cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pangkajene kepulauan,
Sulawesi selatan
INDONESIA
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa
ISSN : 25491857     EISSN : 25494279     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa is published 2 (two) times a year in February and August with peer-reviewed and open access process. Has p-ISSN: 2549-1857 and e-ISSN: 2549-4279, , published by Study Program Guidance and Counseling STKIP Andi Mattappa Pangkep. JURKAM publishes writings / articles of thought and research results written by experts, educators, scientists, practitioners and reviewers in the disciplines of counseling and counseling, counseling techniques, and educational psychology
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024" : 7 Documents clear
Degradasi Budaya Generasi Z: Relevansi Konseling KIPAS di Era Westernisasi Afandi, Nail Hidaya; Afandi, Muslim
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.2940

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui relevansi konseling KIPAS pada generasi Z yang mengalami degradasi budaya di era westernisasi. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan penelitian ini adalah systematic review- meta agregasi. Berdasarkan 20 hasil penelitian yang telah disentesis ditemukan bahwa konseling KIPAS relevan digunakan pada generasi Z yang memiliki karakteristik berbeda dari masyarakat Indonesia dari generasi-generasi sebelumnya. Relevansi ini dilihat melalui berbagai berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh konseling KIPAS, mulai dari mengajak konselor memandang manusia sebagai makhluk yang kompeten dan positif, peran konselor KIPAS yang harus dipenuhi, tujuan konseling KIPAS, langkah-langkah konseling KIPAS hingga konsep pribadi sehat dalam konseling KIPAS.
Discrepancy Analysis of Guidance and Counseling Program Implementation in Madrasah Tsanawiyah Sulastrini, Sulastrini; Hidayah, Nur; Rahman, Diniy Hidayatur
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3163

Abstract

This research aims to identify the discrepancies between the standards of guidance and counseling programs and the actual practices in Madrasah Tsanawiyah (MTs). Initial data indicates that most school counselors do not evaluate their services, attributed to a lack of ability, diminished interest in learning evaluation methods, and inadequate training opportunities. This study employs an evaluation method utilizing a discrepancy model and involves school counselors from MTs across the Malang Raya region. Evaluation data is collected through a scale developed based on the professional school counselor evaluation guidelines from the Missouri Department of Elementary and Secondary Education and the Indonesian Association for Guidance and Counseling (ABKIN) ethical code. Subsequently, the data is statistically analyzed. The research finds that the main focus areas of guidance and counseling services in MTs are ranked as 3, 6, 2, 4, 5, and 1, with the highest focus being on point 3, where professional counselors provide responsive services to groups and individuals. Conversely, the lowest point is in focus area 1, where professional counselors provide basic services using their acquired skills. To achieve optimal services, implementing the guidance and counseling program must address all focus areas attentively. Consequently, improvements and developments aligned with the standards are necessary. Counselors also need to pay heed to points related to implementation that deviate from the existing standards, allowing for improvements to enhance service quality. This evaluation is anticipated to enhance the guidance and counseling programs in MTs and positively impact students, facilitating their optimal development.
Konseling Behaviour Contract dalam Mengurangi Perilaku Verbal Bullying Pada Peserta Didik Tiasari, Ulfy Alwis; Thahir, Andi; Sugiharta, Iip
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3193

Abstract

Verbal bullying merupakan salah satu jenis bullying yang paling mudah dan sering dilakukan oleh seseorang, khususnya peserta didik. Perilaku verbal bullying yang terus dibiarkan dapat memicu jenis bullying yang lainnya. Perlunya memberikan pemahaman serta upaya untuk mengurangi perilaku verbal bullying sangat penting dilakukan supaya peserta didik memiliki karakter yang mencerminkan seorang pelajar. Seperti yang dialami oleh peserta didik di tingkat sekolah menengah di Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konseling individu dengan teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku verbal bullying terhadap peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian Single Subject Research (SSR) dengan menggunakan satu subjek penelitian, dengan desain A-B-A yang dimana proses penelitian ini berlangsung dengan 3 tahapan. Tahapan pertama penelitian melakukan baseline A1 sebanyak 3 kali pertemuan. Kemudian peneliti memberikan treatment pada fase intervensi (B) sebanyak 6 kali pertemuan. Dan tahap terakhir yaitu baseline A2 sebanyak 3 kali pertemuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Perspektif Jenis Kelamin untuk Mememnuhi Kebutuhan Rasa Aman dan Menciptakan Psikologis Aman Hutahaean, Erik Saut Hatoguan; Pertiwi, Yuarini Wahyu; Aulia, Della; Hannafiani, Hannafiani
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3234

Abstract

Laki-laki dan Perempuan saat ini berada dalam suatu kesetaraan. Tetapi karaktertistik yang melekat di dalam stereotipe jenis kelamin sering membuat keduanya berada dalam ruang perbedaan. Wanita dianggap lebih mudah larut dalam suatu keadaan emosional, dan kemudian membuatnya beresiko mengalami ketidakamanan psikologis. Tetapi laki-laki justru sebaliknya, cenderung lebih fokus untuk menyelesaikan ketidaknyamanannnya dan kemudian tidak ingin larut dalam aspek emosionalitas dari ketidakamanan yang dirasakannya. Terlepas apakah ini setereotipe, kenyataannya pandangan ini masih terus bergulir. Setereotipe ini tidak dapat dibenarkan secara subjektif. Oleh karena itu dibutuhkan kajian yang objektif untuk menguji secara empiris tentang psikologis aman berdasarkan perspektif jenis kelamin. Sebanyak 189 responden perempuan dan 47 responden laki-laki yang menekuni bidang keilmuan psikologi dilibatkan untuk mendapatkan data penelitian. Intrumen yang berupa kuesioner diberikan untuk mengetahui tentang kondisi, pihak di luar diri, bidang kehidupan yang berperan menciptakan psikologis aman, dan kebutuhan akan rasa aman. Hasil analisis menemukan bahwa kondisi kehidupan pribadi, keluarga dan bidang kesehatan dipilih menjadi preferensi tentang psikologis aman oleh respon kelompok perempuan dan laki-laki. Di antara laki-laki dan perempuan juga tidak ditemukan perbedaan tingkatan yang signifikan untuk kebutuhan rasa aman. Preferensi akan psikologis aman, dan besarnya kebutuhan akan rasa aman tidak dapat ditentukan oleh disposisi jenis kelamin
Analisis Tingkat Employability Skilss Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti, Caraka Putra; Ardiningrum, Carissa
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3417

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat employability skilss pada siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Banjarnegara. Penelitian menggunakan desain penelitian metode survey dengan menggunakan G-From. Sampel berjumlah 49 siswa, yaitu total seluruh siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Banjarnegara, dengan melalui skala employability skilss. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan hasil tingkat employability skilss yaitu pada kategori tinggi sebsar 47%, kategori sedang sejumlah 51%, dan kategori rendah 2%, yang menunjukan masih adanya siswa yang tingkat employability skilss pada kategori sedang dan rendah, sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkannya, karena tidak sebatas hanya pada siswa yang rendah, tetapi sedang bahkan tinggi juga bisa ditingkatkan. Karena melalui employability skills yang mumpuni, siswa akan memperhatikan berbagai hal yang diperlukan saat akan memasuki dunia kerja, yang utamanya adalah keterampilan yang harus dipenuhi di pekerjaan yang menjadi keinginannya dan sebagai cara bertahan serta bersaing di masa depan, terutama dalam perjalanan karir. Meningkatkan employability skilss bisa melalui beberapa kegiatan dan yang terutama dalam peran sekolah terkhusus peran guru BK dalam memberikan layanannya agar menunjang peningkatan employability skilss siswa, sebagai upaya gur BK dalam mengoptimalkan potensi dan perkembangan siswa.
Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal Model Teams Games Tournaments untuk Mereduksi Burnout Akademik Ilmawan, Ananda Ikhsan; Santosa, Hardi
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3469

Abstract

The aim of this research is to determine the effectiveness of classical guidance services using the teams games tournaments model in reducing academic burnout. This research is a quantitative research that uses a pre-experimental study with a one group pre-test post-test research design. The population in this study involved all class XII majoring in automotive light vehicle engineering (TKRO). The sample in this study was class XII TKRO 2, totaling 25 students who were taken using purposive sampling technique. Data collection techniques and instruments used structured interviews and an academic burnout scale. The data analysis technique in this research is the Wilcoxon Signed Rank Test statistical test. The results of this research show that there are differences in the average academic burnout scores among students. The average score before the treatment was given was 141. Meanwhile the average score after the treatment was given decreased by 26 points to 115. The results of the statistical data analysis of the Wilcoxon Signed Rank Test show the Asymp value. Sig (2-tailed) is 0.000 (<0.05) so Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, it can be concluded that the classical guidance service model of teams games tournaments is effective in reducing academic burnout.
Pengembangan Learning Object Material dalam Desain Micromodul Digital Berbasis Case Method dan Project Based Pada Perkuliahan Latif, Suciani; Pandang, Abdullah; Harum, Akhmad; Qawiyyan Fitri; Nurul Mutahara B
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 8 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/jurkam.v8i1.3558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk yang valid dan praktis berupa micromodul pelatihan mikro konseling berbasis digital dan panduan dosen dalam pelaksanaan perkuliahan. Penelitian pengembangan iniĀ  menggunakan model pengembangan pengembangan ADDIE, namun pada penelitian ini hanya sampai pada tahap keempat yaitu Analysis (analisis), Development (pengembangan), Design (desain) dan Implementation (Implementasi). Hasil penelitian menunjukkan tingkat validitas micromodul yang dikembangkan setelah melalui uji validitas dinyatakan telah valid, berdasarkan uji validasi ahli materi dengan hasil sebesar 91% dengan kategori sangat valid. Uji validasi ahli media memperoleh hasil sebesar 89% dengan kriteria sangat valid. Uji praktisi oleh dosen BK yang dinilai dari ketiga aspek yaitu kegunaan, kelayakan dan ketepatan dengan total persentase 90% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji coba lapangan oleh penilaian mahasiswa memperoleh sebesar 89%. Sehingga berdasarkan hal tersebut makan pengembangan micromodul digital berbasis case method dan project based pada mata kuliah mikrokonseling dinyatakan layak dan valid.

Page 1 of 1 | Total Record : 7