cover
Contact Name
Maria Frani Ayu Andari Dias
Contact Email
mariafrani10@gmail.com
Phone
+6281230038196
Journal Mail Official
lppmstikessuakainsan@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Suaka Insan Banjarmasin Jln. H. Zafri Zam-zam no. 08 Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70116
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Suaka Insan
ISSN : 25275798     EISSN : 25807633     DOI : https://doi.org/10.51143/jksi
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI) is a scientific publication journal that is published every six months (June and December) using peer review method for article selection. It is intended for practitioners, academics, professionals, students or the general public who are involved and interested in the development of Health Sciences and Nursing Sciences include training, education and practice. JKSI received relevant articles in the health and nursing fields, which included research articles, literature reviews and case studies.
Articles 261 Documents
Hubungan Perilaku Merokok Orang Terdekat Dengan Kejadian Ispa Pada Balita Yang Berobat Di Puskesmas Cempaka Banjarmasin Siprianus Salmon Seda; Bernadeta Trihandini; Luckyta Ibna Permana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.293

Abstract

ABSTRAK. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) merupakan infeksi akut yang melibatkan organ saluran pernafasan bagian atas dan saluran pernafasan bagian bawah. Asap rokok dapat meningkatkan frekuensi terjadinya ISPA pada balita, dimana balita yang terpapar asap rokok berisiko lebih sering mengalami ISPA dibandingkan dengan balita yang tidak terpapar asap rokok. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Besar Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan design Cross Sectional, pengumpulan data melalui survey, dengan teknik Consecutive Sampling berjumlah 57 responden yang merupakan orang terdekat yang membawa balita berobat. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa responden yang merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 46,5%, ISPA sedang 44,2%, dan tidak menderita ISPA 9,3%. Responden yang tidak merokok dan balita yang menderita ISPA ringan 28,6%, ISPA sedang 21,4%, dan tidak menderita ISPA 50%. Nilai p-value yaitu 0,004 lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan perilaku merokok orang terdekat dengan kejadian ISPA pada balita yang berobat di Puskesmas Cempaka Banjarmasin. Penelitian ini menyarankan agar perawat lebih intensif lagi memberikan penyuluhan kepada keluarga atau masyarakat mengenai bahaya merokok juga berpengaruh terhadap kesehatan balita termasuk ISPA pada balita. Kata Kunci: Balita, ISPA, Perilaku Merokok. Daftar Pustaka Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (2018) Data ISPA pada Balita. Filcano, Rahmyatul (2013). Hubungan Lingkungan Dalam Rumah Terhadap ISPA Pada Balita Di Kelurahan Ciputat Kota Tangerang Selatan. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatulah Jakarta. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/24284 Firmansyah, A. (2009). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua dan Iklan Rokok Dengan Perilaku Merokok Pada Siswa Laki-laki Madrasah Aliyah Negeri 2 Boyolali. Universitas Muhammadiyah, Surakarta Jurnal. Diakses tanggal 23 oktober 2018 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6417 KEMENKES RI. (2016). Pedoman Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut. Jakarta: Katalog Kemenkes RI. Di akses pada tanggal 22 oktober dari:http://www.depkes.go.id/resources/download/pusdatin/lainlain/Data%20dan%20Informasi%20Kesehatan%20Profil%20Kesehatan%20Indonesia%202016%20-%20%20smaller%20size%20-%20web.pdf Kusumaningrum, Astrid Puspa Dewi. (2018). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Berat Badan Lahir Dan Paparan Rokok Dengan Kejadian ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Banyudono 1. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/66528. Marhamah, A., & Arsin, A. W. (2012). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian ISPA Pada Anak Balita Di Desa Bontongan Kabupaten Enrekang. Diakses tanggal 24 oktober 2018 dari http://repository.unhas.ac.id/handle/123456789/4602 Muttaqin, A. (2008). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika. Proverawati, A., & Rahmawati, E. (2012). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yogyakarta: Nuha Medika. Puskesmas Cempaka Banjarmasin. 2019. Sumber data Primer. Rayahu, Irma. (2018). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit ISPA Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe. Diakses tanggal 11 Maret.2019.dari http://ojs.uho.ac.id/index.php/JIMKESMAS/article/download/5333/3966. RISKESDAS, Riset Kesehatan Dasar . (2013). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Kesehatan Depkes RI. Diakses pada tanggal 18 Oktober 2018, dari: http://www.depkes.go.id/resources/download/general/Hasil%20Riskesdas%202013.pdf Riyanto, R., & Kusumawati, A. (2017). Pengaruh asap rokok terhadap frekuensi terjadinya penyakit ISPA pada balita di puskesmas Kedung Banteng Banyumas. Diakses tanggal 29 oktober 2018 dari http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/medisains/article/view/1614/0 Sugihartono, S., Rahmatullah, P., & Nurjazuli, N. (2012). Analisis faktor risiko kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagar Alam. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. Diakses tanggal 2 November 2018 dari https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/4145. Sulaiman, M Reza. (2014). "Terpapar Residu Asap Rokok Ayahnya, Bayi Ini Meninggal Kena Pneumonia", dalam koran Detik, 24 Maret Jakarta. Widodo, P.Y. (2014). Hubungan Perilaku Keluarga Terhadap Kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). STIKES Bhamada Slawi, Tegal. Diakses tanggal 10 Maret 2019 dari http://ojs.stikesbhamada.ac.id/ojs/index.php/jitk/article/view/106 Wong, D. L. (2008). dkk. Buku Ajar Keperawatan Pediatrik : Jakarta: EGC. World Health Organization WHO. (2007). Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut yang Cenderung Menjadi Epidemi dan Pandemi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Alih bahasa. Jenewa: World Health Organization. Diakses tanggal 7 november 2018 dari http://apps.who.int/iris/bitstream/10665/69707/14/WHO_CDS_EPR_2007.6_ind.pdf
Hubungan Komunikasi Terapeutik Bidan Dengan Kecemasan Ibu Bersalin Di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Tahun 2021 Sri Norlina
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.294

Abstract

Persalinan merupakan salah satu masa yang cukup berat bagi ibu. Proses persalinan layaknya sebuah pertaruhan hidup dan mati seorang ibu. Rasa cemas, panik, dan takut yang melanda dapat mengganggu proses persalinan, meningkatkan rasa nyeri, otot-otot menjadi tegang dan ibu menjadi cepat lelah serta persalinan menjadi lama. Komunikasi terapeutik adalah komunikasi yang direncanakan secara sadar, bertujuan dan dipusatkan untuk kesembuhan pasien. Banyak anggapan yang menyatakan bahwa komunikasi terapeutik dapat membantu Ibu menjalani proses persalinan dengan lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik bidan dengan kecemasan ibu bersalin di Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala pada Tahun 2021. Metode penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross sectional adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang datang ke Puskesmas. Sampel penelitian 42 orang, diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan di Puskesmas Berangas Kab. Barito Kuala pada bulan Januari – Maret 2021. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bidan melaksanakan komunikasi terapeutik dengan kategori cukup yaitu 50 %, sebagian besar responden mengalami kecemasan dengan tingkat sedang yaitu sebesar 61,9%. Hasil uji korelasi Kendall Tau diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar -0,439 dengan nilai ρ sebesar 0,0006 (ρ value < 0,05), Penelitian ini menunjukkan ada hubungan komunikasi terapeutik dengan kecemasan ibu bersalin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi terapeutik membantu mengatasi kecemasan pada ibu bersalin, dan sangat direkomendasikan diberikan kepada ibu bersalin selama proses persalinan. Kata kunci: Kecemasan ibu bersalin, Komunikasi, Terapeutik. DAFTAR PUSTAKACristina Lia, dkk. (2003). Komunikasi Kebidanan.Jakarta:EGCDepkes RI, 2000, Alat Bantu Pembinaan Bidan di Desa dalam menunjang Kemitraan pertolongan persalinan Dukun Paraji dan Bidan di Desa Jawa Barat. Depkes RI, 2001, Komunikasi Efektif, JakartaDepkes RI, 2002, Standar Profesi Kebidanan, Jakarta.Depkes RI, 2010, Standar pelayanan Kebidanan, Jakarta. Kotler, Philip, 2002, Manajemen Pemasaran, Edisi milenium diterjemahkan oleh Hendra Teguh, Ronny A, Rusli, dan Benyamin Molan, Jakarta: Prenhalindo.Lusa. (2009). Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi. [online]. Tersedia di : www.lusa.web.idMaryunani Ani. (2016). Managemen Kebidanan Terlengkap. Jakarta : CV. Trans Info MediaNotoatmodjo, 2005, Promosi kesehatan, Teori dan aplikasi, Jakarta, Rineka Cipta.Saefudin AB, 2002, Ilmu Kebidanan, Edisi Ketiga Cetakan ke 7 Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo, Jakarta.Singgih G,2006, Psikologi praktis: Anak, Remaja dan Keluarga, Jakarta, Gunung Mulia.Siti Fatmawati. (2010). Komunikasi Keperawatan Plus Materi Komunikasi Terapeutik. Yogyakarta : Nuha MedikaTjiptono,2000, Strategi Pemasaran, Edisi 2, cetakan ketiga, Yogyakarta: AndiTrisiani, D. (2016). Hubungan Kecemasan Ibu Hamil terhadap Kejadian Preeklampsia.Jurnal Ilmiah Bidan, 1(3), 14-18.Walyani Siwi Elisabet Pe. Komunikasi dan Konseling dalam Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press; 2015
Hubungan Sikap dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif Di wilayah Puskesmas Berangas Kabupaten Barito Kuala Sixtia Kusumawati
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.295

Abstract

ABSTRAK Pemberian ASI pada bayi sangat penting terutama dalam periode awal kehidupan. Akan tetapi, praktek dalam pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif belum mencapai target yang diharapkan. Keberhasilan ASI eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah faktor dukungan dari tenaga kesehatan termasuk Bidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan sikap dan dukungan tenaga kesehatan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian untuk studi korelasi dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi umur 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Berangas. Sampel penelitian 78 orang. Teknik pengambilan sampel, yaitu accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan 53 orang (67,95%) diantaranya memiliki sikap positif terhadap pemberian ASI eksklusif, 61 orang (78,2 %) diantaranya mendapat dukungan yang baik dari tenaga kesehatan dan 40 orang (62,82%) berhasil memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara sikap Ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,004. Hal ini berarti bahwa semakin positif sikap, maka tingkat keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif juga akan meningkat. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p sebesar 0,007. Hal ini berarti, semakin baik dukungan yang diberikan oleh tenaga kesehatan, maka keberhasilan pemberian ASI eksklusif juga kan meningkat. Keywords: ASI eksklusif, Dukungan Tenaga Kesehatan, Sikap DAFTAR PUSTAKA Argaheni, N. B., Putri, N. R., Yani, D. P., Prihartini, S. D., Muzayyaroh, M., Agussafutri, W. D., Azizah, N., Anggraini, D. D., Saragih, H. S., & Haslan, H. (2021). Konsep Dasar Kebidanan. Yayasan Kita Menulis.Azwar, S. (2013). Sikap Manusia dan Pengukurannya. Pusat Belajar Offset.Handayani, N. S. (2017). TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MADUREJO PRAMBANAN SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.Jannah, I. (2021). PENATALAKSANAAN PRODUKSI ASI TIDAK LANCARPADA IBU NIFAS POST SC DI BPM SITI HOTIJAH S. ST,. M. M Kes. Bd. Stikes Ngudia Husada Madura.Kementerian Kesehatan RI. (2017). Profil Kesehatan Indonesia 2017 (Vol. 1227, Issue July). https://doi.org/10.1002/qjKlikdokter. (2016). Jumlah ASI dan Cara Meningkatkannya. https://www.klikdokter.com/tanya-dokter/read/2808627/jumlah-asi-dan-cara-meningkatkannyaKurniyati, E. M., Sarti, S., & Irawati, B. (2021). Pengaruh Inisiasi Menyusui Dini Terhadap Perubahan Suhu Tubuh Bayi Baru Lahir. Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan), 6(1), 32–35.Proverawati Atikah, R. E. (2010). Kapita selekta ASI dan menyusui (Cetakan I,). Nuha Medika.Rahmiyati Ria, Widyasih Hesty, Y. S. M. (2019). PENGARUH E-BOOKLET TENTANG ASI EKSKLUSIF TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III [Poltekkes Kemenkes Yogyakarta]. http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/id/eprint/2194Septikasari, M. (2018). Peran Bidan dalam ASI Eksklusif di Kabupaten Cilacap. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 109–114.Soekidjo Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan (Edition Ce). Penerbit Rineka Cipta : JAKARTA., 2010.
Implementasi Kebijakan Nasional Kunjungan Masa Nifas Pada Praktik Mandiri Bidan Hj. Norhidayati Banjarmasin Yerika Elok Novembriany
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.296

Abstract

Abstrak Proses kehamilan dan persalinan adalah proses yang fisiologis yang dialami oleh hampir semua wanita, begitu pula masa nifas. Program nasional masa nifas merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melakukan deteksi dini infeksi dan komplikasi yang mungkin terjadi dengan cara melakukan kunjungan sebanyak empat kali selama periode masa nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan nasional kunjungan nifas di praktik mandiri bidan (PMB) Hj. Norhidayati Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati, Sampel penelitian 53 orang, Teknik pengambilan sampel acsidental. Penelitian dilakukan di PMB Hj. Norhidayati pada bulan Januari –Mei 2021. Hasil penelitian menunjukkan Bidan melakukan kunjungan nifas I (6-8 jam PP) dan kunjungan nifas ke II (6 hari PP) kepada semua ibu yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati. Kunjungan nifas ke III (2 minggu PP) dilakukan kepada sebagian besar pasien yaitu yaitu sebanyak 48 pasien (90,57%), sedangkan kunjungan nifas ke IV (6 minggu PP) dilakukan kepada 41 orang pasien (77,36%) yang bersalin di PMB Hj. Norhidayati. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Bidan telah mengimplementasikan kebijakan nasional kunjungan masa nifas dengan baik. Namun, terdapat beberapa kendala antara lain keterbatasan waktu dan medan yang sulit ditempuh. Kata kunci: Bidan, Kebijakan nasional, Kunjungan nifas Daftar RujukanBahiyatun. 2009. Asuhan Kebidanan Nifas Normal. EGC: Jakarta.Baumali, A. 2009. Pemenuhan Zat Gizi Ibu Nifas dan Budaya Se’l pada Masyarakat Suku Timor Dawan di Kecamatan Molo Selatan Kab upat en Timor Ten gah Selatan. Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Prodi Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Gajah Mada.Blaxter, L. Hughter, C. & Thigt, M. 2001. How to Re-Search; Seluk Beluk Melakukan Riset. Edisi Kedua. PT. Indeks Kelompok Gramedia: Jakarta.Campbell, K. 2010. PostPartum Doulas: Motivation and Perceptions of Practice, (online), (http//www. elsevier.com/midw), diakses 1 April 2021Mochtar, R. 2002. Sinopsis Obstetri. EGC: Jakarta.Padminingrum, D., Widiyanti, E. 2005. Da sar- Dasa r K omun ikas i ; (Modul Pembelajaran). UNS: Surakarta. Prawirohardjo, S. 2007. Ilmu Kebidanan. FKUI: Jakarta.Saifudin, A.B. 2002. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Penerbit Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo: Jakarta.Saleha. 2009. Asuhan Kebidanan Pada Masa Nifas. Salemba Medika: Jakarta.Wiknjosastro, H. 2007. Ilmu Kebidanan. Penerbit Yayasan Bina PustakaSarwono Prawirohardjo: Jakarta. Yin, R.K. 2006. Studi Kasus Desain dan Metode. Divisi Buku Perguruan Tinggi. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta.
Efek Samping Pemakaian Kb Suntik 3 Bulan Pada Akseptor Di Bidan Praktik Swasta (Bps) Hj. Norhidayati Banjarmasin Dian Purnama Sari
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.297

Abstract

Abstrak Efek samping penggunaan KB suntik tiga bulan sudah menjadi perbincangan yang menarik dikalangan akseptor dan para petugas kesehatan. Survey pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti pada Bidan Praktik Swasta (BPS) Ibu Hj. Norhidayati pada April 2021 mennjukkan jumlah akseptor KB aktif sebanyak 150 orang dengan jumlah akseptor suntik 3 bulan (Depo Medroksi Progesteron Asetat) sebanyak 60 akseptor. Hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan 10 akseptor suntik 3 bulan menunjukkan bahwa ibu mengalami efek samping suntik 3 bulan, 1 orang mengalami pusing (10%), pola haid terganggu (amenorea) 4 orang (40%), perdarahan ( bercak) 2 orang (20%) dan sebanyak 3 orang (30%) mengalami peningkatan berat badan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk menggambarkan efek samping dari penggunaan KB. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah akseptor yang menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan di BPS Hj. Norhidayati Banjarmasin, dari bulan Maret – April 2021 dengan jumlah populasi 60 akseptor. Sampel yang menjadi subjek penelitian sebanyak 60 orang yang menggunakan KB suntik selama 3 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah akseptor KB yang menggunakan suntik 3 bulan menunjukkan efek samping penggunaan kontrasepsi suntik 3 bulan adalah gangguan pola menstruasi 47 orang (78%), perdarahan 29 orang (48%), penambahan berat badan 36 (60%), gangguan sakit kepala 22 orang (37%), yang mengalami perut kembung, nyeri 20 orang (33%) dan yang mengalami tekanan darah tinggi sebanyak 31 orang (52%). Efek samping penggunaan KB suntik 3 bulan masih dan akan dirasakan oleh akseptor KB 3 bulan. Petugas kesehatan, teruatama bidan diharapkan dapat memberikan informasi atau pendidikan kesehatan mengenai efek samping ini kepada pengguna KB suntik di BPS atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Kata kunci: Akseptor KB suntik, bidan praktik swasta Daftar Pustaka Arikunto,S. 2002. prosedur Penelitian Edisi Revisi V. jakarta : Rine Cipta . 2006. prosedur Penelitian Edisi Revisi V. jakarta : Rine Cipta.BKKBN. 2004. Kontrasepsi suntik.Jakarta. (online). Availabe: (http://www.bkkbn.go.Com//id, di akses pada tanggal 11 maret 2021.Dinkes. 2009 .Definisi Akseptor KB. Availableonline: http://www.dinkes.com.tanggalakses akses 11 Maret 2021Everett, S. 2008. Buku Saku Kontrasepsi dan Kesehatan seksual Refruduktif. Jakarta : EGCHandayani,S.2010. Pelayanan Keluarga Berencana. Yogyakarta: Pustaka Rihana.Harnawatiajh. 2009.KB suntik.available online; http://www.BukuKB.google.com, diakses tanggal 20 februari 2021.Hartanto,H. 2004. Keluwarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan. . 2003. Keluwarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.Hidayat,A.A.A 2009.Metode Penelitian Kebidanan dan Teknis Analisis Data. . 2010. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknis Analisis Data. Jakarta ; Salemba Medika.|Kadilaju, Karangnonko, Klaten. KTI.DIII Kebidanan. Poltekes Surakarta. Jakarta: EGC.Kristiyani,A.2006. faktor-faktor yang Berhubungan dengan Akseptor KB Memilih Kontrasepsi Suntik di Puskesmas Pembantu tanggal akses 18 februari 2021.Saifudin, A. B. 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka.Soekanto,S.2003. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirodiharjo.Suratun,dkk.2008. Pelayanan Keluwarga Berencana & Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta :Trans Info Media.
Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Penerapan Protokol Kesehatan Pada Siswa Di Smk Bina Banua Banjarmasin Mariyana Mariyana
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v6i2.299

Abstract

COVID-19 telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Remaja merupakan bagian dari masyarakat yang tidak dapat sepelekan dalam upaya pencegahan penularan penyakt ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap penerapan protokol kesehatan pada siswa di SMK Bina Banua Banjarmasin. Penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen pre-test dan post-test dengan melibatkan kontrol grup. Populasi dalam penelitian ini adalah pelajar kelas X dan XI di SMK Bina Banua Banjarmasin. Sampel penelitian berjumlah 194 orang, yang diambil dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil analisis data menggunakan uji independen sample t test, menunjukkan hasil yaitu post-test kelas X t hitung = 5,246 dan kelas XI t hitung = 5,239 dengan nilai p Value =0,000. Hasil ini menunjukkan terdapat perbedaan post-test kelas X dan post-test kelas XI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh promosi kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan nilai p value yaitu < 0,005 dan pada kelompok kontrol tidak ada nilai p value karena tidak terdapat perbedaan nilai. Petugas kesehatan diharapkan untuk dapat melakukan promosi kesehatan terkait COVID-19 dengan memanfaatkan berbagai media. Kata kunci: Covid-19, Penerapan protokol kesehatan, Promosi kesehatan DAFTAR PUSTAKA Agus Wibowo.2020.Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13 A Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona Di Indonesia.https://bnpb.go.id/Azwar, S. 2013. Sikap Manusia (Teori dan Pengukurannya). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Budiman, A.R. 2013. Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.Dahlan, M.S. 2010. Besar Sampel dan Cara Pengambilan Sampel Dalam Penelitian Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.Dinkes Prov Kalsel.2021. Informasi Terbaru Covid 19 di Kalimantan Selatan 10 April 2021.http://dinkes.kalselprov.go.id/berita/informasi-terbaru-covid-19-di-kalimantan-selatan-10-april-2021.htmlHamdalah,A.2013.Efektifitas Media Cerita Bergambar dan Ular Tangga Dalam Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa SDN 2 Patrang Kabupaten Jember.JurnalPromkes,I(2):118-123.Jember:Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember. http://journal.unair.ac.id/dowload-fullpapers-jupromkesa4369c10e3full.pdfIDAI. 2020. Panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia Mengenai COVID-19.IDAI. 2020. Anjuran Ikatan Dokter Anak Indonesia Menjelang Akhir Masa Tanggap Darurat COVID-19Ihsanuddin. (2020). Jokowi: Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah Perlu Digencarkan Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Jokowi: Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah Perlu Digencarkan”,https://nasional.kompas.com/read/2020/03.Kompas.https://nasional.kompas.com/read/2020/03/16/15454571/jokowi-kerja-dari-rumah-belajar-dari-rumah-ibadah-di-rumah-perlu-digencarkaKPPPA RI. 2020. Panduan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Dalam Pandemi Covid-19Malik, D., & Muhammad, A. r. (2020). Anies Tutup Lokasi Wisata di Jakarta, Wisatawan Pindah ke Puncak Bogor. Vivanews. https://www.vivanews.com/berita/nasional/40497-anies-tutup-lokasi-wisata-di-jakarta-wisatawan-pindah-ke-puncak-bogor?medium=autonextMorawska, L., & Cao, J. 2020, ‘Airborne transmission of SARS-CoV-2: the world should face the reality’, Environment International, 105730Qian, H., & Zheng, X. (2018). Ventilation control for airborne transmission of human exhaled bio-aerosols in buildings. Journal of Thoracic Disease, 10(Suppl 19), S2295–S2304. https://doi.org/10.21037/jtd.2018.01.24Wawan, A dan Dewi M. 2010. Teori & Pengukuran Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Manusia Dilengkapi Contoh Kuesioner. Nuha Medika, YogyakartaWHO.(2021).Indonesia:WHO Coronavirus Disease (COVID-19).https://covid19.who.int/region/searo/country/id
KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA KEBAKARAN DI KOTA BANJARMASIN (Community Preparedness to Prevent Fire Disaster in the City of Banjarmasin) Dyah Trifianingsih; Dwi Martha Agustina; Elisa Tara
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i1.301

Abstract

ABSTRAK Bencana kebakaran memberikan dampak yang mempengaruhi kehidupan dan harta benda. Besarnya dampak semakin parah di tempat-tempat dengan tingkat kesiapsiagaan bencana kebakaran yang rendah. Kesiapsiagaan bencana salah satu elemen penting dalam pengurangan risiko bencana dan meliputi kesadaran masyarakat, kesiapan memberikan tanggapan yang tepat dan pemulihan yang cepat. Masyarakat memiliki peran dalam mengurangi resiko kebencanaan kebakaran. Komunitas dan masyarakat perlu memperkuat dan meningkatkan kemampuan dalam kesiapsiagaan bencana pada daerah dan tingkat komunitasnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kesiapsiagaan masyarakat di Kelurahan Pekauman Banjarmasin dalam menghadapi bencana kebakaran. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Penggumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel sebanyak 74 kepala keluarga di Kelurahan Pekauman RT.09 RW.01 yang diambil dengan total sampling. Analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Dari hasil penelitian diperoleh kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran mayoritas berada dalam kategori sangat siap sebanyak 44 (59,5%), dan paling sedikit berada di kategori hamper siap sebanyak 7 (9,5%). Pemberdayaan masyarakat dapat mencegah terjadinya bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan jika terjadi kebakaran. Kata kunci: kebakaran, kesiapsiagaan, komunitas. DAFTAR PUSTAKA Arismawati, M.D & Wijaya, O. (2019). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Kebakaran Pada Kawasan Pemukiman Padat Penduduk (Studi Kasus Kelurahan Prawirodirjan Yogyakarta). Artikel Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Daftar Bencana Informasi Indonesia (Dibi). Jakarta:BNPB Baker, L. R., & Cormier, L. A. (2012). Disaster Preparedness and Families of Children with Special Needs: A Geographic Comparison. Journal of Community Health, 38(1), 106–112. Chan, E. Y. Y., Kim, J. H., Lin, C., Cheung, E. Y. L., & Lee, P. P. Y. (2012). Is Previous Disaster Experience a Good Predictor for Disaster Preparedness in Extreme Poverty Households in Remote Muslim Minority Based Community in China?. Journal of Immigrant and Minority Health, 16(3), 466–472. Dantzler, D. (2013). Basic household disaster preparedness decisionalInfluences among male federal employees in the national Capital region. Dissertation Doctor of Philosophy Capella University. ProQuest LLC. UMI Number:3559889. Farisa, F.C. (2018). BNPB: Selama 2018, Ada 1.999 Kejadian Bencana Kebakaran. Kompas.com. Retrieved 5 November 2020 at 13:20 WITA From Https://Nasional.Kompas.Com/Read/2018/10/25/22572321/Bnpb-Selama-2018ada-1999-Kejadian-Bencana Gowing, J. R., Walker, K. N., Elmer, S. L., & Cummings, E. A. (2017). Disaster Preparedness among Health Professionals and Support Staff: What is Effective? An Integrative Literature Review. Prehospital and Disaster Medicine, 32(03), 321–328. Haswar, Andi. M. (2021). Ada 45 Kasus Kebakaran dalam 5 Bulan di Banjarmasin, 2 Orang Meninggal Dunia. Retrieved from https://regional.kompas.com/read/2021/05/20/215702278/ada-45-kasus-kebakaran-dalam-5-bulan-di-banjarmasin-2-orang-meninggal-dunia. Hermon, Dedi. (2015). Geografi Bencana Alam. Jakarta Jaslow, D., Ufberg, J., Yoon, R., McQueen, C., Zecher, D., & Jakubowski, G. (2005). Fire Safety Knowledge and Practices Among Residents of an Assisted Living Facility. Prehospital and Disaster Medicine, 20(02), 134–138. Kuntoro, C. (2017). Implementasi Manajemen Risiko Kebakaran Berdasarkan (Is) ISO 31000 PT Apac. Inti Corpora. HIGEIA, 1(4), pp. 109-119 Martanto, C., Aji, A., & Parman, S. (2017). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam menghadapi Bencana Kebakaran di Kelurahan Kembangsari Kecamatan Semarang Tengah. Edu Geography,2LIPI-UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Nakao, R., Kawasaki, R., & Ohnishi, M. (2019). Disaster preparedness of hillside residential area in Nagasaki city, Japan: evaluations regarding experiences related to a fire. Journal of Rural Medicine, 14(1), 95–102. National Fire Protection Association (NFPA). (2018). Standar for Portable Fire Extinguisherts. USA Nugroho. (2015). Preparedness Assessment Tools For Indonesia. Jakarta: Humanitarian Forum Indonesia & MDM. Pahriannoor, Fauzan, A., & Hadi, Z. (2020). Relationship Of Knowlage And Nurse Attitude With Fire Prevention And Management Of Fire Ar RSUD Ulin Banjarmasin In 2020. Artikel Kesehatan Masyarakat. pdf Thomas, Tracy N., Griffith, Michelle Leander ., Harp, Victoria., Joan P. Cioffi. (2015). Influences of Preparedness Knowledge and Beliefs on Household Disaster Preparedness. 64(35); 965-971 Yulia, F. C. (2020). Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Kebakaran di Kampung Pelangi Kota Semarang Tahun 2020. Retrived 7 Mei 2021, from http://lib.unnes.ac.id/41191/1/3201416048.
HUBUNGAN MOTIVASI PERAWAT DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN PEMBERIAN OBAT ORAL DI RUANG RAWAT INAP RSUD TAMIANG LAYANG Septi Machelia Champaca Nursery; Theresia Jamini
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i1.311

Abstract

Abstrak Perawat memiliki fungsi kolaboratif dalam pemberian obat-obatan bagi pasien. Perawat terlibat dalam tahap administrasi obat dan memainkan peran kunci dalam mencegah kesalahan dalam kolaborasi pemberian obat dengan menerapkan sasaran keselamatan pasien pada tahap administrasi obat sesuai dengan prinsip tujuh benar dalam pemberian obat. 4 dari 5 perawat mengakui bahwa mereka tidak sempat menjelaskan manfaat dari obat, dan perawat juga tidak menunggui pasien untuk meminum obatnya. Beberapa obat ada yang masih dipegang oleh pasien dan tidak disiapkan oleh perawat. Motivasi perawat yang kurang menyebabkan kurangnya disiplin perawat dalam pelaksanaan pemberian obat oral yang berdasarkan Standar Prosedur Operasional (SPO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan motivasi perawat dengan kepatuhan pelaksanaan pemberian obat oral di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Metode dari penelitian ini menggunakan pendekatan Cross Sectional. Uji validitas kuesioner menggunakan Pearson Product Moment dan Uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase dari tiap variabel bebas dan variabel terikat. Analisis bivariat dengan Spearman Rank. Hasil dari analisis univariat menunjukkan motivasi maupun kepatuhan perawat dalam pemberian obat oral dengan kategori baik. Analisis bivariat p value = 0,582 > 0,05 menunjukkan Ha ditolak sehingga hipotesis dalam penelitian ini tidak terpenuhi. Artinya, tidak ada hubungan signifikan antara motivasi perawat dengan kepatuhan pelaksanan pemberian obat oral di ruang rawat inap RSUD Tamiang Layang. Perawat dapat mempertahankan kepatuhan dalam pelaksanaan pemberian obat oral dan rumah sakit dengan memberikan reinforcement positive terhadap kinerja perawat dengan melakukan evaluasi performance perawat. Adapun implikasi penelitian ini adalah untuk menilai motivasi perawat dalam pelaksanaan kepatuhan permberian obat sehingga diharapkan menurunkan angka kejadian yang tidak diharapkan (medication error) di rumah sakit. Kata Kunci: Kepatuhan, Motivasi, Pelaksanaan Pemberian Obat Oral, Perawat DAFTAR PUSTAKA Aripianthy, N. (2020). Hubungan Lama Kerja Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melaksanakan Sop Hand Hygiene Di Ruang Dahlia Dan Anggrek Rsud Panembahan Senopati Bantul. https://almaata.ac.id/ Asmadi. (2012). Tehnik Prosedural Keperawatan (Asmadi (ed.)). Salemba Medika. Ayu, C., Gupita, R., Administrasi, D., Kesehatan, K., & Korespondensi, A. (2016). Hubungan Karakteristik Individu, Manajemen Pengendalian Infeksi Dan Peer Support Dengan Kepatuhan Perawat Melaksanakan Sop Pemasangan Infus. Jurnal Keperawatan, 9(3), 124–131. http://journal.poltekkesdepkes-sby.ac.id/index.php/KEP/article/view/391 Manajemen, M., STIE Amkop, Pp., Abdullah Manajemen, R., Manajemen, H., & STIE Nobel Indonesia, Pp. (2017). Analisis Pengaruh Supervisi Kepala Ruangan, Beban Kerja, Dan Motivasi Terhadap Kinerja Perawat Dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Mirai Management, 2(2), 369–385. https://doi.org/10.37531/MIRAI.V2I2.62 Potter, P. A. (2012). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik (Fundamentals of Nursing : Concepts, Process and Practice) (R. B. Komalasari (ed.); 4th ed., Vol. 2). EGC. Putriana, N., Nurchayati, S., Utami, S., Program, M., Keperawatan, S. I., Riau, U., Keperawatan, D., Program, K., Bedah, M., Studi, P., & Keperawatan, I. (2015). Hubungan Motivasi Perawat Dengan Kepatuhan Pelaksanaan Pemberian Obat Oral. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 2(1), 802–811. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/5186 Ritonga, I. L., & Halawa, R. (2019). Hubungan Dukungan Kepala Ruangan Dengan Kepatuhan Perawat Pelaksana Dalam Meningkatkan Keamanan Obat Di Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia Medan. JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 2(2), 26–32. https://jurnal.uimedan.ac.id/index.php/JURNALFARMASI/article/view/194 Susanti, E. N. (2013). Hubungan Karakteristik Perawat Dengan Motivasi Perawat Dalam Pemenuhan Kebutuhan Kebersihan Diri Pasien Di Ruang Rawat Inap Rsu Dr. H. Koesnadi Bondowoso. http://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/3203 Utami, R., Wijaya, D., & Rahmawati, I. (2015). Hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Prinsip 12 Benar dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso (The Correlation between Nurses’ Motivation with the Implementation of 12 Principles of Right in Medicine Giving in Inpat. Pustaka Kesehatan, 3(3), 457–463. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/3243
HAMBATAN DALAM PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN OLEH MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES SUAKA INSAN BANJARMASIN Getrudis Tutpai; Ermeisi Er Unja
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i1.322

Abstract

Salah satu kewajiban mahasiswa/i tingkat akhir dari program pendidikan sarjana adalah menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi, dimana akan dimulai dengan menulis sebuah proposal penelitian.. Proposal penelitian merupakan sebuah langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa menulis proposal penelitian pada Program Studi Sarjana Keperawatan di STIKES Suaka Insan Banjarmasin.Data yang akan digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan dan pembahasan, bahwa kesulitan menulis proposal mahasiswa semester VII pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin sesuai indicator pada Bab I (Pendahuluan) sebesar 62.1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) sebesar 57,5% dan Bab III (Metodologi) adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan yang cukup signifikan dalam menulis proposal. Kepada dosen yang mengasuh mata kuliah metodologi penelitian agar lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal sehingga mahasiswa memahami bagaimana menulis sebuah proposal yang baik dan benar. Kata Kunci: Penelitian, Proposal, Mahasiswa, Sekolah Keperawatan. References Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Arifin. 2011. Evaluasi Pembelajaran. Bandung:PT. Remaja Rosdakarya. Aisiah, A., & Firza, F. (2019). Kendala yang Dihadapi Mahasiswa Jurusan Sejarah dalam Menulis Proposal Skripsi. Diakronika, 18(2), 90. doi:10.24036. http:///diakronika/vol18-iss2/70 Borg, Walter R and Meredith Daimen gall. 1979. Educational Research. New York: Longman, Inc Daniel,Farida., Taneo, Frida. N. L. 2019. Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Penyusunan Proposal Penelitian Pendidikan Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia, Vol.4 No. 2, Page 79 - 83 p-ISSN: 2477-5967 e-ISSN: 2477 -8443 Djuroto, Totok dan Suprijadi, Bambang. 2002. Menulis Artikel dan Karya Ilmiah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Doni, S., & Edi, S. (2019). Kemampuan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang dalam Menulis Proposal Penelitian. Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 2(1). doi:10.31851/parataksis.v2i1.4138 Gani, Erizal. (2019). Komponen-Komponen Karya Ilmiah. Bandung: Putaka Reka Cipta. Kristanto, P. H., Pm., S., & Setyorini, S. (2014). Hubungan antara Kepercayaan Diri dengan Kecemasan dalam Menyusun Proposal Skripsi. Satya Widya, 30(1), 43. doi:10.24246/j.sw.2014.v30.i1.p43-48 Korner, Henrikeand and Helen Drury.2001.Writing a Thesis Proposal: Independent Learning Resources . Learning Centre.University of Sidney. Rismen, S. (2015). Analisis Kesulitan Mahasiswa dalam Penyelesaian Skripsi di Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumbar. Lemma, 1(2). Sanjaya, Wina. (2014). Penelitian Pendidikan: Jenis, Metode, dan Prosedur. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Siregar, S. (2014). Statistik Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara. Sudjana. 1992. Metode Statistika. Bandung: Tarsito. Susetyo & Noermanzah. (2020). Model of Literature Review in Research Thesis of Students Education Master Program at FKIP Bengkulu University. International Journal of Scientific and Technology Research, 9(2). http://www.ijstr.org/paper-references.php?ref=IJSTR-0120-29993 Zuriati, D. (2020). Kesulitan Menulis Proposal Penelitian oleh Mahasiswa STIBA Persada Bunda Pekanbaru. Menara Ilmu, 11(74). https://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/view/71
STIGMA MASYARAKAT SUKU BANJAR TERHADAP ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA BERAT DI MASA PANDEMI COVID-19 lanawati lanawati; Gertrudis Tutpai; Dewi Sinta
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI) Vol. 7 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI)
Publisher : STIKES Suaka Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51143/jksi.v7i2.324

Abstract

Negative stigma related to mental disorders is still found in many people in Indonesia. The existence of this stigma can have a negative impact on people with mental disorders, families, and society. So it has the potential to affect the rehabilitation process in the community. This study aims to describe the stigma of the Banjarese community related to people with mental illness, especially during the Covid-19 pandemic. Using quantitative descriptive research design. Data were collected using a questionnaire on 30 respondents and analyzed using a frequency distribution. This study found that 63.3% of the Banjarese involved in this study had a negative stigma toward severe people with mental illness. Where there is an assumption that the cause of mental disorders is still supernatural, perceptions related to people with mental illness can range in any situation. People with mental illness are also considered not to have the ability to work and socialize, and the primary treatment is religious treatment. From these findings, it is crucial for primary health services to optimize health promotion and provide information related to mental disorders and the treatment process, to increase public knowledge so as to reduce the negative stigma on mental disorders.