cover
Contact Name
Rieny SUlistijowati
Contact Email
rienysulistijowati@ung.ac.id
Phone
+628114344103
Journal Mail Official
rienysulistijowati@ung.ac.id
Editorial Address
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Jl. Jenderal Sudirman No.06 Kota Gorontalo.
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura FIsh Processing Journal
ISSN : 26553465     EISSN : 27208826     DOI : https://doi.org/10.37905/jfpj
Jambura Fish Processing Journal (JFPJ) adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Negeri Gorontalo. JFPJ terbit dua kali dalam setahun pada bulan Januari dan Juli. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including : Thermal Fish Processing Fish Product Diversification Fish and Marine Product Fish Frozen Technology Sanitation and Hygine handling process Postharvest Handling Fish and Marine Product Chemical Analysis HACCP Consept for Fisheries Manufacturing
Articles 82 Documents
Mutu Organoleptik Ikan Selar (Caranx Leptolepis) Segar Yang Dilumuri Bubuk Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Selama Penyimpanan Fitriyanto Yusuf; Rahim Husain; Asri Silvana Naiu
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 2, JULY 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i2.5423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu ikan Selar (Caranx Leptolepis) segar yang dilumuri bubuk buah Cengkeh (Syzygium aromaticum) selama penyimpanan. Faktor perlakuan yaitu lama penyimpanan 0 jam, 6 jam, 12 jam dan 18 jam. Rancang analisis menggunakan Kruskall-wallis untuk organoleptik dan data yang berpengaruh nyata diuji menggunakan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ikan selar (Caranx leptolepis) segar yang menggunakan larutan cengkeh (Syzygium aromaticum) dengan lama pelumuran 0 jam, 6 jam, 12 jam dan 18 jam, menunjukkan bahwa lama pelumuran 0 jam sampai 12 jam tidak berpengaruh nyata, namun pada lama pelumuran 18 jam berpengaruh nyata terhadap nilai mutu hedonik mata, insang, lendir, bau, daging dan tekstur ikan selar. Nilai organoleptik mutu hedonik pada lama pelumuran 0 jam , 6 jam dan 12 jam memenuhi standar SNI 2729-2013 tentang ikan segar untuk semua parameter mutu hedonik dengan nilai 7.
Kajian Pra Kondisi Dan Konsentrasi Asap Cair Yang Berbeda Terhadap Mutu Produk Ikan Tembang (Sardinella fimbriata) Asap Cair Krisman Umbu Henggu; Ayub U.I Meko; Welma Pesulima; Shindy Hamidah Manteu; Marlon Jusak R Benu; Yetris Rambu Tega
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 2 NOMOR 2, JULY 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v2i2.5947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pra kondisi ikan tembang (Sardinella fimbriata) (kering, kukus, segar) dan konsentrasi asap cair 0,3%, 0,5%, 0,7%, 0,9%, 1,0% terhadap karakteristik kimia dan tingkat penerimaan produk ikan tembang (Sardinella fimbriata)asap cair. Penelitian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) dan dianalisis menggunakan ragam ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan pra kondisi (kering, kukus, segar) dan konsentrasi asap cair yang berbeda menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, akan tetapi memiliki pengaruh terhadap kadar fenol, pH, warna, rasa, aroma dan tekstur produk ikan tembang asap cair. Penerimaan panelis lebih menyukai produk ikan tembang asap cair yang diperoleh dari kombinasi perlakuan pra kondisi kering pada konsentrasi asap cair 1,0%. Karakteristik produk tersebut yakni memiliki tekstur yang kompak/padat, memiliki aroma keasap-asapan yang kuat serta warna kecoklatan yang mengkilap.
Pengaruh Penyaringan Rumput Laut Euchema cottonii Terhadap Mutu Nori Emma Rochima; Kartika Irta Dewi; Rusky Intan Pratama; Nia Kurniawati
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 1, JANUARI 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i1.4501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perlakuan penyaringan rumput laut Euchema cottonii terbaik dalam pembuatan nori yang disukai panelis. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan lima perlakuan penyaringan rumput laut yang terdiri dari perlakuan A yaitu 0% (tanpa penyaringan), B yaitu 100% penyaringan, C yaitu 90% penyaringan, D yaitu 70% penyaringan dan E yaitu 50% penyaringan. Parameter yang diuji yaitu organoleptik dan kimia. Hasil penelitian yang paling disukai diperoleh berdasarkan parameter adalah perlakuan D yaitu penyaringan 70% dengan nilai alternatif 6,80 yang menghasilkan nori dengan kenampakan warna kuning agak gelap (6,4), tekstur agak kasar (6,2), tercium aroma agak amis rumput laut yang khas (5,6), rasa gurih dan asin (7,4), dan memperoleh kadar air (17,42%), kadar abu (8,01%), kadar protein (1,50%) dan kadar lemak (2,68%).
Pengaruh Konsentrasi Kulit Kayu Manis (Cinnamomum Verum) Terhadap Mutu Organoleptik Ikan Layang (Decapterus Sp.) Selama Penyimpanan Zulkifli Lahinta; Rahim Husain; Asri Silvana Naiu
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 2 NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v2i1.4816

Abstract

Mutu ikan yang digunakan sebagai bahan baku dalam pengolahan sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses pengolahan, serta menentukan kualitas mutu produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu organoleptik ikan layang (Decapterus sp.) yang dilumuri dengan kayu manis (Cinnamomum Verum) selama penyimpanan. Faktor perlakuan yaitu ikan layang yang diawetkan pada berbagai konsentrasi kayu manis 0%, 5%, 10% dan 15% yang diaplikasikan pada ikan segar selama 12 jam. Data organoleptik dianalisis dengan Kruskall-wallis. Data yang berpengaruh nyata diuji dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu manis memberikan pengaruh nyata terhadap uji mutu hedonik berupa kenampakan mata, insang, tekstur, bau, daging dan lendir. Perlakuan terbaik konsentrasi kayu manis yaitu perlakuan 10% dengan kriteria bola mata rata, kornea agak keruh, pupil agak keabu-abuan, agak mengkilap spesifik jenis ikan; insang merah muda atau coklat muda dengan sedikit lendir agak keruh; sayatan daging sedikit kurang cemerlang, jaringan daging kuat; tekstur agak lunak, agak elastis.
Pengaruh Lama Perendaman Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii Terhadap Nilai Organoleptik Selai Buah Mangrove Pedada (Sonneratia Caseolaris) Abdul Basir Datunsolang; Asri Silvana Naiu; Nikmawatisusanti Yusuf
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 2, JULY 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i2.5424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesukaan panelis terhadap selai buah pedada menggunakan rumput laut K. alvarezii yang direndam dengan waktu yang berbeda serta karakteritik mutu selai buah mangrove (Sonneratia caseolaris) rumput laut K. alvarezii. Perlakuan pada penelitian ini adalah lama perendaman rumput laut yaitu 1, 2, 3 dan 4 hari. Rancangan analisis organoleptik menggunakan Kruskal Wallis, dan analisis data kimia menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selai mangrove yang menggunakan rumput laut yang direndam dengan lama perendaman berbeda memiliki mutu baik yaitu formula C (perendaman 3 hari). Lama perendaman rumput laut yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap nilai mutu hedonik, kimiawi selai mangrove. Karakteristik kimia yaitu kadar serat berkisar antara 6.12% - 10,63%; kadar padatan terlarut 63% - 67,50%. Serta mutu mikrobiologi TPC yaitu 3,79 CFU/g – 5,07 CFU/g. Selai yang menggunakan rumput laut yang direndam selama 4 hari tidak memenuhi standar menurut SNI.
Pengawetan Ikan Tongkol (Euthynnus affinis) Menggunakan Sari Daun Jambu Biji (Psidium guajava) Selama Penyimpanan Suhu Ruang Mita Pratiwi Nihali; Rieny Sulistijowati; Nikmawatisusanti Yusuf
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 2 NOMOR 2, JULY 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v2i2.4573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu ikan tongkol (Euthynnus Affinis) yang diawetkan dengan sari daun jambu biji selama penyimpanan. Perlakuan pada penelitian ini adalah lama penyimpanan ikan tongkol dengan sari daun jambu biji 50% dengan taraf waktu 15 jam, 18 jam dan 21 jam. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Multirater Rasch Model untuk mendapatkan data hasil mutu organoleptik dan dianalisis dengan Minifac. Data hasil mikrobiologi Total Plate Count (TPC) diperoleh melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dianalis dengan Compare Means One-Way ANOVA. Hasil berdasarkan analisis rasch model menunjukkan bahwa penyimpanan ikan tongkol 15 jam merupakan perlakuan terbaik pada parameter kenampakan mata: bola mata rata; Insang: merah tua cemerlang dengan sedikit lendir; Daging: jaringan kuat, Tekstur: agak lunak agak elastic , dan pada peyimpanan 18 jam terbaik pada parameter bau yaitu segar spesifik ikan. Nilai mutu organoleptik lama penyimpanan 15 jam dan 18 jam memenuhi standar SNI 2729-2013. Hasil analisis mikrobiologi memberikan pengaruh nyata pada total bakteri pada penyimpanan 15 jam log 3,20 Cfu/gr, penyimpanan 18 jam log 5,22 Cfu/g, penyimpanan 21 jam log 5,67 CFU/gr dengan SNI 5 x 105.
Mutu Hedonik Dan Kimia Ikan Teri (Stolephorus commersonii) Asap Cair Rieny Sulistijowati; Rahmad Arianto Rivai
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 1, JANUARI 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i1.4502

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu hedonik dan kimia ikan teri (stolephorus commersonii) asap cair dengan lama perendaman yang berbeda. Perlakuan pada penelitian ini adalah lama perendaman ikan teri asap cair dengan konsentrasi 1,5 % dan lama perendaman yaitu 5 menit, 10 menit, dan 15 menit. Penelitian ini dirancang menggunakan metode Multirater Rasch Model untuk mendapatkan data hasil organoleptik mutu hedonik dan dianalisis dengan Minifac, data – data hasil kimia diperoleh melalui Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dianalisis dengan Compare Means One-Way ANOVA. Hasil analisis Anova dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian mutu organoleptik menunjukkan bahwa Ikan teri asap cair dengan lama perendaman berbeda yang terbaik yaitu 15 menit memiliki kenampakan yaitu utuh, bersih, rapi, seragam, cemerlang, sangat menarik; aroma asap cair yaitu segar, spesifik jenis tanpa aroma tambahan; tekstur yaitu padat, kompak, antar jaringan sangat erat; rasa yaitu segar spesifik jenis tanpa rasa tambahan. Sedangkan pada hasil analisis mutu kimia memberikan pengaruh nyata pada kadar air dan kadar fenol dengan nilai 7,86 %, 0,0279 %.
Renderment Of Fresh Milkfish Skin Collagen (Chanos Chanos) Resulting From Acetic Acid Extraction Paudi, Riskal; Sulistijowati, Rieny; Mile, Lukman
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 2 NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v2i1.5930

Abstract

This study aims to determine the collagen yield of milk fish skin (Chanos  chanos) extracted by acetic acid. The method used in this study is the kuantitative observation of acetic acid concentration were 0.3; 0.5; and 0.7M, and performed three times. Analysis of yield data using quantitative descriptive. Analysis Results Concentration yields of 0.3; 0.5; and 0.7M were1.27%, 1.56% and 1.84% yields. The results of milk fish collagen yield showed that the treatment of using acetic acid 0.7M to produce collagen yield approached the standard SNI collagen.
Analisis Mutu Ikan Layang (Decapterus Sp.) Segar Selama Penyimpanan Menggunakan Larutan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Pengawet Alami Yusri Dj. Nai; Asri Silvana Naiu; Nikmawatisusanti Yusuf
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 1 NOMOR 2, JULY 2019
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v1i2.5425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan terhadap mutu ikan Layang (Decapterus sp.) segar yang direndam menggunakan larutan Ekstrak daun Kelor (Moringa oleifera). Perlakuan pada penelitian ini yaitu penggunaan larutan daun kelor 75% dengan lama penyimpanan 0, 3, 6, 9, 12, 15 dan 18 jam. Parameter yang diuji adalah karakteristik organoleptik melalui uji mutu hedonik yaitu kenampakan mata, insang, tekstur, daging, bau dan lendir, serta TPC dan pH. Analisis data yang digunakan untuk mutu hedonik adalah Kruskall wallis. Data analisis Kimia dan mikrobiologi menggunakan RAL (Anova). Hasil yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan larutan daun kelor 75% mampu mempertahankan mutu ikan Layang (Decapterus sp.) segar hingga penyimpanan 12 jam dengan kriteria bola mata rata, kornea agak keruh, pupil agak keabu-abuan; insang warna merah mudah atau coklat mudah dengan sedikit lendir agak keruh, lapisan lendir agak keruh, tekstur lunak, agak elastis bila ditekan dengan jari, bau segar, spesifik jenis kurang, dan sayatan daging sedikit kurang cemerlang,jaringan daging kuat. pH 6,24 dan nilai ALT yaitu 5,63 CFU/g, hasil yang diperoleh sesuai SNI 2729.2013 tentang mutu dan keamanan ikan segar
Karakterisasi Unagi Shirayaki Berbahan Baku Ikan Sidat Dengan Perendaman Enzim Papain Emma Rochima; Windi Damayanti
Jambura Fish Processing Journal VOLUME 2 NOMOR 2, JULY 2020
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jfpj.v2i2.6892

Abstract

Unagi Shirayaki bahan antara yang digunakan sebagai bahan pembuatan Unagi Kabayaki. Shirayaki yang diolah dan ditambahkan saus khusus menghasilkan produk olahan dengan teksur yang lembut dan empuk. Kendala yang dihadapi dalam mengolah unagi kabayaki adalah munculnya tekstur daging sidat yang alot berasal dari sidat abnormal (brown) yang berbeda dari sidat normal (black) yang dapat mengakibatkan penurunan tingkat kesukaan konsumen. Salah satu upaya dalam perbaikan tekstur unagi adalah dengan perendaman menggunakan enzim papain. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik Unagi Shirayaki hasil perendaman enzim serta untuk mengetahui konsentrasi dan lama perendaman terbaik untuk memperbaiki karakteristik Unagi Shirayaki. Sebanyak 3 perlakuan konsentrasi enzim papain (0,5, 1,0 dan 1,5%) dan 3 lama perendaman (5, 10, 15 menit) digunakan dalam penelitian ini. Parameter yang diuji meliputi kadar proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein), total bakteri, pH, tekstur dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsentrasi dan lama perendaman enzim papain terbaik untuk memperbaiki karakteristik Unagi Shirayaki adalah perendaman menggunakan larutan enzim papain dengan konsentrasi sebesar 0.5% selama 15 menit. Produk yang dihasilkan memiliki total koloni bakteri 1,04 x 10-3, pH 7,0, kadar air sebesar 51,39%, kadar lemak 18,24%, kadar protein 26,70% kadar abu 0,85%, kadar gula reduksi 0,00%, tingkat kekerasan 2,493.11 g/Force, kekenyalan 57,85 g/Force serta rasa, aroma, tekstur, dan kenampakan yang mirip dengan unagi shirayaki asal sidat normal (black).