Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik)
JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG is published by SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SEMARANG, Center Java, Indonesia. It is published three times a year February, June and October. JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG is organized by the Lecturers of STIE SEMARANG and Journal Developer Team. The articles published in JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG can be in English or Indonesian. The scopes of the topics include (1) Accounting Science (2) Management Science (3) Economic Science. Editorial Team welcome submissions of papers describing from researchers, practitioners, regulators, students, and other parties interested in the development of accounting science, management science and economic Science.
Articles
574 Documents
MANAJEMN INOVASI PADA USAHA KECIL MENENGAH
Sasono, Eko;
Yuliana, Rahmi
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (94.854 KB)
Kehadiran UKM merupakan dasar bagi pertumbuhan perekonomian banyak negara didunia, termasuk di indonesia. Permasalahan UKM di indonesia biasanya sangat mendesak seperti kurangnya aset keuangan, terbatasnya teknologi, kurangnya fasilitas, sempitnya pemasaran, kurangnya manajemen mutu, peraturan administrasi yang tidak memadai dan daya beli yang terbatas. Inovasi dibutuhkan oleh organisasi atau perusahaan untuk dapat maju dan berkembang. Manajemen inovasi perusahaan akan membuka jalan untuk pertumbuhaan perusahaan di masa depan dan keberhasilan kompetitif.
PROFESIONALISME KINERJA DOSEN ASM TA 2012-2013
Risnawati, V Naniek;
Lipursari, A
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014
Publisher : JURNAL STIE SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (95.42 KB)
Dalam rangka mewujudkan ilmuwan yang professional, maka setiap dosen dituntut melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi menyebarluaskan IPTEKS melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Demikian juga para dosen Akademi Sekretari Marsudirini ASM Santa Maria Semarang setiap tahun akademik dituntut untuk meningkatkan potensi yang dimiliki agar kinerjanya lebih berkualitas. Hal ini akan berdampak pada lulusan ASM yang professional dan berkepribadian , sehingga setiap Dunia Usaha-Industri yang membutuhkan tenaga sekretaris senantiasa melihat kualitaslulusan ASM.
Metode yang digunakan oleh lembaga yaitu penyebaran angket. Mahasiswa semester II dan IV sejumlah 120, untuk menilai kompetensi dosen yang meliputi : kompetensi pedagogik , professional, kepribadian dan kompetensi social. Hasil yang diperoleh secara umum : 1) kemampuan pedagogik dosen ASM 80% “Baik” mulai persiapan hingga proses pembelajaran, 2) kemampuan profesionalisme dosen ASM79 % “Baik” menguasai materi pembelajaran, 3) kepribadian dosen ASM81 % “Baik” dalam melaksanakan tugas pembelajaran maupun tugas pendukung Tri Dharma PT, 4)social 82% “Baik” dalam membantu, membimbing mahasiswa dalam studi.
SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) MENJAWAB TUNTUTAN TARGET KERJA YANG DIKEHENDAKI OLEH MANAJEMEN
Wibowo, Bambang Kristianto
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (85.715 KB)
Sumber daya manusia (SDM) diera globalisasi ini merupakan asset paling utama bagi suatu organisasi publik maupun swasta. Pada paradiguna lama ini keberadaan sumber daya manusia disetarakan dengan faktor produksi lainnya yaitu semacam benda atau peralatan yang bisa digunakan/diberdayakan secara sesuka hati para manager ataupun pemilik perusahaan tanpa memperhatikan aspek sosial.
Namun seiring dengan kemajuan peradaban, yang mana dimasyarakatkan semakin menyadari dan menghargai nilai-nilai kehidupan sumber daya manusia. Perusahaan sebagai sebuah organisasi yang mempunyai target-target tertentu, akan selalu mengharapkan dapat memperoleh sumber daya manusia (SDM) yang berkompetensi dan profesional dibidangnya masing-masing.
Oleh karena itu sumber daya manusia yang baru bergabung dengan suatu perusahaan, agar bersikap memahami tentang tujuan yang ditetapkan oleh managenen dan kualitas pencapaian tujuan yang diharapkan oleh managemen maupun pemilik perusahaan. Tugas-tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang tertuang dalam job description, penilaian prestasi kerja, disiplin atas segala peraturan, ketekunan yang menjadi komitmen semua SDM diperusahaan tertentu
“ANALISIS DAYA TARIK SUMBER IKLAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA PRODUK MINUMAN SUPLEMEN MEREK KUKU BIMA ENER-G! DI KOTA SEMARANG”.
Susetyarsi, TH
JURNAL STIE SEMARANG Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.508 KB)
Daya tarik sumber iklan dapat menjadi salah satu variabel yang digunakan konsumen untuk menilai suatu iklan dan kemampuannya untuk membujuk hingga muncul minat beli konsumen. Secara umum, pesan yang disampaikan oleh sumber yang memiliki daya tarik tinggi akan lebih mudah diterima dan lebih mudah mendorong ke arah perubahan sikap yang lebih besar dari diri konsumen. Ada 3 (tiga) persyaratan yang harus dipenuhi atau dimiliki agar sumber iklan bisa menarik perhatian konsumen yaitu : faktor familiaritas dengan sumber iklan, faktor kesukaan kepada sumber iklan dan faktor kesamaan dengan sumber iklan. Daya tarik sumber iklan yang terdiri dari 3 (tiga) faktor seperti di atas dan pengaruhnya terhadap minat beli konsumen juga mendapat perhatian utama dari manajemen PT. Sido Muncul sebagai produsen minuman suplemen merek Kuku Bima Ener-G!.
Berdasarkan analisa regeresi berganda diketahui bahwa variabel-variabel bebas mempunyai pengaruh positif yang searah dengan variabel terikat. Selanjutnya hasil analisis data diperoleh nilai R2 sebesar 83,0%, artinya 83,0% variasi variabel terikat dipengaruhi oleh variabel bebas. Sedangkan sisanya (17,0%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar model.
OPTIMALISASI FUNGSI SDM SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN KEUNGGULAN KOMPETITIF
Heridiansyah, Jefri;
SR, Dwi Prawani
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (164.583 KB)
Perubahan-perubahan dalam lingkungan manajemen SDM menuntut SDM untuk memainkan peranan yang lebih utama dalam organisasi. Trend ini mencakup keragaman angkatan kerja yang terus tumbuh, perubahan teknologi yang cepat, globalisasi dan perubahan-perubahan dalam dunia kerja seperti pergeseran ke arah masyarakat jasa dan tekanan yang terus berkembang pada pendidikan dan modal manusia. Trend-Trend seperti globalisasi dan inovasi teknologi mengubah cara-cara perusahaan dalam menata perusahaannya, dengan keadaan tersebut maka satu konsekuensi bagi perusahaan di dalam pengambilan keputusan strategik bagi perusahaan harus melibatkan Sumber Daya Manusia mengingat kebutuhan bagi perusahaan untuk menggembleng karyawan menjadi keunggulan bersaing.
PERANAN MANAJER SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) DALAM PENARIKAN (REKRUITMEN) DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Wibowo, ba Kristianto
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (197.919 KB)
Di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) persaingan bisnis tidak hanya terjadi pada produk yang dihasilkan oleh Negara-negara anggota ASEAN saja, namun juga terjadi pada sektor tenaga kerja (sumber daya manusia/SDM). SDM Indonesia tentunya akan menghadapi beban yang semakin berat di tengah kondisi lapangan kerja yang terbatas. Sudah menjadi hal yang logis, apabila manajer sumber daya manusia (SDM) sebagai kepanjangan tangan dari organisasinya untuk ikut memperhatikan dalam hal menyiapkan kualitas SDM yang ada di masyarakat maupun di internal organisasinya. Tindakan-tindakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM di masyarakat dapat dilaksanakan melalui kerjasama pelatihan dengan lembaga-lembaga yang terkait. Selain itu, manajer SDM hendaknya bisa tetap memperhatikan dan mengambil sikap yang positif kepada SDM Indonesia (lokal) dalam melaksanakan aktifitas penerimaan (rekruitmen) SDM dengan pertimbangan makro yaitu dibidang ketenaga kerjaan dengan berperan aktif untuk mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, dengan mengandalkan dan mengutamakan SDM Indonesia (lokal) dalam mengambil keputusan saat melaksanakan penerimaan sumber daya manusia (SDM)
ANALISIS PENGARUH SUASANA LINGKUNGAN KERJATERHADAP KINERJA PARA GURU DAN PEGAWAI PADA SMP NEGERI 6, KECAMATAN BATANG, KABUPATEN BATANG
Sasono, Eko;
Purwaningsih, Dwi
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.246 KB)
Lingkungan kerja yang mendukung produktivitas kerja akan menimbulkan kinerja yang tinggi bagi pekerja dalam suatu organisasi. Karena manfaat lingkungan kerja yang baik adalah menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas dan kinerja karyawan akan meningkat. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah pertama untuk menganalisis pengaruh variabel bebas yaitu suasana lingkungan kerja berupa kondisi fisik (X1), kondisi psikologis (X2) dan kondisi keamanan (X3) terhadap kinerja para guru dan pegawai (Y) pada SMP Negeri 6, Kecamatan Kauman, Kabupaten Batang. Kedua, menganalisis seberapa besar (signifikansi) pengaruh variabel-variabel bebas secara simultan terhadap variabel terikat.Berdasarkan analisa regeresi berganda diketahui bahwa variabel-variabel bebas mempunyai pengaruh positif yang searah dengan variabel terikat. Selanjutnya hasil analisis data diperoleh nilai R2 sebesar 0,846 atau 84,6 persen. Sehingga dikatakan bahwa 84,6% variasi variabel terikat yaitu kinerja para guru dan pegawai (Y) pada SMPN 6, Kecamatan Kauman, Kabupaten Batang dapat diterangkan oleh variabel-variabel bebas. Sedangkan sisanya (15,4 persen) dipengaruhi oleh variabel lain di luar model yang diteliti. Hasil uji hipotesis baik parsial maupun simultan menunjukkan hasil analisis bahwa semuanya mendukung hipotesis H1, H2 dan H3 dan H4.
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM MENUNJANG EFEKTIVITAS SISTEM PEMBERIAN KREDIT USAHA KECIL DAN MENENGAH
nafiah, Zumrotun;
Yuliana, Rahmi
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL STIE SEMARANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.248 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh sistem pengendalian internal dalam menunjang efektivitas pemberian kredit pada KSP Nasari Semarang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang sebagai responden. Metode analisis data yang digunakan analisis regresi linear sederhana, uji efektivitas, dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil analisis regresi linear sederhana diperoleh persamaan Y = 4.274 + 0.652X, maksudnya adalah bahwa jika efektivitas sistem pengendalian internal naik 1 persen, maka tingkat sistem pemberian kredit UKM akan naik sebesar 0.652 persen. Hasil uji F diperoleh Fhitung sebesar 13.31 lebih besar dari F tabel (4.60), sehingga dapat dikatakan bahwa antara variabel sistem pengendalian internal (X) dengan variabel sistem pemberian kredit UKM (Y) terdapat pengaruh yang signifikan. Rata-rata tingkat efektivitas sistem pengendalian internal pada KSP Nasari Semarang termasuk dalam klasifikasi sangat efektif, yaitu sebesar 77,05% sedangkan rata-rata tingkat efektivitas sistem pemberian kredit UKM pada KSP Nasari Semarang termasuk dalam klasifikasi sangat efektif, yaitu sebesar 76%. Koefisien determinan (R square) sebesar 0.625 menunjukkan bahwa model regresi linear sederhana dengan variabel bebasnya sistem pengendalian internal dapat memberikan kontribusi atau sumbangan efektif terhadap sistem pemberian kredit UKM sebesar 62,5%, sedangkan sisanya sebesar 37.5% dipengaruhi oleh variabel selain sistem pengendalian internal.
IMPLEMENTASI BALANCED SCORE CARD (BSC) DALAM PENINGKATAN PENERAPAN GOOD CORPORAETE GOVERNANCE (GCG) PADA BADAN LAYANAN UMUM (BLU)
Warno, Warno;
Setiyanti, Sri Wiranti
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (321.423 KB)
Pemerintah bertujuan mensejahterakan masyarakat maka dibentuklah badan layanan umum (BLU) namun dalam perkembangannya menunjukkan kinerja yang belum sesuai dengan yang diharapkan, selanjutnya pemerintha menetapkan agar BLU dikelola dengan GCG, dalam perjalanya good corporate governance merupakan tatakelola yang baik oleh BLU namun belum bisa dicapai maka dikeluarkanlah aturan bahwa setiap BLU wajib memiliki Satuan pengawas internal (SPI) yang bertugas mewujudkan GCG, tujuan yang diharapkan dari BLU tidak hanya untuk membantu mensejahterakan masyarakat tetapi juga mampu mandiri dalam kegiatanya sehingga dituntut usaha yang lebih keras dari pengelola maka perlu penerapan balanced score card (BSC) karena akan bisa di integrasikan antara rencana dan target.
PENGARUH MEDIA IKLAN DAN MODEL IKLAN TERHADAP MINAT BELI KONSUMEN PADA KOPI BUBUK SIAPSAJI MEREK LUWAK WHITE KOFFIE DI KOTA SEMARANG
Herminingtyas, Rudika;
Susetyarsi, TH
JURNAL STIE SEMARANG Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (454.583 KB)
Daya saing sebuah perusahaan ditentukan oleh kemampuannya dalam memasarkan sebuah produk. Cara yang dipergunakan oleh perusahaan dalam memasarkan produknya adalah melalui iklan, karena menggunakan iklan adalah cara yang tepat dalam memasarkan produk-produk yang akan dilepas ke pasaran. Program iklan yang dijalankan oleh perusahaan terutama menyangkut pada pemilihan media iklan yang digunakan serta model iklan yang digunakan. Media iklan dan model iklan merupakan hal penting dalam periklanan dan mempunyai pengaruh dalam minat untuk membeli dari konsumen. Hal yang sama juga terjadi pada PT. Javaprima Abadi sebagai pendatang baru dengan produk kopi putihnya yang merupakan kopi bubuk siap saji dengan merek Luwak White Koffie.
Tujuan diadakannya penelitian ini adalah pertama, untuk menganalisis signifikansi pengaruh media iklan (X1) dan model iklan (X2) secara parsial terhadap variabel terikat yaitu minat beli konsumen (Y) pada kopi bubuk siap saji merek Luwak White Koffie di Kota Semarang. Kedua, menganalisis seberapa besar (signifikansi) pengaruh variabel-variabel bebas secara simultan terhadap variabel terikat.
Populasi dalam penelitian adalah seluruh konsumen kopi bubuk siap saji merek Luwak White Koffie di Kota Semarang yang tidak dapat diketahui jumlahnya secara pasti Untuk kepentingan penelitian diambil sampel sebanyak 96 responden. Selanjutnya kuesioner dari ke-96 responden tersebut dilakukan pembuktian hipotesis dan menarik kesimpulan, dengan mempergunakan alat analisa regresi berganda, koefisien determinasi (R2), pengujian hipotesis secara parsial dengan t-test dan pengujian hipotesis secara simultan dengan F-test.
Berdasarkan analisa data diperoleh nilai R2 sebesar 89,4%, artinya 10,6% variasi variabel terikat dipengaruhi oleh variabel bebas. Sedangkan sisanya (10,6%) dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Hasil uji hipotesis baik parsial maupun simultan menunjukkan hasil analisis bahwa semuanya mendukung hipotesis yang diajukan yaitu Ha1, Ha2 dan Ha3. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa variabel model iklan (X2) merupakan variabel yang lebih berpengaruh terhadap minat beli konsumen (Y) pada kopi bubuk siap saji merek Luwak White Koffie Coffee di Kota Semarang.