cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah, M.Pd
Contact Email
raden@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
attalim@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
ISSN : 16932161     EISSN : 26211955     DOI : -
Core Subject : Education,
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam memuat artikel tentang Pendidikan Islam hasil penelitian dan kajian di bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan JUNI dan DESEMBER.
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
Pemetaan Tingkat Kemampuan Kompetensi Membaca Al-Qur’an Umat Islam Di Kota Kendari Sukring Sukring
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3852

Abstract

Abstract: Mapping of Competency Levels of Reading Al-Qur'an Muslims in Kendari CityAl-Qur'an is a revelation from Allah Almighty, revealed as a guide for human life, contains various aspects of human life since it was revealed to the end of time, reading the Koran is rewarded, opens the door of Grace, becomes medicine (syifaa) for both the physical and the soul, provide inspiration, open the realm of human thought, and as a source of knowledge. With the development of science and technology, it is a challenge for Muslims, especially in the city of Kendari, in terms of the desire and concern of the Muslim community to read the Qur'an, in this study the authors found the factors inhibiting the Muslim community in Kendari City in the medium and low categories in reading the Koran, among others; More interested in playing Gadgets in their spare time ”with an average of 0.62. Then the next highest is on the indicator “Too many tasks or jobs at home or work” with an average of 0.51. And the third-lowest indicator is "Busy paying attention to current trends but lacking in learning the Koran" with an average of 2.73. The next highest indicator is “Affected by rah-rah friends” with an average of 0.45. This shows that most Kendari city people have obstacles in reading the Koran due to their habits and not being able to control their own desires towards the timesAbstrak: Pemetaan Tingkat Kemampuan Kompetensi Membaca Al-Qur’an Umat Islam Di Kota KendariAl-Qur’an adalah wahyu Allah swt, diturunkan  sebagai pedoman hidup manusia, mengandung berbagai aspek dalam kehidupan manusia sejak diturunkan sampai akhir zaman, membaca al-Qur’an mendapat pahala, dibuka pintu Rahmat, menjadi obat (syifaa) bagi fisik  dan jiwa, memberikan inspirasi, membuka alam pemikiran manusia, dan sebagai sumber ilmu pengetahuan. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan tantangan tersendiri bagi umat Islam khususnya di kota Kendari dalam hal keinginan dan kepedulian masyarakat muslim untuk membaca al-Qur;an, dalam penelitian ini penulis menemukan faktor-faktor penghambat masyarakat Muslim Kota Kendari dalam kategori sedang dan rendah dalam membaca al-Qur’an antara lain; Lebih tertarik bermain Gadget pada waktu luang” dengan rata-rata 0,62. Kemudian tertinggi berikutnya berada pada indikator “Terlalu banyak tugas atau pekerjaan di Rumah atau tempat kerja” dengan rata-rata 0.51. Dan indikator terendah ketiga adalah “Sibuk memperhatikan trend masa kini namun kurang dalam belajar al-Qur'an” dengan rata-rata 2.73. indikator tertinggi berikutnya adalah “Terpengaruh dengan hura-hura kawan” dengan rata-rata 0.45. Ini menunjukkan bahwa masyarakat kota kendari sebagian besar memiliki hambatan dalam membaca Alquran disebabkan oleh kebiasaan dan belum bisanya mengontrol hawa nafsunyaa sendiri terhadap perkembangan zaman
The Implementation of Genre Based Approach in Teaching English at SMP 13 Kota Padang Syamsul Rizal
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2012): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v11i1.3921

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi pendekatan berbasis genre
Nilai Kerja dalam Teks Mawlid Syarf Al-Anam dan Implikasinya Terhadap Bimbingan Pribadi-Sosial Melalui Kesenian Islam Syarofal Anam : Kajian Hermeneutika Gadamerian Zubaedi Zubaedi; Prio Utomo; Zubaidah Zubaidah; Farid Imam Kholidin; Novi Rosita Rahmawati
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.4002

Abstract

Abstract: Work Value in the Text of Mawlid Syarf Al-Anam and Its Implications toward Personal-Social Guidance through Islamic Art Syarofal Anam: Gadamerian Hermeneutics StudyThis research is motivated by the extent to which society's understanding of the value of work in the mawlid syarf al-anam text on social personal guidance through the Mawlid Syarf Al-Anam text. The purpose of this research is to interpret the work value in the text of mawlid sharf al-anam and its implications in the formation of social-personalities in society through the Islamic art of syarofal anam. The research approach used a qualitative research method with the Gadamerian hermeneutic analysis method. The research subjects were the people of Central Bengkulu. Collecting data through (1) the mawlid syarf al-anam text; (2) interview; and (3) field observations. Data analysis through the data reduction process. Checking the validity of the data through (1) triangulation; (2) intersubjectivity validation; and (3) peer review. The findings of the study concluded: First, the work value in the text of mawlid sharf al-anam syair bishahri is a recommendation of Muslims to; (1) increasing prayer; (2) a lot of charity/good deeds; (3) love for Prophet Muhammad SAW; and (4) get the grace of Allah. Second, the implication of the Islamic art of syarofal anam is that they draw closer to Allah SWT and the Messenger of Allah who is the carriers of Islam, and for the community, these arts have messages and functions, namely: (1) as entertainment; (2) social education (educative): (3) religious rituals; (4) da'wah Islam; (5) the value of religiosity; (6) Islamic socio-cultureAbstrak: Nilai Kerja dalam Teks Mawlid Syarf Al-Anam dan Implikasinya Terhadap Bimbingan Pribadi-Sosial Berbasis Kesenian Islam Syarofal Anam: Kajian Hermeneutika Gadamerian Penelitian ini dilatarbelakangi oleh seberapa jauh pemahaman masyarakat tentang nilai kerja dalam teks mawlid syarf al-anam terhadap bimbingan pribadi sosial melalui dalam Teks Mawlid Syarf Al-Anam. Tujuan penelitian ini untuk menafsirkan nilai kerja dalam teks mawlid syarf al-anam dan implikasinya dalam pembentukan pribadi-sosial pada diri masyarakat melalui kesenian Islam syarofal anam. Pendekatan penelitian mengunakan qualitative reserach dengan metode analisis hermeneutika gadamerian. Subjek penelitian adalah masyarakat Bengkulu Tengah. Pengumpulan data melalui (1) teks mawlid syarf al-anam; (2) interviu; dan (3) observasi lapangan. Analisis data melalui proses reduksi data. Pengecekan keabsahan data melalui (1) triangulasi; (2) validasi intersubjektivitas; dan (3) peer review. Temuan penelitian diperoleh kesimpulan: Pertama, nilai kerja dalam teks mawlid syarf al-anam syair bishahri adalah anjuran umat Muslim untuk; (1) memperbanyak sholawat; (2) banyak bersedekah/amal kebaikan; (3) kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW; dan (4) mendapatkan rahmad Allah. Kedua, implikasi dari kesenian Islam syarofal anam adalah bentuk mereka mendekatkan diri kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW pembawa agama Islam, dan bagi masyarakat kesenian tersebut memiliki pesan dan fungsi yaitu: (1) sebagai hiburan; (2) pendidikan sosial (edukatif): (3) ritual keagamaan; (4) dakwah Islam; (5) nilai religiusitas; (6) sosial-budaya Islam.
Pola Pengembangan Karakter Religius Aspek Ibadah dan Akhlak pada Siswa di SMPIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong Tri Lestari; Sutarto Sutarto; Syahrial Dedi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3484

Abstract

Abstract: Pattern of Religious Character Development Aspects of Worship in Students at SMP IT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong.This study aims to explore patterns of religious character development in aspects of worship and morals in SMP IT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong students. This research is qualitative research with a phenomenological approach. Technique data obtained from interviews and observations. The data obtained were analyzed by four steps, namely data, data reduction, data presentation, leveraging, or pulling. The results showed that the development of religious character in the aspect of worship is carried out through obligatory prayers and sunnah (dhuha, rawatib) and tahfidz Qur'an. Development of religious character in the moral aspects including morals for teachers, morals towards others, and morals towards oneself. The development of religious character is carried out through a pattern of habituation, giving advice, guidance, control, and supervision, guidance, reward, and punishment, which includes knowledge, feelings, and actions.Abstract: Pola Pengembangan Karakter Religius Aspek Ibadah pada Siswa di SMP IT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola pengembangan karakter religius pada aspek ibadah dan akhlak pada siswa SMPIT Rabbi Radhiyya Rejang Lebong. Penelitian ini merupakan penelitian kulitatif dengan pendekatan fenomenologi. Tehnik pengumpulan data diperoleh dari wawancara dan observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan empat langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian  data, verifikasi atau menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pengembangan karakter religius pada aspek ibadah dilakukan melalui ibadah sholat wajib dan sunnah (dhuha, rawatib) dan tahfidz Qur’an. Pengembangan karakter religius pada aspek akhlak meliputi akhlak kepada guru, akhlak kepada sesama maupun akhlak kepada dirinya sendiri. Pengembangan karakter religius dilakukan melalui pola pembiasaan, pemberian nasihat, mentoring, kontrol dan pengawasan, ketauladanana, pemberian reward dan punisment, yang  mencakup knowing, feeling dan  doing.
Peran Kepemimpinan Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah Di Provinsi Bengkulu Khairiah Khairiah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3685

Abstract

Abstract: The Role of Leadership in Efforts to Improve Competency of Madrasah Aliyah Teachers in Bengkulu ProvinceTeacher competence has not increased even though there is a certification policy. Leadership is a solution as a mediator in providing justification, learning agent, facilitator, motivator, engineer and inspiration for teachers and students in the interests of teacher competence. The purpose of writing is to describe efforts to improve teacher competence using descriptive qualitative methods. The components that become benchmarks are teacher behavior and leadership in carrying out their main duties, functions and responsibilities as educators. The results of research on the Teacher Competency Improvement Training (PKG) show that teacher competence is not as expected, namely showing pre-test scores of 39, 48 and posttests 44, 49. Leadership has a strategic role in efforts to improve teacher competence, collaborating with institutions for understanding the quality of achievement teacher competence in an effort to achieve increased teacher competence.Abstrak: Peran Kepemimpinan Dalam Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah Aliyah Di Provinsi Bengkulu Kompetensi guru belum terjadi peningkatan meskipun telah ada kebijakan sertifikasi. Kepemimpinan menjadi solusi sebagai mediator dalam memberikan justifikasi, agen pembelajaran, fasilitator, motivator, perekayasa dan inspirator bagi guru dan peserta didik dalam kepentingan kompetensi guru. Tujuan penulisan untuk mendeskripsikan upaya peningkatan kompetensi guru dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Komponen yang menjadi tolok ukur adalah perilaku guru dan kepemimpinan dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawabnya sebagai pendidik. Hasil penelitian pada Diklat Peningkatan Kompetensi Guru (PKG) menunjukkan bahwa kompetensi guru belum sesuai yang diharapkan yaitu menunjukkan nilai pre test 39, 48 dan post test 44, 49. Kepemimpinan memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, menjalin kerjasama dengan lembaga pemahaman mutu pencapaian kompetensi guru dalam upaya pencapaian peningkatan kompetensi guru.
Strategi Guru Alquran Hadis Dalam Meningkatkan kemampuan Siswa Menghafal Juz Amma Khairul Anwar; Ona Yulita; Sukron Amin; Muhammad Isa; Rizki Hariandi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.4470

Abstract

Abstract: Al Quran Hadis teachers’ strategy in improving the students’ skill in memorizing Juz Amma.This research is motivated by education at this time facing and using sophisticated technology. This greatly affects the growth of learners in the learning process, especially in memorizing the juz Amma in the holy Quran. This study aims to analyze: 1) What strategies that teachers use in improving learners' ability to memorize Juz' Amma. 2) what strategies are used by teachers Alquran Hadith In maintaining the memorization of learners. This research is descriptive qualitative, which is to accurately explain the data found in the field that is then analyzed critically and described narratively, by looking for objects as they are originally founded. Data sources are obtained from interviews, field observations, documentation, archives, and other official documents. The results show that the strategies used are Wahdah (reciting the Quran) and Jama' (Repeating Readings). The strategy of the teacher of Alquran hadith in maintaining memorization in Madrasah Ibtidaiyah Muthi'ul Haady Bogo Rejo is through reading the surah that has been deposited when performing prayers, then by connecting the verses done with the teacher first read a verse or several verses and students imitate it. The last strategy to keep memorization is by helping friends in learning by heart.Abstrak: Strategi Guru Alquran Hadis Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Menghafal Juz Amma.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendidikan pada saat ini yang berlangsung dengan penggunaan teknologi yang canggih. Hal demikian sangat mempengaruhi pertumbuhan peserta didik dalam proses pembelajaran khususnya dalam menghafal juz Amma. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Strategi apa yang digunakan guru dalam meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghafal Juz Amma. 2) strategi apa yang digunakan oleh guru Alquran Hadis dalam menjaga hafalan peserta didik. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan data-data secara akurat yang ditemukan dilapangan yang selanjutnya di analisis secara kritis dan di deskripsikan secara naratif. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan dokumen resmi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan ialah Wahdah yaitu memperbanyak bacaan Alquran dan Jama’ yaitu mengulang bacaan. Strategi guru Alquran hadis dalam menjaga hafalan di Madrsah Ibtidaiyah Muthi’ul Haady Bogo Rejo ialah dengan cara menganjurkan siswa membaca surah yang sudah disetorkan ketika melaksanakan shalat, kemudian dengan cara menyambung ayat yang dilakukan dengan guru terlebih dahulu membacakan satu ayat atau beberapa ayat dan siswa menirukannya. Adapun strategi yang terakhir agar hafalan tetap terjaga yaitu dengan cara membantu teman menghafal
Strategi Pembelajaran Dosen Melalui Pemanfaatan Media Whatsapp Di Masa Pandemi COVID-19 Jessika Tamara; Sugiatni Sugiatni; Eka Yanuarti; Idi Warsah; Deri Wanto
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3372

Abstract

Abstract: Islamic Education Lecturers’ Learning Strategy By Making Use Of Whatsapp Media During Covid-19 PandemicThis study aimed to find out a portrayal of learning strategy undertaken by IAIN lecturers during the Covid-19 pandemic towards Islamic Education (PAI) students in semester VI of the academic year 2019/2020 by making use of Whatsapp. This study employed a qualitative approach, and the informants were PAI lecturers and PAI department students in semester VI. The data of this study were collected using observation and interviews, and then analyzed using the approach of Miles et al, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing. This study concluded that the portrayal of PAI lecturers’ learning strategy by making use of Whatsapp media started from a joint commitment between students and lecturers, one of which must cooperate with each other so that learning was achieved. PAI lecturers used documents attached in PDF or MCWORD format and then sent to students via Whatsapp. When the material needed to be discussed, through WA groups students could provide feedback on the material provided. If the signal was not possible to communicate, the lecturers went to a location with a better signal and a provider with a good signal with the aim that the learning process could be carried out properly even though it was done online in midst of the covid-19 pandemic as it is today.Abstrak: Strategi Pembelajaran Dosen Melalui Pemanfaatan Media Whatsapp di Masa Pandemi Covid-19Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran strategi pembelajaran dosen IAIN Curup di masa pandemic Covid 19 pada mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester VI tahun akademik 2019/2020 dengan menggunakan media Whatsapp. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan sebagai informan adalah dosen PAI dan mahasiswa Prodi PAI semester VI. Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara lalu dianalisis menggunakan pendekatan Miles et.al yakni Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Simpulannya bahwa gambaran strategi pembelajaran dosen melalui pemanfaatan media whatsapp oleh dosen prodi PAI, dimulai dari komitmen bersama antara mahasiswa dan dosen salah satunya harus saling bekerja sama agar pembelajaran tercapai. Dosen prodi PAI menggunakan dokumen yang dilampirkan dalam bentuk pdf ataupun word kemudian dikirim kepada mahasiswa via whatsapp, ketika materi tersebut perlu didiskusikan, melalui grup wa mahasiswa dapat memberikan tanggapan atas materi yang diberikan. Jika sinyal tidak memungkinkan untuk berkomunikasi dosen beranjak ke lokasi dengan sinyal yang lebih baik dan provider dengan sinyal yang baik dengan tujuan agar proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik meskipun dilakukan secara online di tengah pandemi covid-19 seperti saat ini.
Pendidikan Terbelah: Telaah Posisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional Moch Iqbal
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3576

Abstract

Abstract: Divided Education: Analyzing the Position of Islamic Religious Colleges in the National Education SystemThe purpose of this paper is to examine the higher education system in Indonesia and its implications for its scientific characteristics. Using library research (literature study), which is how to collect data and information from books and scientific journals related to research objects that are discussed descriptively-analytically through philosophical studies with a qualitative-rationalistic approach. The results of the study of this paper show that first, the dichotomy between science and religion which is then followed institutionally is the remnants of Dutch colonial politics. Where it was deemed incompatible with the science developed in Dutch schools. Second, Islamic educational institutions, especially Islamic boarding schools, which were originally places for religious learning and a means of resistance to colonialism, experienced institutionalization and continued to distance themselves from science and technology studies. Islamic education is more dominant as conservation of schools and beliefs than as a center for scientific and technological studiesAbstrak: Pendidikan Terbelah: Telaah Posisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Dalam Sistem Pendidikan NasionalTujuan dari penulisan ini adalah mengkaji sistem pendidikan tinggi di Indonesia dan implikasinya terhadap karakteristik keilmuannya. Menggunakan library research (studi pustaka), yaitu cara mengumpulkan  data-data dan  informasi dari  buku-buku  serta jurnal-jurnal ilmiah yang terkait dengan objek penelitian yang dibahas secara deskriptif-analitik melalui kajian secara filosofis dengan pendekatan kualitatif-rasionalitik. Hasil kajian paper ini menunjukkan bahwa pertama, dikotomi  antara sain dan agama yang kemudian diikuti dengan secara kelembagaan, adalah sisa-sisa politik pecah belah kolonial Belanda. Di mana dianggap tidak sesuai dengan ilmu pengetahuan yang  dikembangkan di sekolah-sekolah Belanda Kedua, lembaga pendidikan Islam terutama pesantren yang semula sebagai tempat belajar agama dan alat perlawanan terhadap kolonial, mengalami institusionalisasi dan terus menjaga jarak dengan kajian sains dan teknologi. Pendidikan Islam lebih dominan sebagai konservasi mazhab dan keyakinan dari pada sebagai pusat kajian keilmuan dan teknologi.
Akar Orientasi Keagamaan dalam Pemikiran Pendidikan Islam Hery Noer Aly
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3784

Abstract

Abstract: The Root of Religious Orientation in Islamic Education Thought. This study is aimed at exploring the roots of religious orientation in Islamic education thought. The method used in this study is literature study; by exploring the similarities and differences in the thoughts of leading Muslim education experts, especially those listed in the book of Ihya Ulûm ad-Dîn and Ayyuhal Walad by al-Gazâli & Adâb al-Muta 'allimîn by Nasîr ad-Dîn aṭ-Ṭûsi. The result reveals that the principles of Islamic education that must be adhered to by educators must lead to the concept of religiosity, which is to seek the divine wisdom of Allah. Education is a moral responsibility and also a responsibility to Allah SWT. Hence, it emerges two sides of thought, namely the conservatives who underestimate worldly affairs and the modern side who are too concerned with the affairs of the world. The underlying causes of the two thoughts were born thinkers such as Ibn Sahnun, al-Qabisi (324-403 H), Ibn Miskawaih (d. 421 H), al-Gazali (450-505 H), at-Tusi (597-672 H) ), Ibn Jama'ah (639-733 H), Ibn Khaldun (732-808 H), and Ibn Hajar al-Haitami in Egypt (909-974 H). In the field, they have a different experiences in accordance with developing scientific studies, but they remain in one connecting line, namely religious orientation. Abstract: Akar Orientasi Keagamaan dalam Pemikiran Pendidikan Islam. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi akar orientasi keagamaan dalam pemikiran pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, yakni dengan mengksplorasi kajian terhadap persamaan dan perbedaan dalam beragam pemikiran pakar pendidikan muslim terkemuka, terutama yang tercantum dalam kitab Ihya Ulûm ad-Dîn, dan Ayyuhal Walad karya al-Gazâli & Adâb al-Muta’allimîn karya Nasîr ad-Dîn aṭ-Ṭûsi. Hasil penelusuran mengungkapkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam yang harus dipegang oleh para pendidik harus bermuara pada konsep religiusitas, yakni mencari kiridaan Allah Swt. Pendidikan merupakan tanggung jawab moral dan juga tanggung jawab kepada Allah Swt. Dari sini muncullah dua sisi pemikiran, yakni kaum konservatif yang menganggap rendah urusan dunia dan kaum modern yang tertalu mengedepankan urusan dunia. Benang merah dari dua pemikiran itu lahirlah para pemikir seperti Ibn Sahnun, al-Qabisi (324-403 H), Ibn Miskawaih (w. 421 H), al-Gazali (450-505 H), at-Tusi (597-672 H), Ibn Jama’ah (639-733 H), Ibn Khaldun (732-808 H), dan Ibn Hajar al-Haitami di Mesir (909-974 H). Di lapangan, mereka mengalami perbedaan sesuai dengan kajian ilmu pengetahuan yang berkembang, tetapi mereka tetap berada dalam satu benang merah, yaitu orientasi keagamaan.
Evaluasi Strategi Pembelajaran pada Era New Normal di SDIT Raudhatul Jannah Lubuklinggau Muhammad Ridho Nugroho; Hadiwinarto Hadiwinarto
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3862

Abstract

Abstract: Evaluation of Learning Strategies in the New Normal Era at SDIT Raudhatul Jannah LubuklinggauSince the Covid-19 pandemic entered Indonesia in March 2020, all learning activities in schools have been stopped, from early childhood education to higher education. This has an impact on the learning process which has stagnated for several months. SDIT Raudhatul Jannah Lubuklinggau through the LPPI (Islamic Education Development Institute) created a learning strategy during the pandemic period by continuing to apply health protocols so that the learning process was not stagnant. This study aims to evaluate the effectiveness of learning method strategies during the pandemic period designed by LPPI Raudhatul Jannah Lubuklinggau on student learning outcomes. The evaluation of the CIPP model was used with a qualitative descriptive method, conducting interviews to obtain information using questionnaires to respondents, namely the chairman of the LPPI Raudhatul Jannah. The results showed that the learning strategy in the pandemic period which was implemented in schools could work effectively, this was evident from the results of the mid-semester test of students which showed good average scores and at the time of evaluation students were able to remember and reclaim material that had been given at the time online learning.Abstract: Evaluasi Strategi Pembelajaran Pada Era New Normal di SDIT Raudhatul Jannah LubuklinggauSemenjak pandemi covid-19 masuk ke Indonesia bulan maret tahun 2020, seluruh aktivitas pembelajaran disekolah-sekolah dihentikan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi. Hal ini berdampak pada proses pembelajaran  yang mengalami stagnasi selama beberapa bulan. SDIT Raudhatul Jannah Lubuklinggau melalui  LPPI (Lembaga Pengembangan Pendidikan Islam) membuat sebuah strategi pembelajaran selama masa pandemi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan agar proses pembelajaran tidak stagnan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi metode pembelajaran selama masa pandemi yang dirancang oleh LPPI terhadap hasil pembelajaran siswa. Evaluasi model CIPP digunakan dengan metode deskriptif kualitatif yaitu melakukan wawancara untuk memperoleh informasi menggunakan kuisioner kepada  responden yaitu ketua LPPI Raudhatul Jannah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran di masa pandemi yang diterapkan di sekolah dapat berjalan efektif, hal ini terbukti dari hasil ujian mid semester yang menunjukkan nilai rata-rata yang baik serta pada saat evaluasi siswa mampu mengingat dan mengulang kembali materi yang pernah diberikan pada saat pembelajaran secara daring.