cover
Contact Name
Yanyan Bahtiar
Contact Email
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penelitian@poltekkestasikmalaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
MEDIA INFORMASI
ISSN : 20863292     EISSN : 26559900     DOI : -
Core Subject : Health,
Buletin Media Informasi dengan nomor ISSN : 2086-3292 dan ISSN online : 2655-9900 merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Unit penelitian Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Buletin Media Informasi diterbitkan 6 bulan sekali berisikan berisikan Artikel kesehatan dari Bidang: Keperawatan, Kebidanan, Keperawatan Gigi,Gizi, Farmasi, Rekam Medik dan Informasi Kesehatan (RMIK).
Arjuna Subject : -
Articles 285 Documents
HUBUNGAN NYERI KEPALA DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDI SEJAHTERA BANJARBARU TAHUN 2014 Rusmilawaty Rusmilawaty; Darmayanti Darmayanti
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.278 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v11i1.29

Abstract

Lansia yang mengalami nyeri kepala sering merasakan ketidaknyamanan dan menganggu kuantitas dan kualitas tidur sehingga mempengaruhi kesehatan lansia. Studi pendahuluan terhadap10 orang lansia di Panti Sosial Tresna Werda Budi Sejahtera Banjarbaru didapatkan 6 orang mengalami gangguan tidur karena nyeri kepala, 2 orang kadang-kadang terbangun tengah malam dan 2 orang tidak mengalami gangguan tidur. Penelitian bertujuan untuk menganalisa hubungan nyeri kepala dengan gangguan tidur pada lansia di panti sosial Tresna Werda Budi Sejahtera Banjarbaru. Desain penelitian menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 110 orang. Sampel Berjumlah 65 orang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri kepala sebagian besar pada kategori sedang sebanyak 25 orang (38,4%), responden yang mengalami gangguan tidur 53 orang (81,5%) dan ada hubungan nyeri kepala dengan gangguan tidur pada lansia di panti sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Bagi petugas kesehatan di Panti Werdha agar memberikan informasi cara mengatasi gangguan tidur sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan lansia. Bagi peneliti selanjutnya dapat meneliti faktor-faktor lain seperti pola hidup dan kecemasan.
AMBULASI DINI DENGAN PENYEMBUHAN LUKA SECTIO CAESAREA DI RSUD dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Wiwi Puspitasari; Wiwin Mintarsih P; Sinar Pertiwi
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.388 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v13i2.105

Abstract

Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan ambulasi dini dengan penyembuhan luka post sectio caesarea. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini ibu bersalin dengan kasus Sectio Caesarea di RSUD dr.Soekardjo pada bulan Desember - Februari tahun 2017, teknik Purposive Sampling yaitu sebanyak 84 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77 orang (91,7%) melaksanakan ambulasi dini, sedangkan 7 orang (8,3%) tidak melaksanakan ambulasi dini, keadaan luka operasi Sectio Caesarea pada kategori sembuh yaitu 73 orang (86,9%). Hasil pengujian statistik menggunakan uji Chi Square dengan a = 0,000 (a0,05), maka Ho ditolak yang berarti ada hubungan ambulasi dini dengan penyembuhan luka Sectio Caesarea di RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya. Ambulasi dini dapat mempercepat luka operasi section caesarea.
Sensitivitas dan Spesifisitas IMT dan Rasio Lingkar Pinggang-Tinggi Badan (WHtR) dalam Mengklasifikasikan Obesitas habibah abidin
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/bmi.v11i1.93

Abstract

AbstrakPengukuran kegemukan menjadi hal yang krusial karena prevalensi obesitas pada orang dewasa semakin meningkat. Pengukuran dengan metode hitung Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan pengukuran yang paling direkomendasikan sebagai evaluasi obesitas dan overweight pada anak serta orang dewasa. Walaupun IMT dapat digunakan sebagai indikator kegemukan terkait dengan risiko suatu penyakit namun distribusi lemak lebih baik dalam penentuan risiko penyakit. Menentukan sensitivitas (Se) dan spesifisitas (Sp)  IMT dan WHtR terhadap risiko obesitas  pada orang dewasa. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Subjek penelitian adalah Mahasiswa Ilmu Gizi Universitas Diponegoro yang berjumlah 53 orang dengan rentang usia 20-41 tahun.Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive random sampling.Tinggi badan diukur menggunakan microtoise,berat badan menggunakan timbangan berat badan digital, dan lingkar pinggang menggunakan metline. Data yang telah didapatkan kemudian diuji normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov yang kemudian dilanjutkan dengan Uji sensitifitas dan spesifisitas dengan menggunakan Receiver Operator Characteristic Curve (ROC). Hasil analisis sensitivitas dan spesifisitas dengan pengukuran rasio Lingkar Pinggang-Tinggi Badan (WHtR) dalam mendeteksi obesitas didapatkan hasil sensitivitas sebesar 100% dan spesitivitas 47,6%. Nilai AUC pada WHtR ini menunjukkan hasil bahwa pengukuran WHtR sangat baik (0,95) untuk mendeteksi risiko obesitas. Berdasarkan hasil koordinat kurva ROC nilai cutt-off point  metode WHtR yang memiliki nilai sensitifitas (0,909-0,818) dan spesitifitas (0,81-0,786) yang disarankan adalah 0,53-0,54. WHtR memiliki kemampuan yang sangat baik dan sama baiknya dengan IMT dalam mendeteksi obesitas. Metode WHtR dapat digunakan sebagai metode alternatif yang digunakan dalam mengkasifikasi obesitas terutama obesitas sentral.
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Meti Megawati; Atit Tajmiati; Sariestya Rismawati; Dita Eka Mardiani
Media Informasi Vol 12, No 2 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.025 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i2.50

Abstract

Penelitian yang dilakukan terhadap 2.488 responden di Tasikmalaya, Cirebon, Singkawang, Palembang, dan Kupang menemukan bahwa sebanyak 85 persen remaja berusia 13-15 tahun mengaku telah berhubungan seks dengan pacar mereka, 52 persen yang memahami bagaimana kehamilan bisa terjadi, 50 persen dari remaja itu mengaku menonton media pornografi, di antaranya VCD dan hubungan seks itu dilakukan di rumah sendiri. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan tentang kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap siswa-siswi SMPN 15 Kota Tasikmalaya. Desain penelitian menggunakan quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Teknik sampling menggunakan total sampling, dengan ukuran sampel 40 orang. Instrumen menggunakan quesioner sebanyak 30 pertanyaan dengan uji analisis paired t-test. Hasil penelitian diperoleh nilai p-value= 0,0001, artinya terdapat pengaruh pendidikan kesehatan tentang kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan remaja. Dari penelitian ini disarankan perlunya promosi kesehatan dan pendekatan oleh tenaga kesehatan dan pemegang kebijakan, dan perlunya membuat kebijakan yang membangun upaya promotif dengan intensitas berulang untuk mengubah paradigma masyarakat akan persepsi tabu terhadap informasi kesehatan reproduksi remaja.
ANTARA JENIS KELAMIN DAN SIKAP DALAM GAYA HIDUP SEHAT MAHASISWA Sarma Eko; Natalia Sinaga
Media Informasi Vol 14, No 1 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.328 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i1.171

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan antara jenis kelamin, sikap dengan gaya hidup sehat mahasiswa Akper Yatna Yuana Lebak. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yang digunakan adalah 147 responden yang merupakan mahasiswa AKPER Yatna Yuana Lebak yang masih aktif dan jenis sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data didapatkan dengan menggunakan angket/kuesioner. Analisa data yang telah dilakukan menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan Uji Statistika Chi-Square. Distribusi jenis kelamin responden laki-laki yaitu 37 (25,2%), sedangkan responden perempuan yaitu 110 (74,8%). Sedangkan distribusi sikap responden yang negatif yaitu 82 (55,8%), sedangkan sikap responden yang positif yaitu 65 (44,2%). Hasil uji statistik variabel jenis kelamin didapatkan nilai p=0,041, maka dapat disimpulkan ada perbedaan proporsi kejadian antara responden yang memiliki gaya hidup sehat antara responden laki-laki dan perempuan. Dan pada variabel sikap didapatkan, p=0,484 maka dapat disimpulkan tidak ada perbedaan proporsi kejadian antara responden yang memiliki gaya hidup sehat antara responden bersikap negatif dan responden bersikap positif.
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI PADA KESEHATAN REPRODUKSI DI TASIKMALAYA Sofia Februanti
Media Informasi Vol 13, No 1 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.261 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v13i1.76

Abstract

Pernikahan dini merupakan suatu ikatan yang dilakukan oleh seseorang yang masih dalam usia muda atau pubertas. Pada tahun 2013 terjadi peningkatan rasio pernikahan muda pada daerah perkotaan, dibandingkan dengan daerah pedesaan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 8 Kota Tasikmalaya. Desain penelitian yang digunakan adalah metode non eksperimen, yaitu metode deskriptif pengambilan data dilakukan pada 67 siswi dengan teknik proportional random sampling. Hasil penelitian tingkat pengetahuan, sebanyak (53,7%) remaja putri memiliki pengetahuan tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi dengan kategori baik. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pihak sekolah dan keluarga agar lebih meningkatkan pengetahuan remaja putri dan bekerjasama dengan tenaga kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan tentang dampak pernikahan dini pada kesehatan reproduksi wanita.
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST OPERASI SECTIO CAESAREA Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin; Indra Maulana
Media Informasi Vol 14, No 2 (2018): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.175 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v14i2.213

Abstract

Word Health Organization menyatakan bahwastandar rata-rata sectiocaesarea disebuah negara adalah sekitar 5-15 %. Berdasarkan Riset Kesehatan dasar tahun 2013, menyatakan persalinan sectiocaesarea di Indonesia sebesar 9,8%. Selama proses penyembuhan luka, vaskularisasi akan mempengaruhi luka karena luka membutuhkan keadaan peredaran darah yang baik untuk pertumbuhan atau perbaikan sel. Mobilisasi akan memperlancar sirkulasi darah dan segera mungkin mengalami pemulihan atau penyembuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mobilisasi dini terhadap penyembuhan luka pada pasien postoperasi sectiocaesarea di ruang Jade RSUD dr. Slamet Garut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan pendekatan Posttest Only with Control Group, dengan populasi 80 ibu postoperasi sectiocaesarea, sampel penelitian berjumlah 20 ibu. Teknik pengumpulan data dengan observasi dan kuesioner. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan Shapiro-Wilk untuk normalitas dan Non-Parametrik dengan uji Mann-Whitney untuk bivariat. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan penyembuhan luka yang signifikan dengan p-value sebesar 0,028 (p0,05) pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.  Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan tambahan dalam pemberian tindakan yang dapat meningkatkan penyembuhan luka, seperti penerapan Standar Operasional Prosedur mobilisasi dini pada pasien post operasi sectiocaesarea.
HUBUNGAN RIWAYAT MEROKOK DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU MEROKOK MAHASISWA KEPERAWATAN TASIKMALAYA POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Yanyan Bahtiar; Siti Badriah; Asep A.S. Hidayat
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.758 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v11i1.24

Abstract

Rokok telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Meskipun banyak diperlihatkan propaganda bahaya merokok bagi kesehatan, sampai bahaya kematian, tetapi perilaku merokok sulit dilepaskan, termasuk oleh mahasiswa keperawatan. Banyak faktor yang melatarbelakangi seorang mahasiswa berperilaku merokok, salah satunya berasal dari pengaruh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok keluarga dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Disain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan crossexional study. Sampel penelitian sebesar 42 responden dengan menggunakan teknik purposif sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan uji alternatif fisher. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh keluarga mahasiswa mempunyai riwayat merokok (85,7%), tetapi secara statistik variabel riwayat merokok keluarga tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya (ρ=0,665). Masa remaja dari mahasiswa merupakan masa pencarian identitas dan mulai ingin mencoba-coba sesuatu hal yang baru termasuk merokok. Orang tua kadang tidak menyadari bahwa setiap batang rokok yang dihisap tidak luput dari perhatian anaknya. Pengelola kampus dan keluarga diharapkan dapat bekerja sama dalam perubahan perilaku merokok dari mahasiswa. Penelitian ini bisa dijadikan data dasar penelitian selanjutkan yang mengarah pada intervensi untuk mengatasi perilaku merokok.
PEMBERIAN MOTIVASI DAN REWARD DENGAN KINERJA KARYAWAN Wanalia Wulan; Komara Nur Ikhsan; Adi Maladona
Media Informasi Vol 13, No 2 (2017): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.129 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v13i2.99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian motivasi dan reward dengan kinerja perawat RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis. Objek penelitian meliputi pemberian motivasi, reward dan kinerja perawat. Ketiga variabel dianalisis sesuai dengan ketentuan yang telah direncanakan. Metode penelitian menggunakan deskriptif analitis dengan pendekatan survey. Analisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan pemberian motivasi dan reward dengan kinerja perawat sebesar 0,993 dengan nilai F= 247,429 taraf signifikansi 0,003. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut; terdapat hubungan pemberian motivasi dengan kinerja perawat pada perawat rawat inap RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis, hal ini berarti pemberian motivasi yang dilakukan oleh pihak RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis dapat meningkatkan kinerja perawat namun tidak selamanya faktor pekerjaan yang menarik dapat memuaskan dalam bekerja. Terdapat hubungan pemberian reward dengan kinerja perawat pada perawat rawat inap RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis, hal ini berarti reward yang diberikan pihak RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan namun kemampuan menciptakan peluang pekerjaan sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab dalam perusahaan dapat meningkatkan kinerja perawat. Terdapat hubungan antara pemberian motivasi dan pemberian reward dengan kinerja perawat pada perawat RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis namun selain pemberian motivasi dan reward kepribadian seseorang yang memiliki semangat untuk lebih baik dari orang lain merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan kinerja perawat.
Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Kulit Buah Alpukat (Persea americana Mill) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Gelisa Wulandari; Asep Abdul Rahman; Rani Rubiyanti
Media Informasi Vol 15, No 1 (2019): Media Informasi
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.196 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v15i1.229

Abstract

Alpukat (Persea americana Mill) adalah salah satu tanaman obat yang dikenal berkhasiat sebagai antibakteri karena kandungan senyawa antibakteri seperti saponin, alkaloid, dan flavonoid pada buah, biji dan daunnya. Namun, kegunaan kulit alpukat sebagai antibakteri pada Staphylococcus aureus belum diketahui secara pasti. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi terbanyak di dunia. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah alpukat terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Ekstrak kulit buah alpukat diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan metode maserasi yang dilakukan selama tiga kali 24 jam dalam maserator dengan 3 kali pergantian pelarut. Kemudian dilakukan pengujian aktivitas antibakteri ekstrak etanol kulit buah alpukat terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923 dengan menggunakan variasi konsentrasi yaitu 20%, 40%, 60%, 80%, serta kontrol positif menggunakan kloramfenikol 5 µg/µL dan kontrol negatif menggunakan etanol 70%. Pengujian ini dilakukan dengan metode difusi kertas cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol kulit buah alpukat dengan nilai rendemen 17,04% memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Konsentrasi 20% memiliki rata-rata diameter daya hambat (5,26 ± 0,63) mm, konsentrasi 40% (6,1 ± 0,48) mm, konsentrasi 60% (6,68 ± 0,29) mm, dan konsentrasi 80% (8,05 ± 0,23) mm.