cover
Contact Name
Fidyah Yuli Ernawati
Contact Email
fidyah.yuli13@gmail.com
Phone
+6285799656290
Journal Mail Official
jurnal@stiesemarang.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik)
ISSN : 20855656     EISSN : 22527826     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG is published by SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SEMARANG, Center Java, Indonesia. It is published three times a year February, June and October. JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG is organized by the Lecturers of STIE SEMARANG and Journal Developer Team. The articles published in JURNAL EKONOMI STIE SEMARANG can be in English or Indonesian. The scopes of the topics include (1) Accounting Science (2) Management Science (3) Economic Science. Editorial Team welcome submissions of papers describing from researchers, practitioners, regulators, students, and other parties interested in the development of accounting science, management science and economic Science.
Arjuna Subject : -
Articles 574 Documents
HUBUNGAN PERMENDAG NO.53/M-DAG/PER/8/2012, BANK, FRANCHISOR DAN UMKM Warno, Warno
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.451 KB)

Abstract

From the research conducted it can be concluded as follows: SMEs welcome party when there is co-operation to take over the process and minimarket franschise The bank approved  the agreement  which  required  a  decent  home loan  to  be funded. c. Franchisor approve the agreement because it can run the Regulation could also expand its business Welcomed the government for the establishment of cooperation between the Bank, SME and franschisor
MANAJEMEN LABA DITINJAU DARI SUDUT PANDANG PRAKTISI DAN AKADEMISI Nafiah, Zumrotun
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.459 KB)

Abstract

There is a difference views between practitioners and academics to earnings management. Differences due to differences in perspective view both sides of this managerial engineering activities. Practitioners assess earnings management as a problem that must be resolved for significantly affect company profits and decisions of stakeholders. Moreover, if the managerial engineering activity is carried out to mislead and harm others
PENGARUH HUBUNGAN ANTARA SOCIAL CONSUMPTION MOTIVATION DENGAN OPINION LEADERSHIPTERHADAP MATERIALISM (Studi Kasus Konsumen Ciputra Mall Semarang) Heridiansyah, Jefri; SR, Dwi Prawani
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.828 KB)

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara social consumption motivation dan opinion leadership dengan materialism. Dalam penelitian ini respondennya adalah individu yang senang membeli barang mewah. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 96 orang yang merupakan konsumen Ciputra Mall, yang diambil dengan metode Random Sampling (Sampel Acak). Data penelitian dikumpulkan melalui metode kuesioner yang meminta tanggapan responden atas social consumption motivation dan opinion leadership   terhadap materialism. Kuesioner sebelumnya telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas untuk mendapatkan kuesioner yang baik.   Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa uji “t”, variabel social consumption motivation mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap materialism   (t hitung  = 5.786 > t tabel 1.985). Variabel opinion leadership juga mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap materialism   berdasarkan uji “t” dimana diperoleh nilai (t hitung  = 1.987  >  t  tabel    1.985).  Pengujian  pengaruh  variabel  bebas  secara  bersama-sama menunjukkan  bahwa  secara  simultan  social  consumption  motivation     dan  opinion leadership mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap materialism dalam berbelanja di Ciputra Mall diperoleh nilai (F hitung = 30.352 > F tabel 3.09).   Hasil perhitungan regresi dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (adjusted R2) yang diperoleh sebesar 0.795. Hal ini berarti 79.5 % materialism dipengaruhi oleh social consumption motivation   dan opinion leadership, sedangkan sisanya yaitu 20.5 % materialism dipengaruhi oleh variabel-variabel lainnya yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERNAL, MOTIVASI KERJA, DAN LOYALITAS TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI RUMPUN BISNIS SEKOTA SEMARANG Wibowo, Bambang Kristianto
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.377 KB)

Abstract

Pendidikan   kejuruan   memiliki   karakteristik   yang   berbeda   dengan pendidikan umum, ditinjau dari kriteria pendidikan, substansi pelajaran dan lulusannya.Kualitas kinerja guru SMK di Semarang terasa semakin diperlukan karena tuntutan peningkatan kualitas pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan berdasarkan pelaksanaan kurikulum Edisi 1999   yang meliputi aspek program penyelenggaraan diklat yang berbasis kompetensi (competency based program), produktif, luas dan mendasar (broad based program), pendidikan yang luwes  (multy entry dan multy exit),  penyelenggaraan ujian dan sertifikasi serta uji kompetensi Penelitian ini bertujuan menentukan signifikan tidaknya (a) pengaruh kemampuan komunikasi internal guru terhadap kinerja guru, (b) pengaruh motivasi terhadap kinerja guru, (c) pengaruh loyalitas terhadap kinerja guru,                   (d) pengaruh kemampuan komunikasi internal, motivasi, dan loyalitas secara simultan terhadap kinerja guru. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah guru SMKN 2 sebanyak 64 responden dan guru SMKN 9 sebanyak 42 responden. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari pertanyaan- pertanyaan tertutup meliputi indikator-indikator variabel komunikasi internal motivasi, loyalitas dan kinerja guru. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F. Berdasarkan  hasil  analisis  yang  dilakukan  penelitian  menunjukkan bahwa (a) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara komunikasi internal terhadap  kinerja  guru,  (R2   =  0,095),  (b)  terdapat  pengaruh  yang  positif  dan signifikan antara motivasi terhadap kinerja guru (R2 = 0,369), (c) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara loyalitas dengan kinerja guru (R2 = 0,081). Bukti empiris penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi internal, motivasi dan loyalitas mempengaruhi kinerja guru SMK Bisnis di Semarang.  Untuk itu, usaha peningkatan kinerja diperlukan adanya komunikasi internal yang efektif, usaha peningkatan motivasi guru dan peningkatan keterlibatan guru terhadap sekolah. Peneliti lain dapat menambahkan variabel-variabel prediktor lainnya yang merupakan faktor-faktor pengaruh terhadap kinerja guru, seperti lingkungan kerja, kepuasan kerja, kepuasan gaji dan tingkat kemampuan guru. Hal ini penting untuk dilakukan   guna   mendapatka   pemahaman   yang   lebih   komperhensif   mengenai variabel-variabel yang mempengaruhi kinerja guru.  
ANALISIS APBD TAHUN 2012 Sudarwanto, Adenk
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : JURNAL STIE SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (937.058 KB)

Abstract

Dalam  melakukan  analisis  pendaptan  terdapat  empat  rasio  yang  dapat  dilihat secara detail, yaitu rasio pajak ( tax ratio ),rasio pajak perkapita ( tax perkapita),ruang fiskal ( fiscal space) serta ketergantungan fiskal. Dua rasio pertama ( tax ratio dan tax perkapita ) menyoroti pajak daerah sebagai sumber utama PAD yang diperbandingkan dengan PDRB dan jumlah penduduk, sedangkan dua rasio yang terakhir menyoroti pengelolaan pendapatan daerah untuk memenuhi kebutuhan belanjanya, serta kemampuan daerah dalam menghasilkan pendapatan daerah dengan tidak tergantung dari pihak eksternal. Ruang fiskal ( fiskal space ) merupakan suatu konsep untuk mengukur fleksibilitas yang dimiliki pemerintah daerah dalam mengalokasi APBD untuk membiayai kegiatan yang menjadi prioritas daerah. Oleh karena itu bagi pemerintah daerah yang memiliki ruang fiskal yang terbatas, diperlukan kejelian dan strategi yang tepat dalam mengalokasikan belanjanya pada kegiatan-kegiatan yang menjadi prioritas daerah dan mempunyai daya ungkit (leverage) yang tinggi bagi perekonomiannya. Rasio ketergantungan daerah dicerminkan oleh rasio PAD terhadap total pendapatan, serta rasio transfer terhadap total pendapatan. Dua rasio tersebut memiliki sifat berlawanan, yaitu semakin tinggi rasio PAD, semkin rendah ketergantungan daerah dan sebaliknya untuk rasio transfer, semakin tinggi rasio transfer semakin tinggi ketergantungan daerah. Terkait dengan belanja daerah analisis meliputi   rasio belanja pegawai terhadap total belanja, rasio belanja modal per total belanja, rasio belanja modal per jumlah penduduk, rasio bantuan sosial terhadap total belanja daerah. Mencermati perkembangan APBD 2009 – 2012 dan APBD Tahun Anggaran 2012 yang dikonsolidasikan , maka melalui analisis APBD dapat diketahui seberapa besar kemampuan suatu daerah dapat menggerakan roda perekonomian daerah dan tinggi rendahnya pelayanan publik yang menggambarkan peran pemerintah daerah sebagai aktor dan fasilitator pembangunan.  
ANALISIS FAKTOR FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEBERHASILAN USAHA MIKRO DAN KECIL ( Studi Pada Usaha Kecil Di Semarang Barat) Indriyatni, Lies
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.612 KB)

Abstract

This research aimed on analyzing factors which influenced the success of micro and small business in West Semarang (Semarang Barat) region. The research had been done by picking 100 sample of micro and small business in West Semarang region. Data collecting was achieved through Interview and Questioners. Next, the data was being processed using SPSS ver.16. The result showed that working fund, skills, and business  location  have  positive  and  significant influence  on  the  achievement  of micro and small business to gain some benefits by the significant points for each factors are 0.002; 0.0015 and 0.003 while the Adjusted R Square is 0.348 or 34.8%. Between those three factors, work location is the most influencing factor with beta coefficient 0.24.  The result also showed that there are some other factors (65.2%) which also have influence on the success of micro and small business but those factors wouldn’t be researched here.
ANALISIS PENGARUH ATRIBUT PRODUK PADA MOBIL TOYOTA AVANZA DITINJAU DARI SEGI INTERIOR, EKSTERIOR DAN MESIN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN DI SEMARANG Susetyarsi, TH
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.046 KB)

Abstract

Di dalam persaingan yang ketat industri mobil dewasa ini, Toyota meluncurkan produk Toyota Avanza. Produk ini memiliki beberapa atribut yang membedakan dengan produk- produk pesaingnya. Atribut yang melekat pada produk ini meliputi interior, ekterior dan mesin.   Dalam penelitian ini akan dianalisis bagaimana pengaruh variable interior, ekterior dan mesin terhadap loyalitas konsumen. Sampel yang dipakai sebanyak 100 responden. Data diperoleh dengan wawancara dan pengisian kuesioner.   Tehik analisis data digunakan metode regresi berganda, koefisien determinasi dan uji F test. Hasil yang diperoleh Y = 7,818 + 0,647 X₁ + 0, 673 X₂ + 0, 743 X₃ , R² = 77% dan F Test sebesar 142,852 yang lebih besar dari F Tabel sebesar 2,47   Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variable interior, ekterior dan mesin terhadap loyalitas konsumen. Variabel mesin mempunyai pengaruh yang paling besar. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 77% loyalitas konsumen dipengaruhi oleh variable interior, eksterior dan mesin, 23% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang di luar variable-variabel tersebut. Dari F Test menunjukkan bahwa memang benar loyalitas konsumen dipengaruhi oleh variable interior, eksterior dan mesin.
EMPAT DISIPLIN MENJADI ORGANISASI YANG SEHAT Setiyanti, Sri Wiranti
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.604 KB)

Abstract

Terdapat dua kualitas yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan yang sukses, yaitu kecerdasan dan kesehatan organisasi atau perusahaan. Kecerdasan organisasi atau perusahaan   bertujuan   untuk   mencari   keuntungan   dan   mengalahkan   pesaingnya. Sedangkan kesehatan organisasi atau perusahaan lebih mengarah ke usaha untuk peningkatan  moral  dan  produktivitas.  Kekuatan  dan  keunikan  organisasi  yang  sehat adalah mempunyai cara untuk menjadikan organisasi atau perusahaannya menjadi lebih sehat, lebih mampu menghadapi berbagai masalah dan yang lebih penting adalah peran dari pimpinan organisasi atau perusahaan untuk menjadikan organisasi atau perusahaannya menjadi lebih sehat
PENGEMBANGAN PROFESI SEKRETARIS Risnawati, V Naniek
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.083 KB)

Abstract

Sekretaris saat ini mempunyai peran yang strategis, hal ini ditunjukkan bahwa pekerjaan   yang   dilakukannya   tidak   hanya   tugas-tugas   klerikal,   dan   resepsionis melainkan dituntut untuk ikut serta mengembangkan   citra perusahaan, mendukung keamanan     perusahaan serta mempermudah pekerjaan pimpinan melalui pengaturan/pengelolaan waktu secara efektif dan efisien.   Untuk memenuhi tuntutan tersebut, pengembangan profesi sekretaris harus dilakukan      dengan berbagai cara: manajemen waktu,komunikasi yang efektif, prinsip toleransi  dan  dilengkapi  dengan  lima  kekuatan  : strength  of  knowledge,  strength  of attitude, strength of action, strength of relations dan strength of trust and understanding
PENULISAN PARAGRAF DALAM KARYA ILMIAH MAHASISWA Lidwina, Soeisniwati
JURNAL STIE SEMARANG Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.822 KB)

Abstract

Untuk memenuhi penulisan paragraf dalam karya ilmiah yang baik maka perlu memperhatikan syarat-syarat paragraf seperti kesatuan, pengembangan, kepaduan, kekompakan, dan pengembangan paragraf serta memahami penggunaan jenis-jenis paragraf. Paragraf mengandung aspek kesatuan, gagasan dasar itu dikemukakan   ke dalam kalimat topik dan gagasan pengembang dikemukakan ke dalam kalimat –kalimat pengembang serta kalimat-kalimat tersebut saling berhubungan, selanjutnya aspek pengembangan gagasan dasar dinyatakan ke dalam kalimat topik dan gagasan pengembang dinyatakan ke dalam kalimat-kalimat penjelas/lanjutan, aspek kepaduan, yakni keserasian hubungan antargagasan dalam paragraf yang berarti pula keserasian hubungan antarkalimat dalam paragraf, aspek kekompakan, yakni   kekompakan struktural dan leksikal. Kekompakan struktural ditandai oleh adanya hubungan struktur kalimat-kalimat yang digunakan dalam paragraf dan kekompakan leksikal ditandai oleh adanya kata-kata yang digunakan dalam paragraf untuk menandai hubungan antarkalimat atau bagian paragraf, aspek pengembangan, yakni pembentukan paragraf dalam teks dikaitkan dengan paragraf yang lain, hasil pengembangan ini ialah untaian paragraf yang menunjukkan paragraf yang cocok dengan paragraf yang lain. Dalam pengungkapan gagasan/ide ke dalam paragraf bisa melalui   paragraf  deduktif, yakni kalimat topik diletakkan pada awal paragraf dan diikuti kalimat-kalimat pengembang, bila kalimat topiknya diletakkan akhir paragraf dan sebelumnya diawali gagasan- gagasan pengembang disebut paragraf induktif, bila kalimat topik terletak di awal dan akhir paragraf, gagasan pengembangnya diletakkan di antara   keduanya disebut paragraf kombinasi, serta kalimat topik terletak pada setiap kalimat disebut paragraf deskriptif. Penerapan penulisan paragraf dalam karya ilmiah tersebut perlu dikembangkan gagasan dalam kalimat-kalimat, satuan paragraf, bab, atau subbab sehingga   menjadi suatu karya ilmiah yang utuh. Penulisan karya ilmiah tersebut dituntut juga penginformasian secara utuh, artinya ketelitian dalam tulis-menulis ilmu yang menyangkut data, nama orang, nama tempat, hingga ejaan dan tanda baca

Page 11 of 58 | Total Record : 574


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal STIE Semarang Vol 17 No 1 (2025): Jurnal STIE Semarang Vol 16 No 3 (2024): Jurnal STIE SEmarang Vol 16 No 2 (2024): Jurnal STIE Semarang Vol 16 No 1 (2024): Jurnal STIE SEmarang Vol 15 No 3 (2023) Vol 15 No 2 (2023) Vol 15 No 1 (2023) Vol 14 No 1 (2022): VOLUME 14 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2022 Vol 14 No 3 (2022) Vol 14 No 2 (2022) Vol 14 No 1 (2022) Vol 13 No 3 (2021): VOLUME 13 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2021 Vol 13 No 2 (2021): Vol 13 No 2 (2021) Bulan Juni Vol 13 No 1 (2021): VOLUME 13 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2021 Vol 13 No 3 (2021) Vol 13 No 2 (2021) Vol 13 No 1 (2021) Vol 12 No 2 (2020): Volume 12 No 2 Edisi Juni 2020 Vol 12 No 1 (2020): Volume 12 No 1 Edisi Februari 2020 Vol 12 No 3 (2020) Vol 11 No 03 (2019): VOLUME 11 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2019 Vol 11 No 02 (2019): VOLUME 11 NOMOR 2 EDISI JUNI 2019 Vol 11 No 1 (2019): VOLUME 11 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2019 Vol 11 No 1 (2019): VOLUME 11 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2019 Vol 10 No 3 (2018): VOLUME 10 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2018 Vol 10 No 3 (2018): VOLUME 10 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2018 Vol 10 No 2 (2018): VOLUME 10 NOMOR 2 EDISI JUNI 2018 Vol 10 No 2 (2018): VOLUME 10 NOMOR 2 EDISI JUNI 2018 Vol 10 No 1 (2018): VOLUME 10 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2018 Vol 10 No 1 (2018): VOLUME 10 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2018 Vol 9 No 3 (2017): Vol 9 No 3 (2017): VOLUME 9 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2017 Vol 9 No 3 (2017): Vol 9 No 3 (2017): VOLUME 9 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2017 Vol 9 No 2 (2017): VOLUME 9 NOMOR 2 EDISI JUNI 2017 Vol 9 No 2 (2017): VOLUME 9 NOMOR 2 EDISI JUNI 2017 Vol 9 No 1 (2017): VOLUME 9 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2017 Vol 9 No 1 (2017): VOLUME 9 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2017 Vol 8 No 3 (2016): VOLUME 8 NO 3 EDISI OKTOBER 2016 Vol 8 No 2 (2016): VOLUME 8 NOMOR 2 EDISI JUNI 2016 Vol 8 No 1 (2016): VOLUME 8 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2016 Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015 Vol 7 No 3 (2015): VOLUME 7 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2015 Vol 7 No 2 (2015): VOLUME 7 NOMOR 2 EDISI JUNI 2015 Vol 7 No 2 (2015): VOLUME 7 NOMOR 2 EDISI JUNI 2015 Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014 Vol 6 No 3 (2014): VOLUME 6 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2014 Vol 6 No 2 (2014): VOLUME 6 NOMOR 2 EDISI JUNI 2014 Vol 6 No 1 (2014): VOLUME 6 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2014 Vol 6 No 1 (2014): VOLUME 6 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2014 Vol 5 No 3 (2013): VOLUME 5 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2013 Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013 Vol 5 No 2 (2013): VOLUME 5 NOMOR 2 EDISI JUNI 2013 Vol 5 No 1 (2013): VOLUME 5 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2013 Vol 4 No 3 (2012): VOLUME 4 NOMER 3 EDISI OKTOBER 2012 Vol 4 No 3 (2012): VOLUME 4 NOMER 3 EDISI OKTOBER 2012 Vol 4 No 2 (2012): VOLUME 4 NOMOR 2 EDISI JUNI 2012 Vol 4 No 2 (2012): VOLUME 4 NOMOR 2 EDISI JUNI 2012 Vol 4 No 1 (2012): VOLUME 4 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2012 Vol 3 No 3 (2011): VOLUME 3 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2011 Vol 3 No 2 (2011): VOLUME 3 NOMOR 2 EDISI JUNI 2011 Vol 3 No 1 (2011): VOLUME 3 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2011 Vol 2 No 3 (2010): VOLUME 2 NOMOR 3 EDISI OKTOBER 2010 Vol 2 No 2 (2010): VOLUME 2 NOMOR 2 EDISI JUNI 2010 Vol 2 No 1 (2010): VOLUME 2 NOMOR 1 EDISI FEBRUARI 2010 Vol 1 No 3 (2009): VOLUME 1 NOMOR 2 EDISI OKTOBER 2009 Vol 1 No 2 (2009): VOLUME 1 NOMOR 2 EDISI JUNI 2009 Vol 1 No 1 (2009): VOLUME 1 EDISI KHUSUS 2009 More Issue