cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
ISSN : 25488112     EISSN : 26228890     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 923 Documents
RANCANGAN PENDETEKSI PERGERAKAN OBJEK PADA AREA RUN UP MENGGUNAKAN SENSOR PIR SEBAGAI PENUNJANG KESELAMATAN PRAKTEK DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Dzikky Firmansyah; Ade Irfansyah; Rifdian Indrianto Sudjoko
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai menunjang peralatan keselamatan pada saat praktek run up. Metode penelitian rancangan alat ini menggunakan komponen sensor PIR alert yang disambungkan secara pararel dengan led dan ditempelkan dengan safety cone. Dalam pembuatan alat ini menggunakan alat modul wifi esp 8266, pcb, dan arduino. Hasil pengujian dari alat ini dilakukan siang dan malam hari saat alat pendeteksi pergerakan objek akan mendeteksi gerakan yang ada di area run up dengan jarak yang sudah di tentukan. Alat pendeteksi pergerakan objek ini akan bekerja apabila di antara sensor mendeteksi gerakan yang di proses oleh arduino dan mengirim data ke aplikasi thingspeak dan menyalakan lampu LED dan buzzer.
STUDI EKSPERIMEN PENGARUH PENGGUNAAN RECTANGULAR VORTEX GENERATOR SUSUNAN COUNTER-ROTATING PADA AIRFOIL EPPLER 562 DENGAN OIL VISUALIZATION Elfan Ade Nugroho; Setyo Hariadi Suranto Putro; Suyatmo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wing adalah airfoil yang disambungkan di masing-masing sisi fuselage dan merupakan permukaan yang mengangkat pesawat di udara.Wing merupakan bagian terpenting dari suatu pesawat, karena wing menghasilkan lift (gaya angkat) Ketika bergerak terhadap aliran udara karena bentuknya yang airfoil. Topik yang dikaji dalam penelitian ini adalah aliran melintasi airfoil EPPLER 562 yang dapat terlihat dengan menggunakan oil visualization dengan penambahan vortex generator. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan karakteristik aliran fluida dengan dan tanpa penambahan vortex generator. Profil vortex generator yang digunakan adalah rectangular vortex generator dengan konfigurasi counter rotating dan ditempatkan pada x/c = 20% . Dengan kecepatan freestream yang digunakan yaitu kecepatan 20 m/s, pada sudut serang (α) 0º,4°,10º,16° dan 20º.Penggunaan rectangular vortex generator mampu memperpendek jarak antara titik separasi/separation dengan titik reattachment dibandingkan dengan airfoil tanpa menggunakan rectangular vortex generator. dan juga rectangular vortex generator mampu meningkatkan momentum fluida untuk melawan terjadinya turbulence awal dan juga turbulence hebat pada sudut serang yang tinggi.
ANALISIS VARIASI PENAMBAHAN FERRITE BEAD TERHADAP DAYA DAN TORSI PISTON ENGINE FOUR STROKE Ervin Sugianto; Suyatmo; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia beberapa dekade ini dititik beratkan pada industri. Dalam rangka berperan serta dalam upaya menekan konsumsi bahan bakar fosil dilakukan sebuah penelitian tugas akhir yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi kerja dari pada sebuah reciprocating Engine. Maka pada penelitian ini digunakan sebuah metode untuk meningkatkan Engine efisiensi yaitu menggunakan ferrite bead terhadap ignition system. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan membandingkan performance Engine pada saat menggunakan pengapian tanpa ferrite bead dan pengapian yang menggunakan variasi penambahan ferrite bead. Engine yang digunakan adalah piston Engine four stroke 160cc. alat yang digunakan untuk pengujian adalah dynamometer/dynotest, Parameter ukur penelitian ini adalah Engine torque dan horse power diukur pada saat Engine rpm berbeda – beda. Hasil pengujian pada peforman Engine mengalami peningkatan yaitu pada nilai maksimum torsi tanpa pemasangan ferrite bead 8,7 ft.lbs menjadi 9,2 ft.lbs pada pemasangan ferrite bead 2 dan 3 buah, atau mengalami kenaikan sebesar 0,5 ft.lbs. pada nilai daya pada saat pemakaian ferrite bead mengalami kenaikan dari kondisi tanpa pemasangan ferrite bead yaitu dari 11,0 Hp menjadi 11,8 Hp pada pemasangan ferrite bead 3 buah atau mengalami kenaikan sebesar 0,8 Hp. Pemakaian ferrite bead berpengaruh terhadap performa Engine.
RANCANG BANGUN 3D PRINTING ALAT PERAGA HELICOPTER ANTITORQUE FLIGHT CONTROL SYSTEM ROBINSON R22 SEBAGAI ALAT PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Fairuz Addinul Rafif; Gunawan Sakti; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prodi Teknik Pesawat Udara di Politeknik Penerbangan Surabaya telah mendapatkan approval untuk menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan basic license A2 aeroplane helicopter. Dalam pelaksanaannya terdapat kendala pada alat peraga yang dimiliki oleh Politeknik Penerbangan Surabaya untuk mendukung pendidikan dan pelatihan tersebut belum tersedia. Sehingga perlu segera diadakan alat peraga helicopter flight control systems untuk menunjang pendidikan pemahaman dari peserta diklat khususnya pada materi antitorque system. Tujuan alat peraga ini adalah untuk membantu peserta diklat dalam meningkatkan efektivitas pemahaman flight control system pada sebuah helikopter khususnya pada antitorque system helicopter Robinson R22. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menganalisa efektivitas pembelajaran dan pemahaman taruna terhadap pembelajaran flight control system. Analisa tersebut dilakukan dengan cara membandingan nilai rata-rata pengujian antara responden yang pembelajaran menggunakan media alat peraga dan yang tidak menggunakan media alat peraga. Selain itu juga dilakukan survey terhadap responden untuk mengetahui pengaruh adanya alat peraga sebagai media pembelajaran. Hasil dari penelitian ini, terdapat perbedaan daya serap pemahaman responden antara yang menggunakan alat peraga sebagai media pembelajaran dan yang tidak menggunakan alat peraga. Penggunaan alat peraga terbukti mampu mengoptimalisasikan daya serap pemahaman responden terhadap materi yang diberikan. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai yang didapatkan dari pengujian yang lebih tinggi antar responden yang menggunakan alat peraga dibandingkan nilai pengujian yang didapatkan dari responden yang tidak menggunakan alat peraga. Selain itu berdasarkan survey, penggunaan alat peraga mampu mengoptimalisasikan dan meningkatkan pemahaman terhadap materi, dan penggunaan alat peraga mampu meningkatkan efektivitas dalam pembelajaran.
MODIFIKASI HAND PALLET SEBAGAI ALAT BANTU TOWING DAN PUSH BACK PESAWAT TRAINER DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Fajar Handriyanto; Gunawan Sakti; Didi Hariyanto
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Towing atau pushback di Politeknik Penerbangan Surabaya dilakukan secara manual menggunakan towbar. Tujuan pembuatan proyek akhir ini adalah : (1) meningkatkan fleksibititas pergerakan towing pesawat trainer di Politeknik Penerbangan Surabaya. (2) mengurangi resiko oversteer dan overstress pada saat pergerakan towing. Metode dalam pembuatan proyek akhir terdiri dari tahap identifikasi kebutuhan, analisis kebutuhan, perancangan sistem, pembuatan alat, pengujian alat dan pengambilan data. Berdasarkan dari pengujian dan pengamatan yang telah dilakukan pada modifikasi hand pallet dapat disimpulkan sebagai berikut. Hand pallet yang telah dimodifikasi dapat membuat towing bergerak lebih fleksibel dibandingkan dengan towbar yang ada. Dapat beroperasi lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan towbar yang ada. Dapat mengurangi oversteer dengan memanfaatkan pergerakan tuas hand pallet dan dapat mengurangi overstress dengan cara menaikan nose wheel.
RANCANG ALAT TABUNG HAND PUMP SPRAYER SPESIALIS PENYEMPROTAN DROMUS UNTUK PRAKTEK DAN PEMBELAJARAN TARUNA DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Faturahman Fajri; Tony Wahyu Adyanto; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tugas akhir ini dengan judul Rancang Alat Tabung Hand Pump Sprayer Spesialis Penyemprotan Dromus Peralayan Perawatan Di Politeknik Penerbangan Surabaya adalah jenis penelitian rancangan, Rancangan tabung ini dibuat untuk memudahkan para taruna pada saat melakukan praktek di lab machine. Ide pembuatan tabung penyemprotan muncul atas adanya kesulitan pada tabung yang digunakan sekarang karena tabung penyemprotan dromus di Politeknik Penerbangan Surabaya hanya menggunakan botol air mineral bekas sehingga kurang efektif, safety dan efisien. Konsep rancang alat ini adalah alat penyemprotcairan dromus yang berbentuk sepertitabung dengan dimensi 33 x 13 cm dan dilengkapi selang fleksibel dibagian depan Nozzle sebagai media untuk saluran penyemprotan dromus yang efisien, selain itu alat ini juga dilengkapi dengan hand pumpyang berfungsi sebagai penambah pressureagar cairan dromusdapat disemprotkan dengan efektif dan efisien. Hasil pengujian yang telah dilakukan menunjukan bahwa alat ini dapat memudahkan para Taruna dalam melakukan praktek cutting di lab machine yaitu dalam melakukan penyemprotan cairan dromus (cairan pendingin) pada saat pemotongan besi di mesin pemotongan agar lebih efektif, safety dan efisien.
ANALISA PENGARUH PERUBAHAN VARIASI E-GAP BREAKERPOINT TERHADAP OUTPUT TEGANGAN MAGNETO UNTUK PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Feri Irawan; Setyo Hariyadi Suranto Putro; Suyatmo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia otomotif saat ini berkembang semakin pesat, dengan adanya teknologi yang canggih dan modern banyak usaha yang dilakukan untuk menciptakan desain mesin baru yang mempunyai performa tinggi dan hemat bahan bakar, ataupun sekedar meningkatkan performa mesin yang sudah ada. Salah satunya dengan mengoptimalkan sistem pengapian, dimana sistem pengapian konvensional (platina) yang dikombinasikan dengan perubahan variasi e-gap breaker point. Parameter ukur penelitian ini diperoleh secara visual berupa perbandingan besar percikan bunga api pada setiap variasi e-gap breaker point. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan e-gap breaker point terhadap output tegangan yang dapat dilihat dengan visualisasi spark dan hasil data ukur dari voltmeter guna pembelajaran di Politeknik Penerbangan Surabaya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tegangan output magneto tertinggi yaitu pada jarak e-gap 0.012 inch (standar) apabila dibandingkan dengan jarak e-gap 0.010 inch dan 0.008 inch (variasi). Dengan demikian, diketahui bahwa perubahan jarak e-gap breaker point di magneto membuat output tegangan magneto yang dihasilkan semakin kecil sehingga membuat sistem pengapian tidak optimal.
ANALISA PENGARUH VARIASI TEMPERATUR PADA ALLUMUNIUM ALLOY 6061 DENGAN VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP UJI KEKERASAN Fernaldy Falentino Pusung; Suyatmo; Ajeng Wulansari
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aluminium paduanya ringan dan kuat sehingga merupakan syarat utama suatu material dapat dijadikan bahan dasar pesawat terbang. Dengan adanya perpaduan suatu material akan menciptakan suatu material yang baru sebelum digunakan bahan dasar struktur pesawat terbang. Dengan adanya proses meningkatan kekuatan suatu paduan logam, ada beberapa cara untuk peningkatanya dengan proses perlakuan panas (heat treatment). Penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pendingin terhadap tingkat kekerasan aluminium alloy 606. Metode yang dapat diterapkan untuk mendapatkan aluminum dengan kekerasan dan kekuatan yang optimal antara lain dengan Benda uji diberi perlakuan panas dengan suhu 120˚C, 160˚C & 200˚C dan waktu tahan 30 menit, 60 menit, 90 menit. Kemudian dilakukan proses pendinginan menggunakan air tawar. Benda kerja hasil proses aging di uji dengan uji impact, uji kekerasan. Dari hasil penelitihan ini menunjukan bahwa heat treatment dan quenching pada allumunium alloy 6061 diperoleh hasil ujji impact tertinggi pada suhu 200 °C dan waktu tahan 90 menit dengan nilai energy yang diserap sebesar 3351 E (kgm). Sedangkan nilai hasil kekerasan viker tertinggi pada suhu 200 °C dan waktu tahan 60 menit dengan nilai 67.0 HVO3.
MODIFIKASI DAN PENGENALAN ALAT PENGANGKAT SHEET METAL SEBAGAI PENUNJANG PEMBELAJARAN DI POLITEKNIK PENERBANGAN SURABAYA Galang Fitrah Ramadhan; Tony Wahyu Adyanto; Bayu Dwi Cahyo
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gorilla gripper adalah alat yang untuk mengangkat sheet metal dengan cara dicapit. Alat ini menyederhanakan tugas, sangat mengurangi ketegangan & risiko cedera pada punggung, leher, bahu, lengan & tangan. Gorilla Gripper ini tidak akan membuat beban yang kita angkat lepas sampai Anda menurunkan pegangan setelah beban tersebut menyentuh lantai atau tanah. Hal ini memungkinkan taruna untuk mengangkat dan memindahkan Sheet Metal dengan punggung lurus, tidak perlu membungkuk untuk memegang bagian bawah Sheet Metal, sehingga menghindari rasa sakit dan nyeri yang akrab bagi taruna. Modifikasi menggabungkan 2 alat yang sama dengan pipa, dilakukan mandiri oleh penulis dan dilanjutkan dengan praktek penggunaan alat. Praktek penggunaan alat menggunakan sheet metal berukuran 366 cm x 305 cm dengan ketebalan 1 mm sebagai objek praktek. Memilih sheet metal karena penulis memfokuskan alat ini untuk penunjang praktek sheet metal di kampus Politeknik Penerbangan Surabaya. Dari modifikasi yang dibuat akan diketahui pengaruh alat ini sebelum dan sesudah dimodifikasi, serta bagaimana penggunaannya. Mutu dan manfaat dari alat ini juga akan diketahui, sehingga kedepannya memungkinkan untuk digunakan dalam kegiatan praktek ataupun kegiatan situasional di kampus Politeknik Penerbangan Surabaya.
RANCANG BANGUN ALAT MONOCULAR SEBAGAI ALAT BANTU DALAM PELAKSANAAN INSPEKSI PADA PESAWAT UDARA Galuh Kusumaningratri; Eko Setijono; Sukahir
Prosiding SNITP (Seminar Nasional Inovasi Teknologi Penerbangan)
Publisher : Politeknik Penerbangan Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selain dilakukan perawatan secara berkala, pesawat juga perlu dilakukan inspection walk around baik saat pre-flight maupun transit. Antara jarak dan rute penerbangan, terkadang pesawat melakukan singgah atau transit ke suatu bandar udara karena merupakan kewajiban yang dilakukan sesuai dengan rute penerbangan yang akan dilintasi (flight waypoint), atau karena alasan tertentu sehingga harus singgah. Walk around inspection merupakan pemeriksaan bagian pesawat sebelum boarding atau take off, inspection ini dilakukan dengan mengelilingi sekitar pesawat untuk melihat kerusakan secara visual. Permasalahan yang kadang terjadi pada saat inspection pesawat di bagian yang tinggi seperti stabilizer. Untuk mempermudah inspection pada bagian atas pesawat diperlukan alat yang dapat melihat bagian atas tersebut. Meresponi hal tersebut, maka dibuat monocular sebagai alat bantu yang bertujuan mempermudah praktik Inspection Technic and Handling. Alat bantu ini dirancang dengan 1 lensa objektif, 2 lensa prisma, 3 lensa mata dengan tambahan senter sebagai alat bantu pengelihatan saat inspection malam hari