cover
Contact Name
Bahril
Contact Email
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bahrilhidayat@fis.uir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan
Published by Universitas Islam Riau
ISSN : 14125382     EISSN : 25982168     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
The articles were published in the Journal include the results of the quantitative research, qualitative research, conceptual, theoretical and a literature review. The series of studies covering integration between Religion, Islamic, Education, Economic, and Human Behavior in Social Science issues, such as Educational Behavior, can be either Economic and Organization Behavior issues.
Arjuna Subject : -
Articles 275 Documents
Membangun Moralitas Melalui Pendidikan Agama Pulungan, Sahmiar
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.089 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana membangun moralitas melalui pendidikan agama. Tulisan ini bermanfaat bagi para orang tua dan pendidik untuk mengembangkan dan menanamkan moralitas pada anak. Hasil tulisan ini adalah: Pertama, moralitas merupakan tolok ukur untuk menentukan baik buruknya perbuatan manusia dan bukan sebagai pelaku peran tertentu. Moral mengandung muatan nilai dan norma yang bersumber pada hati nurani manusia. Kedua, moralitas mencakup dalam tiga unsur yaitu perilaku, kognisi, dan afeksi. Dimensi moralitas berangkat dari ajaran tauhid, penghayatan dan pengalaman Agama Islam terbagi kedalam tiga aspek yaitu îmân, Islâm, dan ihsân. Ketiga, moralitas dalam pendidikan agama dapat dilihat dari sistem nilai Islami yang hendak dibentuk dalam pribadi anak didik dalam wujud keseluruhannya. Oleh karena pendidikan Islam bertujuan pokok pada pembinaan akhlak mulia, maka sistem moral Islami yang ditumbuh kembang dalam proses pendidikan adalah norma yang berorientasi kepada nilai-nilai Islami. Keempat, pendidikan moral dimulai dari keluarga berlangsung dalam suasana informal, pada setiap situasi, baik disadari atau pun tidak oleh orang tua. Memberikan pujian pada saat anak melakukan hal-hal yang baik dan benar serta menegur bahkan memberikan hukuman pada saat anak melakukan kesalahan, tanpa disadari pada dasarnya merupakan proses pembinaan nilai moral.
Metakognitif: Bagaimana Belajar untuk Meningkatkan Prestasi Hayati, Najmi
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.392 KB)

Abstract

Meriview siswa dengan mempunyai kemahiran metakognitif yang baik, untuk mendapatkan kemampuan belajar yang lebih efektif, siswa dengan sadar dapat merancang, memantau dan mengevaluasi kembali proses kognitif yang dimilikinya. Dengan ini siswa dapat lebih percaya diri dan lebih mandiri dalam belajar, lalu siswa akan lebih mahir dalam mengetahui apa yang mereka ketahui dan tidak mereka ketahui. Penulis mempromosikan pengembangan metakognitif didalam kelas untuk membantu siswa belajar bagaimana cara belajar yang lebih efisien. Obyektifnya dalam belajar siswa di gambarkan dalam tujuh aspek aktivitas pengembangan metakognitif pada proses belajar mengajar didalam kelas dan hubungannya dengan kemampuan metakognitif. Untuk itu pengajar perlu mempertimbangkan refleksi metakognitif ini didalam kelasnya.
Pengaruh Perputaran Kas terhadap Likuiditas Perusahaan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia Permata, Lolyta
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.088 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh perputaran kas terhadap likuiditas perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Likuiditas yang dimaksud dalam penelitian ini adalah quick ratio. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari perputaran kas sebagai variabel bebas dan likuiditas sebagai variabel terikat. Populasi penelitian ini adalah perusahaan perdagangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2006 sampai dengan 2008 dan jumlah sampel dari penelitian adalah 19 perusahaan. Analisis yang digunakan pada peneltian adalah anlisis regresi sederhana dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perputaran kas pengaruh secara signifikan terhadap likuiditas perusahaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Pengaruh perputaran kas terhadap variasi likuiditas perusahaan sebesar 7,7% sedangkan sisanya sebesar 92,3% ditentukan oleh faktor lain yang tidak diungkapkan dalam penelitian ini.
Sistem Ekonomi Islam dalam Perbandingan Bakhri, Boy Samsul
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.931 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan menganalisis perbandingan diantara tiga sistem ekonomi utama yaitu Islam, kapitalis, dan sosialis. Perbandingan menyimpulkan bahwa Sistem Ekonomi Islam mempunyai kelebihan dibanding sistem yang lain yaitu: (1) Ekonomi Islam bersumberkan dari wahyu, bukan pemikiran manusia; (2) Peraturan ekonomi Islam sesuai dengan fitrah, bukan nafsu; (3) Ekonomi Islam mempunyai tujuan kebahagiaan dunia dan akhirat; (4) Ekonomi Islam menggunakan prinsip yang sesuai untuk semua keadaan dan sepanjang waktu; (5) Ekonomi Islam menggunakan metode yang dapat menjamin keadilan.
Al-Mundzirî dan “al-Targhîb wa al-Tarhîb Asra, Amaruddin
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.97 KB)

Abstract

Al-Targhîb wa al-Tarhîb adalah sebuah kitab yang terdiri dari hadits-hadits Nabi SAW mengenai keutamaan-keutamaan yang dapat dicapai oleh seorang muslim ketika melakukan amalan-amalan baik, yang kemudian dinamakan dengan hadits-hadits targhîb (). Pada sisi lain kitab ini juga memuat hadits-hadits yang menjelaskan keburukan-keburukan yang akan menimpa seorang muslim jika melakukan hal-hal tidak baik. Hadits-hadits semacam ini disebut dengan hadits-hadits tarhîb (). Ditulis oleh pakar hadits pada masanya dengan sistematika yang amat baik, berupa keseimbangan antara penyebutan perihal targhîb dan tarhîb dari hadits Nabi SAW, penerapan bab, penisbahan hadits kepada sumber aslinya, merumuskan hadits-hadits yang absah dan yang tidak absah ataupun yang diragukan menggunakan shighât tamrîdh dan ‘an‘anah guna mempermudah pembaca, kemudian pencantuman daftar nama-nama periwayat bermasalah yang kadang diikuti dengan keputusan penulis.
Bimbingan Konseling dalam Perspektif Al-Qur’an dan Al-Hadits Moenada, Meimunah S.
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1441.831 KB)

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk menggambarkan terminologi bimbingan konseling yang terdapat dalam al-Qur`an dan al-Hadis. Manfaatnya mengarah kepada upaya pemberian bantuan yang diberikan seorang pembimbing terhadap individu agar dapat berkembang potensinya secara optimal. Kegiatan bimbingan konseling pernah diterapkan pada masa Umar ibn Khattab sampai masa Usman ibn Affan. Bimbingan konseling pada masa ini dinamakan dengan hisbah atau ihtisab sedang konselornya dinamakan muhtasib dan klien dinamakan muhtasab alaih. Hal ini bila dirujuk ke al-Qur`an, maka kata hisbah berasal dari bentuk kata (). Kata ini dalam berbagai bentuknya terulang sebanyak 98 kali, dan semuanya bermakna perhitungan atau saatnya untuk introspeksi. Terminologi yang dapat dilihat dalam al-Qur’an dan al-Hadits tentang bimbingan konseling adalah bantuan muhtasib hendaklah bersifat membantu klien dengan halus supaya melakukan sesuatu karena pilihannya sendiri secara terus menerus untuk memecahkan masalah yang dihadapinya dan mampu menghadapi krisis-krisis yang dialami dalam kehidupannya (). Berupa ucapan yang bermanfaat yang bertujuan menghindarkan orang yang dinasihati dari bencana atau keburukan dan dilakukan dengan ikhlas (). Ia merupakan pertolongan yang berimplikasi pada ketenangan dan ketentraman, dan sasarannya baik yang didzalimi maupun yang terdzalimi (). Ia merupakan bimbingan yang lurus () yang petunjuk yang benar dan baik atau the best choice (). Dan bertujuan untuk mendapatkan hidayah Allah ().
Pemikiran Pendidikan al-Ghazali Tambak, Syahraini
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.248 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rekonstruksi pemikiran pendidikan al-Ghazali dalam pendidikan Islam kontemporer. Manfaatnya adalah bagi pemerintah dan pendidik dapat menjadikan pemikiran pendidikan al-Ghazali sebagai inspirasi dalam menegakkan pendidikan Indonesia berkualitas. Hasil tulisan ini adalah bahwa bangunan pemikiran pendidikan al-Ghazali bersifat religius-etis. tujuan pendidikan al-Ghazali mencakup tiga aspek, yaitu aspek kognitif, aspek apektif, dan aspek psikomotorik. Di samping itu menempatkan dua hal penting sebagai orientasi pendidikan yaitu mencapai kesempurnaan manusia untuk secara kualitatif mendekatkan diri kepada Allah SWT; dan mencapai kesempurnaan manusia untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Pendidik adalah pribadi yang menguasai suatu disiplin ilmu dan mampu mengamalkannya serta sosok manusia yang secara total berkonsentrasi kepada bidang pendidikan. Anak didik ditempatkan sebagai obyek sekaligus subyek dan menetapkan sepuluh kriteria ideal yang harus diupayakan oleh anak didik agar berhasil dalam pendidikan. Al-Ghazali menyebutkan empat kategori klasifikasi ilmu pengetahuan, yaitu; klasifikasi ilmu syar’iyah (religi) dan ‘aqliyah (nalar); ilmu teoritis dan praktis; ilmu yang dihadirkan (hudhûri) dan yang diperoleh (hushûli); Ilmu fardhu ‘ain dan fardhu kifâyah. Metode pengajaran Al-Ghazali menekankan bagi guru yang memberikan ilmu dituntut menggunakan metode teladan dan dialog dalam proses pembelajaran.
Sikap Siswa Non Muslim dalam Mengikuti Pelajaran Arab Melayu Wahyuni, Ida Windi; Ahmad, Mawardi; Mulyanti, Sri
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.929 KB)

Abstract

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap siswa non muslim dalam mengikuti pelajaran Arab Melayu dan faktor-faktor yang mempengaruhi sikap kurang perhatian siswa non muslim dalam mengikuti pelajaran Arab Melayu di SDN 016 Kampung Pinang Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar. Manfaat dari penelitian ini adalah secara teoritis untuk memperkaya khazanah ilmu pengetahuan tentang sikap siswa non muslim dalam mengikuti pelajaran Arab Melayu. Dan secara praktis, diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran kepada siswa non muslim, orang tua dan lembaga tempat penelitian sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki pola pikir siswa non muslim mengenai pelajaran Arab Melayu. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa sikap siswa non muslim dalam mengikuti pelajaran Arab Melayu dikategorikan “tidak positif” (33,59 %). Adapun faktor-faktor yang lebih banyak mempengaruhi sikap siswa non muslim dalam mengikuti pelajaran Arab Melayu SDN 016 Kampung Pinang, yaitu faktor internal ini berasal dari dalam diri siswa. Sedangkan faktor eksternal berasal dari luar diri siswa.
Tauhid: Dasar Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam Hs, Mastuki; Hasanah, Lathifatul
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.563 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tauhid sebagai dasar dalam pengembangan kurikulum pendidikan Islam. Tulisan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak (pemerintah, guru, dan stakeholder pendidikan) dalam rangka mengembangkan kurikulum yang didasarkan pada tauhid. Tulisan ini menghasilkan dua hal yaitu: Pertama, tauhid meliputi bukan saja pengakuan pada keesaan Tuhan (kesatuan ketuhanan), tetapi juga pengakuan kesatuan penciptaan (alam) dan kesatuan kemanusiaan. Dengan kata lain, dari tauhid dapat diderivasi tiga aspek utama, yaitu aspek teologis (ketuhanan), kosmologis (kealaman), dan antropo-sosiologis (kemanusiaan). Kedua, perumusan makna terdalam kurikulum pendidikan Islam harus memperhatikan keberadaan hakikiah manusia dan dimensi ketergantungannya pada aspek teologis, kosmologis dan antropo-sosiologis. Dengan begitu, dalam perspektif pandangan dunia tauhid, kurikulum pendidikan Islam harus diorientasikan pada pengembangan nilai-nilai ilahiah (teologis), alamiah (kosmologis) dan insaniah (antropo-sosiologis). Dari kemestian ini, bangunan pendidikan Islam dilandasi dan sekaligus hendak mengarahkan anak didik pada tiga pola hubungan fungsional, yaitu hubungan manusia dengan Allah (hablun min Allah, aspek teologis), hubungan manusia dengan sesamanya (hablun min al-nâs, aspek antropo-sosiologis), dan hubungan manusia dengan alam lingkungannya (hablun min al-‘âlam, aspek kosmologis).
Manajemen Pengelolaan Zakat di UPZ Instansi Pemerintah Provinsi Riau Astuti, Daharmi; Zulkifli, Zulkifli
Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan Vol. 15 No. 1 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.407 KB) | DOI: 10.25299/jaip.2018.vol15(1).1580

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya realitas belum optimalnya pengelolaan zakat di Provinsi Riau. Pesatnya pertumbuhan ekonomi yang ditandai dengan peningkatan taraf hidup masyarakat tidak dibarengi dengan peningkatan dalam membayar zakat khususnya zakat profesi. Hal tersebut dipengaruhi kurang maksimalnya kinerja UPZ dalam manajemen pelaksanaan dan pengumpulan zakat serta kurangnya juga kesadaran masyarakat untuk membayar zakat profesi. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah manajemen pengumpulan zakat profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan bertujuan menganalisa manajemen pengumpulan zakat profesi di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dalam mengolah data yang diperoleh ialah dengan metode statistik deskriptif yaitu penyajian data dengan tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, perhitungan modus, median mean, persentase, dan standar deviasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 46 instansi. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan secara langsung kepada responden di UPZ Pemerintah Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan zakat di UPZ instansi Pemerintah Provinsi Riau dikatakan “Sangat tidak baik”. Berdasarkan data yang diperolehdari 46 responden maka rata-rata skor penelitian sebesar 169 terletak pada daerah sangat tidak setuju.

Page 11 of 28 | Total Record : 275


Filter by Year

2011 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 23 No. 1 (2026): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 22 No. 2 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 22 No. 1 (2025): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 2 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 21 No. 1 (2024): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 2 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 20 No. 1 (2023): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 2 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 19 No. 1 (2022): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 2 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 18 No. 1 (2021): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 2 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 17 No. 1 (2020): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 2 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 16 No. 1 (2019): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 15 No. 2 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 15 No 2 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol 15 No 1 (2018): Jurnal Al-Hikmah Vol. 15 No. 1 (2018): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 14 No. 2 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 14 No 2 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol. 14 No. 1 (2017): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 14 No 1 (2017): Jurnal Al-Hikmah Vol 13 No 2 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 13 No. 2 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 13 No 1 (2016): Jurnal Al-Hikmah Vol. 13 No. 1 (2016): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 12 No 2 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol. 12 No. 2 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol. 12 No. 1 (2015): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 12 No 1 (2015): Jurnal Al-Hikmah Vol. 8 No. 1 (2011): Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan (AJAIP) Vol 8 No 1 (2011): Jurnal Al-Hikmah More Issue