cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah, S.Pd
Contact Email
lpp.mandala@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala
ISSN : 25485555     EISSN : 26566745     DOI : -
Core Subject : Education,
The Mandala Education Journal is an educational scientific research article and the results of Social research, Science, Politics, and the results of literature studies.
Arjuna Subject : -
Articles 1,067 Documents
Upaya Pemerintah Dalam Membentuk Kesadaran Nelayan Terhadap Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Besar Andi Mulyan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.011 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.519

Abstract

Penelitian ini berangkat dari problematika tentang ekosistem laut yang mengalami kerusakan.Kerusakan ekosistem tersebut diakibatkan oleh ulah masyarakat nelayan yang berlokasi di Desa Pulau Kaung Kecamatan Buer Kabupaten Sumbawa Besar.Hal ini membuat ketertarikan pada peneliti untuk mengkaji lebih dalam tentang penyebab kerusakan ekosistem laut tersebut dan upaya pemerintah desa dalam menyadarkan masyarakat nelayan terhadap kerusakan tersebut, sehigga diangkat judul “Upaya Pemerintah Dalam Membentuk Kesadaran Nelayan Terhadap Kerusakan Ekosistem Laut Di Desa Pulau Kaung Kec. Buer Kab. Sumawa Besar”. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa penyebab terjadinya kerusakan ekosistem laut yaitu pengeboman, penggunaan potas, penebangan pohon bakau, engambilan batu karang, buang sampah di laut, dan limbah perusahaan dari PT New Mont. Selain itu, upaya pemerintah dalam menyadarkan masyarakat nelayan terhadap kerusakan ekosistem laut yaitu dalam bentuk sosialisasi, namun tidak bisa maksimal karena kondisi ekonomi masyarakat nelayan yang melemah sehingga mereka tetap berulah terhadap kerusakan eksistem laut. Penelitian ini menggunakan teori ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh timbal balik tak terpisahkan antara mahkluk hidup dengan linkunganya.Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, sementara jenis penilitian ini adalah penelitian dasar atau murniyang bertujuan untunk menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk analis data digunakan metode deskriptif kualitatif.
Peningkatan Keterampilan Bercerita Dengan Menggunakan Media Boneka Tangan Pada Siswa Kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Kab. Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2016/2017 Duilan Duilan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.531 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah dengan menggunakan media boneka tangan. Latar belakang diadakannya penelitian di SMP Negeri 3 Pujut yaitu kurangnya keterampilan peserta didik dalam bercerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 3 Pujut. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX.1 yang terdiri dari 36 siswa. Penelitian ini terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, refleksi. Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif antara peneliti selaku guru Bahasa Indonesia bersama dengan guru lain dalam satu sekolah yaitu Ibu Sri Juliati, S.Pd. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket, pengamatan, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi foto, dan penilaian keterampilan bercerita. Instrumen penelitian berupa catatan lapangan, lembar pengamatan, angket, dan lembar penilaian bercerita. Data yang diperolah dianalisis secara deskritif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Keabsahan data diperoleh melalui validitas (validitas demokratik, validitas hasil, validitas proses) dan reliabilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah. Peningkatan keterampilan bercerita siswa tampak pada kualitas proses pembelajaran yang ditunjukkan oleh keaktifan, perhatian pada pelajaran, antusiasme selama pembelajaran, keberanian bercerita di depan kelas dan kerjasama kelompok sehingga dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, aktif dan kreatif. Peningkatan secara produk dapat dilihat dari peningkatan skor hasil bercerita siswa pada setiap siklus. Kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita sebelum adanya tindakan berkategori kurang. Namun, setelah implementasi tindakan selama dua siklus, kemampuan rata-rata siswa dalam bercerita menjadi kategori baik. Peningkatan kualitas produk/hasil dapat dilihat dari perbandingan skor rata-rata bercerita siswa pada tahap pratindakan sampai pascatindakan Siklus II. Skor rata-rata siswa pada tahap pratindakan sebesar 19,17, pada Siklus I meningkat menjadi 23,03, dan pada Siklus II meningkat lagi menjadi 25,89. Skor rata-rata keterampilan siswa mengalami peningkatan sebesar 6,72. Dengan demikian, keterampilan bercerita siswa kelas IX.1 SMP Negeri 3 Pujut Lombok Tengah telah mengalami peningkatan baik secara proses maupun produk setelah diberi tindakan menggunakan media boneka tangan
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN PADA SISWA KELAS IV SDI BERTINGKAT OEBOBO 2 KOTA KUPANG Naomi Edy
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.512 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.50

Abstract

Prestasi  belajar  pendidikan Agama Kristen di SDI Bertingkat Oebobo 2 Kota Kupang Kupang, masih  kurang   maksimal.  Hal  ini  disebabkan  karena  kurang  variatif  dalam penggunaan  metode  yang  diberikan  kepada  siswa.  Guru  masih  banyak menggunakan  metode  ceramah  dari  pada  penggunaan  metode  yang  lain.  Faktor lain kurangnya guru dalam menggunakan sarana dan alat peraga yang telah ada di sekolah. Masalah  yang  dikaji  dalam  penelitian  ini  adalah  tentang  bagaimana penerapan  metode  role playing  untuk  meningkatkan keaktifan dan hasil  belajar  Pendidikan Agama kristen (PAK) pada siswa kelas IV SDI Bertingkat Oebobo 2 Kota   Kupang.  Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian tindakan  kelas  ini  adalah:  mengetahui peningkatan prestasi belajar PAK pada siswa IV SDI Bertingkat Oebobo 2 Kota Kupang setelah diterapkannya pembelajaran model Role playing    Penelitian  tindakan  kelas  ini  didesain selama dua siklus dengan materi utama yang disajikan adalah Kuasa Allah dalam penyembuhan melalui Yesus. Penelitian dilakukan di SDI Bertingkat oebobo 2 Kota Kupang pada siswa kelas IV dengan jumlah 25 siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan  tehnik  tes, observasi dan catatan selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar  yang dialami oleh siswa yaitu pada pra peneitian sebesar 68,04% dengan tingkat ketuntasan 44%, meningkat pada akhir siklus I menjadi 76,8 dengan prosentase ketuntasan 76%, dan kemudian meningkat lagi menjadi 81,4 dengan ketuntasan 100% pada akhir siklus II.  Berdasarkan hasil penelitian metode role playing bisa dijadikan sebagai metode yang dapat diterapkan pada mata pelajaran PAK materi pokok Kuasa Allah dalam penyembuhan melalui Yesus dan  mata pelajaran lainnya yang relevan.
PEMANFAATAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH BIMA SEBAGAI SUMBER BELAJAR SEJARAH DALAM KURIKULUM 2013 (Studi Kasus di SMA Negeri 2 Wera) Roni Irawan
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.106 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.78

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang (1). Perenacanaan Pembelajaran sejarah dengan memanfaatkan benda peninngalan sejarah bima sebagai sumber pembelajaran sejarah dalam kurikulum 2013 (2). Pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan pemanfaat benda peninggalan sejarah bima sebagai sumber pembelajaran sejarah dalam kurikulum 2013, (3). Evaluasi pembelajaran dengan pemanfaatan benda peninggan sejarah sebagai sumber pembelajaran dalam kurikulum 2013  (4). Kendala dan dampak pembelajaran sejarah dengan pemanfaatan benda peninggalan sejarah sebagai sumber pembelajaran dalam kurikulum 2013. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 2 Wera dengan menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dan strategi studi kasus tunggal terpancang. Sumber data terdiri atas informan ( Kepala sekolah, Guru sejarah dan peserta didik), tempat dan peristiwa (aktivitas belajar sejarah di kelas), dokumen dan arsip. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik  Obsevasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik  purposive sampling. Validitas data menggunakan trianggulasi sumber, trianggulasi data, trianggulasi peneliti dan trianggulasi teori. Analisis data menggunakan analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Perencanaan pembelajaran dimulai dari penyusunan perangkat pembelajaran yang teridiri dari: Program tahunan, Program semester, Kriterial ketuntasan minimum (KKM), Silabus, RPP, Motode, strategis, model dan pendekatan pembelajaran; (2) Pelaksanaan pembelajaran yang terdiri dari tiga tahapan yaitu: Kegiatan awal Apresepsi, Kegitan Inti, Mengamati, Menanya, Mencoba, Menalar, Membentuk jejaring, Mengkomunikasikan, dan Kegiatan Akhir, Refleksi, Kesimpulan dan Penunggasan; (3) Evaluasi pembelajaran sejarah menunjukkan hasil yang baik dengan dilihat dari kompetensi spritual, (K1), Sikap Sosial (K2), Keterampilan (K3) dan Pengetahuan (K4); (4) Kendala dan Dampak pembelajaran sejarah adalah sebagaian peserta didik belum memahami langkah-langkah pembelajaran Kurikulum 2013 juga minimnya sarana LCD yang dimiliki pihak sekolah. Dampaknya sebagaian materi pembelajaran tidak dapat ditayangkan dengan menggunakan LCD.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Kelas Dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Melalui Pendampingan Berbasis KKG Semester Satu Tahun Pelajaran 2018/2019 Di SD Negeri 14 Ampenan Hj. Tri Nurhaniningsih
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.273 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.542

Abstract

rendahnya kompetensi guru sasaran Di SD Negeri 14 Ampenan dalam penyusunan Rencana Pelakssanaan Pembelajaran (RPP) yang baik dan benar yang berdampak kurang percaya diri dalam proses pembelajaran. Solusinya diadakan pendampingan baik secara kelompok maupun individu dalam penyusunan RPP yang baik dan benar. Tujuannya adalah untuk mengetahui efektifitas pelaksanaan pendampingan berbasis KKG dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun RPP yang baik dan benar, yang bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme sebagai kepala sekolah dan bagi guru untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas. Hipotesis tindakan: meningkatkan kompetensi guru guru sasaran SD Negeri 14 Ampenan semester satu tahun pelajaran 2018/2019 dalam menyusun RPP yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus satu kali pertemuan. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah; 1) hasil observasi Kepala Sekolah maupun observasi guru selama proses pendampingan telah memperoleh skor rata-rata > 4,0, 2) hasil kerja guru dalam penyusunan RPP mencapai > 85% dengan nilai rata-rata > 80,00. Hasil penelitian pada siklus I observasi Kepala Sekolah rata-rata (3,20), observasi guru rata-rata (3,50) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (67,79) dengan prosentase ketercapaian (0%). Pada siklus II observasi Kepala Sekolah rata-rata (4,50), observasi guru rata-rata (4,67) dan hasil kerja individual rata-rata nilai (85,84) dengan prosentase ketercapaian (100%). Indikator keberhasilan telah tercapai, penelitian di nyatakan berhasil dan dihentikan pada siklus II. Kesimpulan; pelaksanaan pendampingan dapat meningkatkan kompetensi guru sasaran SD Negeri 14 Ampenan dalam penyusunan RPP berdasarkan KTSP dan Kurikulum 2013. Disarankan agar Kepala Sekolah lainnya melakukan penelitian sejenis dalam upaya peningkatan kompetensi guru, dan kepada guru mata pelajaran agar mampu menyusun RPP yang baik dan benar
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH DAPAT MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VII SMPN 1 WERA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Arif Khairudin, S.Pd
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (685.903 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.485

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa yang disebabkan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru atau tidak bervariasi, dimana guru hanya menggunakan metode ceramah sehingga motivasi peserta didik dalam pembelajaran sangat kurang. Model pembelajaran Make-A Match berbeda dengan pengajaran langsung yang selama ini diterapkan oleh guru di SMPN 1 Wera. Di samping model pembelajaran Make-A Match yang efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial peserta didik yang tidak dapat ditemui pada metode konvensional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran Make-A Match  untuk meningkatkan pemahaman  PKn pada siswa kelas VII SMPN 1 Wera Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing dilaksanakan dalam 4 tahap yaitu tahap perencanaan,pelaksanaan tindakan, observervasi dan refleksi. Hasil penelitian didapatkan peningkatan prestasi belajar siswa melalui penggunaan model Make-A Match pada siswa kelas VII SMPN 1 Wera tahun pelajarn 2016/2017. Dimana pada siklus I didapatkan ketuntasan belajar siswa mencapai 76,47% atau 12 siswa tuntas dan terjadi peningkatan pada siklus yaitu ketuntasan belajar mencapai 94%  atau 16 siswa tuntas.
Upaya Meningkatkan Kompetensi guru Kelas Dalam Penyusunan Soal Pilihan Ganda Yang Baik Dan Benar di SD Negeri 43 Ampenan Semester Satu Hj. St. Nurhasnah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.555 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.533

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektifitas pelaksanaan Pendampingan klasikal dan individual dalam upaya meningkatkan kompetensi guru kelas tinggi di SD Negeri 43 Ampenan dalam penulisan soal pilihan ganda yang baik dan benar. Berdasarkan beberapa bagian pustaka, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini adalah: pelaksanaan pendampingan klasikal dan individu dapat meningkatkan kompetensi guru kelas tinggi di SD Negeri 43 Ampenan dalam penulisan soal pilihan ganda yang baik dan benar. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus satu kali pertemuan melalui tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitia pada siklus dua pengamatan kegiatan kepala sekolah diperoleh skor rata-rata 4,50, pengamatan kegiatan guru memperoleh skor rata-rata 4,42 sedangkan hasil kerja individual dalam penulisan soal pilihan ganda memperoleh skor rata-rata 94,46. Indicator keberhasilan untuk pengamatan/observasi > 4,00 dan nilai kerja individual > 85,00. Indicator keberhasilan telah terpenuhi. Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) dihentikan pada siklus kedua dengan hasil sangat memuaskan. Beberapa kendala/hambatan selama penelitian dapat diatasi dengan baik, sehingga dalam pencapaian indicator dengan cepat terpenuhi. Disarankan kepada kepala sekolah yang lain untuk mengadakan
WORKSHOP PELATIHAN EDMODO DALAM PEMBIMBINGAN OLIMPIADE MATEMATIKA SMK Reni Dwi Susanti; Mayang Dintarini; Siti Khoiruli Ummah; Alfiani Athma Putri Rosyadi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.578 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v2i2.269

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah melaksanakan pendampingan penggunaan edmodo untuk pembimbingan olimpiade matematika di SMK Muhammadiyah 2 Malang. Metode  pelaksaaan kegiatan Pendampingan penggunaan edmodo untuk pendampingan Olimpiade Matematika ini terdiri dari beberapa tahapan yaitu persiapan, workshop, pendampingan pennggunaan edmodo dan Analisis keterlaksanaan. Hasil kegiatan ini adalah : soal-soal latihan yang dapat digunakan sebagai pembinaan olimpiade
PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII SMA MUHAMMADIYAH BOLO TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ST Maani
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.141 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v1i1.69

Abstract

Kenyataan dilapangan  dalam menyelesaikan suatu masalah, siswa tidak berusaha membangun pengertian atau pemahaman sendiri dengan pola pikirnya sehingga kemampuan pemecahan masalah siswa rendah. Untuk mengatasi hal tersebut Strategi yang diperlukan adalah penggunaan metode pembelajaran yang lebih memberdayakan siswa dan tidak mengharuskan siswa hanya mendengar, mencatat, dan menghafal materi yang diberikan, tetapi sebuah strategi yang mendorong untuk berfikir dan bekerja, beraktivitas lebih selama dalam proses pembelajaran dan membawa mereka kesuasana yang menyenangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Adapun hasil penelitian adalah Pembelajaran yang berlangsung pada siklus I belum mencapai indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya yaitu  porsentase prestasi belajar siswa hanya 63,33%. Pembelajaran pada siklus II juga belum mencapai indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya dengan prosentase prestasi belajar adalah 80,00% sedangkan hasil yang dicapai pada siklus III telah memenuhi indikator kerja yang telah ditentukan sebelumnya dengan prosentase prestasi belajar adalah 96,67%. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan penerapan metode PBL (Problem Based Learning) dapat meningkatkan prestasi belajar pada siswa kelas XII SMA Muhammadiyah Bolo tahun pelajaran 2015/2016
Upaya Meningkatakan Keterampilan Menulis Dengan Teknik RCG (Reka Cerita Gambar) Pada Siswa Kelas VI SDN 1 Nunggi Kecamatan Wera, Kabupaten. Bima Tahun Pelajaran 2017/2018 ST Jahari
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.705 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.524

Abstract

Budaya membaca dan menulis dikalangan  peserta didik dan guru kini sedang digalakan  melalaui  program pemerintah yang dikenal dengan GLS (Gerakan Literasi Sekoah). GLS dikembangkan berdasarkan sembilan agenda prioritas (Nawacita) yang terkait dengan tugas dan fungsi Kemendikbud, khususnya Nawacita nomor 5, 6, 8, dan 9.. (Pandua GLS; 1). Literasi sebagai pengembanagan budaya membaca dan menulis dikalanagan peserta didik  masih jauh dari harapan. Kegiatan  menggunakan bahasa tulisan masih rendah, masih didominasi oleh bahasa lisan atau budaya tutur. Dalam situasi seperti ini peserta didik hanya menjadi pelaku komunikasi yang pasif. Kondisi seperti ini dapat terlihat ketika peserta didik kita bercerita tentang perjalalananaya dari rumah kesekolah ,semua yang dilihat dialaminya dengan lancar dapata diceritakan dalam bahasa lisan. Ketika disuruh menulis pengalamanya dari rumah sampai sekolah anak sudah mulai kebingungan.Hal ini terlihat dari hasil observasi awal tentang motivasi yang dilakukan oleh peneliti saat proses pembelajaran Bahasa Indonesia pada tanggal 7 Agustus  2018 khususnya pada materi Teks cerita   dan membuat rinkasan dari teks yang dibaca atau yang didengar, masih kurang aktif, peserta didik kurang tertarik dan tidak antusias ketika proses pembelajaran sehingga pada tes awal membuktikan masih ada yang tidak mencapai kriteria ketuntasan maksimal (KKM) Bahasa Indonesia di SDN 1 Nunggi Kec.  Wera kabupaten Bima Tahun Pelajaran 2017/2018, yakni 70. Pada kenyataannya nilai peserta didik di bawah 70, yaitu 12 orang  (sekitar 60 %) dari 20 orang yang terdiri dari 11 laki-laki dan 9 perempuan, dan sisanya 8 orang (sekitar 40 %) yang sudah berhasil mencapai KKM yang diharapkan.Sehingga penulis tertarik melakukan penelitian dengan mengangkat judul “Upaya Meningkatakan Keterampilan Menulis Dengan  Teknik RCG (Reka Cerita Gambar) Pada Siswa Kelas VI SDN 1 Nunggi Kecamatan  Wera, Kabupaten. Bima Tahun Pelajaran 2017/2018

Page 2 of 107 | Total Record : 1067