cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Peranan Pemerintah dalam Peningkatan Kualitas Hidup dan Kesejahteraan Anak di Panti Asuhan Aisyiyah Muaro Penjalinan Kota Padang Sherin Widya; Rahmadani Yusran
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.562 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.420

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan anak di panti asuhan aisyiyah muaro penjalinan kota padang.Sesuai dengan pasal 9 ayat 3 Perwako Padang No. 28 Tahun 2015 Peranan Pemerintah terhadap panti sosial dalam bentuk melakukan pembinaan, pemberdayaan, bimbingan teknis, melaksanakan koordinasi, monitoring, dan evaluasi terhadap kelembagaan sosial masyarakat, organisasi sosial, panti sosial swasta, karang taruna, tenaga kesejahteraan sosial masyarakat, dan pekerja sosial masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi serta dilakukan reduksi data agar bisa ditarik kesimpulan yang akurat dari data yang telah didapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah dalam peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan anak di panti asuhan aisyiyah muaro penjalinan kota padang belum optimal dilaksanakan karena masih terkendala dalam beberapa indikator, seperti: proses komunikasi yang kurang serta sumber daya pendukung yang belum memadai baik dari sumber daya anggaran, sumber daya manusia, maupun sumber daya finansial.
Peran Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat Sebagai Pengawas Bidang Pendidikan Puput Mia Anjela; Henni Muchtar
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.885 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.428

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi adanya dugaan maladministrasi di bidang pendidikan pada tahun 2019 terkait penerimaan peserta didik baru, masalah pelaksaksanaan ujian nasional berbasis komputer dan masalah terkait dengan uang komite. Ombudsman merupakan lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengawasi penyelenggaraan layanan publik yang bebas dari maladministrasi salah satunya adalah layanan pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Ombudsman Sumatera Barat sebagai pengawas di bidang pendidikan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data: Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisa: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Teknik pengabsahan: triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan peran Ombudsman Sumatera Barat di bidang pendidikan terbagi dua yaitu: Pertama, peran pencegah maladministrasi di bidang pendidikan. Kedua, penerima dan pemeriksa laporan maladministrasi di bidang pendidikan. Belum semua peran pencegahan terlaksana di seluruh sekolah di Kota Padang. Serta masih ada laporan masyarakat yang belum diselesaikan oleh Ombudsman Sumatera Barat. Kendala yang dialami Ombudsman: Pertama, terbatasnya jumlah asisten Ombudsman Sumatera Barat, kedua wilayah kerja yang cukup luas, ketiga masih ada pihak yang tidak kooperatif dalam proses penyelesaian laporan, keempat pembagian waktu kerja, kelima anggaran dana yang terbatas. Upaya yang dilakukan Ombudsman yaitu dengan memaksimalkan kinerja anggota Ombudsman Sumatera Barat dan melakukan sosialisasi melalui jaringan elektronik dan sosial media.
Evaluasi Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Nanggalo Kota Padang Suci Laurentcia; Rahmadani Yusran
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.174 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis evaluasi Program Bantuan Pangan Non Tunai dalam Penanggulan Kemiskinan di Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu bentuk program Bantuan Sosial Non Tunai (BSNT). Adapun tujuan dari BPNT menurut Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2019 adalah; (1) Mengurangi beban pengeluaran KPM BPNT melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan; 2) memberikan bahan pangan dengan gizi seimbang kepada KPM BPNT; 3) memberikan bahan pangan dengan tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi; dan 4) memberikan lebih banyak pilihan dan kendali kepada KPM BPNT dalam memenuhi kebutuhan pangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian ditentukan dengan cara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi serta dilakukan reduksi data agar bisa ditarik kesimpulan yang akurat dari data yang telah didapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak dari pelaksanaan program BPNT dalam penanggulangan kemiskinan di Kecamatan Nanggalo Kota Padang belum optimal. Hal ini dikarenakan tujuan kebijakan BPNT belum tercapai.
Evaluasi Kebijakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan Sistem Zonasi pada SMA Negeri di Kota Padang Messy Ani Safitri; Rahmadani Yusran
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.444 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak kebijakan PPDB dengan sistem zonasi pada SMAN di Kota Padang. Tujuan kebijakan PPDB dengan sistem zonasi berdasarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019 untuk peningkatan akses layanan pendidikan.Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi serta dilakukan reduksi data agar bisa ditarik kesimpulan yang akurat dari data yang telah didapat. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan kebijakan PPDB zonasi di Kota Padang mengalami berbagai peramasalahan, sehingga mondorong munculnya pro dan kontra. Pemerintah sebagai pihak implementor menyatakan PPDB dengan sistem zonasi pada SMAN di Kota Padang terlaksana dengan baik serta tujuannya sudah tercapai dengan mudahnya peserta didik yang dekat dengan sekolah untuk masuk ke sekolah tersebut. Namun masyarakat sebagai objek yang terkena dampak kebijakan tersebut menyatakan banyak permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan sistem zonasi diantaranya, belum terpenuhinya transparansi, akuntabilitas dan keadilan dalam akses layanan pendidikan. Penelitian ini, menyimpulkan kebijakan PPDB zonasi di Kota Padang adalah strategi terutama diera digital ini. Hal ini, karena kebijakan ini dapat menjamin kemudahan dalam akses pelayanan pendidikan, transparansi, akuntabilitas dan keadilan bagi masyarakat. Namun demikian, kebijakan PPDB zonasi di Kota Padang belum terlaksana sebagaimana mestinya, sehingga berdampak pada semakin sulitnya mewujudkan capaian tujuan kebijakan.
Peranan Aktor dalam Formulasi Peraturan Daerah Kota Pariaman Nomor 10 Tahun 2018 Tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum Rudy Efendi; Rahmadani Yusran
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.357 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.437

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan latar belakang ide kebijakan yang mengatur permasalahan LGBT melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2018 tentang ketentraman dan ketertiban umum di Kota Pariaman. Sesuai dengan pasal 24 dan pasal 25. Pada pasal 24 setiap orang dilarang berlaku sebagai waria yang melakukan kegiatan mengganggu ketentraman dan ketertiban umum, dan pada pasal 25 setiap orang laki-laki dan perempuan dilarang melakukan perbuatan asusila dengan sesama jenis atau melakukan perbuatan yang dimaksud dengan LGBT. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kota Pariaman dengan informan yaitu Panitia Khusus Perda nomor 10 tahun 2018 tentang ketentraman dan ketertiban umum, Ketua Karang Taruna Kota Pariaman, Ketua KNPI Kota Pariaman, Ketua LSM Kelurahan Pasir dan LKKAM Kota Pariaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi dokumentasi serta dilakukan reduksi data agar bisa ditarik kesimpulan yang akurat dari data yang telah didapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan adanya 2 pasal saja dalam perda tersebut kurang memberikan dampak yang cukup signifikan dalam pemberantasan LGBT di Kota Pariaman, apalagi dilihat dari latar belakang yang cukup megkhawatirkan dengan keberadaan perilaku LGBT ini di Kota Pariaman. Dengan banyaknya latar belakang permasalahan munculnya mengenai LGBT ini seharusnya pemerintah dapat memberikan kebijakan yang lebih memperkuat perda tersebut agar dapat melindungi generasi muda dari bahaya nya dampak LGBT ini di masa yang akan datang.
Sosialisasi Pemilu Tahun 2019 Terhadap Pemilih Pemula oleh KPU Kabupaten Solok Selatan Cici Riska Aprilia; Alia Azmi
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.014 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.439

Abstract

Artikel ini mengungkapkan bagaimana upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok Selatan dalam pelaksanaan sosialisasi Pemilu bagi pemilih pemula tahun 2019. Selain itu, artikel ini juga menjelaskan kendala yang ditemui oleh KPU dalam pelaksanaan sosialisasi Pemilu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan bentuk studi deskriptif. Informan dari artikel berjumlah 12 orang yang mencakup staff ahli di KPU Solok Selatan, guru, mahasiswa, siswa, dan pihak radio. Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interprestasi data dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan KPU dalam melaksanakan sosialisasi pemilu adalah dnegan melakukan kunjungan ke sekolah, kampus, dan radio setempat.
Peran Radio Respon 93.0 FM dalam Pengembangan Pendidikan Karakter Anak di Kecamatan Batang Anai Fitra Fitra; Junaidi Indrawadi
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.349 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran radio Respon FM dalam mengembangkan pendidikan karakter anak, kendala-kendala yang ditemukan dalam program yang bermuatan pendidikan karakter bagi anak, dan upaya mengatasinya. Di daerah Kabupaten Padang Pariaman, radio Respon FM menjadi radio satu-satunya yang memiliki program siaran bermuatan pendidikan karakter anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga peran yang dilakukan radio selama proses siaran program, diantaranya menambah pengetahuan anak, mengembangkan potensi diri anak, dan membangun nilai-nilai karakter anak. Kendala-kendalanya yaitu kerjasama radio dengan pihak sekolah dan masyarakat yang masih kurang lancar, adanya sebagian anak yang pasif dalam mengikuti siaran acara, kesulitan saat mengkondisikan anak-anak, adanya gangguan alam, dan sulitnya mendapatkan sponsor yang mendukung siaran program radio Respon FM. Upaya yang bisa dilakukan pengelola radio Respon FM yaitu melakukan sosialisasi dengan pihak sekolah dan masyarakat, dan memanfaatkan media sosial yang dimiliki radio Respon FM untuk memberikan informasi terbaru. Oleh karena itu, pihak radio Respon FM hendaknya meningkatkan program-program siaran yang mengandung pendidikan dan menambah dengan kegiatan-kegiatan diluar siaran yang menambah kreatifitas anak pada sekolah-sekolah yang berada di daerah Kecamatan Batang Anai.
Model Pengembangan Objek Wisata Pantai Kito di Pasar Lama Muara Air Haji Pesisir Selatan Astri Suci Pratama; Ideal Putra
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.232 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan alternatif model dalam pengembangan objek wisata Pantai Kito di Kenagarian Pasar Lama Muara Air Haji sebagai destinasi tujuan wisata pilihan pengunjung. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan penelitian dipilih dengan metode purposive sampling. Jenis data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi, kemudian dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan panarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga jenis model yang dapat diterapkan dalam pengembangan objek wisata Pantai Kito di Kenagarian Pasar Lama Muara Air Haji yaitu model Community Based Tourism (CBT), model Green Tourism, dan model Pentahelix. Ketiga model ini telah dapat terlaksana namun masih belum maksimal. Dari ketiga model ini yang lebih cenderung dan lebih tepat digunakan adalah model CBT. Pengembangan objek wisata Pantai Kito menghadapi kendala diantaranya sarana dan prasarana yang masih terbatas, status kepemilikan lahan objek wisata, minimnya pendanaan, kurangnya Sumber Daya Manusia, dan kurangnya peranan Pemerintahan Nagari dalam pengembangan objek wisata Pantai Kito. Untuk mengatasi kendala tersebut, maka upaya harus dilakukan yaitu: meningkatkan promosi objek wisata Pantai Kito, meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana, meningkatkan sumber daya manusia, meningkatkan potensi objek wisata, menarik investor, dan mengikutsertakan Pemerintahan Nagari dalam Pengembangan objek wisata Pantai Kito.
Fenomena Mahasiswa Pecandu Bermain Koa Gian Fadil Sebastian; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.913 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i3.461

Abstract

Fenomena kecanduan bermain koa membuat sebagian mahasiswa rela menghabiskan uang saku mereka untuk permainan koa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab dan permasalahan kecanduan mahasiswa bermain koa.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus.Data penelitian ini berupa wawancara dan observasi serta studi dokumentasi terkait penelitian fenomena mahasiswa pecandu bermain koa. Selanjutnya, penelitian ini menggunakan pengujian keabsahan data dengan teknik triangulasi sumber.Penelitian ini menggunakan teknik penganalissisan dengan teknik analisis data Miles dan hubermen yaitu dengan menelaah data, mereduksi hingga menggambarkan seluruh data.Hasil penelitian dalam penelitian ini terdapat tiga faktor penyebab mahasiswa kecanduan bermain koa yaitu sebagai pelarian dari masalah, tergiur dengan uang taruhan, dan ajakan teman, sehingga mahasiswa mengalami masalah keterlambatan studi dan aktivitas harian yang sudah tidak teratur.
Kepemimpinan Kepala Desa Perempuan Kiki Saputra; Alia Azmi
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.469 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis kepemimpinan kepala desa perempuan dalam pelaksanaan program pemerintah di Desa Maliki Air, Kecamatan Hamparan Rawang Kota Sungai Penuh. Kepemimpinan perempuan perlu dibahas disebabkan rendahnya partisipasi perempuan di bidang pemerintahan terutama menjadi seorang kepala desa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini ditentukan secara purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program-program pemerintahannya, kepala desa Maliki Air lebih menekankan pada dua aspek yakni; pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat. Ada beberapa bentuk program pembangunan yang telah dilaksanakan tahun 2019 dan 2020, yaitu: membuat drainase untuk penanganan masalah banjir, membangun jalan setapak, merehabilitasi gapura, membangun trotoar dan membangun kantor kepala desa. Sedangkan pada program pemberdayaan masyarakat, kepala desa Maliki Air melaksanakan beberapa pelatihan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yakni: pelatihan menjahit, tata boga, penetasan telur dan pelatihan mengelas. Akan tetapi masih ditemukam hambatan yang dihadapi oleh kepala desa diantaranya hambatan sosial budaya masyarakat setempat yang masih melihat perempuan tidak berhak berada di ruang publik. Hal ini disebabkan masih kuatnya budaya patriarki masyarakat desa Maliki Air. Selain itu terdapat hambatan dalam pemberdayaan masyarakat yang meliputi kondisi penduduk, partisipasi penduduk dan fasilitas atau peralatan yang dimiliki oleh perangkat desa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue