cover
Contact Name
Zaky Farid Luthfi
Contact Email
zaky.farid@fis.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jce@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Civic Education
ISSN : -     EISSN : 2622237X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JCE mengundang para sarjana, peneliti, praktisi, dan mahasiswa pascasarjana untuk mengirimkan artikel ilmiah mereka yang berasal dari penelitian, studi, dan ulasan buku di bidang pendidikan kewarganegaraan, pendidikan moral, studi interdisipliner dalam bidang politik, hukum, sosiologi, sejarah, dan budaya yang memengaruhi pendidikan kewarganegaraan dan moral di seluruh dunia.
Arjuna Subject : -
Articles 378 Documents
Bantuan Stimulan Perumahan Swadata Terhadap Rumah Layak Huni di Kenagarian Koto VIII Pelangai Winda Kumala Sari; Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.191 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i3.379

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dari program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) terhadap rumah tidak layak huni (RTLH) di Kenagarian Koto VIII Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, serta mengidentifikasi hambatan/kendala yang dihadapi dalam implementasi program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) terhadap rumah tidak layak huni (RTLH) di Kenagarian Koto VIII Pelangai Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pegumpulan data secara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sedangkan, sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Informan dalam penelitian ini adalah 15 orang masyarakat penerima bantuan program BSPS, 1 orang Wali Nagari Koto VIII Pelangai, 1 Orang Aparat Pelaksana Lapangan, 1 Orang Tokoh Masyarakat, 1 Orang Tokoh Adat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program BSPS di Kenagarian Koto VIII Pelangai dilaksanakan dalam 6 tahap yaitu dimulai dari pendataan, sosialisasi, penyeleksian calon penerima bantuan, pengumuman penerima, pencairan dana, dan pelaksanaan pembangunan. Adapun kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program ini yaitu tidak mampunya masyarakat menyediakan dana pendamping, kurangnya pengarahan dari tim fasilitator dilapangan rendahnya kesadaran masyarakat dalam memahami dana stimulan.
Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Perilaku Mahasiswa Kos-Kosan Air Tawar Barat Padang Dede Fatma; Isnarmi Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (858.132 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i3.380

Abstract

Masyarakat melakukan kontrol sosial kepada mahasiswa, agar mereka berperilaku baik dan mentaati peraturan yang di buat oleh pemilik kos. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontrol sosial masyarakat terhadap perilaku mahasiswa kos-kosan. Agar mahasiswa mematuhi peraturan yang telah di buat oleh pemilik kos dan RT setempat dan mengetahui kendala dan upaya masyarakat dalam mengatasi perilaku mahasiswa sehingga mahasiswa mematuhi peraturan dikos maupun di lingkungan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek dari penelitian ini berjumlah 17 orang yang terdiri dari RT Jl. Gajah masyarakat, pemilik kos dan penghuni kos (mahasiswa) yang dapat membantu penelitian dalam permasalahan yang peneliti bahas. Dalam pelaksanaan kontrol sosial dilingkungan masyarakat tidak ada. Adapun kendala dari masyarakat terhadap pelaksanaan kontrol sosial masyarakat sekitar kurangnya kepedulian sosial/kerja sama pemilik kos dan masyarakat terhadap pengawasan agar mahasiwa mentaati peraturan. Lalu upaya yang dilakukan oleh RT dan pemilik kos membuat peraturan dan sanksi yang tegas bagi mahasiswa yang melanggar peraturan tersebut. Maka dari itu perlu adanya penerapan kontrol sosial masyarakat terhadap perilaku mahasiswa kos, agar tidak berperilaku menyimpang.
Kendala-Kendala dalam Pembinaan Moral di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II B Tanjung Pati Riyan Ardinata; Rita Angraini
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.744 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.384

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kendala-kendala dalam pelaksanaan pembinaan moral di LPKA Kelas II B Tanjung Pati. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dalam menentukan sampel penelitian, peneliti menggunakan teknik Purposeful sampling. Informan dalam penelitian ini adalah Kasi Pembinaan LPKA, staf pembinaan LPKA, Kasi Registrasi dan Klasifikasi LPKA. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan tidak berjalannya program pembinaan yang telah direncanakan akibat pandemi COVID-19, kekurangan tenaga ahli, dan keterbatasan fasilitas dalam melaksanakan pembinaan di masa Pandemi COVID-19.
Studi Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran (Set Induction and Closure Skills) oleh Guru PPKn di SMP N 25 Padang Arieska Dwi Asmil; Hasrul Hasrul
Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.847 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i3.385

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran terkait implementasi, permasalahan internal-eksternal, dan upaya-upaya yang dilakukan dalam penerapan keterampilan membuka dan menutup pelajaran oleh guru pada pembelajaran PPKn di SMP N 25 Padang. Penelitian ini didasari akibat kesalahan guru dalam memaknai keterampilan membuka dan menutup pelajaran yang berdampak pada kurang efektifnya proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Lokasi penelitian berada di SMP N 25 Padang dengan informan penelitian terdiri atas 10 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Untuk memastikan data yang diperoleh valid, dilakukan pengujian data melalui triangulasi sumber. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan kurang optimalnya guru PPKn dalam menerapkan keterampilan membuka dan menutup pelajaran. Terlihat dari banyaknya komponen maupun indikator penting yang terabaikan.
Hambatan Perempuan dalam Berpartisipasi terhadap Pembangunan Nagari Atika Rati; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.69 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.386

Abstract

Partisipasi perempuan dalam pembangunan masih terbatas disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Partisipasi perempuan dalam pembangunan Nagari secara faktual sudah mulai tampak di Kenagarian Koto Nan Duo IV Koto Hilie, Batang Kapas, Pesisir Selatan. Hal ini terlihat dalam keterlibatan perempuan dalam pembangunan di bidang infrastruktur jalan dan jembatan, meskipun partisipasnya belum berjalan optimal. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi perempuan dalam pembangunan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografis. Informan penelitian terdiri atas 16 orang yang dipilih dengan purposive sampling diantaranya wali nagari, sekretaris nagari, Sekretaris Badan Permusyawaratan Nagari (BAMUS), kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pendidikan, lima orang perempuan, serta empat orang masyarakat. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Selanjutnya, teknik analisis data dilakukan melalui tiga alur kegiatan yaitu; reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam pembangunan Nagari belum optimal disebabkan karena tingkat pendidikan, kesadaran, keterampilan dan keterbatasan waktu.
Tradisi Minum Kopi Sebagai Rangkaian Acara Pernikahan di Kenagarian Kapelgam Kecamatan Bayang Pesisir Selatan Mesy Maisara; Susi Fitria Dewi
Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.375 KB) | DOI: 10.24036/jce.v4i1.389

Abstract

Tradisi minum kopi merupakan salah satu rangkaian acara pernikahan yang harus dilalui oleh pengantin di Kenagarian Kapelgam, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, tradisi ini semakin lama semakin hilang di dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna yang terkandung dalam tradisi minum kopi dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kurangnya partisipasi masyarakat dalam tradisi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dua sumber data yakni mewawancarai 12 orang informan selama 14 hari dan juga observasi pada saat pelaksanaan tradisi minum kopi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna yang terkandung dalam tradisi minum kopi adalah memaksimalkan peranan laki-laki seperti niniak mamak dalam merumuskan kebutuhan perhelatan pada saat pesta pernikahan. Sementara itu, secara tidak langsung ada manfaat sosial yang bisa dirasakan oleh tuan rumah yaitu mendapatkan bantuan materi dari kerabat. Tradisi minum kopi juga dapat melestarikan budaya yang sudah ada di Kenagarian Kapelgam. Penelitian ini menemukan faktor-faktor penyebab kurangnya partisipasi kaum laki-laki dalam tradisi minum kopi adalah karena tidak adanya sanksi dari pemuka masyarakat serta pengaruh dari budaya luar. Kaum laki-laki semakin tidak peduli dengan pelaksanaan makan bersama yang dilakukan sampai tengah malam. Hal ini menjadikan tradisi minum kopi semakin luntur di tengah masyarakat.
Peran Kelompok Usaha Bersama (KUB) dalam Meningkatkan Kesejahteraan Nelayan di Pantai Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Nor Sa'adah; Isnarmi Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.654 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan hambatan dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Mutiara Laut untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di Pantai Ketaping Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengunakan metode deskriptif karena penelitian ini berusaha mengambarkan dan melukiskan fakta-fakta secara akurat tentang suatu keadaan atau peristiwa yang tampak pada KUB Mutiara Laut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi,wawancara dan studi dokumentasi. informan penelitian adalah ketua KUB, sekretaris KUB, bendahara KUB ,anggota KUB dan Dinas Perikanan. Uji keabsahan data dalam penelitian ini mengunakan teknik triangulasi data. Kemudian Teknik analisis data dilakukkan dengan empat alur kegiatan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peran dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan di di Pantai Ketaping. Adanya Program Kelompok Usaha Bersama( KUB) untuk nelayan masih belum maksimal karena ada beberapa kendala dalam program kegiatan Kelompok Usaha Bersama (KUB) diantaranya pada program pembiayaan dan permodalan yang mana disini adannya kurang rasa tangung jawab untuk menjaga alat yang telah diberikan pemerintah, adannya kecemburuan sosial. Selanjutnya pada program pendidikan,pelatihan dan penyuluhan disini adanya kesibukan masing-masing anggota sehingga tidak hasir dalam pelatihan ataupun rapat.
Karakter Anak pada Perkawinan Campuran Suku Minangkabau dan Batak di Kelurahan Tanjung Buntung Erfina Nur Asria Rangkuti; Fatmariza Fatmariza
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.306 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.391

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter anak pada perkawinan campuran suku Minangkabau dan Batak di Kelurahan Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong Kota Batam, Penelitian ini dilatarbelakangi karena sering ditemukan perbedaan didikan karakter antara anak perempuan dan laki-laki pada perkawinan campuran suku Minangkabau dan Batak di Kelurahan Tanjung Buntung Kecamatan Bengkong Kota Batam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, adapun data informan dalam penelitian ini adalah: masyarakat, keluarga yang melakukan perkawinan campuran, kepala KUA. Data yang dibutuhkan adalah data primer dan data sekunder yang didapatkan dari observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi, kemudian analisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan selanjutnya disimpulkan untuk penulisan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perkawinan campuran antara suku Minangkabau dan Batak memberikan dampak terhadap pembentukan karakter anak, dalam suku batak terkenal dengan bahasa yang keras namun makna nya baik dan lemah lembut, sedangkan dalam suku minangkabau anak diajarkan dengan lemah lembut, namun terkadang dengan bahasa yang sedikit kasar tapi tujuannya baik agar anak memiliki watak yang keras dan pantang menyerah. Dalam perkawinan campuran ini, tidak ada perbedaan derajat antara anak laki-laki maupun perempuan, dalam kedua suku anak laki-laki dan perempuan sama. Oleh karena itu, peran orang tua yang berbeda-beda di setiap keluarga yang mana peran orang tua sangat menentukan kualitas anak dalam berkarakter.
Persepsi Mahasiswa terhadap Pelayanan Program Studi PPKn Zola Oktavia; Hasrul Hasrul
Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.817 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i3.392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelayanan program studi PPKn FIS UNP dilihat dari aspek berwujud (tangible), keandalan (reliability), daya tanggap (responsivenese), kepastian (assurance), dan empati (emphaty) guna dijadikan gambaran atau pedoman untuk pelayanan program studi PPKn FIS UNP lebih baik lagi kedepannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukakn dengan menyebar angket kepada mahasiswa melalui google form. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 37 mahasiswa. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sumber datanya mahasiswa program studi PPKn FIS UNP angkatan 2017, 2018, dan 2019 yang dijadikan sampel. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan skala likert menggunakan alternatif jawaban Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup Baik (CB), dan Kurang Baik (KB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pelayanan akademik dikategorikan baik dengan persentase 83,25% dan pelayanan administrasi dikategorikan baik dengan persentase yang sama yaitu 83,25%. Sehungga dapat diketahui bahwa persepsi mahasiswa terhadap program studi PPKn FIS UNP dikategorikan baik dengan rata-rata persentase 83,25%.
Perilaku Konsumtif Nelayan Anak di Pasir Kandang Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Padang Nandini Afistan; Alia Azmi
Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.465 KB) | DOI: 10.24036/jce.v3i4.393

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui kegiatan nelayan anak di Pasir Kandang Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Padang, perilaku nelayan anak dalam menggunaka uangnya, dan dampak negatif nelayan anak di Pasir Kandang. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian yaitu nelayan anak, orang tua, masyarakat Pasir Kandang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan nelayan anak memilih bekerja menjadi seorang nelayan di banding bersekolah di usia sekolah, karena sudah mampu menghasilkan uang sendiri dan memiliki pola hidup yang konsumtif, dengan membeli barang-barang mahal, kendaraan pribadi dan mencari hiburan malam.Hal ini diharapkan agar nelayan anak di Pasir Kandang Kelurahan Pasie Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah Padang, sebaiknya lebih mementingkan sekolah agar memiliki taraf hidup yang lebih baik, semakin tinggi pendidikan kita semakin mudah kita mendapatkan pekerjaan dan kehidupan yang terjamin.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2026): Journal of Civic Education (IN PRESS) Vol 8 No 4 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 3 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 2 (2025): Journal of Civic Education Vol 8 No 1 (2025): Journal of Civic Education Vol 7 No 4 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 3 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 2 (2024): Journal of Civic Education Vol 7 No 1 (2024): Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 2 (2023): Journal of Civic Education Vol 6 No 1 (2023): Journal of Civic Education Vol 5 No 4 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 3 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 2 (2022): Journal of Civic Education Vol 5 No 1 (2022): Journal of Civic Education Vol 4 No 4 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 3 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 2 (2021): Journal of Civic Education Vol 4 No 1 (2021): Journal of Civic Education Vol 3 No 4 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 3 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2020): Journal of Civic Education Vol 3 No 1 (2020): Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 2 (2019): Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2019): Journal of Civic Education Vol 1 No 4 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): Journal of Civic Education More Issue