cover
Contact Name
Rieny SUlistijowati
Contact Email
rienysulistijowati@ung.ac.id
Phone
+628114344103
Journal Mail Official
rienysulistijowati@ung.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Jl. Jenderal Sudirman No.06 Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura FIsh Processing Journal
ISSN : 26553465     EISSN : 27208826     DOI : https://doi.org/10.37905/jfpj
Jambura Fish Processing Journal (JFPJ) adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo. JFPJ terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Thermal Fish Processing Fish Product Diversification Fish and Marine Product Fish Frozen Technology Sanitation and Hygine handling process Postharvest Handling Fish and Marine Product Chemical Analysis HACCP Consept for Fisheries Manufacturing
Articles 82 Documents
Karakteristik Hidrogel Dari Iota Karaginan dan PVA (Poly-Vinyl Alcohol) Dengan Metode Freezing-Thawing Cycle Dina Fransiska; Ahmad Reynaldi
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 1, JANUARI 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i1.4503

Abstract

Hidrogel dengan polimer PVA sudah banyak digunakan saat ini. Hidrogel berbasis Poly Vinyl Alcohol (PVA) dibentuk dengan siklus pembekuan mempunyai beberapa kegunaan seperti kandungan air yang banyak serta tidak beracun. Bahan yang digunakan yaitu Iota karaginan yang diekstrak dari rumput laut Eucheuma spinosum., Poly Vinyl Alcohol (PVA), aquadest. Pembuatan hidrogel diawali dengan formulasi karagenan dengan PVA pada beberapa variasi konsentrasi yaitu 0 % (kontrol); 0,5 %; 1 %; `1,5%; 2% dan 2,5%, serta PVA yang ditambahkan sama yaitu 10 % dan 200 ml akuades. Karakteristik fisik dari hidrogel yang dihasilkan yaitu uji daya serap air, uji fraksi gel dan uji tensile strength. Iota karaginan yang diuji memiliki karakteristik kadar abu 27,51%, kadar abu tak larut asam 0,9%, kadar sulfat 29,53 %, viskositas 43 cP, kekuatan gel 44,2 g/cm2, ALT sebesar 2,5 x 104 dan negatif E. Coli namun kadar air masih tinggi yaitu 27,07%. Pembentukan hidrogel dengan freezing-thawing dan iradiasi sinar gamma terjadi ketika polimer PVA dan iota karaginan berikatan silang serta membentuk kristal yang dapat menyerap air/hidrofilik. Konsentrasi iota karaginan 2,5% merupakan konsentrasi terbaik untuk pembuatan hydrogel PVA-iota dengan nilai daya serap air 947,19 %, fraksi gel 74,66 % dan kuat tarik sebesar 2,69 kg/cm2.
The Effect Of Submerged Salt And Atung (Parinarium glaberium, Hassk) On The Quality Of Dried Salted Skipjack Tuna (Katsuwonus pelamis, Linn) Moniharapon, Trijunianto; Pattipeilohy, Fredy; Moniharapo, Erynola
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 1 (2022): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i1.12169

Abstract

The purpose of this study was to determine the effectiveness of submerged salt and atung (Parinarium glaberimum, Hassk) on the quality of dry salted skipjack tuna (Katsuwonus pelamis, Linn.). The treatment consisted of 2 factors, namely salt concentration (5, 10%) and atung concentration (3.4 and 5%). Data were analyzed using RAL (Completely randomized design followed by BNJ test. Parameters seen were water content, protein content, salt content and TPC content.The concentration of 10% atung 5% salt immersion was effective in producing water content, protein content, salt content and TPC content of dry salted skipjack tuna in order, namely: 28.31%; 67.02%; 4.60% and 6.2 x 103 colonies; salt 10% atung 4%: 27.68%; 68.63%; 3.65% and 2.0 x 104 colonies; salt 10% or 3%: 27.38%; 69.23%; 3.10% and 5.9 x 103 colonies; salt 5% atung 5%: 27.30%; 66.23%; 5.25% and 5.9 x 103 colonies; salt 5% atung 4%: 30.54%; 65.94%; 2.95% and 3.6 x 103 colonies; salt 5% atung 3%: 28.80%; 65.20%; 5.20% and 1.9 x 104 colonies; and 25% control: 32.34%; 54.31%; 13.5% and 2.3 x 103 colonies. Protein denaturation that occurred in the processing of dried salted skipjack tuna with salt and atung graded immersion treatment was between about 1.6 - 7.3%, while the control was 22.8%.
Aktivitas Antioksidan Dan Antibakteri Sedian Edible Kompleks Kitosan-Ekstrak Buah Mangrove Sonneratia alba Nuraeni Nuraeni; Rieny Sulistijowati
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 2 (2021): VOLUME 3 NOMOR 2, JULY 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i2.10649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan antibakteri pada sediaan edible kompleks kitosan-ekstrak buah mangrove Sonneratia alba. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH, pengujian antibakteri yaitu uji diameter zona hambat (DZH) menggunakan metode difusi agar. Data hasil uji aktivitas antioksidan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, uji aktivitas antibakteri mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor perlakuan adalah konsentrasi ekstrak buah mangrove yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 1%, 2%, 3% dengan lima kali pengulangan. Hasil penelitian aktivitas antioksidan edible kitosan tanpa ekstrak S.alba memiliki IC50 sebesar 397.00 ppm, edible kompleks kitosan ekstrak S.alba masing-masing konsentrasi ekstrak 1% memiliki IC50 sebesar 198.02 ppm, konsentrasi ekstrak 2% memiliki IC50 sebesar 123.05 ppm dan konsentrasi ekstrak 3% memiliki IC50 sebesar 98.00 ppm. Hasil analisis uji Duncan menunjukan bahwa konsentrasi 1% tidak berbeda nyata dengan 2% namun berbeda nyata dengan konsentrasi 3% dan konsentrasi 2% tidak berbeda nyata dengan konsentrasi 3%.
Phytochemical Studies Of Mangrove Fruit (Rhizophora mucronata) From Langge Village, North Gorontalo District Mile, Lukman; Nursyam, Happy; Setijawati, Dwi; Sulistiyati, Titik Dwi
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 1 (2021): VOLUME 3 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i1.8585

Abstract

Mangroves are one of the beneficial plants that directly touch human life, especially coastal communities. The extract and raw materials from these mangroves are widely used as a source of food and for natural medicinal. The purpose of this study was to identify the chemical content and bioactive compounds of Rhizophora mucronata from Langge Village, Kecamatan Anggrek, North Gorontalo District. In this research, the research method used is descriptive method. To obtain the extract using the maceration method with methanol as a solvent. Chemical testing includes testing of moisture content, ash content, total fat, protein, carbohydrates, while the identification of bioactive compounds uses qualitative methods. The results of the chemical content test for water content of 52.38%; Ash content 0.22%; Total fat content 2.33%; protein content of 6.85% and carbohydrates 30.30% and the identified bioactive compounds are flavonoids, saponins, tannins, tripertenoids and steroids as well as phenol hydroquinone compounds.
Utilization Of Cook Fish Flour (Channa striata) In Making Fish Crackers Alkhamdan, Taufik; Husain, Rahim
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 1 (2022): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i1.11729

Abstract

This study aims to determine the organoleptic quality of fish crackers substituted with snakehead fish meal (channa striata), and to determine the chemical quality of fish crackers. The method used was different concentrations of snakehead fish meal (0g, 85g, 75g, 65g) in the process of making crackers, hedonic analysis and chemical analysis. The results of this study cork fish crackers (Channa striata) gave a significantly different effect on appearance, taste, aroma and did not give a significantly different effect on color and texture. The selected product was treatment B (75g:100g) with proximate content, namely 3.96% water content, 1% ash content, 5.9% protein content, 3.18% fat content, 82.76% carbohydrate content and cracker albumin content. Snakehead fish is worth 0.51% while the albumin content of snakehead fish meal is 0.72%.
Profil Organoleptik Dan Kandungan Gizi Naget Ikan Gabus Yang Difortifikasi Kecambah Kacang Hijau Yuliani Yuliani; Muhammad Fahri; Marwati Marwati; Krishna Purnawan Candra
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 2 (2021): VOLUME 3 NOMOR 2, JULY 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i2.11051

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil organoleptik, kandungan gizi, dan total kalori Naget Ikan Gabus (NIG) dengan fortifikasi Kecambah Kacang Hijau (KKH). Penelitian ini merupakan penelitian faktor tunggal dalam rancangan acak lengkap, dengan enam perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. KKH yang ditambahkan adalah 0, 5, 10, 15, 20, dan 25% dari jumlah daging ikan gabus. Data kandungan gizi dan total kalori dianalisis menggunakan Analysis of Variance dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil pada taraf α 5%, sedangkan data organoleptik dianalisis secara deskriptif berdasarkan frekuensi terbanyak (modus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fortifikasi KKH sampai dengan 25% memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik organoleptik dan gizi NIG (p0,05). NIG dengan penambahan KKH sampai dengan 10% mendapat respons disukai untuk atribut aroma, rasa, dan tekstur, sedangkan warna disukai hingga penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 25%. NIG yang dihasilkan berwarna kuning keemasan hingga kuning kecokelatan. Semakin tinggi penambahan konsentrasi KKH menyebabkan respons sensoris mutu hedonik untuk aroma dan rasa ikan gabus menurun, sebaliknya respons sensoris mutu hedonik untuk aroma dan rasa KKH menjadi meningkat. Semakin besar penambahan KKH juga meningkatkan kelembutan tekstur NIG, serta meningkatkan kadar Abu; Air, Lemak; dan Protein, tetapi menurunkan kadar Karbohidrat dan total kalori NIG.
Karakteristik Kukis Bagea Tepung Sagu (Metroxylon sp.) Yang Disubstitusi Tepung Ikan Teri (Stolephorus indicus) Nopriani Rahman; Asri Silvana Naiu
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 1 (2021): VOLUME 3 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i1.7779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tepung sagu dengan tepung ikan teri (S. indicus) terhadap karakteristik hedonik dan kandungan proksimat kukis bagea, serta menentukan formulasi terbaik kukis bagea. Perlakuan ada penelitian ini adalah subtitusi tepung sagu dengan tepung ikan teri berbeda yaitu 0%, 15%, 25%, 35%. Penelitian ini dirancang menggunakan metode uji Kruskal-Wallis untuk uji hedonik dan Rancangan Acak Lengkap (RAL)  untuk analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung sagu dengan tepung ikan teri memberikan pengaruh nyata terhadap semua karakteristik organoleptik hedonik dan kandungan proksimat kukis bagea (kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, dan kadar karbohidrat). Hasil uji bayes bahwa produk terpilih kukis bagea yaitu subtitusi 15% (tepung sagu 85gr : tepung ikan teri 15gr). Karakteristik kimia produk tersebut yakni kadar air 14,05%, kadar abu 1,80%, kadar lemak 3,75%, kadar protein 9,44% dan karbohidrat 68,56%.
Karakteristik Kimia Dan Total Bakteri Saus Sambal Dari Serbuk Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) Asap Rieny Sulistijowati; Merdiyanti K Ali; Sutianto Pratama Suherman
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 1 (2022): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i1.12526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu kimia dan mikrobiologi saus sambal dari serbuk Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) asap. Faktor perlakuan yaitu penggunaan tepung sagu, cabe rawit dan cabe keriting yang berbeda. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap Non Faktorial 3 taraf perlakuan dan 2 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa saus sambal dari serbuk ikan cakalang dengan penggunaan tepung sagu, cabe rawit dan cabe keriting yang berbeda berpengaruh terhadap nilai mutu kimia dan organoleptik saus. Saus sambal yang dihasilkan mengandung pH berkisar antara 6,57 sampe 6,88, viskositas 31,25 N.s/m2 - 56,25 N.s/m2, kadar protein 19,67% - 19,81%, kadar lemak 33,85% - 46,36% dan nilai TPC 1,18 x103 cfu/ml -1,625 x103 cfu/ml.
Kandungan Bakteri (Escherichia coli) Protein Dan Total Asam Laktat Pada Pembuatan Fermentasi Rusip Ikan Teri (Stolephorus sp.) Kurniawan Kurniawan; Susilowati Syila
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 2 (2021): VOLUME 3 NOMOR 2, JULY 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i2.10563

Abstract

Rusip merupakan produk olahan ikan yang terbuat dari ikan teri melalui proses fermentasi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh waktu fermentasi terhadap kandungan bakteri eschericia coli, protein dan total asam laktat pada rusip. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Data yang diambil yaitu data primer dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji kadar protein dan total asam laktat pada rusip selama fermentasi 7 hari, 14 hari dan 21 hari, menunjukkan bahwa lama waktu fermentasi memberi pengaruh signifikan terhadap kandungan protein dan total asam laktat pada rusip ikan teri Stolephorus sp.), dan hasil uji total bakteri Eschericia coli didapatkan hasil 3,0% yang mana menunjukkan bahwa rusip ikan teri aman untuk dikonsumsi oleh tubuh.
Mutu Edible Film Karaginan Kompleks Ekstrak Buah Mangrove (Sonneratia alba) Dan Hambatannya Terhadap Bakteri Pembentuk Histamin Pada Tuna Loin Rieny Sulistijowati; Dwity Wailan Moomin
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 1 (2021): VOLUME 3 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i1.9268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak buah mangrove (S.alba) terhadap mutu fisik edible film karaginan dan daya hambatnya pada bakteri pembentuk histamin tuna loin. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor perlakuan adalah konsentrasi ekstrak buah mangrove yang terdiri dari 3 taraf, yaitu 1%, 2%, 3% dengan dua kali pengulangan. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi ekstrak buah mangrove S.alba berpengaruh nyata (pt0.05) terhadap mutu fisik edible film karaginan dan daya hambatnnya terhadap bakteri pembentuk histamin tuna. Edible film karaginan dengan penambahan konsentrasi buah mangrove S.alba 1% dan 2% memiliki mutu fisik ketebalan dan perpanjangan yang memenuhi standard Japanese Industrial Standart, serta berpotensi menghambat bakteri pembentuk histamin pada tuna.