cover
Contact Name
Ahmad Kadir KIlo
Contact Email
ahmad@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjec@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Educational Chemistry
ISSN : 26557606     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Educational Chemistry (JJEC) is the official journal of Chemistry Department, Faculty Mathematic and Natural Science, Gorontalo State University. JJEC is peer-reviewed articles publish articles twice a year in February and August. JJEC typically addresses chemical content, chemical education research, results of thought and research, instructional methods, and laboratory experiments.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Analisis Pemahaman Siswa pada Konsep Ikatan Kimia Menggunakan Tes Paralel Openhotman, Openhotman; Sihaloho, Mangara; Isa, Ishak
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Kota Gorontalo yang menggunakan metode deskripsi dengan tujuan untuk mengetahui gambaran pemahaman siswa pada konsep ikatan kimia. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah siswa kelas X IPA tahun ajaran 2015/2016 berjumlah 83 orang yang tersebar di kelas X IPA 2 dan X IPA 4. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu tes pilihan ganda bentuk paralel. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 Kota Gorontalo sebagian besar tidak paham konsep ikatan kimia. Persentase siswa yang memahami konsep ikatan kimia tergolong rendah yaitu 49,81%.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Course Review Horay pada Materi Perubahan Sosial Budaya pada Masyarakat Siswa Kelas IX3 SMP Negeri 2 Limboto Moha, Eva
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 1 (2016): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah meningkatkan hasil belajar siswa melalui Model Course Review Horay dalam hal Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat IX.3 Grade SMPN 2 Limboto ". Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Budaya Perubahan Sosial di Masyarakat melalui Model Course Review Horay. Penelitian tindakan kelas dilakukan pada semester II tahun akademik 2012/2013. Siswa yang dikenakan tindakan adalah siswa kelas IX.3 SMPN 2 Limboto, total 24 orang. Untuk mengamati proses pembelajaran menggunakan proses pembelajaran observasional lembar observasi untuk kegiatan guru dan lembar observasi untuk siswa, sedangkan evaluasi dilakukan secara tertulis dalam bentuk deskripsi tes. Evaluasi data yang diselenggarakan pada setiap akhir siklus tersebut. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif kemudian dijelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus 1 pertemuan 1 kegiatan belajar-mengajar di kelas untuk kegiatan guru dalam sangat baik kategori = 0, baik categor y = 42,85%, cukup = 57,14%, kurang = 0 dan pertemuan 2 sangat baik kategori = 0, kategori baik = 71,42%, cukup = 28,58%, kurang = 0, sedangkan untuk kegiatan mahasiswa di siklus 1 pertemuan 1 sangat baik kategori = 0, baik 90,90%, cukup = 9,10% dan kurang = 0% dan pertemuan 2 kategori sangat baik = 0, baik 54,55%, cukup = 45,45% dan kurang = 0%. 14 siswa lengkap atau nilai rata-rata 58,83 dari 69,8. Pada siklus kedua menunjukkan peningkatan yang kedua siklus 1 pertemuan kegiatan belajar mengajar di kelas untuk kegiatan guru dalam kategori sangat baik = 92,85%, kategori baik = 7,15%, cukup, kurang setiap 0% untuk siklus kedua dan pertemuan 2 sangat baik kategori = 100%, kategori baik, cukup dan kurang = 0% sedangkan untuk kegiatan siswa di siklus 2 pertemuan 1 kategori sangat baik = 90,90%, kategori baik 9,09%, cukup dan kurang masing-masing = 0% dan pertemuan 2 sangat baik kategori = 100%, kategori baik, cukup dan kurang masing-masing 0%. Demikian pula, hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan, pada siklus I siswa yang lulus studi 16, 69,56% dengan nilai rata-rata 73,7 dan siswa siklus II yang tuntas belajar 23 siswa atau 95,84% dengan nilai rata-rata 85,8. Dengan demikian, penggunaan Model Course Review Horay dalam proses pembelajaran dalam Perubahan Sosial Budaya di Masyarakat dapat meningkatkan siswa belajar siswa hasil IX.2 kelas SMPN 2 Limboto 2012-2013 Tahun Akademik.
Pola-pola Kesalahan Siswa dalam Memahami Konsep Hidrolisis Garam Ditinjau dari Aspek Gambaran Makroskopik-Submikroskopik Pikoli, Masrid
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran pola kesalahan siswa dalam memahami konsep hidrolisis garam ditinjau dari aspek gambaran makroskopis-submikroskopis. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Gorontalo dengan mengambil siswa Kelas XI IPA sebanyak 64 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pemahaman konsep dengan validitas 95% (kategori sangat tinggi) dan reliabilitas 0,84 (kategori sangat tinggi). Data penelitian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menjunjukkan bahwa: (1) Sebanyak 40,62% siswa tidak dapat memberikan gambaran submikroskopik garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat. (2) Sebanyak 50% siswa tidak memahami bahwa garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah akan menghasilkan kation yang berasal dari basa lemah dan mengalami hidrolisis. Ion tersebut bila bereaksi dengan air akan menghasilkan ion H+ yang menyebabkan larutan bersifat asam. (3) Sebanyak 48,43% siswa tidak dapat memahami bahwa garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat akan menghasilkan anion yang berasal dari asam lemah dan mengalami hidrolisis, ion tersebut bila bereaksi dengan air akan menghasilkan ion OH- yang menyebabkan larutan bersifat basa. (4) Sebanyak 48,43% siswa tidak memahami bahwa garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah akan terionisasi dan kedua ion tersebut bereaksi dengan air. (5) Sebanyak 62,50% siswa yang tidak dapat menentukan perbandingan harga pH garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat. Siswa tidak memahami  bahwa  garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat tidak mengalami hidrolisis, sehingga larutan garam tersebut bersifat netral dengan pH = 7.
Identifikasi Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Konsep Mol di Kelas X SMA Negeri 1 Wonosari Novianti, Rani; Isa, Ishak; Salimi, Yuszda K.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 1 (2016): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal konsep mol dikelas X SMA Negeri 1 Wonosari. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelasX SMA Negeri 1 Wonosari  tahun pelajaran 2014/2015. Sampel penelitian berjumlah 29 orang. Instrumen penelitian ini berupa tes uraian essay sebanyak 10 nomor. Dari hasil uji coba instrumen tes diperoleh 10 nomor soal yang validasi rhitung lebih besar dari rtabel dan koefisien reliabilitas tesnya, yaitu 0,57. Data yang diperoleh dari penelitian ini diteliti secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan, untuk indikator yang 1.) yaitu menerapkan konsep mol dalam perhitungan kimia ada sebanyak 72% siswa dapat menyelesaikan soal dengan baik, 2.) yaitu membedakan konsep mol pada gas dan larutan ada sebanyak 69 % siswa dapat menyelesaikan soal, 3.) yaitu menentukann rumus empiris dan rumus molekul serta senyawa hidrat ada sebanyak 41% siswa dapat menjawab soal, 4.) yaitu menganalisis konsep mol untuk menyelesaikan perhitungan kimia ( hubungan antara jumlah mol, partikel, massa dan volume gas dalam persamaan reaksi serta reaksi pembatas ada sebanyak 24,75% siswa dapat menjawab soal, 5.) yaitu menyetarakan persamaan reaksi ada sebanyak 8,5 % siswa dapat menjawab soal, 6.) yaitu menentukan massa Atom relatif (Ar) dan massa molekul relatif (Mr) ada sebanyak 3% siswa dapat menjawab soal. 
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran POE(Predict Observe Explain) Terhadap Hasil Belajar Siswa Materi Getaran Dan Gelombang Suranti, Meliana; Yusuf, Mohamad; Payu, Citron S.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran POE terhadap hasil belajar siswa pada materi getaran dan gelombang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII dengan jumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument tes, dan jenis analisis yang digunakan menggunakan rumus uji t-tes. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh perhitungan dan analisis data menggunakan uji t dengan  nilai thitung 16,81 > ttabel 2,042 yang menggambarkan bahwa H0 ditolak dan Hi diterima. Pengaruh penerapan model pembelajaran POE dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi getaran dan gelombang dengan nilai N-gain sebesar 0,65 kategori sedang. Nilai rata-rata posttest yang diperoleh sebesar 81,02 lebih tinggi dari nilai KKM yang ditentukan (75). Berdasarkan uji statistik, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh peningkatan  hasil belajar siswa dari penggunaan model POE  pada materi getaran dan gelombang.
Kajian Tentang Isolasi Selulosa Mikrokristalin (SM) dari Limbah Tongkol Jagung Kunusa, Wiwin Rewini
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 1 (2017): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Kualitas selulosa hasil sintesis yang mengandung kualitas Álfa-Selulosa dari hasil penelitian memperlihatkan, isolasi selulosa dengan metode ekstraksi menggunakan NaOH 4% kemudian dilanjutkan dengan hidrolisa α-selulosa menggunakan 2,5N asam klorida dan HCl pekat 38%. Sampel awal serbuk tongkol jagung ukuran 80 Mesh yang digunakan sebanyak 118,86 gr pada tahap dewaxing. Selanjutnya diperoleh produk sebanyak 90 gr. Proses de-hemiselulosa diperoleh 50 gr sampel atau dengan rendemen 55,56%. Selanjutnya tahap de-lignifikasi dihasilakan produk selulosa sebanyak 30 gr atau dengan rendemen 60%. Tahap bleacing selulosa dihasilkan 25,87 gr selulosa murni atau dengan rendemen 86,23%. Hasil hidrolisis selulosa murni memperoleh mikrokristalin selulosa dengan metode gravimetric sesuai SNI No. 0444-2009 menghasilkan 24,08 gr atau rendemen sebesar 93,1% dengan kadar air 6,9% mikrokristalin selulosa. Luaran dari hasil penelitian ini diharapkan diperoleh produk selulosa dari limbah tongkol jagung dengan nilai alfa-selulosa yang tinggi yang menunjukkan kualitas selulosa hasil isolasi.
Identifikasi Kapang Pengkontaminan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) Asap di Pasar Sentral Kota Gorontalo Kumaji, Syam S.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) termasuk komoditi yang mudah busuk dan rusak. Kerusakan pada ikan cakalang bisa disebabkan oleh kapang. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui jenis-jenis kapang pengkontaminan pada ikan cakalang (Katsuwonus pelamis) asap di Pasar Sentral Kota Gorontalo. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu menggambarkan kapang-kapang pengkontaminan ikan cakalang asap. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada ikan asap diperoleh sebanyak 2 jenis kapang yaitu, Aspergillus wentii yang tergolong dalam famili Moniliaceae, dan Fusarium graminearum yang tergolong dalam famili Nectriaceae.
Kinetika Alkoholisis Minyak Goreng Bekas untuk Pembuatan Biodiesel Suleman, Nita
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Biodiesel diproduksi dari proses esterifikasi minyak goreng bekas dengan metanol dan katalis KOH. Kondisi proses divariasikan pada konsentrasi KOH 0,1 hingga 1,0 % berat minyak, perbandingan pereaksi 1 hingga 3 kali stoikiometri, serta temperatur 303 hingga 343 K. Dari variasi kondisi proses, diperoleh persamaan hubungan k dengan masing-masing variasi yang berlaku untuk kisaran kondisi diatas yakni : variasi konsentrasi katalis : k1 = 0,0069 exp (0,8103 Ckat), ralat 7,47 %, k2 = 0,0242 exp (1,2891 Ckat), ralat 5,99 %, variasi perbandingan pereaksi : k1 = 0,0092 M + 0,02831, ralat 1,6 %, k2 = -0,00749 M + 0,02845, ralat 7,52 %, variasi suhu : k1 = 2,1939. 109 exp (-15750,1542/ RT), ralat 5,97 %, k2 = 1,3619. 108 exp.(-14809,6674/RT), ralat 6,62 %, dengan persamaan umum: k1 = 1,3248 .10-2 M.exp(434,9220 Ckat/T, ralat 28,73%. Kondisi yang relatif baik diperoleh pada konsentrasi katalis 0,75 %, perbandingan pereaksi 2,5 kali serta suhu 333 K.
Karakteristik Asap Cair Tongkol Jagung dengan Pemurnian Menggunakan Arang Aktif Handayani, Tri; Xyzquolyna, Deyvie; Eke, Silan
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Tongkol jagung merupakan salah satu limbah pertanian yang sangat potensial dan bisa dimanfaatkan untuk dijadikan asap cair dengan metode pirolisis. Untuk menghasilkan asap cair yang dapat diaplikasikan pada bahan pangan perlu dilakukan proses pemurnian dengan metode destilasi, pemurnian menggunakan zeolit aktif dan pemurnian menggunakan arang aktif. Hasil karakterisasi asap cair diperoleh nilai pH berturut-turut 3,57; 3,15; 3,26; dan 2,94. Berdasarkan karakterisasi komponen senyawa menggunakan GC-MS, asap cair dengan pemurnian menggunakan arang aktif dianalisis mengandung 15 kemungkinan senyawa dengan retensi waktu, luas dan persen yang berbeda-beda. Luas area terbesar terdapat pada puncak ke-5 yaitu sebesar 75,16% (asam asetat) dengan waktu retensi 3,197 menit. Karakteristik organoleptik bau asap cair dengan pemurnian menggunakan arang aktif memberikan skor rata-rata 3,0 (kurang berbau), sedangkan karakterisasi organoleptik warna asap cair dengan pemurnian menggunakan arang aktif memberikan skor rata-rata 1,8 (kekuningan jernih).
Deskripsi Hirarki Kemampuan Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Gorontalo dalam Memahami Materi Ikatan Kimia dengan Menggunakan Instrument Tes Terstruktur Ineng, Jahardi
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 1 (2016): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi hirarki kemampuan siswa dalam memahami materi ikatan kimia. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 82 orang siswa. Pada penelitian ini digunakan instrumen sebagai alat pengumpul data, yaitu soal tes uraian terstruktur. Persentase kemampuan siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Gorontalo dalam memahami materi ikatan kimia sebanyak 59,52 %. Berdasarkan data hasil penelitian, maka kemampuan siswa dalam memahami materi ikatan kimia secara keseluruhan masih rendah. Sedangkan berdasarkan hirarki kemampuan siswa dalam memahami materi ikatan masih sangat rendah, terbukti kemampuan siswa hanya sampai pada menentukan struktur lewis.

Page 9 of 20 | Total Record : 193