cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah, M.Pd
Contact Email
raden@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
attalim@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam
ISSN : 16932161     EISSN : 26211955     DOI : -
Core Subject : Education,
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam memuat artikel tentang Pendidikan Islam hasil penelitian dan kajian di bidang Pendidikan Islam. Jurnal ini diterbitkan oleh Institut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan JUNI dan DESEMBER.
Arjuna Subject : -
Articles 280 Documents
Manajemen Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Dalam Pembinaan Qari’ Dan Qari’ah Muhammad Zaki; Husain Ritonga; Minnah Elwiddah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.4399

Abstract

Abstract: Management of the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Guiding Qari' and Qari'ah.The aim of this article is to find out about the management of the Tilawatil Quran development institute (LPTQ) in the guidance of Qori and Qoriah. This study used a descriptive qualitative approach carried out at the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Tebo Regency. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques in this study consisted of data reduction, data presentation, and data verification. And checking the validity of the data is to use the triangulation technique. The findings show that if the form of management carried out by the Tilawatil Quran Development Institute (LPTQ) in Tebo Regency is good enough, this could be due to the participation of reciter and qari'ah participants in Tebo Regency every year in the MTQ competition from regional to provincial levels. As for the obstacles for these institutions are the absence of special operational funds from the APBD for guidance, still favoring participants from outside the region, dependence on trainers and coaches from outside the region, and the absence of facilities and infrastructure such as offices for qori and qori guidance activities. The efforts made by the institution include planning in the form of regional work meetings, conducting training and training for kafillah, and providing guidance to district LPTQ administrators.Abstrak: Manajemen Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Dalam Pembinaan Qari’ Dan Qari’ah.Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui tentang manajemen lembaga pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) dalam pembinaan Qori dan Qorian, Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tebo. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada kajian ini terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Serta pengecekan keabsahan data adalah menggunakan teknik triangulasi. Hasil temuan dalam kajian ini memperlihatkan bila bentuk manajeman yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Tebo sudah cukup baik, perihal ini bisa atas keikutsertaan peserta qari’ dan qari’ah Kabupaten Tebo setiap tahun pada lomba MTQ baik dari tingkat daerah hingga provinsi. Adapun yang menjadi kendala bagi pihak lembaga tersebut adalah tidak adanya dana operasional khusus dari APBD untuk pembinaan, masih mengutuskan peserta dari luar daerah, ketergantungan pelatih dan pembina dari luar daerah, serta tidak adanya sarana dan prasaran seperti kantor dan untuk kegiatan pembinaan qori dan qori’ah. Upaya yang dilakukan oleh pihak lembaga ialah dengan cara melakukan perencanaan dalam bentuk rapat kerja daerah, Melakanakan Pembinaan / TC kafillah, dan melakukan pembinaan kepada pengurus LPTQ Kecamatan
The Relationship Of The School Chairman’s Duties As A Supervisor With The Teacher’s Understanding In Developing The Learning Plan In SMA Negeri 3 Sekayu Samsilayurni Samsilayurni; Hadiwinarto Hadiwinarto
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.3934

Abstract

 Abstract: The Relationship of The School Chairman’s Duties As A Supervisor With The Teacher’s Understanding In Developing The Learning Plan In Public High School 3 SekayuOne of the tasks in teaching is to make learning tools, but there are still teachers in schools who do not understand how to prepare lesson plans and sometimes find it difficult to develop lesson plan components. This study aims to determine the relationship between the principal's duties as supervisors and the understanding of teachers in the preparation of lesson plans at SMA Negeri 3 Sekayu. The population in this study was 30 teachers so that all of them were used as research samples. The quantitative descriptive method is applied using a questionnaire instrument. Based on the results of hypothesis testing, it shows that there is a significant relationship between the duties of the principal as a supervisor and the understanding of the teacher in preparing RPP SMA Negeri 3 Sekayu. With the correlation value of person or rcount, namely 0.656> r table, namely 0.361 with a significant level of 5%. So it can be concluded that there is a relationship between the principal's duties as supervisors and the teacher's understanding in preparing RPP at SMA Negeri 3 Sekayu. Suggestions to school principals and teachers to continue to improve understanding of lesson planning (RPP).Abstract: Hubungan Tugas Ketua Sekolah Sebagai Pengawas Dengan Pemahaman Guru Dalam Menyusun Rencana Pembelajaran Di SMA Negeri 3 SekayuSalah satu tugas dalam mengajar adalah membuat perangkat pembelajaran, tetapi masih ada guru di sekolah yang belum memahami cara menyusun RPP dan terkadang merasa kesulitan untuk mengembangkan komponen RPP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tugas kepala sekolah sebagai pengawas dengan pemahaman guru dalam penyusunan RPP di SMA Negeri 3 Sekayu. Populasi dalam penelitian ini adalah 30 guru, sehingga semuanya dijadikan sampel penelitian. Metode Deskriptif Kuantitatif diterapkan dengan menggunakan instrumen angket. Berdasarkan hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tugas kepala sekolah sebagai pengawas dengan pemahaman guru dalam menyusun RPP SMA Negeri 3 Sekayu. Dengan nilai korelasi person atau rhitung yaitu 0,656> rtabel yaitu 0,361 dengan taraf signifikan 5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara tugas kepala sekolah sebagai pengawas dengan pemahaman guru dalam penyusunan RPP di SMA Negeri 3 Sekayu. Saran kepada kepala sekolah dan guru agar terus meningkatkan pemahaman dalam penyusunan rencana pelajaran (RPP).
Apa, Mengapa Kecerdasan dan Kepribadian; Tinjauan Ilmu Pendidikan Syamsul Rizal
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2010): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v9i1.3920

Abstract

The target of writing this article is to describe
The Existence Of Islamic Education and Ideological Reinforcements. Abdul Aziz Bin Mustamin; Darmawati Darmawati
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i2.4037

Abstract

Abstract: The Existence of Islamic Education and Ideological Reinforcements The dynamics of the long history of Islamic schools, either directly or indirectly, greatly influence the flow of thought patterns in Islamic education. There are Islamic thoughts characterized by kalam, fiqh, and Sufism. The kalam-style Islamic school, for example, has been able to ensure that its educational thinking tends to be rational and philosophical in seeing social reality and phenomena. We can see this in the religious and rational style of Islamic education represented by the Ikhwan al-Shafa. Likewise, with the Islamic school which is characterized by fiqh and Sufism, its influence on Islamic education can be seen in the conservative and pragmatic stream of Islamic education. This type of educational thinking was represented by Al-Ghazali and Ibn Khaldun, and its influence can now be felt in Islamic boarding schools and madrasas in the country. This research uses the literature study method to synthesize new thoughts from the phenomena that occur in Islamic education in Indonesia. The results of this study are that Islamic education in Indonesia has a major role in the philosophical approach of implementing religious life in schools and communities.Abstrak: Eksistensi Pendidikan Islam dan Penguatan Ideologis Dinamika sejarah panjang pesantren, baik secara langsung maupun tidak langsung, sangat mempengaruhi aliran pola pikir dalam pendidikan Islam. Ada pemikiran Islam yang bercirikan kalam, fiqh dan tasawuf. Pesantren ala kalam, misalnya, telah mampu memastikan bahwa pemikiran pendidikannya cenderung rasional dan filosofis dalam melihat realitas dan fenomena sosial. Kita bisa melihat ini dalam gaya pendidikan Islam religius dan rasional yang diwakili oleh Ikhwan al-Shafa. Begitu pula dengan pesantren yang bercirikan fikih dan tasawuf, pengaruhnya terhadap pendidikan Islam dapat dilihat pada aliran pendidikan Islam yang konservatif dan pragmatis. Jenis pemikiran pendidikan ini diwakili oleh Al-Ghazali dan Ibn Khaldun, dan pengaruhnya sekarang dapat dirasakan di pesantren dan madrasah di tanah air. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mensintesis pemikiran baru dari fenomena yang terjadi dalam pendidikan Islam di Indonesia. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pendidikan Islam di Indonesia memiliki peran utama dalam pendekatan filosofis dalam penyelenggaraan kehidupan beragama di sekolah dan masyarakat.
Strategi Tokoh Adat Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Anak SAD (Suku Anak Dalam) Moh Lukman Hakim; Sugiatno Sugiatno; Eka Yanuarti; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3395

Abstract

Abstract: Traditional Leaders’ Strategies In Improving Islamic Understanding Of SAD (Suku Anak Dalam) ChildrenThis study aimed to find out a depiction of traditional leaders’ strategies in improving children's understanding of Islam in the tribe called SAD (Suku Anak Dalam) in Sungai Jernih Village, Muratara District, South Sumatra. The key informants of this study were the traditional leaders in the village, and additional (secondary) informants were religious instructors and village officials. Data were collected through interview and observation techniques, and the data analysis comprised data selection, data presentation, verification, and conclusion drawing. This study obtained the following conclusions: The strategies carried out by traditional leaders in improving religious understanding of the Suku Anak Dalam (SAD) Children encompassed: 1) establishing houses of worship for Muslims: 2. Activating routinely religious programs in the aforesaid places of worship; and 3) Establishing a religion-based school, namely Madrasah Ibtidaiyah Darussalam.Abstrak: Strategi Tokoh Adat Dalam Meningkatkan Pemahaman Agama Islam Anak SAD (Suku Anak Dalam)  Penelitian ini bertujuan untuk menemukan gambaran tentang strategi tokoh adat dalam meningkatkan pemahaman agama Islam anak dalam SAD (Suku Anak Dalam) Desa Sungai Jernih Kabupaten Muratara, Sumatra Selatan. Informan kunci penelitian ini adalah tokoh adat desa tersebut dan sebagai informan tambahan (sekunder) adalah para penyuluh agama dan perangkat Desa. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara dan observasi dan tahap selanjutnya analisis data, yakni pemilihan data, penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini memperoleh simpulan sebagai berikut: strategi yang dilakukan oleh tokoh adat pada Anak Suku Anak Dalam (SAD) dalam meningkatkan pemahaman Agama yaitu: 1) mendirikan rumah ibadah bagi umat Islam: 2. Mengaktifkan program keagamaan di rumah ibadah tersebut secara rutin; dan 3) Mendirikan sekolah berbasis agama yaiktu Madrasah Ibtidaiyah Darussalam.
IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK KURIKULUM 2013 PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI Widi Puspitasari; Hamengkubuwono Hamengkubuwono; Mutia Mutia; Idi Warsah
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 19, No 1 (2020): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v19i1.3338

Abstract

Abstract: Analysis of Curriculum 2013 authentic asseasement implementation on Islamic education and character subjectsThe present study aimed at finding out a depiction of the implementation of the 2013 curriculum authentic assessment conducted by Islamic education and character teachers in class VII of SMP IT Khoiru Ummah, Rejang Lebonng, Bengkulu. This study used a qualitative approach, and the informants were PAI teacher, curriculum representatives. The data were collected by using observation, interview, and documentation techniques. After collected, the data were further analyzed referring to the concept developed by Miles. et al. with stages comprising data reduction, data presentation, verification and conclusion drawing. The conclusions of this study were as follows: The implementation of 2013 curriculum authentic assessment on Islamic education and character subjects, in terms of the application of attitude assessment, cognitive assessment, and assessment of skills or psychomotor, had been running in accordance with the rules of 2013 curriculum authentic assessment despite not yet running maximally. The supporting factors were such as a safe, comfortable and orderly learning environment, and the availability of facilities and infrastructure at school. The inhibiting factor was that teachers’ less understanding of authentic assessment made them experience difficulties in implementing authentic assessment, besides lack of time in evaluation.
Strategi Pendidik Pondok Pesantren Dalam Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan Hamdan Effendi
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i1.5203

Abstract

Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Kemajemukan tersebut ditandai dengan beragamnya etnis, suku, agama, budaya, dan adat istiadat yang terdapat didalamnya. Indonesia juga secara luas dikenal sebagai sebuah Negara yang bercorak multibudaya (multikultural). Indonesia juga merupakan salah satu negara kepulauan terbesar didunia yang sangat plural baik ditinjau dari segi suku bangsa, ras, bahasa, adat istiadat, agama, dan lain sebagainya. Atas dasar tersebut, Indonesia merupakan negara yang sangat rentan akan terjadinya konflik internal yang bernuansa SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar golongan) maka dari itu diperlukan suatu sistem pendidikan yang dapat memberikan solusi alternatif bagi seluruh kebutuhan dan tuntutan masyarakat Indonesia, penelitian ini menunjukan bahwa Nilai-nilai pendidikan multikultural di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yakni nilai demokrasi, nilai keadilan dan nilai toleransi. Toleransi dimiliki santri bertujuan untuk mereka dapat menerima perbedaan yang ada atas keanekaragaman temannya, dan gurunya. Dengan adanya toleransi maka santri akan menerima perbedaan dan menciptakan suatu lingkungan yang rukun dan damai. Strategi yang dilakukan oleh pengurus Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yakni dengan menggunakan strategi keteladanan dan pembiasaan
Pendidikan Karakter Berbasis Sufistik Pada Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Candra Syahputra
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.5636

Abstract

Abstract: Sufistic-Based Character Education in the Era of the Covid-19 Pandemic. Character education is a national priority program by the government for handling the nation’s moral degradation. The implementation of character education will be maximized if it is carried out in and educational environment namely family, community and school (Tri Pusat Pendidikan). Character education is very appropriate to be implemented during the covid-19 pandemic, because during pandemic, people feel restless and confused, including students who feel bored doing online learning at home. Therefore, sufi-style religious character education is the right choice in teaching character values during covid-19 pandemic. This study uses a library research method with qualitative approach, the sources used are reading sources such as books, journals, proceedings and other written manuscripts. This study conludes how important sufi-style character education is during the covid-19 pandemic, such as al-taubah, zuhud, al-wara, fakir, tawakkal and ridha. Because during the covid-19 pandemic, it is a difficult time, apart from requiring peace of mind, it is also necessary to maintain inner peace so that immunity is always strong and health is maintained.Abstract: Pendidikan Karakter Berbasis Sufistik di Tengah Pandemi Covid-19. Pendidikan karakter merupakan program prioritas nasional yang dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi degradasi moral bangsa. Penerapan pendidikan karakter akan maksimal jika dilaksanakan di lingkungan pendidikan yaitu keluarga, masyarakat dan sekolah (tri pusat pendidikan). Pendidikan karakter juga sangat tepat ditanamkan di tengah pandemi covid-19, di masa pandemi covid-19 ini sangat banyak masyarakat yang dirundung kegelisahan dan kebingungan, termasuk peserta didik yang harus terus melaksanakan belajar di rumah hingga merasa jenuh. Oleh karenanya pendidikan karakter religius ala sufi menjadi pilihan yang tepat dalam menanamkan nilai karakter di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan atau library research dengan pendekatan kualitatif, sumber yang digunakan dalam penelitian ini berupa bacaan baik buku, jurnal, prosiding maupun naskah tulisan lainnya. Adapun penelitian ini menyatakan betapa pentingnya pendidikan karakter sufistik atau laku sufi di tengah pandemi covid-19 seperti al-taubah, zuhud, al-wara, fakir, tawakkal dan ridha. Sebab di tengah pandemi covid-19 yang serba sulit selain membutuhkan ketenangan hati dan fikiran juga perlunya ketenangan batin agar imun selalu kuat dan kesehatan tetap terjaga.
Transformational Leadership Of Integrated Islamic School Principal Rulitawati Rulitawati; Muhammad Zainuddin Nawi; Try Susanti; Muhammad Yusup; Hanura Febriani; Nova Asvio
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.5981

Abstract

Abstract: Transformational Leadership of Integrated Islamic School PrincipalPurposing of this study was to identify or obtain information about how the transformational leadership of school principals in improving the quality and performance of teachers in teaching activities at the Al-Ihsan Integrated Islamic School (SDIT) during the Covid-19 pandemi. This study uses a qualitative approach that is used to obtain information on decisions, constraints and consequences of the COVID-19 pandemi in teaching and learning activities at SDIT. The results of the principal transformation leadership research in improving the quality and performance of teachers in teaching activities at SDIT Al-Ihsan during the Covid-19 pandemi include: 1) setting good examples for teachers in facing challenges during the Covid-19 pandemi; 2) providing intellectual stimuli such as providing opportunities for SDIT Al-Ihsan teachers to take part in training and counseling activities on the brave learning system; 3) teacher motivation to be able to develop bold learning methods and models; and 4) evaluate the policies that have been implemented. The principal's transformational leadership is expected to be able to overcome learning obstacles by improving communication and coordination between parents and teachers so that parents can guide their children during the learning process at home.Abstrak: Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Islam Terpadu.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi atau memperoleh informasi tentang bagaimana kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan mutu dan kinerja guru dalam kegiatan mengajar di Sekolah Islam Terpadu (SDIT) Al-Ihsan selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode kualitatif yang digunakan untuk memperoleh informasi keputusan, kendala dan akibat pandemi covid 19 pada kegiatan proses belajar mengajar di SDIT. Hasil dari penelitian kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam meningkatkan mutu dan kinerja guru dalam kegiatan mengajar di SDIT Al-Ihsan selama masa pandemi Covid-19 ini antara lain: 1) memberikan teladan yang baik kepada guru dalam menghadapi tantangan pada masa pandemi Covid-19; 2) memberikan stimulus intelektual seperti memberikan kesempatan bagi guru SDIT Al-Ihsan untuk mengikuti kegiatan pelatihan dan penyuluhan tentang sistem pembelajaran daring; 3) memotivasi guru agar mampu mengembangkan metode dan model pembelajaran daring; dan 4) melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah dilaksanakan. Kepemimpinan transformasional kepala sekolah diharapkan mampu mengatasi kendala pembelajaran daring dengan cara meningkatkan komunikasi dan koordinasi orang tua dengan guru sehingga orang tua mampu membimbing anak saat melakukan proses pembelajaran daring di rumah. 
Job Hopping Behaviour and Turnover Intention on Millennial Teachers: A Closer Look to Their Antecendents Juliana Juliana; Suwarto Suwarto; Rudy Pramono; Martinus Tukiran
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 20, No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v20i2.5697

Abstract

Abstract: Job Hopping Behaviour and Turnover Intention on Millennial Teachers: A Closer Look to Their AntecedentsThe purpose of this research is to examine the impacts of job satisfaction, psychological capital and perceived organizational support on the turnover intention or job-hopping behaviour among millennial teachers. The data collection is done by having a survey using questionnaires sent to 86 teachers who belong to the millennial group age and have been working between one to three years in the respective schools. A quantitative approach was used using the PLS-SEM method with the assistance of Smart PLS 3.2.7 software to evaluate the outer model and the inner model. The results show that there are negative significant effects from perceived organizational support and psychological capital on turnover intention or job-hopping behaviour and no significant effect from the job satisfaction on the turnover intention of the millennial teachers..Abstract: Analisis Faktor Pemicu Perilaku Job Hopping Dan Intensi Berpindah Tempat Kerja Pada Guru MilenialTujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepuasan kerja, psychological capital dan persepsi dukungan organisasi terhadap keinginan berpindah kerja dan perilaku job-hopping di kalangan guru milenial. Pengumpulan data dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner yang dikirimkan kepada 86 guru yang merupakan kelompok usia milenial dan telah bekerja selama kurin waktu satu sampai tiga tahun di lembaga pendidikan tempat mereka bernaung. Pendekatan kuantitatif menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan software Smart PLS 3.2.7 untuk mengevaluasi outer model dan inner model. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif signifikan dari persepsi dukungan organisasi dan modal psikologis terhadap perilaku berpindah tempat kerja dan tidak ada pengaruh signifikan dari kepuasan kerja terhadap perilaku berpindah tempat kerja dari para pengajar generasi milenial.