cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
EVALUASI SISTEM PROTEKSI AKTIF DAN PASIF SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG PT ANGKASA PURA Mali, Arobby; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian sistem proteksi kebakaran aktif dan pasif pada Gedung PT. Angkasa Pura Logistik Balikpapan berdasarkan standar dan peraturan yang berlaku. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif mencapai skor 89,2% (kategori baik), sistem proteksi pasif mencapai 75% (kategori cukup) Penilaian Sarana Tanda arah (signboard), sarana jalan keluar, dan titik berkumpul memiliki nilai 100% termasuk (kategori baik), dan Hasil penilaian penilaian prosedur tanggap darurat memiliki nilai 96% (kategori baik). Temuan utama meliputi ketidaksesuaian pemeliharaan detektor kebakaran, kerusakan pada selang hydrant, dan kurangnya kompartemenisasi pasif. Rekomendasi meliputi peningkatan koordinasi pemeliharaan, perbaikan infrastruktur, dan pelatihan karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan manajemen keselamatan kebakaran di gedung logistik.
ANALISIS BAHAYA DAN RISIKO PADA PEKERJAAN PENGELASAN SMAW PADA PIPA DENGAN MENGGUNAKAN METODE JSA DI PT. ABC BALIKPAPAN Pongky, Patunru; Wagiono, Muhammad Wandi Aditya; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan area workshop. Manfaat peneltian ini sebagai masukan bagi perusahaan sebagai bahan evaluasi, khususnya untuk mengetahui mengenai bahaya dan resiko yang ditimbulkan dari potensi bahaya yang mungkin terjadi untuk mencegah kecelakaan kerja. Metode penelitian adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data Observasi dan wawancara. Lokasi penelitian di PT. ABC Balikpapan khususnya daerah workshop. Adapun potensi bahaya pada proses pengelasan di PT. ABC terdapat 25 potensi bahaya dan risiko dari 10 tahapan pekerjaan yang dimana didalam potensi bahaya yang telah di analisa dapat menimbulkan adanya resiko bagi para pekerja dan berkurang nya tingkat produktivitas didalam perusahaan. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dilakukan pada pekerjaan pengelasan sesuai dengan hirarki kontrol yang dominan dari eliminasi hingga dengan alat pelindung diri.
PENILAIAN EFEKTIVITAS KEAMANAN BEKERJA PADA PT NATA GRIYA PESONA DI BALIKPAPAN Luqmantoro, Luqmantoro; Juni, Nicko Dinariandi Nada; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas sistem manajemen keamanan yang diterapkan pada PT Nata Griya Pesona di Balikpapan dengan mengacu pada standar ISO 18788:2015, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta Peraturan Kapolri No. 24 Tahun 2007. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Tiga informan utama, yaitu kepala keamanan, anggota satuan pengamanan, dan penghuni perumahan, memberikan informasi mengenai penerapan sistem keamanan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah memiliki kebijakan dan prosedur pengamanan dasar, penerapan di lapangan masih belum optimal, terutama dalam hal pelatihan rutin, pengawasan, dan dokumentasi. Evaluasi berkala belum dilakukan secara konsisten dan fasilitas keamanan masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem pelatihan, pengawasan digital, dan integrasi prosedur keamanan berbasis standar internasional agar efektivitas pengamanan dapat meningkat secara berkelanjutan.
ANALISIS PENERAPAN HIGIENE SANITASI PANGAN DI CAFE KEMAL BOX BALIKPAPAN Setyawati, Nur Falah; Rahmadani, Dwi Wahyu; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.578

Abstract

Higiene dan sanitasi makanan merupakan bagian dari penyelenggaraan keamanan pangan guna mengupayakan pengendalian terhadap faktor risiko terjadinya kontaminasi makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman di konsumsi.Praktik hygiene sanitasi makanan mencakup penjamah makanan, area penyimpanan makanan, peralatan makanan, dan penyajian makanan. Pengelolaan hygiene sanitasi makanan yang sehat menjadi prinsip dasar penyelenggaraan institusi. Makanan yang belum diolah dengan baik oleh penjamah makanan akan menimbulkan dampak buruk seperti penyakit dan keracunan oleh bahan kimia, mikroba tumbuhan atau hewan serta dapat menyebabkan alergi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada saat mengolah bahan baku terdapat risiko terkontaminasinya sebuah bahan baku. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan analisis kondisi higiene personal karyawan dalam meningkatkan kualitas kebersihan dan penyajian produk.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. XYZ Guna, Muhammad Prima Adjma Jaya Adi; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.580

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan adalah beban kerja. Beban kerja seseorang sudah ditentukan dalam bentuk standar kerja perusahaan menurut jenis pekerjaannya. Beban kerja pekerja dapat terjadi dalam tiga kondisi pertama, beban kerja sesuai standar, kedua, beban kerja yang terlalu tinggi (over capacity), ketiga, beban kerja yang terlalu rendah (under capacity). Apabila beban kerja terlalu tinggi maka kesalahan akan muncul dari ke tidakmampuan karyawan dalam mengatasi tuntunan pekerjaan yang diberikan. Dalam suatu pekerjaan setiap karyawan memiliki beban kerja yang berbeda-beda. Pekerjaan yang diberikan dapat menimbulkan resiko dan dampak bagi karyawan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Hal tersebut sering menjadi beban tersendiri bagi karyawan karena menjadi beban mental, sosial, dan fisik. Jika beban kerja yang diberikan tidak terlalu berat akan berdampak pada kurangnya motivasi dan mengakibatkan kebosanan dalam melakukan pekerjaan. Saat beban kerja yang dirasakan melebih kemampuan dan keterbatasan karyawan maka akan menyebabkan stres akibat kerja. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 5 tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja menyertakan aspek psikologi, dalam hal initerkait dengan kesehatan mental karyawan di tempat kerja. Beberapa kasus ditemukan di perusahaan bahwa stres kerja dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja, misalkan dalam keadaan emosi yang tidak stabil dapat menurunkan kemampuan berkonsentrasi ketika produksi, tingginya tingkat absensi, dan penurunan produktivitas kinerja hingga kecenderungan bunuh diri. Stres adalah salah satu perhatian utama dalam organisasi dan dapat dianggap sebagai suatu akibat dari berbagai permasalahan yang dihadapi manusia yang ada di dalam organisasi. Sehingga stres terwujud ketika orang berhadapan dengan begitu banyak tekanan yang menyebabkan pola perilaku normal mereka menjadi terpengaruh. stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan. Stres dapat terlihat dari gejala antara lain emosi tidak stabil, perasaan tidak tenang, suka menyendiri, sulit tidur, merokok berlebihan, tidak bisa rileks, cemas, tegang, gugup, tekanan darah meningkat, dan mengalami stres kerja apabila stres yang dialami melibatkan lingkungan sekitar atau bahkan organisasi dimana individu tersebut berada. Stres dapat terjadi pada setiap waktu dan setiap individu tidak dapat dihindari dari kehidupan manusia.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PROSES PRA-BLASTING DAN POST-BLASTING DI PT. GANDA ALAM MAKMUR KABUPATEN KUTAI TIMUR Rusba, Komeyni; Muslim, Ifkar; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.581

Abstract

Proses blasting merupakan proses penting di dalam kegiatan pertambangan dengan tujuan untuk menghacurkan batuan dari batuan induk (asalnya). Kegiatan blasting di pertambangan merupakan salah satu kegiatan yang di anggap mempunyai risiko tinggiterjadinya suatu kecelakaan, namun bukan berarti kegiatan tersebut tidak dapat di control,mulai dari proses pengangkutan bahan peledak hingga proses inspeksi hasil peledakan. Dan batasan masalah penelitian ini adalah proses pra-blasting dan post-blasting. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya dan menganalisis pengendalian risiko pada proses pra-blasting dan post- blasting di PT. Ganda Alam Makmur. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara dengan pekerja, penanggung jawab oprational, pengawas, dan supervisor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 27 jenis risiko yang ada pada proses pra-blasting, blasting/peledakan, dan post-blasting, risiko rendah sebanyak 2, risiko sedang 11, risiko tinggi 4, dan extreme 10. Diharapkan dengan temuan ini pihak owner dan mitra kerja yang terlibat dalam proses ini bisa lebih meningkatkan komitmen dalam keselamatan dan kesehatan kerja.
ANALISIS PENGANGKATAN ADONAN ES KRIM SECARA MANUAL TERHADAP GANGGUAN MUSCULOSKELETAL PADA LUUCA PENTACITY BALIKPAPAN Basri, Marjan; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhammad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.582

Abstract

Di pekerjaan es krim luuca ini masih banyak pekerjaan yang dilakukan secara manual, sehingga para pekerja sering melakukan pekerjaan dengan postur tubuh yang keliru atau tidak ergonomis seperti, membungkuk, jongkok, dan berlutut. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian observasional dengan metode kualitatif yang dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada pekerja adonan es krim di Pentacity Balikpapan. Berdasarkan hasil penelitian tingkat risiko postur kerja yang dilakukan dengan menggunakan metode Rapid Entire Body Assesment (REBA) dengan menilai postur tubuh pekerja di Luuca Pentacity Balikpapan yang berjumlah 5 pekerja, dan hasil dari 3 pekerja pada proses pengangkatan adonan es krim memiliki tingkat risiko tinggi dan 2 pekerja memiliki tingkat risiko yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 5 pekerja yang bekerja pada. Luuca Pentacity Balikpapan menunjukkan bahwa 5 pekerja pada proses pengangkatan adonan es krim (100%) mengalami keluhan MSDs dengan tingkat keluhan tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tingkat risiko postur kerja pekerja menggunakan metode Rapid Entire Body Assesment (REBA), pada proses pengangkatan adonan es krim 3 pekerja berada pada level tingkat risiko tinggi dan 2 pekerja berada di level sangat tinggi. Tindakan risiko ini dipengaruhi oleh sikap kerja yang tidak alamiah dan fasilitas kerja yang kurang memadai. Berdasarkan hasil penilaian tingkat keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dengan menggunakan kuisioner Nordic Body Map (NBM) dengan tingkat rasa sakit yang dirasakan pada 28 titik tubuh. Diketahui keluhan terbanyak yang dirasakan pekerja ada pada bagian tengkuk atas, pinggang, pinggung sebanyak 5 pekerja.
PENERAPAN PENGGUNAAN APAR PADA PEKERJA DI PT. BARUNA RAYA LOGISTIK BALIKPAPAN Naftali, Meilinda; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.584

Abstract

Pemahaman terhadap Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran, baik dilingkungan kerja maupun tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman masyarakat atau pekerja terhadap fungsi, jenis, cara penggunaan, serta perawatan APAR. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan survey lapangan untuk mengumpulkan data persepsi dan pengetahuan penggunaan APAR. Hasil penelitian menunjukan bahwa masih banyak individu yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai jenis APAR yang sesuai untuk berbagai jenis kebakaran, serta prosedur penggunaannya yang benar. Kurangnya sosialisasi dan pelatihan menjadi faktor utama rendahnya pemahaman tersebut. Oleh karena itu, edukasi dan pelatihan berkala menjadi solusi penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran.
PENILAIAN POSTUR KERJA PADA PEKERJA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT DI PT XYZ Zulfikar, Iwan; Amelinda, Neyla Eka; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.585

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang menggunakan komputer dalam aktivitas pekerjaannya. Setiap departemen di PT XYZ menggunakan komputer untuk bekerja. Pada Departemen admin sales pemasaran, claim support, IT general support dan administrasi keuangan, 90% karyawan menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam bekerja. Rata-rata karyawan menggunakan komputer perhari adalah selama 8-9 jam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, dilakukan pengamatan terhadap pekerja di 4 departemen yang bekerja selama 8 jam perharinya dengan menggunakan komputer. Keluhan pekerja PT XYZ pada departement pelayanan admin sales pemasaran, claim support, IT general support dan administrasi keuangan merasakan sakit pada punggung dan leher saat bekerja di depan komputer khusus nya atau mengalami kelelahan otot. Keluhan ini berkurang dengan cara mengidentifikasi postur kerja karyawan pada saat menggunakan komputer, dari hasil identifikasi dapat diketahui penyebab keluhan pekerja. Berdasarkan hasil dapat diketahui apakah pekerjaan yang dilakukan berisiko tinggi atau tidak, apabila hasil yang diperoleh berisiko tinggi, maka dilakukan tindakan perbaikan untuk mengurangi risiko.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENGENDALIAN RISIKO PADA PEKERJAAN PENGUPASAN BATU BARA DI PT PAMA PERSADA NUSANTARA KOTA SANGATTA Fuadi, Yan; Mulyadi, Mulyadi; Siboro, Impol; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.586

Abstract

Kegiatan pengupasan batu bara merupakan proses utama dalam kegiatan pertambangan yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahaya dan pengendalian risiko pada pekerjaan pengupasan batubara PT Pama Persada Nusantara Kota Sangatta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan wawancara kepada beberapa pekerja dan observasi secara langsung ke lapangan. Metode yang digunakan adalah Job Safety Analysis (JSA). Hasil identifikasi menunjukkan bahwa bahaya utama meliputi bahaya fisik (longsor, kecelakaan alat berat), mekanik (kerusakan alat), dan lingkungan (paparan debu dan kebisingan). Pengendalian risiko dilakukan dengan pendekatan hierarki pengendalian, mulai dari eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administratif, hingga penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Implementasi pengendalian risiko yang tepat diharapkan dapat menekan angka kecelakaan kerja serta meningkatkan produktivitas dan keselamatan kerja di area tambang.