cover
Contact Name
Bahril
Contact Email
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14125382     EISSN : 25982168     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
The articles were published in the Journal include the results of the quantitative research, qualitative research, conceptual, theoretical and a literature review. The series of studies covering integration between Religion, Islamic, Education, Economic, and Human Behavior in Social Science issues, such as Educational Behavior, can be either Economic and Organization Behavior issues.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Konsep Pemikiran Ismail Raji Al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib Al-Attas) Sholeh, Sholeh
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena terkait dengan pekembangan ilmu pengetahuan begitu pesat. Ditandai oleh munculnya ilmu-ilmu pengetahuan yang baru. Fenomena ini memunculkan sebuah dampak yang begitu besar bagi umat muslim. Sebab dengan perkembangan ilmu pengetahuan tersebut memicu suatu kebobrokan moral dan etika yang tidak berlandaskan agama Islam. Yang mana Islam telah diakui sebagai agama yang paling benar dan berakhlak. Dengan demikian muncullah sebuah kekritisan dari seorang cendekiawan muslim yang mencetuskan gagasan Islamisasi ilmu pengetahuan. Beliau adalah Ismail Raji Al-Faruqi dan Syed M. Naquib Al-Attas. Keduanya melihat fenomena perkembangan ilmu pengetahuan ini sudah melenceng dari ajaran-ajaran Islam. Sehingga membawa dampak seseorang menjadi sekuler. Berangkat dari sana kedua cendekiawan muslim ini melakukan Islamisasi pengetahuan dengan berbagai cara. Islamisasi ilmu pengetahuan merupakan langkah dalam menciptakan suatu peradaban Islam dalam dunia ilmu pengetahuan. Kedua tokoh besar tersebut menawarkan beberapa opsi dalam melakukan Islamisasi ilmu pengetahuan. Diantara opsi tersebut Syed M.Naquib Al-Attas menawarkan dua opsi dalam melakukan Islamisasi ilmu pengetahuan, yang pertama dengan melakukan pemisahan konsep-konsep kunci yang membentuk kebudayaan dan peradaban Barat. Yang kedua, dengan memasukan konsep kunci Islam ke dalam setiap cabang ilmu pengetahuan masa kini yang relevan. Dalam hal ini Ismail Raji Al-Faruqi juga menawarkan dua Konsep dalam melakukan Islamisasi ilmu pengetahuan. Yakni tauhid, integrasi kebenaran Islam dan ilmu pengetahuan, dan ayatisasi atau pemberian ayat-ayat terhadap ilmu pengetahuan.
Hubungan Kecerdasan Linguistik dengan Kemampuan Berbahasa Peserta Didik Kelas X di SMA Negeri 15 Kota Pekanbaru Sukenti, Desi
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan yang signifikan Kecerdasan Linguistik dengan Kemampuan Berbahasa Peserta didik kelas X di SMA Negeri 15 Kota Pekanbaru. Masalah penelitian yang ditemui dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berbahasa peserta didik di SMA Negeri 15 Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan adalah metode korelasi (Arikunto, 2010). Populasinya adalah seluruh peserta didik kelas X yang berjumlah 180 orang. Sampel yang digunakan berjumlah 80 orang sebagai data penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis Statistik Versi 20. Hasil penelitian tentang hubungan kecerdasan linguistik dengan kemampuan berbahasa peserta didik kelas X di SMA Negeri 15 Kota Pekanbaru. Hasil uji validitas dan reabilitas diperoleh 0.882>0.6 dan 0.903>0.6 ini berarti instrument yang digunakan reliable. Kesimpulannya bahwa koefisien korelasi Pearson Product Moment antara dua variabel yaitu variabel kecerdasan linguistik (X) dan variabel kemampuan berbahasa (Y). tersebut diperoleh nilai probabilitas Sig.(2-tailed) lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak. Artinya ada hubungan yang signifikansi antara kecerdasan linguistik dengan kemampuan berbahasa peserta didik. Jadi hubungan antara kecerdasan linguistik dengan kemampuan berbahasa peserta didik kelas X di SMA Negeri 8 Pekanbaru sebesar 0,790. Nilai korelasi ini dapat diinterpretasikan dengan kriteria tingkat hubungannya kuat.
Perbandingan Konsep Belajar, Strategi Pembelajaran dan Peran Guru (Perspektif Behaviorisme dan Konstruktivisme) Zalyana, Zalyana
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teori pembelajaran dapat dimaknai juga sebagai cara pandang seseorang tentang belajar, mengapa, dan bagaimana proses belajar itu terjadi. Terdapat berbagai pandangan atau teori yang menjelaskan bagaimana belajar dan pembelajaran itu terjadi.Seperti teori Behaviorisme dan Konstructivisme. Kedua teori ini bertolak belakang di dalam memandang konsep, dan strategi belajar, serta peran guru di dalamnya. Oleh karena itu tulisan ini akan berusaha untuk membandingkan ketiga konsep di atas dengan tujuan ingin mengetahui pandangan teori Behaviorisme dan Konstruktivisme tentang belajar, strategi dan peran guru. Untuk tujuan di atas penulis menggunakan metode induktif Komparasi yang dikemukan oleh George ZF. Bereday.
Pengaruh Peranan Bank Sampah Dalang Collection terhadap Kesejahteraan Karyawan Perspektif Ekonomi Syari’ah Efendi, Rustam; Bakhri, Boy Syamsul; Mursi, Yuhermi Okta
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is based on the results of pre-research conducted by the writers after looking at “Dalang Collection”  Garbage Bank in Pekanbaru city which is an alternative solution in handling waste in Pekanbaru. Although it was only established in 2012, the “Dalang Collection”  Garbage Bank has been able to empower communities around to become more productive and earn income, especially for mothers. Therefore, the writers are interested in examining the influence of  roles of the “Dalang Collection”  Garbage Bank on employee welfare. The problem formulation of this study is how the “Dalang Collection”  Garbage Bank influences employee welfare and whether the role of the “Dalang Collection”  Garbage Bank on employee welfare is in accordance with the sharia  economic perspective. The research objective was to determine the influence of the role of the “Dalang Collection”  Garbage Bank on the welfare of employees and to know the extent of the influence of the role of the “Dalang Collection” Garbage Bank on employee welfare in accordance with the sharia economic perspective. In analyzing quantitative data, simple linear regression analysis is used where the calculation process uses SPSS for windows version 23.0. The sample of this study was 42 people. The results of this study note the role of “Dalang Collection” Garbage Bank on employee welfare has a very close relationship, this is known from the correlation coefficient of 90.1%. While the partial test results have a significant effect between the role of the ”Dalang Collection” Garbage Bank on employee welfare, it is known from the t-count (13.164) is greater than t-table (1.684). It means that partially it can be seen that the variable X (role) affects the variable Y (employee welfare). Employees of the “Dalang Collection” Garbage Bank have had moral welfare, spiritual welfare and social welfare while material welfare has not been fulfilled so that it cannot be said prosperous according to the sharia economic perception.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Akidah Melalui Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) Ahmad, Muhammad Yusuf; Tambak, Syahraini
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jaip.2018.vol15(1).1581

Abstract

Akidah merupakan ketentuan dasar mengenai keimanan seorang muslim dan landasan dari segala perilakunya. Mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam merupakan perkembangan perjalanan hidup manusia muslim dari masa ke masa dalam usaha bersyari’ah dan berakhlak serta mengembangkan sistem kehidupan yang dilandasi akidah. Pada zaman sekarang ini banyak siswa yang belum menanamkan nilai-nilai pendidikan akidah dalam dirinya sehingga guru seharusnya terus berperan aktif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan akidah ini. Begitu juga gambaran yang ditemukan pada siswa di MTs An-Nur  Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Setelah dilakukannya observasi, penulis menemukan adanya  beberapa gejala-gejala yang terjadi, diantaranya: guru kurang membiasakan penanaman nilai-nilai pendidikan akidah pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), guru kurang menanamkan sikap kepercayaan diri pada peserta didik dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), guru kadang-kadang lupa mengajarkan nilai-nilai pendidikan akidah pada peserta didik dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Rumusan masalah: bagaimana penanaman nilai-nilai pendidikan akidah pada mata pelajaran SKI di MTs An-Nur Hangtuah. Tujuan penelitian untuk mengetahui penanaman nilai-nilai pendidikan akidah melalui mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTs An-Nur Hangtuah. Berdasarkan pengolahan dan analisis data dapat disimpulkan bahwa guru menanamkan sikap percaya diri dan berupaya untuk mempertahankan harga diri, guru menanamkan untuk berlaku jujur dan adil dengan mencontoh dari kehidupan Rasulullah, guru menanamkan sikap sabar dan berpendirian teguh dengan meneladani para rasul yang mendapat gelar Ulul Azmi, guru menanamkan sikap ksatria, semangat dan berani pada diri siswa dengan meneladani perjuangan Rasulullah dan para pejuang Islam lainnya, guru menanamkan sikap patuh dan taat menjalankan perintah Allah dengan beriman kepada Allah menjalankan perintahNya seperti sholat, puasa, menuntut ilmu serta menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.
Upaya Guru Mengembangkan Media Visual dalam Proses Pembelajaran Fiqih di MAN Kuok Bangkinang Kabupaten Kampar Zulkifli, Zulkifli
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya adalah salah satu usaha atau syarat untuk mencapai sesuatu maksud tertentu. Media visual merupakan media pembelajaran yang menyalurkan pesan lewat penglihatan. Yang terjadi dalam mengembangkan media visual di MAN Kuok Bangkinang, masih belum berjalan dengan maksimal hal tersebut terlihat dari gejala seperti guru kurang kreatif dalam mengembangkan media visual, guru kurang kreatif dalam menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa. Pembatasan masalah dalam penelitian ini adalah: Upaya guru mengembangkan media visual, khususnya media foto/gambar dalam proses pembelajaran Bidang studi Fiqih di MAN Kuok Bangkinang Kabupaten Kampar. Sejalan dengan masalah, maka dapat dirumuskan sebagai berikut: Apa saja upaya guru mengembangkan media visual dalam proses pembelajaran bidang studi Fiqih? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru mengembangkan media visual dalam proses pembelajaran bidang studi Fiqih. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Populasi penelitian ini adalah guru bidang studi Fiqih MAN Kuok yakni 2 orang guru, dan dalam pengumpulan data penulis menggunakan tehnik wawancara, kemudian datanya dianalisis untuk memperoleh hasil. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, maka dapat disimpulkan bahwa upaya guru mengembangkan media visual adalah Menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa, Merumuskan tujuan instruksional, Merumuskan butir-butir materi, Mengembangkan alat pengukur keberhasilan, Menulis naskah media, Mengadakan tes dan revisi.
Metakognitif: Bagaimana Belajar untuk Meningkatkan Prestasi Hayati, Najmi
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 8 No 1 (2011): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meriview siswa dengan mempunyai kemahiran metakognitif yang baik, untuk mendapatkan kemampuan belajar yang lebih efektif, siswa dengan sadar dapat merancang, memantau dan mengevaluasi kembali proses kognitif yang dimilikinya. Dengan ini siswa dapat lebih percaya diri dan lebih mandiri dalam belajar, lalu siswa akan lebih mahir dalam mengetahui apa yang mereka ketahui dan tidak mereka ketahui. Penulis mempromosikan pengembangan metakognitif didalam kelas untuk membantu siswa belajar bagaimana cara belajar yang lebih efisien. Obyektifnya dalam belajar siswa di gambarkan dalam tujuh aspek aktivitas pengembangan metakognitif pada proses belajar mengajar didalam kelas dan hubungannya dengan kemampuan metakognitif. Untuk itu pengajar perlu mempertimbangkan refleksi metakognitif ini didalam kelasnya.
Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak di Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu Tambak, Syahraini; Helman, Helman
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan salah satu kecerdasan yang sangat mempengaruhi perkembangan kehidupan anak, karena 80% kesuksesan kehidupan sangat ditentukan oleh kecerdasan emosional. Memberikan pendidikan kepada anak sejak dini merupakan hal yang sangat penting dan sangat dianjurkan karena sejak anak dilahirkan hingga tahun-tahun pertama, anak akan mengalami pertumbuhan dan perkembangan  yang  pesat. Perkembangan  anak  pada  tahun-tahun  awal  lebih kritis dibandingkan dengan perkembangan selanjutnya,  sehingga dapat disimpulkan bahwa masa kanak-kanak merupakan gambaran awal manusia sebagai manusia seutuhnya. Peran orang tua dalam perkembangan emosional anak sangat dibutuhkan, karena orang tualah yang dapat mendampingi dan mengembangkan kecerdasan anak semaksimal mungkin. Perkembangan anak khususnya perkembangan emosionalnya tercapai dengan baik dan sempurna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Orang Tua Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak di Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  orang tua yang  mempunyai  anak  usia  7-14  tahun yang  berjumlah  122  kepala keluarga. Karena besarnya jumlah populasi dalam penelitian ini, maka penulis mengambil 50% dari jumlah populasi yaitu sebanyak 61 kepala keluarga. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu dengan menggambarkan data yang berwujud angka-angka hasil perhitungan dan pengukuran dapat diproses dengan cara dijumlahkan. Dari hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa Peran Orang Tua dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak di Desa Petonggan Kecamatan Rakit Kulim Kabupaten Indragiri Hulu pada taraf “76,04%” yaitu berada pada rentang 61%-80% dikategorikan “Baik”.
Teori Belajar Perenialisme Siregar, Raja Lottung
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perenialisme, sesuai dengan namanya yang berarti segala sesuatu yang ada sepanjang sejarah, melihat bahwa teradisi perkembangan intelektual yang ada pada zaman yunani kuno dan abad pertengahan yang telah terbukti dapat memberikan solusi bagi berbagai problem kehidupan masyarakat perlu digunakan dan diterapkan dalam menghadapi alam modern yang sarat dengan problem kehidupan. Dalam hal pendidikan, perenialisme memandang bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membantu siswa dalam memperoleh dan merealisasikan kebenaran abadi. Aliran ini menilai bahwa kebenaran itu bersifat universal dan konstan. Maka jalan untuk mencapainya adalah melatih intelek dandisiplin mental. Tujuan pendidikan tersebut terurai dalam format kurikulum yang berpusat pada materi (contend based, subject-centered) dan mengutamakan disiplin ilmu sastra, matematika, bahasa, humaniora, sejarah dan lain-lain. Kata Kunci: Teori,
Implementasi Pendidikan Akhlak di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) al-Badr Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar Yusra, Nelly
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Al-Hikmah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan bertujuan tidak hanya merupakan kegiatan mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga mentransfer nilai-nilai akhlak dan nilai-nilai kemanusian. Maka, untuk mencari informasi mengenai faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi pendidikan akhlak, penelitian terkait pendidikan akhlak ini perlu dilakukan. Penelitian ini lakukan di SDIT al-Badr Kabupaten Kampar yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana implemetasi pendidikan akhlak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi pendidikan akhlak tersebut. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa faktor-faktor yang mendukung keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak adalah komitmen yang kuat dari pihak sekolah, komitmen yang kuat dari yayasan dalam mewujudkan generasi yang berakhlak mulia, adanya petunjuk teknis yang jelas untuk pelaksanaan bimbingan akhlak, serta hubungan yang baik sesama warga sekolah dan lingkungan sekolah, dan majlis guru yayasan al-Badr. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya kerjasama antara orang tua dengan pihak sekolah dalam mewujudkan generasi Islami, namun hal ini dapat dijembatani dengan diadakannya pertemuan rutin orang tua dan pihak sekolah untuk menyatukan visi dan misi dalam mewujudkan pengembangan akhlak mulia diantara para siswa.

Page 5 of 27 | Total Record : 265


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 22 No. 1 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 2 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 1 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 2 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 1 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 2 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 1 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 2 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 1 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 2 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 1 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 2 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 1 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol. 15 No. 2 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol. 15 No. 1 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol. 14 No. 2 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 14 No. 1 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 13 No. 2 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol 12 No 1 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol. 12 No. 1 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 8 No 1 (2011): Jurnal Al-Hikmah More Issue