cover
Contact Name
Rieny SUlistijowati
Contact Email
rienysulistijowati@ung.ac.id
Phone
+628114344103
Journal Mail Official
rienysulistijowati@ung.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Jl. Jenderal Sudirman No.06 Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura FIsh Processing Journal
ISSN : 26553465     EISSN : 27208826     DOI : https://doi.org/10.37905/jfpj
Jambura Fish Processing Journal (JFPJ) adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo. JFPJ terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Thermal Fish Processing Fish Product Diversification Fish and Marine Product Fish Frozen Technology Sanitation and Hygine handling process Postharvest Handling Fish and Marine Product Chemical Analysis HACCP Consept for Fisheries Manufacturing
Articles 82 Documents
Studi Pendahuluan Pembuatan Bioplastik Dari Alga Caulerpa sp. Dengan Variasi Konsentrasi Asam Asetat Cenny Putnarubun; Daniel Ngabalin; Musli Bugis
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 1 (2022): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i1.13584

Abstract

Bioplastik adalah plastik yang dapat digunakan seperti plastik konvensional lainnya namun memilki keunggulan cepat terurai atau hancur oleh mikroorganisme menjadi air dan gas karbondioksida ketika habis dipergunakan dan dibuang ke lingkungan tanpa meninggalkan zat beracun. Bioplastik ini secara global sudah dikenal dan telah dikembangkan termasuk di Indonesia dan dikenal dengan plastic biodegradable. Rumput laut salah yang dapat  dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri pangan, farmasi, kosmetik dan bioteknologi. Karaginan dari rumput laut dapat digunakan untuk memproduksi bioplastik. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kualitas  bioplastic dan pengaruh variasi konsetrasi asam asetat terhadap bioplastic alga Caulerpa sp. Metode dalam penelitian eksperimental meliputi tiga tahapan yakni preparasi sampel, ekstraksi rumput laut dan pembuatan bioplastik. Hasil dari penelitian menunjukan variasi asam asetat terbaik  adalah konsetrasi 1% asam asetat memberikan pengaruh terhadap pembentukan bioplastik.
Karakteristik Biskuit Tepung Ubi Kayu (Manihot esculenta, Crantz) Subtitusi Tepung Tetelan Ikan Tuna (Thunnus sp.) Sartika Damisi; Rahim Husain; Nikmawatisusanti Yusuf
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 2 (2021): VOLUME 3 NOMOR 2, JULY 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i2.11545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan tepung ubi kayu dengan tepung tetelan ikan tuna terhadap karakteristik mutu hedonik dan kandungan proksimat biskuit. Perlakuan pada penelitian ini adalah tepung ubi kayu yang disubtitusi tepung tetelan ikan tuna berbeda yaitu 0%, 20%, 35%, 50%. Penelitian ini dirancang menggunakan metode uji Kruskal-Wallis untuk uji mutu hedonik dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) untuk analisis proksimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subtitusi tepung ubi kayu dengan tepung tetelan ikan tuna memberikan pengaruh nyata (p0,05) terhadap semua karakteristik organoleptik mutu hedonik dan kandungan proksimat biskuit. Karakteristik biskuit memiliki kriteria warna cokelat, rasa manis tidak terasa tepung ikan tidak terasa tepung ubi kayu, aroma harum tidak beraroma ikan dan ubi kayu dengan tekstur renyah. Nilai proksimat biskuit yaitu kadar air 14,34% - 17,86%; kadar lemak 5,44% - 5,86%; kadar protein 18.12% - 25.14%.
Karakteristik Mutu Hedonik Dan Proksimat Nugget Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Menggunakan Tepung Biji Durian (Durio Zibethinus murr) Nikmawatisusanti Yusuf; Fenski Musali
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 1 (2021): VOLUME 3 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i1.9758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik organoleptik dan kimia nugget ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) menggunakan tepung biji durian (Durio zibethinus murr). Perlakuan pada penelitian ini adalah penggunaan konsentrasi tepung biji durian yang berbeda yaitu 10 g, 20 g dan 30 g. Parameter yang diuji adalah karakteristik organoleptik hedonik yang meliputi tekstur, kenampakan, warna, aroma dan rasa yang menggunakan uji Kruskal Wallis, parameter kimia meliputi kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat yang menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap). Hasil uji Kruskal Walllis menunjukan penambahan tepung biji durian tidak berpengaruh nyata terhadap kenampakan, warna, aroma, dan tekstur, tetapi berpengaruh nyata terhadap rasa. Hasil uji RAL (Rancangan Acak Lengkap) menunjukan penambahan tepung biji durian tidak berpengaruh nyata terhadap parameter kimia (kadar air, kadar protein, abu), tetapi berpengaruh nyata terhadap kadar lemak dan karbohidrat.
Kadar Saponin Ekstrak Buah Mangrove (Sonneratia alba) Dan Daya Hambatnya Terhadap Radikal Bebas DPPH Repli Labagu; Asri Silvana Naiu; Nikmawatisusanti Yusuf
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 1 (2022): VOLUME 4 NOMOR 1, JANUARI 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i1.9344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar saponin dalam ekstrak buah mangrove (Sonneratia alba) hasil ekstraksi dengan pelarut berbeda, serta mengetahui daya hambat senyawa saponin terhadap radikal bebas DPPH. Perlakuan pada penelitian ini yaitu variasi pelarut,yakni methanol (P1), etanol (P2) dan air (P3). Parameter yang di uji adalah kadar saponin, yang di uji menggunakan KLT, serta daya hambatnya terhadap radikal bebas yang diuji menggunakan metode DPPH. Pengaruh variasi perbedaan pelarut terhadap kadar saponin dan  daya hambat dianalisis menggunakan Anova dan di uji lanjut Duncan. Hasil uji kromatografi KLT menunjukkan bahwa kadar saponin buah S. alba menunjukkan bercak noda ikatan rangkap dua dengan nilai Rf 0,80-0,85 yang menegaskan bahwa buah S. alba mengandung saponin.Hasil analisis ANOVA menunjukkan bahwa perbedaan jenis pelarut berpengaruh nyata terhadap kadar saponin. S. alba yang diekstraksi dengan pelarut P1, P2, dan P3 masing-masing menghasilkan kadar saponin sebesar 20,25 mg/g, 18,80 mg/g, dan 10,65 mg/g. Daya hambat senyawa saponin dari ekstrak methanol, ekstrak etanol, dan ekstrak air buah S. alba terhadap radikal bebas DPPH berturut-turut, yaitu 60,94 %, 63,31 % dan 23,88 %.
Analisis Kandungan Fitokimia Beberapa Jenis Makroalga Dari Perairan Pantai Londalima Kabupaten Sumba Timur Suryaningsih Ndahawali; Nurbety Tarigan; Yatris Rambu Tega; Krisman Umbu Henggu; Firat Meiyasa
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 2 (2021): VOLUME 3 NOMOR 2, JULY 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i2.10234

Abstract

Makroalga memiliki metabolit sekunder seperti flavonoid, alkaloid, fenol dan sebagainya, yang sudah banyak dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Makroalga atau rumput laut banyak dikenal oleh masyarakat diperoleh dari perairan pantai Londalima yang berada di Kabupaten Sumba Timur, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kandungan senyawa dengan menggunakan analisis uji fitokimia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji kualitatif dengan beberapa pereaksi seperti reagen mayer, dragendorf dan wagner untuk uji flavonoid, sedangkan pengujian saponin, tanin, alkaloid, fenolik, steroid atau terpenoid menggunakan metode liebermann burchard. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makroalga Gracilaria corticata teridentifikasi mengandung semua golongan senyawa yang diuji seperti flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, fenolik dan steroid/terpenoid, hal berbeda ditunjukan Eucheuma spinosum  tidak  mengandung  saponin, sedangkan Ulva reticulata, Sargassum muticula dan Padina australis mengandung flavonoid dan tanin. Sehingga dapat disimpulkan bahwa makroalga yang ada secara alami dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat-obatan disesuaikan dengan kandungan senyawa yang ada.
Larutan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Pengawet Alami Pada Ikan Selar Kuning (Selaroides leptolepis) Rahim Husain; Fitriyanti Musa
Jambura Fish Processing Journal Vol 3, No 1 (2021): VOLUME 3 NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v3i1.7070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap mutu ikan selar kuning (Selaroides leptolepis) segar yang direndam menggunakan larutan daun salam (Syzygium polyanthum). Perlakuan pada penelitian ini yaitu penggunaan  larutan daun salam 9% dengan lama penyimpanan 0 jam, 6 jam, 12 jam, 18 jam, 24 jam dan 30 jam. Parameter yang diuji yaitu TPC dan pH. Analisis data yang digunakan pada uji Kimia dan mikrobiologi menggunakan RAL (anova). Hasil yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan larutan daun salam 9% mampu mempertahankan mutu ikan selar kuning (Selaroides leptolepis)segar selama penyimpanan 12 jam dengan memiliki nilai pH 6,08 dan secara  mikrobiologi diperoleh nilai ALT yaitu 5,49 CFU/g, hal ini memenuhi SNI 2729.2013 tentang ikan segar.
Pengaruh Penyimpanan Beku Minced Fish Dan Frekuensi Pencucian Terhadap Kualitas Mutu Surimi Dan Kamaboko Ikan Patin (Pangasius sp.) Gressty Sari Br Sitepu; Gevbry Ranti Ramadhani Simamora
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 2 (2022): VOLUME 4 NOMOR 2, JULY 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i2.13383

Abstract

The study aimed to analyze the effect of frozen minced fish storage and washing cycle to the quality of surimi and kamaboko catfish (Pangasius sp). The experimental design used was randomized compact design with treatment of storage time (0,14,28) day and washing cycle treatment (1,2,3, and 4). The results showed that the storage time and washing frequency significantly affect the expressible water, while not significant effect on white duct, folding test and teeth cutting test. The highest values of surimi and kamaboko catfish from each treatment are whiteness test at surimi of 49,27% and 63.55% at kamaboko, folding test with value 7, teeth cutting test 7 and expressible water have the highest value of 35 at kamaboko and has a TVBN value which is still below the decay threshold, which is in the range of 11.295-12.085 mg N/100 g.
Organoleptic, Physical And Chemical Characteristics Of Edible Gelatin-Chitosan-Ginger Film Kalaka, Sri Rahayu; Naiu, Asri Silvana; Husain, Rahim
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 2 (2022): VOLUME 4 NOMOR 2, JULY 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i2.13361

Abstract

The purpose of this study was to examine the quality of edible film packaging based on gelatinchitoson-ginger. The treatment in this study was the use of different gelatins (0.5g, 1g and 1.5g). Parameters tested include hedonic organoleptic testing (taste, texture and aroma), thickness and solubility. The research was analyzed using descriptive method. The results showed that the edible film formula A had the criteria of tasteless, difficult to dissolve, very elastic texture, slightly sour smell, 0.0202mm thickness and 29.10% solubility. Edible film formula B has the criteria of tasteless, easily soluble, elastic texture, slightly sour smell, 0.0272mm thickness and solubility: 37.13%. Edible film formula C has the criteria of tasteless, easy to dissolve, fairly elastic texture, 0.0293mm thickness and solubility: 39.90%.
Modifikasi Kitosan Dari Limbah Cangkang Kepiting Sebagai Sediaan Material Membran Filtrasi Air Krisman Umbu Henggu; Robinson Umbu Lapu; Petrus Takanjanji; Rambu Fretty Nganggu Djawa; Septiani Rambu Lingga; Sribidanti Abbas; Herman Hiwa Ngunju; Ivan Roberto Willy; Noven Tinggi Nalu
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 2 (2022): VOLUME 4 NOMOR 2, JULY 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i2.13807

Abstract

Tingkat pencemaran air global saat ini telah mencapai 65%, yang terdiri atas pencemaran polutan organik 40% dan anorganik 25%. Oleh sebab itu, perlu dilakukan solusi penyelesaian kasus pencemaran air dengan berbagai pendekatan polimer alami, salah satunya penggunaan membran kitosan. Penelitian ini dilakukan dengan menyiapkan material kitosan lau dimodifikasi menjadi membran filtrasi pada kolom filtrasi dan diujikan pada sampel air. Indikator pengukuran kualitas air setelah proses filtrasi dengan membran kitosan meliputi oksigen terlarut (DO), Total Suspended Solid (TSS), Biological Oxigen Demand (BOD) dan derajat keasaman (pH). Hasil penelitian menunjukkan kondisi air bahan baku sebelum proses filtrasi memiliki karakteristik oksigen terlarut (DO), Total Suspended Solid (TSS), Biological Oxigen Demand (BOD) dan derajat keasaman (pH) beradap pada kualitas kelas IV yang hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pertanian. Sebaliknya, setelah proses filtrasi dengan membran kitosan yang diekstraksi dari limbah cangkang kepiting, karakteristik kualitas air tersebut telah tergolong dalam kualitas baku mutu air kelas II yakni kandungan DO 3,92 mg/l, TSS 42,64 mg/l, BOD 5,95 mg/l dan pH 8. Hal ini menunjukkan bahwa membran kitosan yang diekstraksi dari limbah cangkang kepiting memiliki potensi pengembangan sebagai sumber material filtrasi air
Edible Coating Berbahan Kitosan Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Pengawet Alami Bakso Sapi Novika Aulia Nisa Thaib; Lukman Mile; Sutianto Pratama Suherman
Jambura Fish Processing Journal Vol 4, No 2 (2022): VOLUME 4 NOMOR 2, JULY 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v4i2.13005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kitosan dengan penambahan ekstrak daun kelor (Moringa Oleifera) sebagai pengawet alami dan edible coating pada bakso sapi. Penelitian ini diawali dengan pembuatan kitosan dikombinasikan dengan ekstrak daun kelor pada kitosan selanjutnya menganlisis mutu produk bakso sapi yang dikemas dengan edible coating dan disimpan pada suhu ruangan selama 24 jam. Parameter uji yang digunakan dalam penelitian ini organoleptik hedonik, pH, dan analisis bakteri koliform. Penyusunan data hasil organoleptik dianalisis menggunakan Kruskal-wallis dan di uji lanjut Duncan. Data pH dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dan dianalisis menggunakan ANOVA lalu diuji lanjut Duncan. Data analisis bakteri koliform dianalisis secara deskriptif. Perlakuan pada penelitian ini adalah lama penyimpanan dengan taraf perlakuan 0,6,12,18,24 jam. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, nilai organoleptik aroma, warna, dan tekstur pada bakso edible coating masih dapat diterima oleh panelis selama penyimpanan 24 jam, sedangkan pada organoleptik rasa hanya dapat diuji hingga penyimpanan jam ke 12. Nilai pH pada bakso edible coating mengalami penurunan dari 6.79 sampai 6.29 selama penyimpanan 24 jam. Hasil analisis bakteri koliform pada bakso edible coating selama penyimpanan 24 jam negatif. Berdasarkan hasil pengujian, bakso edible coating masih memenuhi standar (SNI 3818:2014) hingga penyimpanan jam ke 24.