Sacha Inchi oil, which contributed to better oxidative stability. The high antioxidant activity in the formulation with Sacha Inchi oil indicates its potential in extending the shelf life of the product.Keywords: Sacha inchi chocolate spread, Sacha Inchi oil, corn oil, physicochemical properties, sensory evaluation, antioxidant activity.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA dan UJI ORGANOLEPTIK TORTILLA CHIPS TEPUNG JAGUNG PULUT (Zea mays var. ceratina) dengan PENAMBAHAN TEPUNG IKAN TONGKOL (Euithynnus affinis) Mohi, Dian; Limonu, Marleni; Modjo, Ardiyanto Saleh; Engelen, Adnan; Akhmad Mutsyahidan, Arif Murtaqi
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.29908

Abstract

Tortila Chips merupakan salah satu produk makanan ringan yang berbentuk segitiga dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda yang terbuat dari jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisikokimia dan uji organoleptik pada tortilla chips dari tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu penambahan tepung ikan tongkol, yang terdiri 4 perlakuan yaitu kontrol (tanpa penambahan tepung ikan); dan penambahan tepung ikan tongkol (10 gr, 20 gr dan 30 gr) yang sebanyak 3 kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi uji kadar protein, uji kadar air, uji organoleptik, dan kerenyahan. Data yang dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA (Analysis of Variance). Hasil penelitian menyatakan bahwa tortilla chips tepung jagung pulut dengan penambahan tepung ikan tongkol adalah sebagai berikut : kadar protein 4,84% -7.16%; kadar air 3,39% - 6,69%; warna 4,60 - 4,90 (netral); aroma 4,67 - 5,10 (netral - agak suka); tekstur 3,97 – 5,70 (agak tidak suka – agak suka); rasa 4,70 - 5,30 (netral - agak suka); dan kerenyahan 845,6 g/force - 1347,8 g/force. 
Aplikasi Edible Film Berbasis Pati Sukun (Artocarpus altilis) dan Ekstrak Gel Lidah Buaya (Aloe barbadensis) Sebagai Kemasan Bumbu Mi Instan Anjarinanti, Lusan; Sunarti, Sunarti
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.36753

Abstract

Bungkus mi instan merupakan salah satu penyumbang masalah plastik di Indonesia. Edible film diharapkan dapat menciptakan pembungkus yang praktis, efisien, serta ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik edible film berbasis pati sukun dan bahan tambahan ekstrak gel lidah buaya serta aplikasinya sebagai kemasan bumbu mi instan. Metode dari penelitian ini adalah pembuatan edible film berbasis pati sukun dengan tambahan variasi ekstrak gel lidah buaya sebesar 0%, 1%, 5%, dan 10%. Dari hasil analisis karakteristik edible film terbaik digunakan untuk mengemas bumbu mi instan dan disimpan pada variasi lama penyimpanan 0, 7, 14, dan 21 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edible film kontrol (tanpa tambahan ekstrak gel lidah buaya) mempunyai karakteristik terbaik dengan kuat tarik tertinggi, yaitu 0,290 N/m2 dan laju transmisi uap air terendah, yaitu 0,26257 g/m.s.kPa. Selain itu edible film kontrol juga mempunyai antimikrobia sebesar 24,80 mm. Sedangkan aplikasi edible film kontrol pada bumbu mi instan menunjukkan bahwa pada penyimpanan hari ke-21, kadar air masih memenuhi SNI, yaitu 1,89% dimana kadar air maksimal sesuai SNI adalah 12%. Selain itu hasil cemaran mikrobia menunjukkan nilai masih di bawah SNI pada hari ke-14, yaitu 6,75 x 105 koloni/g, dimana standar SNI adalah di bawah 106 koloni/g.
NATA DE COCO PROCESSING TECHNOLOGY AT PT. TROPICA NUCIFERA INDUSTRY YOGYAKARTA Modjo, Ardiyanto Saleh; Balu, Miranti; Bait, Yoyanda; Rachman, Agus Bahar; Saman, Widya Rahmawaty
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.24796

Abstract

This study aims to investigate the Nata de Coco Processing Technology at PT. Tropica Nucifera Industry in Bantul Regency, DIY Province, Yogyakarta. The focus of this activity is on understanding and exploring the Nata de Coco production process carried out by the company. The method employed for data collection in this study involves field observations with active participation in each stage of Nata de Coco processing and conducting interviews with employees. The objective of this method is to obtain a comprehensive overview of the Nata de Coco processing techniques at PT. Tropica Nucifera Industry in Bantul Regency, DIY Province, Yogyakarta. Based on the research findings, it can be concluded that the Nata de Coco processing process at PT. Tropica Nucifera Industry consists of eight stages. These stages include container preparation, media production, starter production, pouring the media into containers, seedling, harvesting, cutting, and washing.
PENGARUH JENIS BAHAN PENGISI KEMASAN PADA TRANSPORTASI DARAT TERHADAP MUTU PEPAYA(Carica papaya L.) SELAMA PENYIMPANAN Rauf, Ardila Sebrina; Kasim, Rahmiyati; Dahlan, Sakinah Ahyani; Saman, Widya Rahmawaty; Ahmad, Lisna; Engelen, Adnan
Jambura Journal of Food Technology Vol 7, No 03 (2025): DESEMBER
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjft.v7i03.28614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan pengisi kemasan pada transportasi darat terhadap mutu fisik dan kimia buah pepaya selama penyimpanan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan tiga kali ulangan. Perlakuannya pada penelitian ini yaitu : K0 = Tanpa bahan pengisi; K1= Pelepah batang pisang; K2=Net foam; K3=Kertas Karton. Masing-masing pengangkutan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali. Data penelitian dianalisis sidik ragam atau Analysis of Variance (ANOVA) menggunakan aplikasi SPSS versi 20,serta dilakukan uji lanjut duncan's multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% atau α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa kemasan memberikan pengaruh nyata terhadap nilai susut bobot, kekerasan, kerusakan, dan kadar air buah pepaya pada lama penyimpanan hari ke-0 dan ke-3, sedangkan pada lama penyimpanan hari ke-5 tidak memberikan pengaruh nyata pada setiap parameter uji. Getaran mempengaruhi susut bobot, kekerasan, dan kerusakan, diperoleh getaran tertinggi terdapat pada K2 dan K3.