cover
Contact Name
Arlan Kaharu
Contact Email
arlankaharu@ung.ac.id
Phone
+6281342423408
Journal Mail Official
srisutarni@ung.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. B. J. Habibie, Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo, Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Negeri Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
JAMBURA Journal of Architecture
ISSN : 26545896     EISSN : 28088794     DOI : 10.37905
Jambura Journal of Architecture (JJoA) is a peer reviewed journal published biannual (Juni and Desember) by Architecture Departement, Faculty of Engineering, Universitas Negeri Gorontalo. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers, practitioners and architec for publishing the original research articles or review articles. JJoA is intended to be the journal for publishing of results of research on Architecture both empirical and normative study, especially in architecture issues. The various topics but not limited to, architecture theory, architecture design, architecture science, sustainable built environment, architectural history, material technology, Urban planning, Building structure, in the framework of architecture studies.
Articles 157 Documents
PENERAPAN ARSITEKTUR TROPIS PADA KANTOR DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG KOTA GORONTALO Sofyan Ali; Zuhriati A Djailani; Muh Rijal Syukri
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20725

Abstract

ABSTRACT. The Office of Public Works and Spatial Planning which is the office of the local government, the PUPR Service Office of Gorontalo City was founded in 1960 and has undergone several renovations and rehabilitations but until now has not been able to meet the PUPR Service Office Space Requirements Standards as Service Office building requirements PUPR . Research methodology is a rare thing that is owned and carried out by researchers in order to collect information or data and conduct investigations on the data that has been obtained. The research method provides an overview of the research design which includes procedures and steps to be taken, research time, data sources, procedures and steps in which the data were obtained and then processed and analyzed. There are adaptations of tropical architecture to the climate that characterize tropical architecture as follows: there is an overstek in the building to prevent direct sunlight radiation, a sloping roof 30 degrees to prevent high rainfall, reducing the surface area facing east and west, protecting the surface of the building with a layer of whter shield material, the use of bright building colors to prevent excessive absorption of heat from sunlight, vegetation on buildings is used as shade during the day.  Keywords Public Works Service Office, Tropical Architecture, Facilities ABSTRAK. Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang merupakan kantor dari pemerintah daerah , Kantor Dinas PUPR Kota Gorontalo didrikan sejak tahun 1960 sudah mengalamai beberapa kali renovasi dan rehabilitasi namun sampai dengan saat ini masih belum dapat memenuhi Standar Kebutuhan Ruang Kantor Dinas PUPR Sebagaimana Persyaratan gedung Kantor Dinas PUPR . Metodologi penelitian adalah langka yang dimiliki dan dilakukan oleh peneliti dalam rangka untuk mengumpulkan informasi atau data serta melakukan investigasi pada data yang telah didapatkan tersebut. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian yang meliputi, prosedur dan langkah langkah yang harsu di tempuh, waktu penelitian, sumber data, prosedur dan langkah – langkah apa data – data tersebut diperoleh dan selanjutya diolah dan dianalisis. Adapaun adaptasi arsitektur tropis menghadapi iklim yang menjadi ciri – ciri arsitektur tropis adalah sebagai berikut adanya overstek pada bangunan untuk mencegah radiasi sinar matahari langsung, atap miring 30 derajat utnuk mecegah curah hujan yang tinggi, memperkecil luas permukaan yang menghadap ke timur dan barat, melindungi permukaan bangunan dengan lapisan material whter shield, penggunaan warna bangunan yang terang untuk mencegah penyerapan panas dari sinar matahari yang berlebih, vegetasi pada bangunan digunakan sebagai peneduh di siang hari.   Kata kunci: Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Arsitektur tropis, Fasilitas
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN KELAS III SALAKAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN Muh. Wirawan Kiliu; Zuhriati Djailani; Muhammad Rijal Syukri
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.21654

Abstract

Pelabuhan sebagai salah satu unsur dalam penyelenggaraan pelayaran memiliki peranan yang sangat penting dan strategis sehingga penyelenggaraannya dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menunjang, menggerakkan dan mendorong pencapaian tujuan nasional.Pelabuhan penyeberangan adalahpelabuhan yang khusus dipergunakan untuk angkutan penyeberangan dengan menggunakan kapal ro-ro. Pelabuhan penyeberangan Salakan merupakan pelabuhan yang terletak di desa Bongganan Kec.Tinangkung Kab.Banggai Kepulauan, dengan tujuan Luwuk Kab.Banggai. Pada perancangan pelabuhan penyeberangan salakan menggunakan penekanan arsitektur modern, hal ini didasari karena gaya arsitektur modern adalah sederhana serta desain lebih menekankan pada fungsi dari bangunan tersebut.Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode deskriptif. dengan menganalisis kondisi lokasi serta mengumpulkan data-data fisik ataupun non fisik. Tujuan perancangan pelabuhan salakan adalah untuk mengatasi persoalan yang ada pada pelabuhan saat ini dan dapat meningkatkan fungsi pelayanan Pelabuhan Salakan sebagai pelabuhan kelas III. manfaat dari perancangan ini adalah tampilan dari terminal pelabuhan yang terlihat lebih modern yang terlihat pada fasad bangunan, trestle dan dermaga sandar kapal.
PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN SIRKUIT BALAP MOTOR NASIONAL DI GORONTALO Podungge, Moh Reza; Trumansyahjaya, Kalih; Tatura, Lydia Surijani
JAMBURA Journal of Architecture Vol 6, No 1 (2024): JJoA : Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v6i1.21535

Abstract

A circuit is an enclosed space far from regular traffic and human activities. The circuit comprises permanent and temporary structures, with a track for motorcycle racing that goes from the starting line to the finish line at the same point designed for motorcycle racing events. The circuit will serve as a place to nurture the community's interests and talents in the automotive field. Gorontalo province possesses a strong interest in automotive sports, which is proven by the existence of 21 motorcycle communities divided into hobbies and achievements. Motorcycle racing events in Gorontalo are typically held at the Sang Profesor Circuit in Kota Limboto and several districts across the province. However, the facilities at these circuits are minimal, providing only tracks, and access to the circuit is also limited due to inadequate infrastructure. This circuit will also be designed using modern architectural theories while following the national and international circuit standards set by the Ikatan (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM), and Federation Internationale de'Automobile (FIA). "This study's objective was to provide a circuit facility that meets both national and international standards, following the regulations set by the Ikatan (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM), and Federation Internationale de'Automobile (FIA). Sirkuit adalah suatu tempat tertutup dimana jauh dari kendaraan umum dan aktivitas manusia sirkuit itu sendiri memiliki bangunan permanen dan tidak permanen, sirkuit memiliki lintasan yang dimulai dari garis start ke garis finish pada titik yang sama yang di khususkan untuk ajang balap sepeda motor. Sirkuit akan menjadi tempat untuk menampung hobi dan bakat masyarakat dalam bidang otomotif. Mengingat Provinsi Gorontalo peminat olahraga otomotif sudah cukup meluas dengan adanya komunitas-komunitas motor yang berbasis di Provinsi Gorontalo yaitu sebanyak 21 komunitas motor yang terbagi atas hobi dan prestasi. Event balap motor di Gorontalo biasanya diadakan di Sirkuit Sang Profesor yang berada di Kota Limboto dan dibeberapa kabupaten yang berada di Provinsi Gorontalo. Namun fasilitas-fasilitas di sirkuit tersebut masih sangat minim yang hanya menyediakan jalur lintasan saja dan akses menuju sirkuit tersebut masih kurang baik. Sirkuit ini juga akan di rancang dengan menggunakan teori-teori arsitektur modern, serta tidak menyampingkan aturan-aturan standar sirkuit nasional maupun internasional yang telah di tetapkan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM) dan Federation Internationale de’Automobile (FIA). Tujuan dari penelitian ini menyediakan fasilitas-fasilitas sirkuit berstandar nasional maupun internasional menurut aturan-aturan Ikatan Motor Indonesia (IMI), Federation Internationale de Motocylisme (FIM) dan Federation Internationale de’Automobile (FIA).
PERANCANGAN BALAI PENGEMBANGAN PELATIHAN KERJA KABUPATEN GORONTALO Mohamad Dwi Sandi Adipu; Muhammad Rijal Syukri; Mohammad Faisal Dunggio
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20462

Abstract

ABSTRACT.  Based on Statistics Indonesia data in Gorontalo Province, the unemployment rate in Gorontalo Regency in 2018 was 12,988 out of 397,206 total population, and in 2019 it was 11,761 out of 366,408 total population. According to the most significant level of education attained, Gorontalo Regency’s open unemployment rate in 2019 was 1036 for primary schools, 446 for junior high schools, 2,940 for high schools, and 1,393 for college or higher education. Due to the rising number of unemployed people in Gorontalo Regency, it is crucial to build and design a Vocational Training Development Center in the region that can accommodate job training activities in a higher capacity and fulfill criteria. Under the direction of the Gorontalo Regency Ministry of Manpower and Transmigration, the Vocational Training Center in that region continues to serve as a Vocational Training Center for the Regional Technical Implementation Unit (UPTD). The UPTD Limboto Vocational Training Center, a facility for education and job training that is still performing pretty well, nevertheless has issues, such as the completeness of the rooms, which is not ideal and following accordance with standards, and the limited number of vocational training programs offered. The Vocational Training Development Center was designed using a contemporary architectural approach, prioritizing user demands in order to adhere to standards while also paying attention to the shape of the building design. Keywords: Vocational Training Development Center, Gorontalo Regency ABSTRAK. Berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, pada tahun 2018 angkan pengangguran di Kabupaten Gorontalo sebesar 12.988 jiwa dari 397.206 jiwa total penduduk , sedangkan pada tahun 2019 angka pengangguran mencapai 11.761 jiwa dari 366.408 jiwa total penduduk. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gorontalo pada tahun 2019 menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan yaitu, Pendidikan Sekolah dasar (SD) mencapai 1036 jiwa, Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai 446 jiwa, Sekolah Menengah Atas (SMA) mencapai 2.940 jiwa, dan perguruan tinggi atau diatas SMA mencapai 1.393 jiwa. Balai Latihan Kerja yang ada di Kabupaten Gorontalo masih merupakan Balai Latihan Kerja Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang berada dibawah naungan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo. Sebagai wadah pendidikan dan pelatihan kerja yang mash beroprasional dengan cukup baik, UPTD Balai Latihan Kerja Limboto masih memiliki permasalahan, seperti kelengkapan ruang yang belum optimal dan sesuai standar, dan hanya tersedia sedikit program pelatihan kejuruan. Sehingga diperlukan perencanaan dan perancangan Balai Pengembangan Pelatihan Kerja di Kabupaten Gorontalo yang dapat menampung kegiatan pelatihan kerja dalam kapasitas yang lebih besar dan memenuhi standar seiring dengan makin meningkatnya jumlah pengangguran di Kabupaten Gorontalo. Perancangan Balai Pengembangan Pelatihan Kerja ini menggunakan pendekatan arsitektur modern, dimana perancangan Balai Pengembangan Pelatihan Kerja ini mengutamakan kebutuhan pengguna agar sesuai dengan standar dan tetap memperhatikan bentuk desain bangunannya. Kata kunci: Balai, Pelatihan Kerja, Kabupaten Gorontalo
PERANCANGAN PUSAT KAJIAN STUDI ISLAM TERPADU DI KOTA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN SUSTAINABLE ARCHITECTURE Irham Marada; Fikry Adam; Bakhtiar Bakhtiar
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20386

Abstract

Gorontalo Province is an area where the majority of the population is Muslim and is known as the Veranda City of Medina. The problem is how the government can realize the development of an Integrated Center for Islamic Studies in Gorontalo Province, because this is the big dream and hope of the people of Gorontalo. The development of the Center for the Study of Islamic Studies in the City of Gorontalo should be designed to minimize the negative impact on the building environment with efficiency and moderation in the use of materials, energy, space and ecosystems where all of this can be realized by implementing an approach to sustainability. This study uses qualitative data collection methods and contextual design analysis methods as a comprehensive process. The end result of this research is the realization of a design concept that will be used in the design of the Integrated Islamic Studies Center in Gorontalo Province. Keywords: Islam,Gorontalo City, Sustainable Architecture
ADAPTASI BANGUNAN DI UNIVERSITAS NEGERI MANADO Muhammad Muhdi Attaufiq; Misran Rahman
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.23033

Abstract

The condition of the educational environment affects the continuity of the learning process. Therefore, the existence and adaptation of the form of buildings to the comfort of learning becomes a forum in supporting the development of science and the development of students so that they are influential in the world of education. Some principles of adaptation to the physical conditions of the environment are carried out in response to changes that occur in the environment. By using the observation method of changing conditions, changes in the shape of rooms and buildings will be seen in order to adapt to changes in the learning room
PENERAPAN HEALING ENVIRONMENT PADA RUMAH SAKIT KHUSUS PARU-PARU DI PROVINSI GORONTALO Dandi Dandi; Niniek Pratiwi; Kalih Trumansyahjaya
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.21530

Abstract

 ABSTRACT. Diseases related to lung organs are among the diseases that cause the most deaths in Indonesia. The lungs are vital organs of human breathing that are very important and vulnerable to diseases such as tuberculosis, ARI, bronchitis, asthma, even cancer and tumors. In addition, the lungs are also prone to complications of the disease, because the lungs function as a place for oxygen processing. At the end of 2019, a new disease emerged, namely Covid 19, which included diseases that attack the respiratory system which is now spreading in Indonesia and the world which has an impact on the development of health crises. One of the diseases related to the lungs in Gorontalo Province is TB / TB and Covid-19. In Gorontalo Province itself there is no special hospital that handles lung-related diseases, so it is necessary to design a special lung hospital in Gorontalo Province as a place for treatment, treatment, and recovery of patient health. The concept used in this design is using the concept of Healing Environment. The application of the concept of Healing Environment is based on three approaches, namely nature, senses and psychological. Some of the design elements used are nature, lighting, air, color, life energizing surrounding, aroma, and Healing Garden. The Healing Environment approach aims to make the environment green and also adjust the patient's psychology so as to speed up the recovery process. The results of this design are in the form of site processing concepts, spatial zoning concepts and circulation concepts, as well as producing design drawings of lung special hospitals in Gorontalo Province. Keywords: Concept, Healing Environment, Hospital, Lung ABSTRAK. Penyakit yang berhubungan dengan organ paru-paru termasuk penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak di Indonesia. Paru-paru merupakan organ vital pernapasan manusia yang sangat penting dan rentan terhadap serangan penyakit seperti TBC, ISPA, bronkitis, asma, bahkan kanker dan tumor. Selain itu paru-paru juga rawan terhadap komplikasi penyakit, karena paru-paru berfungsi sebagai tempat proses oksigen. Pada akhir tahun 2019 muncul penyakit baru yaitu Covid 19 yang termasuk penyakit yang menyerang sistem pernapasan yang sekarang menyebar di indonesia maupun dunia yang berdampak pada perkembangan krisis kesehatan. Salah satu penyakit yang berhubungan dengan paru-paru di Provinsi Gorontalo yaitu penyakit TB/TBC dan Covid-19. Di Provinsi Gorontalo sendiri belum tersedia rumah sakit khusus yang menangani penyakit yang berhubungan dengan paru-paru, sehingga perlu adanya perancangan rumah sakit khusus paru-paru di Provinsi Gorontalo sebagai tempat pengobatan, perawatan, dan pemulihan kesehatan pasien. Konsep yang digunakan dalam perancangan ini yaitu menggunakan konsep Healing Environment. Penerapan konsep Healing Environment didasarkan pada tiga pendekatan yaitu alam, indra dan psikologis. Beberapa elemen desain yang digunakan adalah alam (nature), pencahayaan, penghawaan, warna, life energizing surrounding, aroma, dan Healing Garden. Pendekatan Healing Environment bertujuan untuk membuat lingkungan menjadi hijau dan juga menyesuaikan psikologis pasien sehingga mempercepat proses pemulihan. Hasil dari perancangan ini berupa konsep pengolahan tapak, konsep zonasi ruang dan konsep sirkulasi, serta menghasilkan gambar-gambar desain rumah sakit khusus paru-paru di Provinsi Gorontalo. Kata kunci: Konsep, Healing Environment, Rumah Sakit, Paru-paru,  
PERANCANGAN KAMPUS POLITEKNIK MULTIMEDIA GORONTALO DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BIOKLIMATIK Lasang, Aswandi; Saman, Satar; Tallei, Vierta Ramlan
JAMBURA Journal of Architecture Vol 6, No 1 (2024): JJoA : Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v6i1.21568

Abstract

One of the efforts to increase human resources is the provision of appropriate and equitable education institutions across the region for the “implementation and improvement of knowledge, innovation as a literary form that has an objective of teaching the development of science to educate the nation’s next generation. The development of human growth is in line with the development of increasingly advanced technology such as the use of radio, PC, smartphone, web, press, television, and in industries such as house production, studio, programming, and other correspondence industry fields. Based on the study rationale, the scope of the study is on the learning place in the field of Multimedia. Currently, Gorontalo Province does not process a campus that specializes in Multimedia a lecture system of 30% theory and 70% practice whose contentst are adjusted to technological development and market need is expected to produce graduates who are competent in their respective fields. Those are as a consideration and adjustment to the function of the building and climatic conditions in the area. The Bioclimatic Architecture theme is utilized to respond to climate change, such as rain, heat, wind, and noise, and regulates the use of energy in buildings and materials that will be used.This study applied the library research method, while the data sources used are primary and secondary press release data, as well as data on the development of enthusiasts in the multimedia major in Gorontalo Province. The data obtained will be a primary reference in designing the Gorontalo Multimedia Polytechnic Campus.  Salah satu upaya peningkatan sumber daya manusia adalah penyediaan lembaga pendidikan yang tepat dan merata di seluruh wilayah untuk “implementasi dan peningkatan ilmu pengetahuan, inovasi sebagai bentuk sastra yang bertujuan untuk mengajarkan pengembangan ilmu pengetahuan untuk mencerdaskan generasi penerus bangsa. Perkembangan pertumbuhan manusia sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin maju seperti penggunaan radio, PC, smartphone, web, pers, televisi, dan dalam industri seperti rumah produksi, studio, pemrograman, dan bidang industri korespondensi lainnya. Berdasarkan dasar pemikiran kajian, maka ruang lingkup kajian adalah pada tempat pembelajaran di bidang Multimedia. Saat ini Provinsi Gorontalo belum memiliki kampus peminatan multimedia dengan sistem perkuliahan 30% teori dan 70% praktik yang isinya disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar yang diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Hal tersebut sebagai pertimbangan dan penyesuaian terhadap fungsi bangunan dan kondisi iklim di kawasan tersebut. Tema Arsitektur Bioklimatik dimanfaatkan untuk merespon perubahan iklim, seperti hujan, panas, angin, dan kebisingan, serta mengatur penggunaan energi pada bangunan dan material yang akan digunakan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, sedangkan sumber data yang digunakan adalah data siaran pers primer dan sekunder, serta data perkembangan peminat jurusan multimedia di Provinsi Gorontalo. Data yang diperoleh akan menjadi acuan utama dalam perancangan Kampus Politeknik Multimedia Gorontalo.
PERANCANGAN BANDARA KABUPATEN BANGGAI LAUT DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER Juan Atie; Elvie Fatmah Mokodongan; Abdi Gunawan Djafar
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.21689

Abstract

ABSTRAK .Kabupaten Banggai Laut merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah, terpisah dari daratan Pulau Sulawesi. Akses menuju Kabupaten Banggai Laut hanya dapat dilakukan melalui transportasi laut yang memakan waktu cukup lama. Masyarakat sangat mendambakan perlunya suatu fasilitas untuk mendukung kegiatan transportasi agar dapat melakukan perjalanan dengan cepat dan efisien tanpa bergantung pada transportasi laut yang panjang. Perancangan bandara di Banggai Laut menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan transportasi tersebut.Perancangan ini menggunakan penerapan Arsitektur Kontemporer dalam bentuk fisik terminal penumpang yang berfungsi sebagai media komunikasi yang mencerminkan kearifan dan budaya lokal Kabupaten Banggai Laut. Perancangan tersebut bertujuan untuk menciptakan bangunan terminal yang menyampaikan kesan, citra, dan identitas daerah bagi penumpang yang datang dan berangkat. Perancangan bandara juga berupaya untuk meningkatkan aksesibilitas antar pulau, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kemudahan transportasi ke daerah terpencil diharapkan dapat menarik investasi dan kunjungan wisatawan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah dan khususnya di Kabupaten Banggai Laut.Perancangan ini bertujuan untuk memberikan alternatif moda transportasi udara dan membuat desain bangunan sebagai landmark Kabupaten Banggai Laut.The method used in this discussion is to gather data related to the design object through books, magazines, the internet, and other media, then transform it into our design. The result is an airport design expected to serve as a landmark for Banggai Laut Regency.ABSTRAK. Kabupaten Banggai Laut merupakan kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Tengah yang terpisah dari daratan pulau Sulawesi, Untuk akses menuju Kabupaten Banggai Laut hanya dapat di tempuh menggunakan moda transportasi laut yang memerlukan waktu cukup lama. Kebutuhan akan suatu wadah untuk menunjang kegiatan transportasi sangat dibutuhkan masyarakat untuk dapat berpergian secara cepat dan sesingkat – singkatnya tanpa harus menggunakan transportasi laut yang memerlukan waktu lama. Perancangan Bandara di Banggai Laut ini menjadi salah satu pemecahan dalam hal kebutuhan untuk kegiatan transportasi tersebut.Perancangan ini menggunakan penerapan Arsitektur Kontemporer dalam bentuk fisik terminal penumpang sehingga dapat di jadikan sebagai media komunikasi dari filosofi kearifan lokal dan kebudayaan Kabupaten Banggai Laut sehingga tampilan bangunan terminal penumpang dapat memberi kesan, citra, dan identitas daerah bagi penumpang yang datang dan pergi. Perancangan Bandar Udara ini juga di harapakan dapat meningkatkan aksesbilitas antar pulau, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena kelancaran transportasi ke daerah terpencil dan akan memancing masuknya investasi dan kunjungan wisatawan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Provinsi sulteng pada umumnya dan Kabupaten Banggai Laut pada khususnya.Tujuan yang ingin dicapai pada perencangan ini adalah menghasilkan alternatif moda transportasi udara dan menghadirkan desain bangunan yang bisa menjadi penanda Kabupaten Banggai Laut. Metode yang digunakan dalam pembahasan ini adalah mencari data – data yang terkait dengan objek rancangan melalui buku – buku, majalah, internet dan media lainnya kemudian mentranformasikan menjadi rancangan sendiri. Hasilnya adalah sebuah desain Bandar Udara yang harapannya bisa menjadi penanda Kabupaten Banggai Laut. 
OPTIMALISASI CREATIVE PLACEMAKING RUANG TERBUKA PUBLIK TAMAN AIR MANCUR LIMBOTO Erick A, Yohanes P; Ma'sum, Ratna Dwi; Palilati, Mifidyah Putri; Entengo, Syukri
JAMBURA Journal of Architecture Vol 6, No 1 (2024): JJoA : Juni 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v6i1.25316

Abstract

The purpose of this study is to identify and analyze the optimization strategy of creative placemaking that can be applied to Taman Air Mancur Limboto. Taman Air Mancur Limboto conditions that are degraded both physically and non-physically need efforts to overcome these problems through planning and development through creative placemaking approach. Public open spaces that were previously unattractive and very quiet for visitors are designed and arranged in such a way as to increase the vitality of the area and restore its proper function. This study uses a type of qualitative approach through observation or observation along with the exposure of field data. Primary data collection and secondary data conducted as supporting data research. Of the 6 (six) relevance of the concept of Creative Placemaking to public open space Taman Air Mancur Limboto through the planning and development of the area then the six aspects have been implemented with the appropriate design. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis terhadap strategi optimalisasi creative placemaking yang mampu diaplikasikan pada Taman Air Mancur Limboto. Kondisi Taman Air Mancur Limboto yang mengalami degradasi baik fisik dan non fisik perlu adanya upaya-upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut yakni melalui perencanaan dan pengembangan melalui pendekatan creative placemaking. Ruang terbuka publik yang sebelumnya tidak menarik dan sangat sepi pengunjung didesain dan ditata sedemikian rupa sehingga mampu meningkatkan vitalitas kawasan serta mengembalikan fungsi sebagaimana mestinya. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan kualitatif melalui pengamatan atau observasi beserta pemaparan data lapangan. Pengumpulan data primer maupun data sekunder dilakukan sebagai  data pendukung penelitian. Dari 6 (enam) relevansi konsep Creative Placemaking terhadap ruang terbuka publik Taman Air Mancur Limboto melalui perencanaan dan pengembangan kawasan maka ke enam aspek tersebut sudah di implementasikan dengan desain perancangan yang sesuai.