cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,067 Documents
HUBUNGAN ANTARA POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMAN 1 LABUAPI LOMBOK BARAT Candra Candra; Abdul Sakban
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.299 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.212

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu faktor penting  untuk terjadinya interaksi kedua belah pihak atau lebih, namun komunikasi juga terlihat lebih menarik ketika memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak, dampak positif tersebut tergantung bagaimana pola komunikasi yang dibangun oleh para komunakan. Pola komunikasi orang tua dalam lingkungan keluarga akan mempengaruhi keadaan keluarga itu sendiri, misalnya terjadinya motivasi belajar anak tergantung bagaimana orang tua membangun pola komunikasi dengan anak tersebut atau yang disebut oleh mudjiono terdapat faktor eksternal ikut terlibat dalam motivasi belajar anak. Sehingga peneliti tertarik untuk meneli peran pola komunikasi orang tua terhadap motivasi belajar anak di SMAN 1 Labuapi dengan tujuan untuk mengetahui Hubungan antara Pola Komunikasi Orang Tua dengan Motivasi Belajar Siswa di SMAN 1 Labuapi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan pendekatan expost-fakto, penlitian ini adalah penelitian populasi dengan tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, jenis data yang dikumpulkan adalah kuantitatif dan sumber data primer. Sementara instrumen dilakukan uji validitas dan reliabilitas untuk mengetahui tingkat konsistensi instrumen tersebut serta uji normalitas untuk peryaratan analisis. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil penelitian diperoleh harga r hitung sebesar 0.336 dan r tabel 0,497 pada taraf kesalahan 5 %, artinya r hitung lebih kecil dari r tabel. Maka hasil uji hipotesis menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara pola komunikasi orang tua dengan motivasi belajar siswa. Sehingga hal tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa kelas XI IPA di SMAN 1 Labupai tidak terpengaruh oleh faktor eksternal, salah satunya pola komunikasi orang tua, akan tetapi lebih kepada faktor eksternal yang lain seperti kemampuan siswa bergaul, berkomunikasi serta sikap siswa itu sendiri yang berada diluar lingkungan keluarga dan faktor internal siswa itu sendiri
PENGARUH PARANET PADA SUHU DAN KELEMBABAN TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) Husnul Jannah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.46 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.56

Abstract

Seledri (Apium graveolens L) adalah tanaman sayuran bumbu berbentuk rumput yang berasal dari benua Amerika. Seledri dapat tumbuh pada dataran rendah sampai tinggi, dan optimal pada ketinggian tempat 1.000 - 1.200 m dpl, suhu udara 15 - 240C. Tanaman seledri juga dapat dikembangkan pada daerah tropis seperti di Indonesia. Sebagai tanaman subtropis seledri membutuhkan sinar matahari yang cukup sekitar 8 jam/hari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.) dan untuk mengetahui bagaimanakah implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai pembuatan brosur bagi masyarakat. Dalam penelitian pengaruh intensitas cahaya terhadap pertumbuhan tanaman seledri (Apium graveolens L.) dalam upaya pembuatan brosur bagi masyarakat menggunakan metode RAK (Rancangan acak kelompok) dengan 4 perlakuan yaitu (P0) tanpa paranet, (P1) paranet 1 lapis, (P2) paranet 2 lapis,(P3) paranet 3 lapis. Hasil dari penelitian ini yaitu dilihat dari parameter diameter batang yang menunjukkan hasil Sig < 0,05 terdapat perbedaan yang sangat nyata (highly significant) diantara perlakuan, parameter jumlah anakan yaitu Sig< 0,05 terdapat perbedaan yang nyata (significant) , berat kering yaitu sig< 0.05 terdapat perbedaan yang nyata (significant) dan parameter diameter batang yaitu sig< 0,05 terdapat perbedaan yang nyata (significant) diantara perlakuan, parameter berat basah yaitu sig > 0,05 terdapat perbedaan yang tidak nyata (non significant) diantara perlakuan, parameter tinggi tanaman yaitu sig> 0,05 terdapat perbedaan yang tidak nyata (non significant) diantara perlakuan, parameter jumlah daun yaitu sig> 0,05 terdapat perbedaan yang tidak nyata (non significant) diantara perlakuan, dan parameter berat basah yaitusig > 0,05 terdapat perbedaan yang tidak nyata (non significant) diantara perlakuan. Dapat disimpulkan bahwa intensitas cahaya berpengaruh terhadap diameter batang, berat kering dan jumlah anakan, akan tetapi tidak berpengaruh terhadap terhadap tinggi batang, jumlah daun, dan berat basah.
PERBEDAAN SELF EFFIKASI SISWA DITINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA SISWA DI MTS DARUL FATIHIN NW GERINTUK KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sukarman Sukarman
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.066 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.118

Abstract

In Mts darul fatihin NW Gerintuk east Lombok are still many students who do not know the efficacy of self-owned and self-efficacy when asked about there that o not know the answer. students were asked about slf efficacy woman there who do not knowthe answer, but most responded with a smile and shy. While male students who answered firmly and some are answered by not knowing, but less than those of women. It happens to the students of MTs Darul Fatihin NW Gerintuk east Lombok on self-efficacy. Formulationof the problem as follows:”Is there are difference students self-efficacy in terms of gender on students of MTs Darul Fatihin NW Gerintuk east Lombok in academic year 2014/2015?. The aim in this study was to determine the difference students self efficacy in terms of gender on students of MTs Darul Fatihin NW Gerintuk east Lombok in academic year 2014/2015. This study uses a quantitative approach, whit a population of 103 students of MTs Darul Fatihin NW Gerintuk east Lombok in academic year 2014/2015. While the sample in this study amounted to 84 students. Data were collectedby using questionnaires, interview, observation and documentation. Analysis of the data used in this study by using t-test analysis. Based on the results of t-test is 8.06 with a significance level of  5% and db – 82 turned out large numbers rejectionof the null hypothesis that the lim its stated in the t-table is 1,99. This fact suggests that the value of t is greater than t-table (8.06>1.99), this means that the null hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted, it can be concluded that: There is difference students self-efficacy in terms of gender on students of MTs Darul Fatihin NW Gerintuk east Lombok in academic year 2014/2015
Analisis Karakteristik Dinamika Tanah Berdasarkan Data Mikrotremor di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat Uzlifatul Azmiyati; Kirbani Sri Brotopuspito; Suprapto Dibyosaputro
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.417 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.515

Abstract

Gempabumi diketahui sebagai fenomena alam yang menimbulkan kerugian yang sangat besar baik secara moral maupun material. Berdasarkan beberapa kasus gempabumi merusak di dunia, diketahui bahwa tingkat kerusakan akibat gempabumi tidak hanya dipengaruhi oleh besarnya kekuatan gempabumi dan jarak suatu daerah dari pusat gempabumi tetapi juga dipengaruhi oleh karakteristik dinamika tanah. Kota Mataram sebagai ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat yang padat penduduk (6.741 jiwa/km2) merupakan bagian dari wilayah Indonesia yang rawan terhadap bencana gempabumi menjadi lokasi penelitian ini.Karakteristik dinamika tanah diperoleh berdasarkan analisis data mikrotremor yang ada di Kota Mataram dengan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) yang menghasilkan nilai frekuensi alami tanah (f0) dan faktor amplifikasi tanah (A0). Frekuensi alami dan faktor amplifikasi menjadi input untuk menghitung karakteristik dinamika tanah lainnya yaitu periode dominan (Tg), danindeks kerentaran seismik (Kg).Hasil analisis menunjukkan bahwa pola spektrum mikrotremor Kota Mataram menghasilkan frekuensi alami rendah (0,13–10,96 Hz) dengan faktor amplifikasi tinggi (3,04–6,59), dan nilai periode dominan tinggi (0,02–2,25 detik). Hal tersebut menunjukkan bahwa Kota Mataram memiliki lapisan sedimen yang tebal dan batuan dasar yang dalam. Indeks kerentanan seismik tingggi ditunjukkan di bagian barat Kota Mataram.Hasil analisis dinamika tanah yang telah dilakukan dapat menjadi langkah dalam mitigasi bencana gempabumi di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN MELALUI PELATIHAN ASERTIF PADA SISWA KELAS VIII SMPN 6 WERA SATU ATAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Syafruddin Syafruddin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.446 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan Kemandirian  siswa melalui metode pelatihan asertif pada siswa SMPN 6 Wera Satu Atap  tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitiannya adalah penelitian tindakan kelas dengan subyek penelitian kelas VIII SMPN 6 Wera Satu Atap  yang berjumlah 36 siswa. Subyek penelitian ditentukan dengan teknik populasi. Penelitian dilakukan secara kolaborasi antara peneliti dan guru bimbingan konseling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah skala dan observasi. Instrumen yang digunakan adalah skala Kemandirian  dan pedoman observasi. Reliabilitas skala berpikir kreatif sebesar 0,741 artinya memiliki reliabilitas yang cukup tinggi. Metode pelatihan asertif dilakukan dalam satu siklus yang terbagi dalam empat pertemuan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Kondisi awal Kemandirian  siswa kelas VIII SMPN 6 Wera Satu Atap  secara individu tergolong rendah. Kondisi ini dibuktikan dari hasil pre-test dengan skor rata-rata Kemandirian  siswa 95,69 dan dikategorisasikan dalam Kemandirian  sedang. (2) Dalam penelitian ini diterapkan metode pelatihan asertif dalam satu siklus yang meliputi empat kegiatan melalui ceramah, studi kasus, diskusi kelompok, role playing, modeling, dan pengisian lembar kerja yang menyebabkan tingkat Kemandirian  siswa kelas VIII SMPN 6 Wera Satu Atap  meningkat. Peningkatan Kemandirian  siswa dibuktikan dari hasil post-test skor Kemandirian  rata-rata sebesar 106,33 dan dikategorisasikan dalam Kemandirian  tinggi. Peningkatan skor Kemandirian  siswa dari pre-test ke post-test yaitu sebesar 10,64. (3) Observasi pada saat pemberian tindakan untuk peningkatan Kemandirian  menunjukkan antusiasme tinggi dalam metode pelatihan asertif dari kegiatan I, II, III, dan IV.
ANALISIS KEMAMPUAN MENGUBAH TEKS WAWANCARA MENJADI KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 11 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nurfidah Nurfidah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.442 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.321

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam mengubah teks wawancara menjadi karangan narasi dan siswa sulit membedakan kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mengubah teks wawancara menjadi karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 11 Mataram. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 11 Mataram, berjumlah 141 orang. Teknik pengambilan sampel, yaitu Purposive sampling. jumlah sampelnya 25 orang siswa dan metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tugas dan metode dokumentasi. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan individual dalam mengubah teks wawancara menjadi karangan narasi pada siswa kelas VII A SMP Negeri 11 Mataram adalah taraf kemampuan tinggi 88%, taraf kemampuan sedang 12%, dan taraf kemampuan rendah 0%. Sedangkan untuk indeks prestasi kelompok 84,04 termasuk kategori tinggi. Kemampuan belajar siswa ditunjang oleh : a. keadaan guru yang memadai, b. keadaan siswa yang memadai dan, c. keadaan fasilitas belajar mengajar yang memadai
REKRUTMEN PEMBINAAN PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN MAHASISWA ATLETIK DAN PENCAK SILAT FIK UNM Noor Akhmad; Ali Muhaimin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.621 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.74

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap tentang bagaimana proses rekrutmen calon atlit PPLM FIK-UNM. Metode penelitian ini menggunakan Observasi terus terang, structured interview, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan jenis triangulasi yang dilakukan hingga peneliti cukup dalam mendapatkan data yang diharapkan. Proses analisa data dilakukan sebelum dan selama penelitian berlangsung dengan menggunakan model spradley untuk menguji hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sistem perekrutan atlet PPLM yang dilakukan selama ini telah transparan dan sesuai dengan visi dan misi yang telah dirumuskan. Input yang dihasilkan diharapkan dapat menunjang tercapainya tujuan PPLM yakni meningkatkan prestasi olahraga dari kalangan intelektual dan secara umum untuk mencari bibit atlet yang berpotensi untuk berprestasi sebagai jawara Indonesia di dunia olahraga Internasional
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas Dalam Proses Pembelajaran Berdasarkan K.13 Melalui Supervisi Akademik Semester Satu Tahun Pelajaran 2017/2018 SDN Inpres Nunggi Muliyadin Muliyadin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.528 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.529

Abstract

yang melatar belakangi diadakannya Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ini yaitu rendahnya kompetensi Guru Kelas dalam proses pembelajaran di kelas. Solusinya yaitu dengan mengefektifkan pelaksanaan supervisi akademik. Permasalahannya apakah pelaksanaan supervisi akademik dapat meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di kelas Semester Satu tahun pelajaran 2017/2018 di SDN Inpres Nunggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan supervisi akademik dalam upaya meningkatkan kompetensi Guru Kelas dalam pembelajaran di kelas, yang manfaatnya bagi kepala sekolah adalah untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga siklus, masing-masing siklus kegiatannya ada empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil akhir > 85% dari jumlah peserta pendampingan memperoleh nilai rata-rata > 80,00 (kategori baik). Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (2,90), observasi guru rata-rata (2,67) dan hasil supervisi akademik guru kelas rata-rata nilai (62,86). Pada siklus II observasi kepala Sekolah rata-rata (3,40), observasi guru rata-rata (3,50) dan hasil supervisi akademik di sasaran rata-rata nilai (78,73). Siklus III observasi kepala Sekolah rata-rata (4,60), observasi guru rata-rata (4,67) dan hasil supervisi akademik di sasaran rata-rata nilai (86,49) Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus III. Kesimpulan; Hasil penelitian pada siklus ke 3 menunjukkan peningkatan kompetensi Guru dalam proses pembelajaran di kelas senyatanya. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru kelas sejenis agar melakukan proses pembelajaran sesuai dengan skenario yang telah direncanakan dengan baik, tanggung jawab, bersunggung-sungguh demi peningkatan prestasi belajar peserta didik sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang menjadi tanggung jawabnya
Upaya Meningkatkan Aktifits dan Hasil Belajar Peserta Didik kelas VI.A SD Negeri 27 Ampenan Semester Satu Tahun Pelajaran 2017/2018 Melalui Penerapan Pendekatan Cooperative Learning (CL) Tipe Jigsaw Hj. Siti Nurmala
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.328 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan pendekatan cooperative learning (CL) tipe Jigsaw dalam upaya meningkatkan aktifitas dan hasil belajar Matematika Peserta didik kelas VI.A SD Negeri 27 Ampenan. Manfaat penelitian ini adalah sebagai bahan kajian dan bahan temuan dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas senyatanya. Bagi guru untuk meningkatkan kompetensi dalam proses pembelajaran dan bagi peserta didik untuk meningktakan aktifitas dan hasil  belajar peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, masing-masing siklus kegiatannya adalah; perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil akhir tindakan pada siklus II menunjukkan bahwa hasil observasi guru memperoleh skor rata-rata (4,57) dan hasil observasi peserta  didik  mencapai skor rata-rata (4,39). Sedangkan hasil belajar peserta didik adalah  mencapai nilai rata-rata (87,11), artinya indikator keberhasilan (> 75,00) telah terlampaui. Karena indikator keberhasilan telah terbukti penelitian dinyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II
STRUKTUR KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI AREA PERMUKAAN MUARA SUNGAI ANCAR KOTA MATARAM Ismail Efendi; Ali Imran
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.573 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.65

Abstract

Zooplankton merupakan anggota plankton yang bersifat hewani, sangat beranekaragam dan terdiri dari bermacam larva dan bentuk dewasa yang mewakili hampir seluruh filum hewan. Pengambilan sampel zooplankton yaitu di muara sungai Ancar Kota Mataram yang dibagi menjadi tiga stasiun, stasiun I di Kekalek jembatan Irigasi, stasiun II dijembatan bagek kembar Grisak arah ke Perumnas dan stasiun III di desa Gatep. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas zooplankton di muara sungai ancar yang ditinjau dari jenis atau spesies keanekaragaman (H’), kemelimpahan (N), kemerataan ( E) dan dominasi (D) dalam upaya penyusunan modul ekologi. Penelitian ini dilakukan dari bulan  November – Maret 2016. Jenis penelitian ini adalah eksploratif. Data yang dikumpulkan selama penelitian ini adalah data hasil komunitas zooplankton yang meliputi keanekaragaman, kemelimpahan, kemerataan dan dominasi. Alat tangkap yang digunakan adalah plankton net berukuran 25 µm yaitu dengan menetapkan tiga stasiun di muara sungai ancar. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 21 spesies zooplankton di muarasungai ancar yang dibagi menjadi tiga stasiun, stasiun I ditemukan 14 individu, stasiun II 16 individu dan stasiun III sebanyak 10 individu. Hasil analisis diperoleh jumlah indeks keanekaragaman (H’) tertinggi berada pada stasiun II yakni 1,886 dikategorikan rendah sebab memiliki kisaran indeks 0>H'>2,302. Nilai indeks kemerataan (E)tertinggi diperoleh pada stasiun II sebesar 0,5662 dengan kategori sedang dan labil hal ini dapat dilihat pada tabel kisaran yakni 0,4 < E ≤ 0,6, nilai indeks dominasi (D) tertinggi berada pada stasiun I sebesar 0,6505 dapat dilihat pada tabel kisaran indeks apabila 0,5 < C ≤ 0,75 maka dikategorikan dominasi sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa struktur komunitas di muara sungai ancar memiliki nilai rendah dilihat dari tabel kisaran indeks, hal ini disebabkan karena banyaknya aktifitas manusia di muara sungai ancar yang menyebabkan komunitas zooplankton mengalami pencemaran.

Page 3 of 107 | Total Record : 1067