cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 38 Documents clear
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN SELAPARANG KOTA MATARAM M Chairul Anam; Baiq Sarlita Kartiani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.405 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.271

Abstract

This study examines the efforts of principals in improving the professionalism of teachers Elementary School in District selaparang Mataram regency, focused on the task of the principal as a leader, innovator and motivator. This study used a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The informants are principals and teachers. The study found: (1) In terms of duty of the principal as leader, the study found that efforts principals include: empowerment and guidance through discussions, workshops, KKG, supervision and Self-Evaluation of Teachers (EDG), by showing the attitude exemplary, openness, discipline, and communicative among principals with all the citizens of the school. (2) In terms of duty of the principal as an innovator, the study found that the efforts made by the principal is the formulation of programs according to the situation and the demands of school, such as developing the school program healthy, clean, beautiful, and fun, as well as composing coaching program through meetings between teachers of subjects in each group. (3) In terms of the principal duties as a motivator, the study found: the efforts made by the head of the school is to maintain morale by encouraging teachers to conduct further studies, reward and punishment. Reward given to teachers who are considered to have achievements in the form of gifts and compliments. While the punishment given to teachers deemed in violation of rules and regulations in school and not able to function properly
PENERAPAN TEORI BELAJAR VAN HIELE PADA MATERI SEGIEMPAT UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 8 DONGGO SATU ATAP KABUPATEN BIMA TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Israil Israil
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.262 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.71

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 8 Donggo Satu Atap Kabupaten Bima tahun pelajaran 2014/2015 pada materi  segiempat  dengan menerapakan teori belajar Van Hiele. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus, siklus I dan II terdiri atas tiga pertemuan dengan dua pertemuan untuk penyampaian materi, dan satu pertemuan untuk evaluasi, sedangkan siklus III teridiri atas 2 pertemuan dengan satu pertemuan untuk penyampaian materi dan satu pertemuan lagi untuk evaluasi. Adapun materi yang dibahas pada siklus I meliputi sifat-sifat segiempat, siklus II membahas hubungan bangun-bangun geometri dan keliling segiempat. Sementara pada siklus III, materi yang dibahas meliputi luas daerah segiempat. Berdasarkan hasil pada siklus I dapat dilihat bahwa rata-rata jumlah skor aktivitas siswa adalah 7,33. sedangkan prestasi belajar siswa pada siklus I bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa yaitu 62,47, dan adapun ketuntasan belajar siswa yaitu 58,33% dilihat dari hasil aktivitas dan prestasi siswa masih kurang aktif. Dari analisis data, aktivitas dan prestasi siswa dapat dikategorikan kurang aktif. Pada siklus II dapat dilihat bahwa rata-rata jumlah skor aktivitas siswa pada siklus II adalah 12,17. Dari analisis data, kriteria keaktifan siswa dapat dikategorikan aktif.  Namun pada pembelajaran siklus II masih terdapat beberapa kekurangan dan diharuskan untuk melanjutkan ke siklus III. Sedangkan ketuntasan belajar siswa dengan  nilai rata-rata kelas yang diperoleh pada siklus II adalah 73,31 dan ketuntasan belajarnya 77,08 % dengan nilai terendah 25 dan nilai tertinggi 81 (hasil selengkapnya pada lampiran 17). Setelah melakukan perbaikan yang telah direncanakan pada tahap refleksi siklus II, dapat dilihat bahwa dari hasil observasi aktivitas siswa pada siklus III ini mengalami peningkatan skor walaupun masih  tergolong pada kategori aktif.  Hasil evaluasi hasil belajar siswa mendapatkan rata-rata nilai pada siklus III yaitu 76,9. Ini berarti bahwa terjadi peningkatan rata-rata nilai siswa jika dibandingkan dengan siklus I dan siklus II. Dengan melihat indikator kerja dalam penelitian ini, maka penelitian ini dikatakan telah berhasil
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN MENGGUNAKAN MODEL PENGAJARAN TUNTAS PADA SISWA KELAS III SDI BERTINGKAT OEBOBO2 KUPANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Naomi Edy
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.195 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.48

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas III yang mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam materi tidak pilih kasih di SD Inpres Bertingkat Oebobo 2 Kupang melalui  penerapan  metode pembelajaran tuntas. Penelitian ini  dilakukan  dalam  dua  siklus,  yang diawali dengan prapenelitian. Setiap siklus meliputi empat tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes tertulis, yang selanjutnya data tersebut akan dianalisis secara deskriptif. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas III SD Inpres Bertingkat Oebobo2 Kupang tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 24 siswa. Data yang diperoleh berupa hasil tes dan lembar observasi aktivitas kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata keaktivan guru dan siswa meningkat dari 45,66% sebelum penelitian, meningkat menjadi 59,19% pada akhir siklus I dan dan meningkat lagi 85,31% pada akhir siklus II. Peningkatan keaktivan guru dan siswa dalam proses belajar mengajar juga berdampak pada peningkatan hasil belajar dan ketuntasan yaitu sebelum penelitian rata-rata hasil belajar siswa sebesar 52,08 menjadi 69,58 pada siklus I dan menjadi 87,08 pada akhir siklus II. Pada siklus I ketuntasan siswa sebesar 79,17% sedangkan pada akhir siklus II ketuntasan siswa sudah mencapai 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran tuntas dapat meningkatkan keaktivan dan hasil belajar siswa kelas III SD Inpres Bertingkat Oebobo2 Kupang tahun pelajaran 2015/2016, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran Pendidikan Agama Kristen.
REALITAS PEMBELAJARAN SASTRA DI SEKOLAH MASA KINI DUWI PURWATI
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.608 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.76

Abstract

Karya sastra bukan merupakan fakta statis yang menunjukkan adanya keseragaman,melainkan fakta dinamis yang menentukan adanya kebaharuan, dan individuasi. Dalam dunia  pendidikan misalnya, nilai estetik dari sebuah karya sastra baik itu novel, ataupun puisi diyakini telah sukses mampu mengajarkan nilai-nilai dan membangun sebuah karakter manusia. Hal-hal mendasar yang perlu dilakukan agar sastra tidak mati di dunia pendidikan kita dengan menawarkan strategi-strategi yang merubah segala bentuk pemikiran-pemikiran miring tentang sastra diantarnya, (1) mengajarkan arti hakekat sastra yang sebenarnya, (2) menyesuaikan karya sastra dengan karakteristik anak, (3)penghargaan terhadap sebuah karya, (4) menjadi motivator dan contoh yang baik, (5) memberikan keleluasaan peserta didik dalam mengapresiasikan diri mereka, (6) sama-sama menghasilkan sebuah karya, (7) adanya kerjasama yang baik antar berbagai pihak, (8) pengadaan buku-buku sastra di perpustakaan. Sudah barang tentu masyarakat, guru, sekolah dan pemerintah tidak lagi berdiam diri apalagi menomorduakan pembelajaran sastra. Segala bentuk pelajaran seharusnya memiliki porsi mereka masing-masing sehingga pelajaran itu bisa lebih bermanfaat. Sebagai dosen, guru dan pemerhati bahasa dan Sastra justru kita tidak ingin apa yang kita ajarkan hanya didengar saja setelah itu tidak ada perubahan yang berarti. Jika bukan kita yang mengembangkan kebermanfaaatan sebuah sastra bagi kehidupan lalu siapa lagi, karenanya, keseluruhan dari kita harus mulai mengasah kemampuan, menambah wawasan, menumbuhkan kepercayaan diri dan kebanggaan terhadap sastra
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA WORK SHEET PADA PEMBELAJARAN EKONOMI DALAM MENINGKATKAN PROSES DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 BOLO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Salahudin Salahudin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.581 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.67

Abstract

Proses belajar mengajar terdapat komponen-komponen yang harus diperhatikan yaitu tujuan, materi, metode, media dan evaluasi, yang lebih diperhatikan dalam komponen ini adalah media yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Media pembelajaran dapat membantu guru dan siswa melakukan komunikasi dua arah secara aktif, tanpa media juga guru mungkin akan cenderung berbicara pada satu arah terhadap siswanya. Namun dengan media guru dapat mengatur atau mengelola kelas bukan hanya guru sendiri yang aktif, akan tetapi juga siswa. Lancarnya komunikasi dua arah akan memberi manfaat dalam memberikan peluang bagi para pengajar dan anak didik untuk saling menukar ilmu pengetahuannya. Berkaitan dengan penggunaan media yang merupakan salah satu alternatif dalam mensiasati proses pembelajaran supaya lebih baik dan menarik. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Adapun hasil penelitian yang dapat diambil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1). Pembelajaran yang berlangsung pada siklus I diperoleh nilai-rata 65,45 dan siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan belajar individu berjumlah 19 orang dari 44 orang siswa, sehingga prosentase ketuntasan belajar klasikal 43,18%. Nilai ini belum memenuhi indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya yaitu minimal 85% dari jumlah siswa yang mendapat nilai lebih besar atau sama dengan 65; 2). Pembelajaran pada siklus II juga belum mencapai indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya dengan nilai rata-rata siswa adalah 65,45 sedangkan siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan belajar individu berjumlah 24 orang dari 40 orang siswa, sehingga prosentase ketuntasan belajar klasikal 54,54%; 3). Sedangkan hasil yang dicapai pada siklus III diperoleh nilai rata-rata siswa adalah 85,00 dan siswa yang memenuhi kriteria ketuntasan belajar individu berjumlah 44 orang dari 44 orang siswa, sehingga prosentase ketuntasan belajar klasikal 100%. ketuntasan belajar adalah 100%. Sehingga dapat dikatakan bahwa penggunaan media work sheet pada pembelajaran Ekonomi dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa kelas X di SMA Negeri 2 Bolo tahun pelajaran 2015/2016; 4). Dari hasil analisis data dan pembahasan serta dari hasil observasi yang dilakukan dapat dikatakan bahwa penggunaan media work sheet pada pembelajaran Ekonomi dapat meningkatkan proses dan aktivitas belajar siswa kelas Xdi SMA Negeri 2 Bolo tahun pelajaran 2015/2016
PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI METODE BELAJAR AKTIF TIPE GGE (GROUP TO GROUP EXCHANGE) Ismail Efendi; Safnowandi Safnowandi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.926 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.54

Abstract

Kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan metode pembelajaran, menjadi masalah bagi tenaga pengajar di SMP Islam Al-Badriyah Lombok Timur khususnya guru biologi. Metode yang digunakan masih didominasi oleh metode ceramah dan tanya jawab, sedangkan alat belajar hanya meliputi papan tulis dan spidol sehingga dalam mengikuti proses pembelajaran biologi terkesan monoton bahkan terkesan membosankan. Hal ini dikarenakan terbatasnya kompetensi guru serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung proses belajar. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif siswa melalui metode belajar aktif tipe GGE (Group to Group Exchange). Objek dalam penelitian ini adalah peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif siswa melalui metode belajar aktif tipe GGE (Group to Group Exchange), subjek dalam penelitian ini adalah kelas VII B. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif. Pada siklus I pertemuan pertama persentase mencapai 58,33% sedangkan keterampilan sosial siswa pada pertemuan ke dua mencapai 75% kategori cukup terampil. Pada siklus I ketuntasan klasikal mencapai 90%, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode belajar aktif tipe GGE (Group to Group Exchange) dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMP Islam Al-Badriyah Lombok Timur Tahun Pelajaran 2014/2015.
ANALISA RASIO DEBIT MAKSIMUM DAN MINIMUM (Qmax/Qmin) SUNGAI UNUS KOTA MATARAM Itratip Itratip; Wardatul Jannah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.335 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.81

Abstract

Banjir merupakan salah satu masalah tahunan yang dihadapi Pemerintah Kota Mataram.Penyempitan kapasitas sungai dapat disebabkan oleh sedimentasi (pengendapan) dan sampah..Penelitian ini dilakukan di Sungai Unus Kota Mataram. Sungai unus melewati beberapa kelurahan padat penduduk di Kota Mataram. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan metode statistik.Berdasarkan obeservasi dan analisis data dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan rasio maksimum dan minimum sungai Unus dari 4,04 tahun 2007 menjadi 5,75 pada 2010. Peningkatan rasio debit maksimum dan minimum menyebabkan potensi banjir meningkat
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI IMPLEMENTASI LANGKAH POLYA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINIER DUA VARIABEL (SPLDV) PADA SISWA KELAS VIIIB SEMESTER GANJIL MTs AL-MANSYURATI NW AIK BUKAK TAHUN PELAJARAN 2015/2016 Pujilestari Pujilestari
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.72 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.272

Abstract

The problems that arise during observation learning mathematics grade VIII MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukaq that learning is less effective because learning activities do vary and the discussions in the classroom are still rare. This will affect student learning outcomes. To overcome these problems, researchers applied learning with Polya method. The purpose of this action research is to determine how much increase in mathematics learning outcomes in grade VIII MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukak in academic year 2015/2016. This type of research is a classroom action research, which in the implementation of this study using several cycles. The research instrument used in this study is the observation sheets, worksheets, and a test sheet. This research was conducted at MTs Al-Mansyurati NW Aik Bukak. The subjects of this study is grade VIIIB consisting of 25 students. In cycle I students learning activity score is 13.33 with less active category, while the average value of student learning outcomes is 73.75 with the percentage of classical completeness amounted to 83.33%. In cycle two student activity score is 23.50 with a very active category, while the average value of student learning outcomes is 79.29 with the percentage of 91.67% classical completeness. By looking at the percentage of students in the classical learning completeness has achieved the expected indicators. Thus it can be concluded that the implementation of measures to improve learning outcomes eighth grade students of MTs Al-Mansyurati NW in the academic year 2015/2016
IDENTIFIKASI JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI PANTAI JERANJANG Sri Nopita Primawati; Ismail Efendi; Marnita Marnita
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.962 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.63

Abstract

Ikan merupakan hewan vertebrata aquatis yang bernafas menggunakan insang. Oleh karena itu perubahan  pada ekosistemnya akan mempengaruhi keberadaannya. Perubahan tersebut dapat disebabkan kerusakan lingkungan oleh manusia, sehingga ikan  banyak digunakan sebagai indikator pencemaran. Untuk mengetahui pencemaran  lingkungan di pantai Jeranjang bisa dilihat dari keragaman jenis ikan dari hasil tangkapan nelayan. Namun belum adanya standarisasi ukuran morfometrik  dan  meristik khususnya pada beberapa jenis ikan hasil tangkapan nelayan yang diperlukan  sebagai  dokumentasi dan dasar identifikasi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfometrik ikan hasil tangkapan nelayan di Pantai Jeranjang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Metode penelitian deskriptif eksploratif merupakan metode penelitian yang berusaha mengungkap fakta suatu kejadian, objek, aktivitas, proses dan manusia secara apa adanya pada waktu sekarang atau jangka waktu yang masih memungkinkan dalam ingatan responden, jenis ikan yang didapat atau ditemukan sebanyak 7 spesies, Diketahui bahwa dari 3 nelayan didapatkan 40 ekor ikan yang berbeda jenis. Masing-masing ikan memiliki ukuran dan bentuk tubuh yang berbeda, meski berasal dari Kelas yang sama yakni Actinopterygii. Terdapat perbedaan panjang maupun bentuk dan struktur tubuh untuk setiap karakter morfometrik ikan.
PENERAPAN METODE PAIKEM UNTUK MENINGKATKAN DAYA SERAP DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI KELAS VB SD INPRES OEBUFU KUPANG Dyah Harsitowati
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.794 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.49

Abstract

Penelitian tindakan kelas dilakukan di SD Inpres Oebufu Kupang dengan mengacu pada pokok permasalahan yang diangkat yaitu metode pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional, belum ditemukan strategi pembelajaran yang tepat dan belum ada kolaborasi antara guru dan siswa dalam proses belajar mengajar, dengan demikian maka peneliti menggunakan Metode PAIKEM untuk meningkatkan daya serap dan hasil belajar dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen pada materi Yesus mengenyangkan 5000 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh menerapkan metode PAIKEM dalam meningkatkan daya serap dan hasil belajar siswa. Penelitian didesain dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Populasi penelitian siswa kelas IV.B  SD Inpres Oebufu Kupang yang berjumlah 24 orang. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan tes. Data selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode PAIKEM dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dapat meningkatkan daya serap siswa dari 50,83% sebelum penelitian menjadi 88,33% pada akhir siklus II.  Hasil penelitian juga menunjukkan peningkatan ketuntasan sebesar 33,33% sebelum penelitian menjadi 95,83% pada akhir siklus II. Dengan demikian disimpulkan bahwa metode PAIKEM dapat digunakan pada mata pelajaran pendidikan Agama Kristen dan mata pelajaran lain yang relevan

Page 3 of 4 | Total Record : 38