cover
Contact Name
Arlan Kaharu
Contact Email
arlankaharu@ung.ac.id
Phone
+6281342423408
Journal Mail Official
srisutarni@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. B. J. Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
JAMBURA Journal of Architecture
ISSN : 26545896     EISSN : 28088794     DOI : 10.37905
Jambura Journal of Architecture (JJoA) is a peer reviewed journal published biannual (Juni and Desember) by Architecture Departement, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Gorontalo. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers, practitioners and architec for publishing the original research articles or review articles. JJoA is intended to be the journal for publishing of results of research on Architecture both empirical and normative study, especially in architecture issues. The various topics but not limited to, architecture theory, architecture design, architecture science, sustainable built environment, architectural history, material technology, Urban planning, Building structure, in the framework of architecture studies.
Articles 157 Documents
DESAIN PERKEBUNAN BUAH NAGA MENJADI KAWASAN AGROWISATA DI KABUPATEN GORONTALO Junita BR Panjaitan; Lydia Surijani Tatura; Kalih Trumansyahjaya
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.18010

Abstract

Perkembangan kawasan Agrowisata yang tersebar di setiap Provinsi di Indonesia dengan berbagai keunikannya yang menjadi ciri khas bagi setiap destinasi wisata. Potensi Agrowisata pada saat ini mengalami peningkatan yang cukup pesat dari waktu ke waktu, peningkatan ini dapat dilihat dari peningkatan jumlah kedatangan wisatawan internasional dari tahun 1950-2010, yang mencatat 25 juta sampai 490 juta orang dengan pertumbuhan setiap tahunnya rata-rata 6,2%, bahkan diperkirakan pada tahun 2020 akan meningkat hingga mencapai 1,6 miliyar kunjungan wisatawan dunia, dengan sebagian besar yaitu 1,2 milyar, merupakan wisatawan regional dan hanya 378 juta orang yang merupakan wisatawan jarak jauh. Menurut data artikel Furisuka Distributor Sembako, Hasil perkebunan dan lahan perkebunan yang cocok untuk dijadikan sebagai Kawasan Agrowisata salah satunya adalah Tanaman Buah Naga yang mempunyai banyak kegunaan dan banyak peminatnya di Indonesia. Hasil produksi Buah Naga pun sangat banyak dibuatkan dengan berbagai jenis makanan, Furisuka Distributor Sembako juga menuliskan bahwa agen penanaman Buah Naga terbanyak terdapat di berbagai wilayah Indonesia salah satunya yaitu di Wilayah Provinsi Gorontalo, hal ini ditandai dengan banyaknya hasil perkebunan Buah Naga yang terdapat di berbagai Kabupaten. Tema Arsitektur Ekologi yang menjadi dasar perancangan ini didasari oleh kesatuan hubungan antara pemakai dan lingkungan di sekitar, karena perancangan ini lebih banyak memakai area alam dan juga perkebunan maka sangatlah cocok untuk membangunan keselarasan alam dan pengunjung.
PENGARUH SETTING FISIK LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DBD (DEMAM BERDARAH DENGUE) BERDASARKAN KARAKTERISTIK TERMAL DI KABUPATEN SIKKA, NUSA TENGGARA TIMUR Yoseph Thobias Pareira; Yohanes Pieter Pedor Parera; Cornelia Hildegardis
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.19163

Abstract

Penelitian dilakukan di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, yang memiliki angka kasus tertinggi kejadian DBD untuk seluruh wilayah Indonesia di tahun 2020. Dalam Penelitian ini, perbandingan antar wilayah dilakukan guna mengetahui perbedaan perlakuan terhadap faktor fisik yang berpeluang memicu munculnya kasus DBD. Berdasarkan data, terpilihlah tiga lokasi yang mewakili kejadian DBD dari yang tertinggi hingga terendah yakni Asrama Polisi Polres Sikka, Desa Hoder dan Desa Tuabao. Penelitian dilaksanakan dengan memanfaatkan alat ukur thermohygrometer, anemometer dan lux meter untuk menganalisa karateristik termal pada ketiga wilayah yang telah dipilih. Setting fisik lainnya berupa warna dinding, tinggi dan rendah bangunan, letak maupun jenis vegetasi yang terdapat di sekeliling bangunan adalah faktor lainnya yang dianggap sebagai pemicu hasil pengukuran yang didapat. Adapun hasil dari pengukuran menunjukan bahwa wilayah yang memiliki jarak antar rumah kurang dari 1 m, memiliki kecepatan angin rendah, kelembaban udara diatas 75% dan intensitas cahaya diantara 100-200 lux mampu memicu perkembangbiakan nyamuk bila dibandingkan dengan wilayah yang memiliki kerapatan hunian di atas 3-5 meter. Jarak dan letak bukaan serta kondisi bukaan merupakan faktor penyebab lainnya yang mampu memicu terjadinya kasus DBD dalam kurun waktu yang singkat.  Berdasarkan temuan ini, diharapkan mampu menjadi sebuah acuan dalam penerapan rumah sehat bebas DBD khususnya di wilayah Kabupaten Sikka.
REVIEW PENERAPAN SHADING DEVICE PADA DOUBLE SKIN FAÇADE UNTUK KENYAMANAN TERMAL DAN EFFISIENSI ENERGI BANGUNAN Maria Lady Hendrik; Rahmayanti Rahmayanti
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.19709

Abstract

The application of Double Skin Façade on the building envelope as an effort to save energy and increase thermal comfort, has been carried out for several decades. The application of DSF design parameters needs to be considered to achieve maximum energy savings and thermal comfort. A shading device as one of the parameters in the DSF not only functions as a shade but can also reduce heat entering the room. This study focuses on the effectiveness of applying a shading device in the DSF cavity for thermal comfort and energy efficiency of buildings. The literature review method was used to review previous studies that had been carried out, by examining the shading parameters to see their effect on comfort and energy savings. The results show that the positioning of the shading device can reduce energy use and increase thermal comfort significantly.
PENERAPAN ARSITEKTUR KONTEKTUAL PADA PERANCANGAN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO Siti Ramla Amelia Habibie; Lydia Tatura; Niniek Pratiwi
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20451

Abstract

ABSTRACT. Universitas Negeri Gorontalo or better known as UNG, is burgeoning state university and is among the best tertiary institutions with accreditation A. The success of an education is not only determined by the scientific field, but must supported by facilities and infrastructure for the smooth running of the educational process. Availability compliance human resources in the field of dental and oral health need to be improved, therefore the University Gorontalo State provides experts in the field of Dentistry by providing facilities dental education in this case the Faculty of Dentistry.Based on this, this research was structured with the aim of producing a building design for the Faculty of Dentistry using the Contextual Architecture approach. The design of the Faculty of Dentistry emphasizes that a building must have a relationship with the surrounding environment, this concept is applied to the site and facade of the building to be designed. The design method was obtained from various literature, journals and books related to the issues discussed, then carried out by collecting data through the observation phase of the case study approach, interviews with parties directly related to the problem and carrying out documentation. Then, this analysis stage is divided into activity analysis in the form of space requirements and other matters related to user behavior, site analysis in the form of circulation processing and site achievement, building analysis in the form of building equipment utilities and finally transforming in the form of design drawings based on the results of data analysis and conceptualization. which has been done.Keywords: Faculty of Dentistry, Contextual ArchitectureABSTRAK. Universitas Negeri Gorontalo atau lebih dikenal UNG adalah perguruan tinggi negeri yang saat ini tengah mengalami perkembangan pesat dan masuk sebagai jajaran Perguruan Tinggi terbaik dengan perolehan akreditasi A. Keberhasilan suatu pendidikan bukan hanya ditentukan oleh bidang keilmuannya, tetapi harus ditunjang oleh sarana dan prasarana demi kelancaran proses pendidikan. Pemenuhan ketersediaan sumber daya manusia di bidang kesehatan gigi dan mulut perlu ditingkatkan, oleh karena itu Universitas Negeri Gorontalo menyediakan tenaga ahli dibidang Kedokteran Gigi dengan menyediakan sarana pendidikan kedokteran gigi dalam hal ini fakultas Kedokteran Gigi. Berdasarkan hal tersebut, maka penelitian ini disusun yang bertujuan untuk menghasilkan desain gedung Fakultas Kedokteran Gigi menggunakan pendekatan Arsitektur Kontekstual. Perancangan Fakultas Kedokteran Gigi yang menekankan bahwa sebuah bangunan harus mempunyai kaitan dengan lingkungan yang ada disekitarnya, pada konsep ini diterapkan pada tapak dan fasad bangunan yang akan dirancang. Metode perancangan diperoleh dari berbagai literatur, jurnal dan buku-buku yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas, kemudian dilakukan dengan pengumpulan data melalui tahap observasi studi kasus pendekatan, wawancara dengan pihak-pihak yang berkaitan langsung dengan permasalahan dan melakukan dokumentasi. Kemudian, tahap analisa ini terbagi atas analisa kegiatan berupa kebutuhan ruang dan hal lain yang berhubungan dengan perilaku pengguna, analisa tapak berupa pengolahan sirkulasi dan pencapaian tapak, analisa bangunan berupa utilitas kelengkapan bangunan dan terakhir melakukan transformasi berupa gambar rancangan berdasarkan hasil analisis data dan pembuatan konsep yang telah dilakukan.Kata Kunci : Fakultas Kedokteran Gigi, Arsitektur Kontekstual.
PERANCANGAN GELANGGANG OLAHRAGA DI KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN GREEN ARSITEKTUR iskandar n id; Kalih Trumansyahjaya; Zuhriati A Djailani
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20512

Abstract

ABSTRAK. Olahraga adalah aktivitas fisik yang teratur, terencana, dan diatur oleh seperangkat peraturan dan kebiasaan yang dilakukan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Peningkatan minat masyarakat terhadap olahraga tidak di imbangi peningkatan kualitas maupun kuantitas fasilitas olahraga di Kota Gorontalo. Gelanggang Olahraga merupakan sebuah kawasan olahraga terpadu untuk berbagai macam aktivitas olahraga di dalamnya, yang meliputi lapangan bola voli, lapangan bulu tangkis, lapangan futsal, lapangan basket, kolam renang. Penelitian ini ditujukan pada perancanagan Gelanggang Olahraga yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Gorontalo akan fasilitas olahraga secara terpadu yang dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya, selain itu juga dapat meningkatkan kebugaran fisik sekaligus tempat berekreasi dan menambah pengetahuan di bidang olahraga. Proses mendesain dan merencanakan bangunan olahraga memiliki syarat dan ketentuan khusus, Instansi keolahragaan menetapkan ukuran atau dimensi untuk standar keolahragaan internasional maupun nasional, serta yang bersifat hiburan atau rekreasi. Metode pembahasan dilakukan dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Perancangan gedung olahraga lebih ditekankan pada konsep Green Arsitektur menciptakan arsitektur ramah lingkungan, arsitektur alami dengan meningkatkan efisiensi pemakaian energi, air dan pemakaian bahan-bahan yang mereduksi dampak bangunan terhadap kesehatan. Perancanagn Gelanggang Olahraga kota Gorontalo mengutamakan kenyamanan pengguna sesuai dengan konsep Green Arsitektur. Data yang dipeoleh dianalisis hasil analisis akan diterapkan dalam konsep fungsi, sirkulasi, aktifitas, konsep ruang, konsep bentuk, konsep struktur kemudian ditransformasikan ke dalam bentuk perancangan. Hasil perancangan Gelanggang Olahraga diharapkan dapat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar terutama pada bidang olahraga dan kesehata. Kata kunci: Perancangan, Gelanggang Olahraga, Kota Gorontalo, Green Arsitektur.
PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA RANCANGAN RUMAH SAKIT ISLAM GORONTALO Ilham Mu'ani; Zuhriati A. Djailani; Niniek Pratiwi
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20283

Abstract

ABSTRACT. Gorontalo Islamic Hospital is a type D general hospital as part of a social organization located on Jalan Prof. HB. Jassin in Gorontalo City. This hospital serves patients both from Gorontalo City and from outside of it. However, the current hospital facilities are inadequate, particularly for inpatient facilities, both in terms of buildings and indoor facilities. According to one of the hospital staff/employees, several buildings are old, one of which is the inpatient building, so leaks often occur when raining. Additionally, many other problems emerge, such as the absence of parking facilities, narrow and hot emergency rooms, too narrow circulation among buildings/corridors, absence of eye care and hemodialysis facilities, and often clogged drains. In reference to these problems, it is indispensable to redesign the Gorontalo Islamic Hospital using a quantitative method based on measurement results in the form of standard results for room size and hospital capacity. Also, it employs qualitative methods in the form of words that contain meaning, instead of numbers, esppecially in the form of any theory or information, standard hospital room facilities, hospital room activities, and room function requirements. The Gorontalo Islamic Hospital was redesigned by directed it to the concept of Islamic Architecture, which employed three principles, including Habluminallah (the human relationship with Allah SWT), Habluminannas (the human relationship with fellow human beings) and Habluminal'alam (the human relationship with nature). The application of Islamic Architecture was also Motivated by the fact that it was in accordance with the Vision of the Gorontalo Islamic Hospital, namely "To become the first and leading Hospital of Gorontalo with quality services in accordance with Islamic values". Keywords: Islamic Hospital, Islamic Architecture, Gorontalo ABSTRAK. Rumah sakit Islam Gorontalo merupakan rumah sakit umum organisasi sosial tipe D yang berada di jalan Prof. HB. Jassin, Kota Gorontalo. Rumah sakit ini melayani pasien baik dari Kota Gorontalo maupun dari luar Kota Gorontalo. Akan tetapi, untuk fasilitas rumah sakit saat ini belum memadai terutama untuk fasilitas rawat inap baik dari segi bangunan maupun fasilitas dalam ruangannya. Menurut salah satu staf/pegawai rumah sakit ada beberapa fasilitas gedung yang sudah tua salah satunya gedung rawat inap sehingga sering terjadi kebocoran apabila saat hujan datang dan masih banyak permasalahan lain seperti tidak ada fasilitas untuk parkir, ukuran ruang gawat darurat terlalu sempit dan panas, sirkulasi antar gedung/koridor terlalu sempit, tidak ada fasilitas perawatan mata, tidak ada fasilitas hemodialisa, serta saluran air dan pembuangan sering tersumbat.Melihat permasalahan tersebut maka Rumah Sakit Islam Gorontalo perlu dirancang kembali dengan menggunakanmetode kuantitatif yang berdasarkan hasil pengukuran berupa hasil standar untuk ukuran ruangan dan kapasitas rumah sakit, dan juga menggunakan metode kualitatif yang berupa kata-kata yang mengandung makna bukan angka, khususnya berupa segala teori atau informasi, standar fasilitas ruang rumah sakit, kegiatan ruang rumah sakit dan kebutuhan fungsi ruang.Dalam merancang kembali Rumah Sakit Islam Gorontalo diarahkan pada konsep Arsitektur Islam yang menggunakan tiga prinsip yaitu prinsip Habluminallah, Habluminannas dan Habluminal’alam. Penerapan Arsitektur Islam ini juga dikarenakan sesuai dengan Visi Rumah Sakit Islam Gorontalo yaitu “Menjadi Rumah Sakit Pilihan pertama dan terkemuka di Gorontalo dengan pelayanan yang berkualitas berdasarkan nilai-nilai Islami”. Kata Kunci: Rumah Sakit Islam, Arsitektur Islam, Gorontalo
PERANCANGAN GORONTALO AQUATIC CENTRE DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Ramdani Akantu; Muh. Rijal Mahanggi; Vierta Ramlan Tallei
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20587

Abstract

ABSTRACT.In general, swimming pools are divided into recreation and training, while Gorontalo does not yet have a swimming pool specifically for national standard athlete swimmers. Gorontalo does not have a swimming pool specifically for swimming athletes, so the division between recreational pools and special athlete pools is still mixed into one. It is necessary to distribute special swimming pools for aquatic sports for Gorontalo swimming athletes to maximize quality and quantity to reach the national level. Based on the explanation above, a place for sports facilities is required that is support by a recreation area, both light, and heavy swimming, or physical exercise for physical and spiritual fitness. As described, the need for swimming sports facilities gave the author an idea to construct an Aquatic Center with full facilities so that Gorontalo swimming competitions. Utilizing a Sustainable Architecture Strategy,which maximizes the built environtment’s quality while at the same time minimizing or eliminating its detrimental effects on the environment.This study applied the descriptive method by collecting primary and secondary data, which are then elaborated and analyzed in accordance with architectural principles to draw conclusions, limitations, and assumptions that are used as the basis for planning and designing the Gorontalo Aquatic Centre such as study literature, field observations, and interviews.The facility of swimming sports facility in the form of an Aquatic Centerbuilding in Gorontalo City is hoped as a means of training, competitions, and nurturing athletes and prospective swimming athletes in an effort to improve swimming sports achievements in Indonesia.ABSTRAK.Pada umumnya kolam renang memiliki pembagian kolam yaitu untuk rekreasi dan juga pelatihan yang dimana gorontalo sendiri belum memiliki kolam renang yang secara khusus bagi atlet perenang yang berstandar nasional. Gorontalo tidak memiliki kolam renang yang khusus untuk para atlet renang sehingga pembagian antara kolam rekreasi dan kolam khusus atlet masih bercampur jadi satu tempat. Diperlukan pembagian kolam khusus olahraga aquatic para atlet renang Gorontalo dapat memaksimalkan kualitas dan kuantitas sampai ke kancah nasional.Berdasarkan penjelasan di atas, dibutuhkan tempat sarana olahraga yang ditunjang dengan tempat rekreasi, baik olahraga renang ringan maupun berat, atau latihan fisik untuk kebugaran jasmani dan rohani. Kebutuhan sarana olahraga renang seperti yang telah dijelaskan tersebut memberi ide bagi penulis untuk membuat sebuah rancangan Aquatic Center yang lengkap dengan segala fasilitasnya, agar nantinya dapat membuat calon-calon atlet renang gorontalo mampu bersaing di kompetisi renang nasional maupun internasional. Dengan menggunakan pendekatan Sustainable facilities Architecture untuk rancangan yang menghasilkan kualitas lingkungan buatan secara maksimal, pada saat bersamaan miminimalkan atau mengeliminasi dampak negatifnya terhadap lingkungan alam. Metodologi yang digunakan dalam penyusunan laporan ini adalah metode deskriptif, yaitu dengan mengadakan pengumpulan data-data primer maupun sekunder yang kemudian dijabarkan dan dianalisa sesuai dengan kaidah arsitektur untuk menghasilkan kesimpulan, batasan dan anggapan yang digunakan sebagai dasar perencanaan dan perancangan Gorontalo Aquatic Centre seperti studi literatur, observasi lapangan dan wawancara. Adanya fasilitas olahraga renang berupa gedung Aquatic Centre di Kota Gorontalo yang berguna sebagai sarana pelatihan, pertandingan, dan pembibitan atlet dan calon atlet renang dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga renang di Indonesia.
MALL OTOMOTIF DI GORONTALO DENGAN TEMA ARSITEKTUR HIGH TECH DI GORONTALO Meikel Rahim; Muh. Rijal Syukri; Elvie F. Mokodongan
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20583

Abstract

ABTRACT.The complexity of Gorontalo province in terms of social, economic, and infrastructure has increased in motor vehicle numbers. The automotive industry has experienced rapid growth in line with the modernization of the era. This is evident from data by the Statistics Indonesia of Gorontalo province, which shows an annual increase in the number of motor vehicles in the region. Hence, there is a need for an Automotive Mall, a centralized building that caters to all consumer needs in the automotive industry. The problem formulation for designing the Automotive Mall in Gorontalo is how to design the Automotive Mall in Gorontalo and how to implement the high-tech architectural theme in the said design. The objective of designing the Automotive Mall in Gorontalo is to create a high-tech architectural design for the Automotive Mall in Gorontalo. This study applied the descriptive method by collecting primary and secondary data sources and explaining and analyzing them as a description. Data were obtained from a literature review, object observation, comparative study, and interviews with relevant stakeholders.High-tech architecture is an architectural style that combines elements from the technology industry with emerging technologies into a building design. The result obtained is the design of an Automotive Mall in Gorontalo with a High-tech architectural theme characterized by transparent materials and vibrant, evenly distributed colors. The application of High-tech architecture is expected to bring distinct characteristics to the Automotive Mall in Gorontalo.ABSTAK.Seiring dengan semakin kompleksnya pembangunan provinsi Gorontalo dari segi pembangunan sosial, ekonomi dan infrastruktur, hal ini mempengaruhi jumlah kendaraan bermotor. Perkembangan industri otomotif semakin pesat seiring dengan perkembangan zaman yang semakin modern, hal ini dapat dilihat dari data berdasarkan data BPS provinsi Gorontalo dimana setiap tahunnya jumlah kendaraan bermotor meningkat di provinsi Gorontalo. Sehingga dibutuhkan suatu kegiatan perniagaan otomotif yang teratur dan terkonsentrasi dalam satu Gedung yang menawarkan semua kebutuhan konsumen di bidang otomotif yaitu Mall Otomotif.  Rumusan masalah dari perancangan Mall Otomotif Gorontalo ini adalah bagaimana mendesain Mall Otomotif di Gorontalo, serta baagaimana penerapan tema arsitektur high tech pada perancangan Mall Otomotif di Gorontalo. Tujuan rancangan Mall Otomotif di Gorontalo adalah untuk menghasilkan desain Mall Otomotif di Gorontalo yang menerapkan Arsitektur High Tech. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan sumber data primer dan sekunder kemudian dijelaskan dan dianalisa dalam bentuk uraian. Data-data yang diperoleh dengan cara studi literatur, observasi objek, studi komperasi serta melakukan wawancara dengan pihak terkait. Arsitektur High Tech adalah sebuah gaya arsitektur yang menggabungkan elemen-elemen dari industri teknologi dengan teknologi yang sedang berkembang ke dalam suatu desain bangunan. Hasil yang diperoleh, yaitu desain Mall Otomotif di Gorontalo dengan Tema Arsitektur High Tech.  Pengunaan material yang transparan, dan pewarnaan yang cerah dan merata merupakan karakteristik dari tema arsitektur High Tech yang diterapkan pada Mall Otomotif di Gorontalo. Penggunaan arsitektur High Tech diharapkan menghadirkan ciri yang khas untuk Mall Otomotif di Gorontalo.
PENGARUH USAHA BERBASIS RUMAH TANGGA (UBR) TERHADAP PERUBAHAN POLA TATA RUANG RUMAH TINGGAL Nur Mutmainnah; Syafriyani Syafriyani; Rahmayanti Rahmayanti; Wahyu Saputra
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.19812

Abstract

Rumah bukan sekedar bangunan, tetapi juga konteks yang menyediakan peluang untuk aktivitas interaksi dan komunikasi yang biasa dengan persekitaran. Pada masa ini, rumah bukan saja berfungsi sebagai kediaman, tetapi boleh berfungsi sebagai tempat peluang untuk meningkatkan ekonomi. Fungsi rumah sebagai asas aktivitas ekonomi, dikenali sebagai Home Based Enterprises (HBEs) atau Household-Based Enterprises (UBR). Di Kelurahan Tamalanrea Jaya Kota Makassar usaha berbasis rumah tangga berkembang pesat, Kegiatan usaha yang dilakukan yaitu usaha perdagangan dan usaha jasa (penyewaan ruang). Berkembangnya usaha yang bertumpu pada rumah tangga tersebut menimbulkan masalah pada perubahan pola tatanan ruang rumah tinggal. Permasalahan yang ditimbulkan antara lain; terjadinya pergeseran fungsi ruang rumah, peningkatan kepadatan lahan, terganggunya privasi penghuni baik secara individu maupun keterkaitannya dengan mobilitas sosial ekonomi penghuninya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada pola penataan ruang rumah tinggal sebagai akibat dari usaha yang berteraskan rumah tangga, baik secara fisik maupun non fisik. Secara fisikalnya dapat dilihat daripada perubahan corak pemanfaatan ruang rumah. Secara non fisik melihat perubahan pada kondisi sosial ekonomi penghuni, selain itu juga bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan/ berpengaruh pada perubahan pola tatanan ruang rumah akibat adanya usaha dalam rumah tangga. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada masyarakat, pemerintah dan bidang ilmu arsitektur tentang rumah yang terkait dengan UBR dan berbagai aspek kehidupan penghuninya.
KAJIAN TIPOLOGI SIGNAGE RUANG LUAR DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN (Studi Kasus : Kawasan Kampus Universitas Nusa Cendana) Lodwik O. Dahoklory
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.20075

Abstract

ABSTRACT. Signage as a wayfinding component provides its users with inside information to assist the navigation process within the built environment. Its role varies and determined by the type of built environment where the signage is located. Signage is designed for various purposes and types, in addition to its various roles. This article describes the findings related to the typology of signage in the educational settings. This study aimed to identify the typology of signage in the campus area of Nusa Cendana University. This study is a qualitative descriptive study that focus on outdoor signage in the campus area. Therefore, the study was conducted through literature study, observation, documentation, and identification of existing signage. The results of this study shows  variety of signage types in the campus area based on their function and installation. Keywords: signage typology, outdoor signage, campus area ABSTRAK. Signage sebagai komponen wayfinding menyediakan informasi dalam bagi penggunanya untuk mempermudah proses navigasi dalam lingkungan binaan. Perannya beragam dan ditentukan oleh jenis lingkungan binaan dimana signage berada. Dengan peran yang beragam, signage dirancang dengan jenis dan tujuan yang beragam pula. Tulisan ini menjelaskan temuan terkait dengan tipologi signage di lingkungan pendidikan. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengidentifikasi tipologi signage dalam kawasan kampus Universitas Nusa Cendana. Kajian ini merupakan kajian deskriptif kualitatif dengan fokus pada signage ruang luar dalam kawasan kampus. Kajian dilakukan melalui studi pustaka, pengamatan langsung, dokumentasi dalam pengumpulan data dan identifikasi signage eksisting . Hasil dari kajian ini  menunjukan ragam jenis signage dalam kawasan kampus berdasarkan fungsi dan pemasangannya.   Kata kunci: tipologi signage, signage ruang luar, kawasan kampus.

Page 10 of 16 | Total Record : 157