cover
Contact Name
Ahmad Kadir KIlo
Contact Email
ahmad@ung.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jjec@ung.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Journal of Educational Chemistry
ISSN : 26557606     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Educational Chemistry (JJEC) is the official journal of Chemistry Department, Faculty Mathematic and Natural Science, Gorontalo State University. JJEC is peer-reviewed articles publish articles twice a year in February and August. JJEC typically addresses chemical content, chemical education research, results of thought and research, instructional methods, and laboratory experiments.
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Kajian Fenomenografi Aspek-Aspek Pengetahuan Metakognitif Siswa dalam Penyelesaian Soal-Soal Laju Reaksi Puriyanto, Edi; Sihaloho, Mangara; Laliyo, Lukman A.R.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 1 (2016): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomenografi aspek-aspek pengetahuan metakognitif siswa dalam penyelesaian soal-soal laju reaksi. Jenis penelitian ini adalah fenomenologi dengan pendekatan fenomenografi. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 3 Gorontalo, dengan objek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 4 sebanyak 25 orang yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen dalam penelitian berupa tes tertulis sebanyak 20 soal dan tes wawancara. Data penelitian diperoleh dari hasil fenomenografi aspek-aspek pengetahuan metakognitif siswa dalam tes tertulis, tes wawancara, dokumentasi dan observasi. Tekhnik analisis data mernggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a) aspek pengetahuan deklaratif siswa rendah dalam penguasaan konsep laju reaksi secara teori; b) aspek pengetahuan prosedural siswa cukup baik dalam penyelesaian soal-soal perhitungan laju reaksi; c) aspek pengetahuan kondisional siswa rendah dalam menjelaskan hubungan konsep laju reaksi dengan persoalan dalam fakta yang ada.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Laboratorium Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Telaga Biru Pada Materi Larutan Penyangga Zainal, Sriyanti; Paputungan, Mardjan; Isa, Ishak
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran inquiry berbasis laboratorium terhadap hasil belajar siswa (kognitif, afektif, dan psikomotor). Desain penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design dengan rancangan pretest-posttest control group design. Sampel pada penelitian ini berjumlah 50 siswa yaitu sebanyak 25 siswa pada kelas eksperimen dan 25 siswa pada kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran inquiry berbasis laboratorium sedangkan pada kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional. Pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang terdiri dari 15 soal pilihan ganda materi larutan penyangga dan lembar observasi untuk aspek afektif yang terdiri dari lima indikator dan aspek psikomotor yang terdiri dari empat indikator. Hasil uji validitas tes menunjukkan sebanyak 14 soal yang valid dan hasil reliabilitas tes menunjukkan tingkat reliabilitas sebesar 0,6384 dengan kategori tinggi/baik. Analisis data menggunakan “T Independent” untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada taraf signifikan α= 0,05 dengan dk = 48 diperoleh nilai Thitung > Ttabel atau 17,82 > 1,67 maka H0 ditolak dan Ha diterima bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran inquiry berbasis laboratorium terhadap hasil belajar siswa. Skor rata-rata hasil belajar dari kedua kelas juga berbeda, pada kelas eksperimen skor rata-rata sebesar 77,14 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 61,43. Sehingga skor rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata kelas kontrol. Data aspek afektif dan psikomotor menggunakan persentasi sehingga pada kelas eksperimen persentasi afektif siswa sebesar 85,28% dan termasuk kategori sangat tinggi sedangkan kelas kontrol sebesar 47,04%  termasuk kategori kurang. Psikomotor kelas eksperimen sebesar 84,2% termasuk dalam kategori sangat tinggi dan kelas kontrol sebesar 43,8% termasuk kategori masih kurang. Sehingga dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran inquiry berbasis laboratorium dapat memberikan pengaruh baik sehingga meningkatkan hasil belajara siswa.
Hubungan antara Motivasi Berprestasi dengan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Di SDN 8 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Abdullah, Gamar; Qomaria, Siti
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 1 (2017): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Metode penelitian ini adalah penelitian korelasional dan penelitian ex post facto. Sampel penelitian adalah siswa kelas Va dan Vb berjumlah 38 orang. Data motivasi berprestasi siswa dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan nilai hasil belajar siswa diperoleh dari akumulasi nilai siswa pada semester II Tahun Pelajaran 2015-2016. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan positif antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA melalui nilai koefisien 0,460 dan uji keberartian uji t diperoleh harga thitung(3,108) > harga ttabel  (2,024) untuk taraf kesalahan α= 0,05 dan dk (n-2). Tingkat signifikasinya sesuai koefisien determinasi sebesar 21,2%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara motivasi berprestasi dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SDN 8 Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango.
Pengaruh Aktivator HCl dan H3PO4 terhadap Karakteristik (Morfologi Pori) Arang Aktif Tempurung Kelapa serta Uji Adsorpsi pada Logam Timbal (Pb) Verayana, Verayana; Paputungan, Mardjan; Iyabu, Hendri
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas arang, morofologi permukaan pori, kandungan senyawa oksida, dan daya adsorpsi arang aktif tempurung kelapa tanpa aktivasi kimia dengan arang aktif tempurung kelapa yang menggunakan aktivator HCl dan H3PO4. Metode yang digunakan untuk menghasilkan arang aktif adalah karbonisasi dan aktivasi. Karbonisasi dilakukan melalui proses pembakaran tak sempurna, sedangkan aktivasi dengan menggunakan cara kimia yaitu dengan merendam arang dengan larutan asam klorida 3 N dan asam phospat 3 N. Arang aktif yang dihasilkan dikarakterisasi dengan Scanning Electron Mycroscopy (SEM) untuk mengetahui morfologi permukaan pori dan X-Ray Fluoresensi (XRF) untuk mengetahui kandungan senyawa oksida pada arang. Arang aktif yang dihasilkan diuji daya adsorpsinya terhadap logam timbal (Pb) dengan menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas arang tempurung kelapa tanpa aktivasi dan arang aktif menggunakan aktivasi kimia memiliki kadar air berkisar antara 2,5-6,5% dan kadar abu 8,5-10%. Hal ini telah memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI 06 –3730-1995) yaitu kadar air maksimum 15% dan kadar abu maksimum 10%. Hasil analisa SEM menunjukkan morfologi pori arang aktif tempurung kelapa dengan menggunakan aktivasi kimia memiliki rongga pori yang lebih besar dibanding rongga pori arang tempurung kelapa tanpa aktivasi. Hasil analisa XR-F menunjukkan senyawa oksida arang tempurung kelapa tanpa aktivasi dengan arang arang aktif diaktivasi H3PO4 memiliki komposisi senyawa oksida presentase terbesar yang sama secara berturut-turut adalah Na2O, Fe2O3, MgO, K2O, CaO, sedangkan pada arang tempurung diaktivasi HCl terjadi perubahan komposisi kimia presentase terbesar secara berturut-turut yaitu MgO, Fe2O3, SiO2, CaO, K2O, dan senyawa penyusun lainnya hanya dengan persentase yang kecil. Hasil uji daya adsorpsi menunjukkan prestase arang aktif tempurung kelapa dengan aktivator H3PO4 adalah 92,926%, aktivator HCl adalah 77,813%, dan arang tempurung tanpa aktivasi adalah 59,485%.
Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Aktif Repellent Nyamuk dari Ekstrak Rimpang Jeringau (Acorus calammus) Muhridja, Melisa; Bialangi, Nurhayati; Musa, Weny J.A.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa aktif repellent pada rimpang jeringau (Acorus calammus. L). Penelitian diawali dengan mengekstrak 500 gram serbuk rimpang jeringau (Acorus calammus. L) dengan pelarut metanol menggunakan teknik maserasi. Ekstrak kental metanol difraksinasi dengan pelarut n-heksan. Identifikasi senyawa yang terkandung pada rimpang jeringau dilakukan dengan uji fitokimia pada ekstrak kental dan masing-masing fraksi. Melalui kromatografi kolom, ekstrak kental fraksi n-heksan menghasilkan 49 fraksi kemudian diuji menggunakan KLT. Isolat murni yang positif pada uji flavonoid dianalisis keberadaan gugus fungsinya dengan spektrofotometer IR dan UV-Vis. Hasil analisis dengan Spektrofotometer IR menunjukkan gugus fungsi adanya ulur O-H, ulur C-H, ulur C=O, ulur C=C aromatik, tekuk O-H, tekuk C-H dan ulur C-O alkohol. Sedangkan untuk UV-Vis menunjukkan 2 pita dengan serapan gelombang maksimum pada 304,78 dan 253,76 nm. Senyawa yang diduga adalah senyawa flavonoid yang merupakan senyawa aktif repellent nyamuk.
Kajian Kemampuan Pemahaman Konsep Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 3 Gorontalo Yusuf, Andriyana; Ischak, Netty Ino; Duengo, Suleman
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kemampuan pemahaman konsep larutan elektrolit dan non elektrolit pada siswa kelas kelas X IPA SMA Negeri 3 Gorontalo, metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif pada sejumlah 60 siswa yang diambil secara sampling random. Instrumen berupa tes tertulis dengan 8 soal essay dan wawancara. Data penelitian diperoleh dari hasil kaji pemahaman siswa dalam tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian kemampuan pemahaman konsep siswa kelas X SMA Negeri 3 Gorontalo pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit masih tergolong cukup. Dimana persentase rata-rata siswa kelas X SMA Negeri 3 Gorontalo yang memiliki kemampuan dalam memahami konsep dan mengaplikasikan konsep yang dimiliki untuk menyelesaikan soal pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit dari empat indikator yang telah diujikan adalah terdapat rata-rata sebanyak 65,4% siswa yang mampu menjawab benar dan 34,6% siswa tidak mampu menjawab benar.
Pengaruh Model Pembelajaran Simayang Tipe II Terhadap Peningkatan Kemampuan Representasi Kimia Siswa Kelas X Pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit di SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo Bait, Dewimuliawati J.; Duengo, Suleman; Kilo, Akram La
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan melihat pengaruh penggunaan model pembelajaran SiMaYang Tipe II terhadap peningkatan kemampuan representasi kimia siswa pada masing-masing level representasi kimia (makroskopik, submikroskopik, dan simbolik). Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan subyek penelitian adalah siswa kelas X SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo tahun ajaran 2017/2018. Jumlah sampel yang dipilih sebanyak dua kelas yakni kelas kontrol dan kelas eksperimen. Sampel pada penelitian ini secara keseluruhan berjumlah 34 orang siswa. Kemampuan representasi kimia siswa diukur melalui tes materi larutan elektrolit dan nonelektrolit dalam bentuk pilihan ganda beralasan terbuka. Tes ini berjumlah 17 soal dengan 3 level representasi kimia untuk melihat kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal makroskopik, submikroskopik, dan simbolik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase skor representasi kimia dengan menggunakan SiMaYang Tipe II di level makroskopik pada pretest sebesar 48% dengan kriteria kurang dan pada posttest menjadi sebesar 79% dengan kriteria baik, untuk level submikroskopik skor pretest sebesar 40% dengan kriteria sangat kurang dan pada posttest menjadi sebesar 92% dengan kriteria sangat baik, dan pada level simbolik skor pretest sebesar 27% dengan kriteria sangat kurang dan posttest menjadi sebesar 88% dengan kriteria sangat baik. (2) Perhitungan nilai indeks gain pada kelas eksperimen menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan representasi kimia pada level makroskopik diperoleh sebesar 0,39 dengan kategori sedang, pada level submikroskopik sebesar 0,84 dengan kategori tinggi, dan pada level simbolik sebesar 0,86 dengan kategori tinggi; (3) Berdasarkan uji statistik diperoleh harga thitung =  untuk taraf signifikansi (α) 5% (0,05) dengan dk = 32 dan nilai ttabel = 1,69. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran SiMaYang Tipe II terhadap peningkatan kemampuan representasi kimia pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.
Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Aktif Terhadap Mortalitas Kutu Beras dari Ekstrak Etil Asetat Rimpang Jeringau (Acorus calammus L.) Fauziah, Eka Donna; Bialangi, Nurhayati; Musa, Weny J.A.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 12, No 1 (2017): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Telah dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa aktif terhadap mortalitas pada rimpang jeringau (Acorus calammus. L). Penelitian diawali dengan mengekstrak 450 gram serbuk rimpang jeringau (Acorus calammus. L) dengan pelarut metanol menggunakan teknik maserasi. Ekstrak kental metanol difraksinasi dengan pelarut n-Heksan dan etil asetat. Identifikasi senyawa yang terkandung pada rimpang jeringau dilakukan dengan uji fitokimia pada ekstrak kental dan masing-masing fraksi. Melalui kromatografi kolom, ekstrak kental fraksi etil asetat menghasilkan 308 fraksi kemudian diuji menggunakan KLT. Isolat murni yang positif pada uji terpenoid dianalisis keberadaan gugus fungsinya dengan spektrofotometer IR dan UV-Vis. Pada Spektrofotometer IR menunjukkan gugus fungsi adanya ulur C-H, ulur C=O, ulur C=C aromatik, tekuk O-H, tekuk C-H dan ulur C-O alkohol. Sedangkan untuk UV-Vis menunjukkan pita dengan serapan gelombang maksimum pada 248,60 nm. Maka senyawa yang diduga adalah senyawa terpenoid yang merupakan senyawa aktif mortalitas.
Pengaruh Model Pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) Menggunakan Media Animasi dan Kartu Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Larutan Elektrolit dan Larutan Nonelektrolit Malae, Ismail; Ischak, Netty Ino; Kunusa, Wiwin Rewini
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 13, No 1 (2018): Februari
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi dan kartu melalui model pembelajaran TGT, terhadap hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit di Madrasah Aliyah Negeri Limboto tahun Pelajaran 2017/2018. Motode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan metode purposive sampling, yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X Mia1 sebagai kelas kontrol menggunakan metode konvensional (pengajaran langsung) dan kelas X Mia 2 sebagai kelas eksperiment diberi model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) menggunakan media animasi dan kartu. Hasil penelitian menyatakan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan uji t-tes dan hasil yang didapat dari analisis statistik bahwa (thitung = 17,0753 > ttabel = 2,12) pada α = 0,05 hal ini menunjukan bahwa model pembelajaran TGT (Teams Games Tournament) menggunakan media animasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan pada materi larutan elektrolit dan larutan nonelektrolit.
Penggunaan Media Edu-Game Berbasis Ular Tangga Fisika dalam Pembelajaran Materi Gelombang pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Gorontalo Asnan, Wa Ode Fatma Nur; Umar, Masri Kudrat; Payu, Citron S.
Jambura Journal of Educational Chemistry Vol 11, No 2 (2016): Agustus
Publisher : Jambura Journal of Educational Chemistry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.724 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media edu-game berbasis ular tangga Fisika dalam materi gelombang. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitan deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan data yang diperoleh untuk lembar observasi aktivitas  guru pada pertemuan I persentase aktivitas guru tercapai 95.2 %, pertemuan II tercapai 97.6 %, dan pertemuan III tercapai 98.8 %, sedangkan persentase aktivitas peserta didik pada pertemuan I tercapai 94.2 %, pertemuan II tercapai 96.8 %, dan pertemuan III tercapai 98 %. Angket minat peserta didik untuk indikator perasaan senang diperoleh rata-rata persentase 97.4 %, indikator perhatian diperoleh persentase rata-rata 94 %, indikator ketertarikan diperoleh rata-rata persentase 93.4 %, dan indikator keterlibatan peserta didik dalam belajar  diperoleh  rata-rata persentase 96 %. Hasil belajar peserta didik  pada materi gelombang setelah diajarkan menggunakan media  edu-game berbasis ular tangga Fisika dapat dilihat bahwa dari 30 orang peserta didik, 29 orang yang memenuhi KKM dan 1 orang yang tidak memenuhi KKM. Oleh karena itu, penggunaan media edu-game berbasis ular tangga Fisika pada pembelajaran materi gelombang pada peserta didik kelas XI IPA3 SMA Negeri 1 Gorontalo sudah maksimal atau sangat baik.

Page 8 of 20 | Total Record : 193