cover
Contact Name
L.M. Zainul
Contact Email
zainul@uniba-bpn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
identifikasi@uniba-bpn.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
IDENTIFIKASI: Jurnal Ilmiah Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : 2460187X     EISSN : 26561891     DOI : -
Jurnal Identifikasi adalah Jurnal Karya Ilmiah terbuka untuk umum dan dapat diakses secara terbuka. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses editing. Penggunan informasi dalam tulisan ini bebas dengan menyertakan link sumbernya. Jurnal Identifikasi memiliki bidang kajian keselamatan dan kesehatan kerja di berbagai bidang pekerjaan melipuri industri perminyakan dan gas bumi, tambang, transportasi,rumah sakit, dan bidang pekerjaan lainnya serta kajian di bidang lingkungan
Arjuna Subject : -
Articles 282 Documents
IDENTIFIKASI RISIKO DAN PENGENDALIAN BAHAYA PEKERJAAN PENGELASAAN SMAW PADA PEMBUAYAN PAGAR DI CV. XYZ Tiara, Alda; Rusba, Komeyni; Noeryanto, Noeryanto
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.587

Abstract

CV.XYZ merupakan salah satu bengkel las yang bergerak dibidang manufaktur khususnya industri pembuatan pagar, kanopi, dll. Salah satu dalam peningkatan efisiensi tersebut tidak luput dari pekerjaan pengelasan Shielded Metal Acc Welding (SMAW). Mengingat pengelasan SMAW merupakan pekerjaan yang memiliki potensi bahaya dan risiko tinggi. Oleh kakrena itu peneliti perlu melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya, tingkat risiko serya Tindakan pengendaliannya dengan menggunakan metode Hazard Identification Risk Assessment (HIRA) berdasarkan Australia/New Zealand Standards (ANZS) 4360. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan 4 orang juru las sebagai narasumber. Hasil penelitian ini terdapat beberapa tahap pengelasan SMAW yaitu menyiapkan benda kerja terdapat bahaya ergonomi dan bahaya fisik, persiapan mesin terdapat bahaya ergonomi,bahaya fisik, dan bahaya mekanik, pemasangan dan penyetelan peralatan las terdapat bahaya fisik, pengelasan terdapat bahaya ergonomi, bahaya fisik, bahaya kimia dan bahaya mekanik, membersihkan flux terdapat bahaya kimia dan bahaya mekanik, memindahkan benda kerja yang telah di las terdapat bahaya ergonomi, coveral material dengan glasswool terdapat bahaya kimia, housekeeping/membereskan area kerja terdapat bahaya ergonomi. Setelah diketahui bahaya didapatkan nilai risiko awal yaitu pada tingkat risiko sangat rendah adalah 3, risiko rendah berjumlah 7, risiko sedang berjumlah 10, dan risiko tinggi 8. Setelah diketahui nilai risiko awal pada proses pengelasan SMAW dilakukan tindakan pengendalian menggunakan hirarki pengendalian dan didapatkan nilai risiko akhir yaitu pada tingkat risiko sangat rendah adalah 1, risiko rendah berjumlah 2, risiko sedang berjumlah 5, dan risiko tinggi 4.
ANALISIS PENGARUH SHIFT KERJA TERHADAP KELELAHAN PEKERJA KFC DI MT HARYONO BALIKPAPAN Darmawan, Dimas; Siboro, Impol; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.588

Abstract

Shift kerja merupakan sistem pengaturan waktu kerja yang diterapkan oleh berbagai industri, termasuk sektor makanan cepat saji seperti KFC. Penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat kelelahan yang dialami pekerja akibat sistem shift yang berdampak pada pola tidur dan kondisi fisik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh shift kerja terhadap kelelahan pekerja KFC di MT Haryono, Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 33 responden yang diambil dari karyawan yang bekerja dalam shift pagi dan malam. Teknik analisis data dilakukan dengan uji statistik menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara shift kerja dan tingkat kelelahan, dengan p-value = 0,041, yang menunjukkan bahwa kelelahan lebih tinggi pada pekerja shift malam dibandingkan dengan shift pagi. Kesimpulannya, pengaturan shift kerja yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas pekerja, sehingga manajemen diharapkan dapat mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat mengurangi kelelahan kerja karyawan.
PENILAIAN RISIKO PEKERJAAN PEMBERSIHAN SILO PADA PT. BALIKPAPAN READY MIX Wibowo, Dimas Wahyu; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.589

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan aspek penting dalam dunia industri, terutama pada pekerjaan dengan tingkat risiko tinggi seperti pembersihan silo. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi bahaya serta risiko kerja pada proses pembersihan silo di PT. Balikpapan Ready Mix dengan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya delapan potensi bahaya, dengan lima di antaranya tergolong risiko tinggi. Risiko tersebut meliputi paparan debu semen, bahaya jatuh dari ketinggian, paparan gas beracun, dan kontak dengan peralatan kerja yang berbahaya. Upaya pengendalian dilakukan melalui penyediaan APD, pengarahan, pemasangan rambu K3, hingga pemeriksaan rutin peralatan kerja. Wawancara dengan pekerja mengindikasikan bahwa meskipun penggunaan APD telah diterapkan, masih terdapat ketidakkonsistenan dalam pelaksanaannya serta kurangnya pelatihan keselamatan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan disiplin penggunaan APD, pelatihan berkala, dan penegakan prosedur keselamatan untuk mencegah kecelakaan kerja.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN MINUMAN KOPI PADA CAFE ANALOGY PASTRY & COFFEE DI KOTA BALIKPAPAN Mulya, Widya; Febryan, Muhammad Rizal; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengelolaan minuman kopi pada Cafe Analogy Pastry & Coffee di Kota Balikpapan. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengevaluasi berbagai aspek mulai dari penerimaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga penyajian minuman kopi. Dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, studi ini menemukan bahwa meskipun prosedur penerimaan dan penyimpanan telah diikuti dengan baik, terdapat area yang memerlukan perbaikan dalam penyimpanan jarak dan pengolahan untuk meningkatkan keamanan pangan. Selain itu, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kebersihan dalam proses pengolahan telah diterapkan secara baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, efektivitas pengelolaan minuman kopi di Cafe Analogy Pastry & Coffee mencapai tingkat kepuasan yang baik, dengan saran untuk memperbaiki manajemen persediaan agar tidak terjadi penumpukan bahan baku yang dapat mengurangi kualitas dan efisiensi operasional.
HUBUNGAN LAMA KERJA TERHADAP KELELAHAN KERJA PADA SUPIR TRAILER K75 DI KOTA BALIKPAPAN Maslina, Maslina; Rahman, Fatur; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.596

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan yang serius yang dapat memengaruhi keselamatan dan produktivitas tenaga kerja, khususnya pada sektor transportasi berat seperti pengemudi trailer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama kerja dengan tingkat kelelahan kerja pada supir trailer k75 di area laydown PT. RDMP Kariangau, kota Balikpapan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kolerasional, dan melibatkan 43 orang supir responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis subjective symptom test dari industrial fatigue research commite (IFRC) jepang, yang mengukur tiga aspek kelelahan yaitu pelemahan aktivifatas, motivasi, dan kondisi fisik. Hasil dan analisis data dengan uji chi-square menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara lama kerja dengan tingkat kelelahan kerja (p < 0,05). Mayoritas responden yang bekerja melebihi dari 8 jam per hari mengalami kelelahan pada tingkat sedang hingga berat. Temuan ini mengindikasikan pentingnnya pengaturan jam kerja dan penerapan strategi manajemen kelelahan untuk meningkatkan keselamatan kerja para supir trailer.
EVALUASI KEAMANAN BEKERJA BERDASARKAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI PT BARUNA RAYA LOGISTICS Ananta, Erwin; Afrilla, Jaya Nur; Rusba, Komeyni; Liku, James Evert Adolf
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.597

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan segala kegiatan yang mencakup tempat kerja yang harus dilakukan dan dijalankan untuk menciptakan suasana kerja yang aman dan nyaman. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting di bidang tertentu, terutama di bidang berisiko tinggi seperti transpotasi laut. PT Baruna Raya Logistics, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan transportasi sangat bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan, dengan fokus pada elemen Keamanan Bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen terkait SMK3. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PT Baruna Raya Logistics telah menerapkan sistem keamanan yang efektif dengan tingkat kesesuaian 97,5%. Semua elemen yang dievaluasi seperti sistem kerja, pengawasan, pengawasan, dan pelayanan menunjukkan kesesuaian 100%. Namun, elemen pemeliharaan, perbaikan, dan modifikasi sarana produksi hanya mencapai 90%. Masalah utama pada sistem penandaan peralatan yang tidak aman dan rendahnya kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa PT Baruna Raya Logistics menerapkan SMK3 dengan baik, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan keselamatan kerja secara keseluruhan.
TINGKAT KEPATUHAN PEKERJA DALAM PENGGUNAAN APD PADA PENGOPERASIAN FORKLIFT DI PT. KALTIM SATRIA SAMUDERA Hardiyono, Hardiyono; Paisal, Aji; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.599

Abstract

Forklift merupakan salah satu jenis pesawat angkat angkutan di atas landasan dan diatas permukaan. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dalam sistem ketenagakerjaan maupun sumber daya manusia. Pada analisis data yang digunakan adalah metode penelitian analisis deskriptif kualitatif. Metode ini merupakan suatu cara dalam merumuskan dan menafsirkan data yang ada, sehingga memberikan gambaran yang jelas melalui pengumpulan, menyusun, dan menganlisis data yang akan memberikan gambaran umum tentang situasi yang akan diteliti. Tingkat kepatuhan pada penggunaan APD dinilai dengan 3 syarat. Syarat tersebut berupa ketersediaan alat APD yang lengkap, kondisi APD yang baik dan penggunaan yang sesuai. Dari hasil Checklist, ketersediaan APD pada perusahaan ini telah memenuhi jumlah operator yang ada di PT. KSS dengan persentase yang sangat baik yaitu 100%. Kondisi APD pada PT. KSS juga terhitung sangat baik dengan persentase 76,25% sedangkan 23,75% diakibatkan oleh beberapa operator yang tidak bisa menjaga APD mereka agar tetap baik. Serta kesesuaian penggunaan APD di PT. KSS terhitung baik yaitu senilai 78,13% sedangkan 21,87% operator yang terbilang tidak sesuai dengan penggunaan dikarenakan menggunakan APD dengan asal asalan atau tidak sesuai dengan kegunaannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan dalam penggunaan APD dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP HIGIENE SANITASI MAKANAN PADA RUMAH MAKAN KUBE MANDIRI KOTA BALIKPAPAN Wahyuni, Sri; Hardianto, Hardianto; rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.600

Abstract

Higiene dan sanitasi makanan merupakan faktor penting dalam menjamin keamanan dan kualitas makanan yang disajikan kepada konsumen. Rumah makan sebagai salah satu penyedia jasa makanan harus menerapkan prinsip-prinsip higiene dan sanitasi guna mencegah terjadinya kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip higiene dan sanitasi makanan di Rumah Makan Kube Mandiri, Balikpapan Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dan checklist berdasarkan pedoman dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan higiene dan sanitasi makanan di rumah makan tersebut sebagian besar telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, khususnya dalam aspek sanitasi perorangan dan pengolahan makanan. Namun, masih ditemukan beberapa kekurangan dalam sanitasi peralatan dan pengawasan kualitas air. Kesimpulannya, meskipun sebagian besar prinsip higiene dan sanitasi telah diterapkan dengan baik, masih diperlukan peningkatan dalam beberapa aspek guna menjamin keamanan pangan secara optimal.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO BEKERJA DI KETINGGIAN PADA PT XYZ BALIKPAPAN Siboro, Impol; Hidayat, Ragil; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.604

Abstract

Kegiatan bekerja di ketinggian memiliki potensi bahaya yang tinggi dan dapat menyebabkan kecelakaan kerja serius apabila tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menilai tingkat risiko yang terdapat pada aktivitas bekerja di ketinggian di PT XYZ Balikpapan, khususnya pada pekerjaan instalasi jaringan FTTH (Fiber to The Home). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah HIRA (Hazard Identification and Risk Assessment), yang mencakup tahapan identifikasi bahaya, analisis risiko, evaluasi risiko, dan pengendalian risiko. Data diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara dengan empat informan yang terlibat dalam pekerjaan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis bahaya fisik, mekanik, ergonomi, dan lingkungan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan seperti terjatuh, tersengat listrik, dan tertimpa material. Setelah dilakukan penilaian menggunakan risk matrix, ditemukan beberapa risiko berada pada kategori sedang hingga tinggi. Pengendalian risiko yang direkomendasikan mencakup penggunaan APD, penerapan SOP, pelatihan keselamatan kerja, dan penggunaan alat bantu seperti scaffolding. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan sistem manajemen K3 untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja di PT XYZ Balikpapan.
PELAKSANAAN CONTRACTOR SAFETY MANAGEMENT SYSTEM (CSMS) DI PT. BARUNA RAYA LOGISTICS Saputera, Dharma; Bainah, Nur; Siboro, Impol; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i2.606

Abstract

Contractor Safety Management System (CSMS) Merupakan dokumen standart yang dibutuhkan baik bagi kontraktor sebagai pemberi kerja maupun dari sisi mitra kerja sebagai penyedia tenaga kerja tujuannya agar sistem berjalan dengan baik, Tingkat angka kecelakaan bisa dikendalikan bahkan diturunkan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, prosedur, proses dan sumber daya yang dibutuhkan bagi pengembangan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang selamat, aman, efisien dan produktif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran kesesuaian penilaian CSMS di PT. Baruna Raya Logistics dengan pihak PT. Pertamina Hulu Kalimantan Timur. Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif, yang dimana dalam peneliltian ini penulis melakukan identifikasi masalah dengan menggunakan beberapa teknik pngumpulan data yaitu : wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dengan judul pelaksanaan Contractor safety management system (CSMS) di PT. Baruna Raya Logistics maka dapat diambil kesimpulan bahwa terkhusus terhadap 3 elemen yaitu elemen 1 kepemimpinan dan komitmen, elemen 2 kebijakan dan sasaran strategis K3LL, elemen 6 implementasi dan pemantauan kinerja K3LL menunjukkan bahwa penilaian pada elemen satu dapat terealisasikan hingga 100%, pada elemen dua terealisasikan hingga 100% dan terdapat 84,6% yang terealisasikan pada elemen enam, yang sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 50 tahun 2012 terkait sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada Perusahaan PT Baruna Raya Logistics.