cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI" : 26 Documents clear
PENGARUH RELAKSASI OTOT TERHADAP INSOMNIA PASIEN HEMODIALISIS Rosdiana, Ida; Cahyati, Ai
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia merupakan salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh pasien hemodialisis.Hal tersebut dapatmenyebabkan pasien mengalami beberapa konsekuensi, diantaranya: 1) rasa kantuk di siang hari; 2) perasaan depresi; 3) kurang energi; 4) gangguan kognitif; 5) gangguan memori; 6) lekas marah; 7) disfungsi psikomotor dan 8) penurunan kewaspadaan serta konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh relaksasi otot terhadap insomnia pasien hemodialisis. Desain penelitian quasi experiment, dengan rancangan pretest and post test group.Teknik pengambilan sampel consecutive sampling,berjumlah25  orang.Analisis statistik yang dipergunakan univariat dan bivariatdenganmenggunakanuji t dependen (paired t-test) untukmengujiperbedaanskor insomnia sebelumdansesudahlatihanrelaksasi otot.Hasil penelitian menunjukkanada perbedaan yang signifikan rata-rata skor insomnia antara sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada kelompok intervensi (p value=0.001).Dapat disimpulkanbahwalatihanrelaksasiototdapatmenurunkan insomnia padapasienhemodialisis.Penelitianinimerekomendasikan perlunya pemakaianterapirelaksasiototsebagaiintervensikeperawatanuntukmengatasi insomnia padapasienhemodialisis.
PENGARUH HIPNOSIS TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU POST SECTIO CAESAREA Fadilah, Wilda Nurul; Megawati, Meti; Astiriyani, Endang
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.988 KB)

Abstract

Sectio caesarea adalah salah satu cara melahirkan, dampak secara fisik akan menyebabkan rasa nyeri pada abdomen dan secara psikologis berdampak terhadap rasa takut dan cemas terhadap nyeri yang dirasakan. Rasa cemas yang berkelanjutan dapat menyebabkan stres, post partum blues bahkan psikosis. Salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kecemasan adalah menggunakan hipnosis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hipnosis terhadap tingkat kecemasan ibu post sectio caesarea di Ruang Marwah Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan quasi experimental design, dengan pendekatan one group pretest-postest design. Penelitian dilakukan pada 10 Januari 2018 – 10 Maret 2018 dengan jumlah populasi 127 orang dan sampel 30 orang berdasarkan kriteria inklusi (dijelaskan inklusi dan eksklusinya). Variabel bebas dalam penelitian ini hipnosis sedangkan variabel terikat tingkat kecemasan ibu post sectio caesarea. Pengolahan data menggunakan uji  Wilcoxon. Berdasarkan hasil uji statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest-postest dengan tingkat signifikasi ρ value 0,001 < 0,05, yang berarti hipnosis berpengaruh terhadap tingkat kecemasan. Penelitian ini tidak memberi efek negatif yang merugikan bagi responden, sehingga hipnosis dianjurkan dilakukan untuk menurunkan tingkat kecemasan ibu postsectio caesarea.
KEBIASAAN SARAPAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD DI KOTA BOGOR TAHUN 2013 Karimah, Ima
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.576 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan gizi anak Indonesia adalah kebiasaan sarapan yang kurang baik. Masih banyak anak Indonesia yang tidak sarapan atau sarapan dengan kualitas gizi rendah. Sarapan memiliki manfaat dalam mendukung status gizi maupun prestasi belajar anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kaitan antara kebiasaan sarapan, status gizi, dan prestasi belajar pada anak sekolah dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain studi cross sectional.Sampel penelitian ini adalah siswa sekolah dasar kelas 5 di 2 Sekolah Dasar swasta favorit yang ada di Kota Bogor, yaitu SD Bina Insani dan SD Insan Kamil sebanyak 108 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa sudah memiliki kebiasaan sarapan yang baik. Sebanyak 62.0% siswa selalu sarapan setiap paginya. Kebiasaan sarapan ini tidak berhubungan dengan prestasi belajar siswa (p value = 0.673). Rata-rata nilai siswa yang selalu sarapan lebih rendah dibandingkan dengan siswa yang sarapannya kadangn-kadang. Namun, kebiasaan sarapan berhubungan dengan status gizi siswa (p=0.047). Siswa yang selalu sarapan cenderung lebih banyak yang gemuk daripada yang status gizinya normal.
PENGARUH POSISI MERANGKAK TERHADAP LAMANYA PROSES PERSALINAN KALA II DI BPM BIDAN N KECAMATAN SAMBONGPARI KOTA TASIKMALAYA Sari, Wulan Puspita; Tadjmiati, Atit; Rohmatin, Etin
Buletin Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA 2018
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.773 KB)

Abstract

Angka Kematian Ibu di Indonesia mulai menjadi sorotan terkait sulitnya mencapai target Millennium Development Goals menurunkan Angka Kematian Ibu tahun 2015 menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup dan tahun 2016 berdegenerasi menjadi Sustainable Development Goals Upaya terobosan saat ini sedang dilaksanakan yaitu dengan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu dan bayi. Salah satunya posisi persalinan untuk mengurangi rasa sakit pada saat bersalin dan dapat mempercepat proses persalinan. Hasil studi pendahuluan terdapat 18 ibu bersalin pada bulan Juli - Agustus tahun 2016, masalah yang timbul pada kala II terbanyak kelelahan dan kelainan his. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh posisi persalinan merangkak terhadap lamanya proses persalinan pada kala II. Pre-eksperimen dengan Static Group Comparison. Populasi semua ibu bersalin primipara 30 orang, teknik sampel Purposive Sampling, Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai p value sebesar 0,016, jika dibandingkan dengan nilai a (0,05), maka H0 ditolak yang berarti bahwa terdapat pengaruh posisi persalinan merangkak terhadap lama persalinan kala II pada ibu bersalin di BPM Bidan N Kecamatan Sambongpari Kota Tasikmalaya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa posisi merangkak memberikan pengaruh terhadap lama persalinan kala II.
EFEKTIFITAS SWEDISH MASSAGE TERHADAP TINGKAT NYERI DAN TEKANAN DARAH PASIEN PASCA BEDAH JANTUNG Cahyati, Ai
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.591 KB)

Abstract

Nyeri pasca bedah jantung disebabkan oleh multifaktor. Tindakan operasi memberikan manipulasi pada lapisan otot, syaraf dinding dada akibat dilakukannya sternotomy. Nyeri paska CABG dapat diakibatkan cidera saraf intercostadindi ng dada akibat pembedahan pada sisi sternotomy, adanya drain di dada, tirah baring yang lama yang menimbulkan sakit dan menyebabkan pasien susah bernafas, batuk dan tidur. Massage merupakan salah satu terapi komplementer non farmakologi yang dapat mengurangi rasa nyeri pasien paska bedah jantung. Evidence Based Nursing Practice (EBNP) menilai efektifitas Swedish massage untuk menurunkan tingkat nyeri, tekanan darah pada pasien pasca bedah jantung. Analisis bivariat yang digunakan adalah uji t dependen (paired t-test) dan uji t independen. Subjek penelitian 10 orang. Kelompok kontrol hanya mendapat relaksasi saja sedangkan kelompok intervensi mendapat perlakuan relaksasi dan Swedish massage. Hasil pelaksanaan EBNP menunjukkan bahwa Swedish massage efektif secara signifikan menurunkan tingkat nyeri pasien, tekanan darah kelompok intervensi (p value< 0,05). Pada kelompok kontrol yang mendapat relaksasi saja menunjukan hubungan yang signifikan terhadap penurunan tingkat nyeri pasien. Saran: Swedish Massage sebaiknya dijadikan sebagai salah satu intervensi keperawatan. Perlu dilakukan penelian lebih lanjut tentang Swedish Massage dikombinasikan dengan terapi lainnya dan dipertimbangkan untuk penambahan sample penelitian pada penelitian selanjutnya.
KONSELING DENGAN ALAT BANTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN BER-KB PADA IBU HAMIL TERHADAP PILIHAN KONTRASEPSI POSTPARTUM DI KOTA PALANGKA RAYA Aprilianti, Cia; Herlinadiyaningsih, Herlinadiyaningsih
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.76 KB)

Abstract

AbstrakAlat Bantu Pengambilan Keputusan ber-KB (ABPK) digunakan  untuk memberikan informasi yang benar dan jelas mengenai kontrasepsi pasca persalinan sehingga ibu hamil dan suaminya mampu memahami kebutuhan akan hak reproduksinya dan mampu membuat keputusan untuk menggunakan kontrasepsi pasca persalinan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan kontrasepsi pada ibu postpartum. Jenis penelitian  yang  digunakan  adalah  eksperimen  dengan rancangan  A Controlled  Trial.  Kelompok   intervensi mendapat konseling dengan ABPK dan kelompok kontrol mendapat konseling standar. Jumlah sampel sebanyak 142 ibu postpartum, diambil dengan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square dan regresi logistik berganda. Berdasarkan jenis konseling (dengan ABPK dan tanpa ABPK) postpartum, pemilihan kontrasepsi hormonal pada konseling tanpa ABPK sebesar 62%. Odd memilih kontrasepsi hormonal pada responden dengan konseling tanpa ABPK 2,99 kali atau dapat dikatakan konseling tanpa ABPK memiliki risiko 2,99 kali (95% CI = 1,51-5,9) untuk memilih kontrasepsi hormonal. Hasil menunjukkan ada hubungan signifikan secara statistik antara konseling ABPK dengan pemilihan kontrasepsi postpartum. Usia, jumlah anak dan paritas terbukti  mempengaruhi  pemilihan jenis kontrasepsi pada ibu postpartum. Kata kunci: ABPK, Konseling, Keluarga Berencana
GAMBARAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL PASIEN STROKE DI RSUD DR. SOEKARDJO TASIKMALAYA Cahyati, Yanti
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.639 KB)

Abstract

Pengkajian status kemampuan fungsional pasien stroke sangat penting dilakukan untuk memberikan intervensi sedini mungkin sehingga resiko kecacatan paska stroke dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan melihat gambaran kemampuan fungsional pasien stroke. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dimana pengukuran variabelnya dilakukan satu kali. Variabelnya yaitu umur, jenis kelamin, jenis stroke, admission time, penyakit penyerta, frekuensi serangan, sisi hemiparese dan kemampuan fungsional. Peneliti melakukan penilaian status fungsional pasien stroke menggunakan Bartel Index pada saat hari ke-2 pasien di rawat di rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan pasien stroke rata-rata berusia 54,5 tahun, jenis kelamin sebagian besar laki-laki  65.3%. Responden sebagian besar didiagnosis stroke iskemik sebanyak 69,2%, datang ke rumah sakit lebih dari 6 jam setelah serangan sebanyak 76,9%. Sebagian besar responden 82.7% memiliki penyakit penyerta dan sebagian besar datang ke rumah sakit dengan serangan stroke pertama kali yaitu sebanyak 78.8%. Sebagian besar responden mengalami hemiparese sisi sebelah kiri  sebanyak 59.6%. Sebagian besar responden terkategori dalam ketergantungan sebagian yaitu sebanyak 71.15%. Saran penelitian ini adalah perlunya pengkajian mendalam tentang status fungsional pasien stroke sebagai upaya untuk mencegah ketergantungan total pasien paska stroke dan perlu penerapan intervensi yang tepat untuk mencegah terjadinya ketergatungan total.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ASUPAN NUTRISI DI DESA PAWINDAN KECAMATAN CIAMIS KABUPATEN CIAMIS SamiatulMilah, Ana
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.386 KB)

Abstract

Pengetahuan nutrisi merupakan pengetahuan tentang hubungan konsumsi makanan dengan kesehatan tubuh. Ibu hamil dengan pengetahuan nutrisi baik diharapkan dapat memilih asupan makanan yang nilai gizinya dapat memenuhi tubuhnya yang bernilai nutrisi baik dan seimbang bagi dirinya sendiri beserta janin dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana gambaran pengetahuan ibu hamil tentang asupan nutrisi di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif. Pada penelitian ini populasinya adalah ibu hamil di Desa Pawindan sebanyak 40 orang dengan teknik sampling secara sengaja dan disproporsional (purposive and unproportional sampling). Jadi sampel yang akan di teliti sebanyak 40 orang. Nutrisi di Desa Pawindan Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis, diketahui bahwa sebagian besar dari responden 47,5% atau sebanyak 19 orang dengan tingkat pengetahuan baik. Pengetahuan tentang asupan nutrisi merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi konsumsi pangan. Diharapkan masyarakat khususnya ibu-ibu agar lebih mengerti dan memperhatikan kecukupan nutrisi agar selalu dalam kondisi status nutrisi baik dan terjaga kualitas kesehatan.
ANALISIS KETERSEDIAAN TENAGA KESEHATAN DALAM CAPAIAN INDIKATOR KINERJA PUSKESMAS mustara, mustara; Purwaningrum, Sri Nani
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.881 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan pemerintah daerah. Indikasinyadapat dilihat dari capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Pada penelitian akan diteliti hubungan jenisdan jumlah tenaga kesehatan dengan capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang dengan data sekunderserta dianalisis menggunakan uji fisher. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara jenis dan jumlah tenaga kesehatan dengan capaian indikator standar pelayanan minimal bidang kesehatan. Kata Kunci: Indikator, Standar Pelayanan Minimal, Ketenagaan ABSTRACTHealth services is an obligation that must be carried out by the local government. The indication can be seen from the achievement of indicators of the minimum standard of health services. The research will examine the relationship of types and number of health workers with the achievement of indicators of the minimum standard of health services. This study used a cross sectional design with secondary data and analyzed using Fisher test. The results of the study show that there is a relationship between the type and number of health workers with the achievement of a minimum indicator of health service standards. Keyword: Indicator, Minimum Service Standards, Workforce
OPTIMALISASI FORMULASI BROWN RICE NOODLE DENGAN APLIKASI PROGRAM LINIER Sholichin, Sholichin; Effendi, Muhammad Supli; Ikrawan, Yusep
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.702 KB)

Abstract

Mi merupakan produk yang popular karena disukai dan cara penyajiannya mudah dan cepat, namun bahan baku berupa gandum masih harus impor, sehingga perlu upaya substitusi bahan tersebut.Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan formulasi Brown Rice Noodle dengan aplikasi program linier. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri 5 faktor formulasi yaitu F1 (tepung brown rice 44,9% dan tapioka 0%), F2 (tepung brown rice 42,1% dan tapioka 2,8%), F3 (tepung brown rice 39,3% dan tapioka 5,6%), F4 (tepung brown rice 36,5% dan tapioka 8,4%), dan F5 (tepung brown rice 33,7% dan tapioka 11,2%). Hasil penelitian berdasarkan uji fisik brown rice noodle diketahui bahwa F5 memiliki karakteristik adonan yang paling mudah dibentuk menjadi mi, dan memiliki karakteristik mi kering yang paling baik dari segi bentuk maupun tekstur. Selain itu, F5 memiliki daya serap air tertinggi (138,5%) dan cooking loss(17,3%). Hasil uji organoleptik brown rice noodle secara keseluruhan, produk terbaik adalah F5 (nilai rerata 3,975). Adapun hasil uji kimia brown rice noodle diperoleh bahwa semua formula telah memenuhi standar mutu I mi kering dengan kadar protein minimal 11% dan kadar air maksimal 8%, kecuali F2 memiliki kadar air sedikit lebih tinggi (8,26%).

Page 1 of 3 | Total Record : 26