cover
Contact Name
Bahril
Contact Email
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14125382     EISSN : 25982168     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
The articles were published in the Journal include the results of the quantitative research, qualitative research, conceptual, theoretical and a literature review. The series of studies covering integration between Religion, Islamic, Education, Economic, and Human Behavior in Social Science issues, such as Educational Behavior, can be either Economic and Organization Behavior issues.
Arjuna Subject : -
Articles 275 Documents
Nilai-Nilai Pendidikan dalam Hadits Ibadah Aqiqah Al-Kasyairi, Muhammad Khoir
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.622 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2015.vol12(2).1456

Abstract

Ibadah aqiqah merupakan ibadah yang dilakukan oleh orang tua setelah anaknya lahir kedunia. Dalam islam, anjuran ibadah aqiqah termuat dalam hadits dari Rasulullah yang kemudian diriwayatkan oleh para sanad dan perawinya. Terdapat beberapa perbedaan menurut para alim ulama terkait tentang ibadah aqiqah ini. Namun demikian, para alim ulama tersebut menyetujui bahwa dalam pelaksanaan ibadah aqiqah ini terkandung nilai-nilai pendidikan didalamnya. Tulisan ini mengupas tentang penjelasan hadits yang berhubungan dengan ibadah aqiqah dan nilai-nilai pendidikan yang terkandung didalamnya. Tulisan ini juga memaparkan kedudukan hadits yang meriwayatkannya.
Kebangkitan Pendidikan Islam: Melacak Isu Historis Kebangkitan Kembali Pendidikan Islam Tambak, Syahraini
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.05 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2015.vol12(2).1458

Abstract

Melacak isu-isu penting awal kemunduran pendidikan Islam di masa lampau dapat dilihat pada fakta sejarah peradaban Islam, di mana terdapat dua corak pemikiran yang selalu memengaruhi cara berpikir umat Islam. Pertama, pemikiran tradisionalis (orthodox) yang berciri sufistik, dan kedua, pemikiran rasionalis yang berciri liberal, terbuka, inovatif, dan konstruktif. Kedua corak inilah yang kelihatannya pada saat-saat kejayaan Islam berlangsung bersatu padu, dan saling mengisi satu sama lain. Masyarakat tidak mau lagi membedakan gagasan dan pemikiran mana yang mereka harus pelajari. Namun yang jelas, baik ilmu agama yang bersumber dari wahyu maupun ilmu pengetahuan yang bersumber dari pemikiran rasional, mereka pelajari secara seksama tanpa mendikotomikannya. Kedua corak pemikiran ini, tampak dijadikan sebagai sarana untuk menggali berbagai ilmu pengetahuan, baik pengetahuan agama maupun umum hingga sampailah pada kejayaan atau keemasan Islam.
Nilai-nilai Pendidikan dalam Hadits Periode Konsepsi Awal Kejadian Manusia Hasanah, Uswatun
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.237 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2015.vol12(2).1459

Abstract

Pendidikan anak dalam Islam tidak hanya dimulai dalam rahim, akan tetapi sejak awal ketika terjadi pertemuan antara sperma dan ovum atau yang disebut dengan periode konsepsi, maka pendidikan pada anakpun telah dimulai. Rasulullah SAW telah banyak mengajarkan kepada umatnya tentang bagaimana pendidikan anak pada awal kejadian manusia termasuk pada periode konsepsi, yaitu saat pertemuan sperma dan ovum. Dari hadits beliau tersebut kita bisa mendapatkan pesan nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya yang menjadi petunjuk bagi para orangtua dalam mencapai tujuan pendidikan dalam Islam yaitu anak yang saleh. Nilai pendidikan yang terkandung dalam
Implementasi Pendidikan Akhlak di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) al-Badr Kecamatan Bangkinang Kabupaten Kampar Yusra, Nelly
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.762 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2015.vol12(2).1508

Abstract

Pendidikan bertujuan tidak hanya merupakan kegiatan mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga mentransfer nilai-nilai akhlak dan nilai-nilai kemanusian. Maka, untuk mencari informasi mengenai faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi pendidikan akhlak, penelitian terkait pendidikan akhlak ini perlu dilakukan. Penelitian ini lakukan di SDIT al-Badr Kabupaten Kampar yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana implemetasi pendidikan akhlak dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi pendidikan akhlak tersebut. Hasil penelitian ini menyebutkan bahwa faktor-faktor yang mendukung keberhasilan sekolah dalam mengimplementasikan pendidikan akhlak adalah komitmen yang kuat dari pihak sekolah, komitmen yang kuat dari yayasan dalam mewujudkan generasi yang berakhlak mulia, adanya petunjuk teknis yang jelas untuk pelaksanaan bimbingan akhlak, serta hubungan yang baik sesama warga sekolah dan lingkungan sekolah, dan majlis guru yayasan al-Badr. Adapun faktor penghambat yaitu kurangnya kerjasama antara orang tua dengan pihak sekolah dalam mewujudkan generasi Islami, namun hal ini dapat dijembatani dengan diadakannya pertemuan rutin orang tua dan pihak sekolah untuk menyatukan visi dan misi dalam mewujudkan pengembangan akhlak mulia diantara para siswa.
Hubungan Materi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan Kecerdasan Emosional Siswa Ahmad, Muhammad Yusuf; Nurjannah, Siti
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.416 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1509

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan salah satu kecerdasan yang dimiliki oleh setiap individu dan merupakan salah satu kecerdasan yang dianggap penting. Dengan memiliki kecerdasan emosional, seseorang mampu memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustasi, mengendalikan dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berfikir, berempati dan berdoa. Selain itu, seseorang yang memiliki kecerdasan emosional juga akan mampu menjalani hidup hanya berorientasi pada kebutuhan, bukan keinginan. Pencerdasan emosional dilakukan menurut pencerdasan intelegensi dan pencerdasan spiritual. Pencerdasan spiritual dapat diperoleh melalui pendidikan Agama Islam. Selain itu, dalam materi pembelajaran pendidikan Agama Islam juga mengandung ajaran tentang kecerdasan emosional. Oleh karena itu, melalui penelitian ini, penulis meneliti hubungan materi pembelajaran pendidikan Agama Islam dengan kecerdasan emosional siswa kelas VII SMP PGRI Pekanbaru. Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data yang telah penulis lakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara materi pembelajaran pendidikan Agama Islam dengan kecerdasan emosional siswa kelas VII SMP PGRI Pekanbaru.
Metode Resitasi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Tambak, Syahraini
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.794 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1510

Abstract

Dalam proses belajar mengajar, guru berperan penting dalam peningkatan mutu pendidikan. Untuk menghasilkan pendidikan yang efektif dan efisien, diperlukan metode mengajar yang sesuai. Penerapan suatu metode dalam pengajaran harus ditinjau dari segi keefektifan, keefesienan dan kecocokannya dengan karakteristik materi pelajaran serta keadaan peserta didik yang meliputi kemampuan, kecepatan belajar, minat, waktu yang dimiliki dan keadaan sosial ekonomi peserta didik. Selain itu, pembelajaran dengan metode mengajar yang sesuai dengan materi yang diajarkan dipercaya meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Metode resitasi merupakan metode dimana guru memberikan tugas tertentu agar peserta didik melakukan kegiatan belajar. Dalam pembelajaran PAI (pendidikan agama islam), proses belajar peserta didik secara maksimal dapat di hasilkan melalui metode resitasi yang mana metode ini dapat dilaksanan baik di dalam maupun di luar kelas dan selama itu berada dalam lingkungan sekolah. Alasan penggunaan metode resitasi dalam pelajaran PAI adalah karena bahan pelajaran yang ada dirasakan terlalu banyak, sementara waktu yang tersedia hany sedikit. Artinya, banyaknya bahan yang tersedia dengan waktu kurang seimbang. Dengan demikian, agar bahan pelajaran selesai sesuai batas waktu yang di tentukan, maka metode resitasi inilah salah satu metode yang dapat digunakan oleh para guru PAI untuk.
Konsep Pendidikan Islam yang Ideal: Upaya Pembentukan Keperibadian Muslim Sholeh, Sholeh
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.081 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1511

Abstract

Pendidikan merupakan proses pembentukan kepribadian yang merupakan hasil dari proses pembelajaran. Melalui lembaga-lembaga pendidikan diharapkan tidak hanya mampu menghadapi masyarakat teknologi masa depan yang makin teknologis tetapi juga pendidikan berpengaruh terhadap proses pembentukan dan pengembangan sikap dan prilaku manusia. Pendidikan yang ideal diyakini dapat melayani pertumbuhan manusia dalam semua aspek, baik aspek spiritual, intelektual, imajinasi, maupun aspek ilmiah. Dengan demikian proses pendidikan ini sebaiknya mendorong aspek tersebut ke arah keutamaan serta pencapaian kesempurnaan hidup melalui pembentukan karakter kepribadian. Melalui pembentukan karakter kepribadian muslim diharapkan dapat melahirkan individu-individu yang baik, bermoral, berkualitas sehingga bermanfaat bagi dirinya, keluarganya, masyarakatnya, bangsanya serta umat manusia umumnya.
Perbandingan Konsep Belajar, Strategi Pembelajaran dan Peran Guru (Perspektif Behaviorisme dan Konstruktivisme) Zalyana, Zalyana
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.526 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1512

Abstract

Teori pembelajaran dapat dimaknai juga sebagai cara pandang seseorang tentang belajar, mengapa, dan bagaimana proses belajar itu terjadi. Terdapat berbagai pandangan atau teori yang menjelaskan bagaimana belajar dan pembelajaran itu terjadi.Seperti teori Behaviorisme dan Konstructivisme. Kedua teori ini bertolak belakang di dalam memandang konsep, dan strategi belajar, serta peran guru di dalamnya. Oleh karena itu tulisan ini akan berusaha untuk membandingkan ketiga konsep di atas dengan tujuan ingin mengetahui pandangan teori Behaviorisme dan Konstruktivisme tentang belajar, strategi dan peran guru. Untuk tujuan di atas penulis menggunakan metode induktif Komparasi yang dikemukan oleh George ZF. Bereday.
Penggunaan Media Sketsa dalam Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Sukenti, Desi; Silvia, Silvia
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.655 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1513

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendah nya kemampuan berbahasa anak Taman Kanak-Kanak Islam Bina Insan Kamil Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, hal ini dapat diketahui dari hasil pengamatan pada data awal kemampuan bahasa anak adalah belum berkembang yaitu sebanyak 59,8% dengan arti kata kemampuan bahasa anak masih rendah. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media sketsa dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak Usia 5–6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Bina Insan Kamil Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media sketsa dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak Usia 5–6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Bina Insan Kamil Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan jumlah sampel anak sebanyak 23 orang anak. Teknik pengumpulan data pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Hasil penelitian yang dilakukan, Perkembangan bahasa Anak Usia 5 – 6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Bina Insan Kamil Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru dapat ditingkatkan dengan media sketsa Perkembangan bahasa Anak Usia 5 – 6 Tahun di Taman Kanak-Kanak Islam Bina Insan Kamil Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru pada data awal diperoleh skor 278 dengan persentase 37.8%, pada siklus I memperoleh skor 475 (64,5%) dengan kiteria mulai berkembang. Terjadi peningkatan Perkembangan bahasa pada anak usia 5-6 tahun pada siklus II dengan skor 556 (75,5%) dengan kiteria berkembang sangat baik.
Al-Af’idah dan Qulub serta Kaitannya dengan Pendidikan Siregar, Raja Lottung
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.675 KB) | DOI: 10.25299/al-hikmah:jaip.2016.vol13(1).1514

Abstract

Al-Af’idah dan qulub merupakan kedua anugrah yang Allah berikan kepada manusia yang hidup di dunia ini. Af’idah bentuk jamak dari kata “fuad” yang berarti aneka hati. Para ulama banyak memahaminya akal. Berbicara masalah akal tentu tidak akan pernah selesai. Sebab dengan adanya akal ataupun pikiran maka manusia bisa menemukan penemuan-penemuan baru terhadap perkembangan ilmu dan teknologi. Seperti halnya kurikulum pendidikan saat ini, selalu ada inovasi untuk ke arah yang lebih maju lagi. Ekistensi akal ini, memang benar-benar kita rasakan fungsinya. Sehingga dunia pendidikan di negeri kita ini cukup pesat perkembangannya. Kemanusiaan manusia berada di dalam hatinya. Sebab hatilah yang mengendalikan diri manusia itu sendiri. Karena itu pendidikan seharusnya mengutamakan pembinaan hati. Supaya hati berkembang menjadi hati yang baik, hati itu harus berisi kebaikan. Tuhan adalah kebaikan tertinggi. Karena itu agar hati menjadi baik hati itu harus berisi Tuhan.

Page 9 of 28 | Total Record : 275


Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 1 (2026): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 22 No. 2 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 22 No. 1 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 2 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 1 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 2 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 1 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 2 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 1 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 2 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 1 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 2 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 1 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 2 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 1 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 15 No. 2 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol. 15 No. 1 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 14 No. 2 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol. 14 No. 1 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 13 No. 2 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol. 12 No. 1 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 12 No 1 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol 8 No 1 (2011): Jurnal Al-Hikmah Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) More Issue