Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH THERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KOTA TASIKMALAYA Kustiawan, Ridwan; Cahyati, Peni; Badriah, Siti
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.937 KB)

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS, 2007) menunjukkan penderita Diabetes Militus di Indonesia usia 65 sampai usia 74 tahun berjumlah 2,4 % dan  usia 75 tahun keatas berjumlah 2,2%. Sementara itu di Kota Tasikmalaya dalam satu tahun terakhir ini terdapat 547 orang lansia usia 60 tahun keatas yang teridentifikasi mempunyai penyakit  DM atau sekitar 0,7%. Tujuan penelitin ini untuk membuat penilaian terhadap gambaran kemampuan keluarga dalam merawat lansia diabetes mellitus tipe 2 sebelum dan sesudah therapi psikoedukasi keluargaJenis penelitian yang  dilakukan adalah penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperiman,. Teknik Sampling yang digunakan adalah konsekutif sampling, yang terdiri dari 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotor pada kelompok intervensi yang mendapatkan terapi Psikoedukasi keluargayaitu kemampuan kognitif sebelum perlakukan 7,90 setelah perlakukan menjadi 10,70 sedangkan kemampuan psikomotor sebelum perlakuan 11,20 menjadi 15,75. Sementara kelompok yang tidak dilakukan terapi psikoedukasi keluarga tidak terdapat peningkatan kemampuan dalam merawat lansia dengan DM tipe 2. Berdasarkan hasil tersebutmaka terapi psikoedukasi keluarga dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat klien lansia dengan Diabetes militus tipe 2.
HUBUNGAN RIWAYAT MEROKOK DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU MEROKOK MAHASISWA KEPERAWATAN TASIKMALAYA POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Bahtiar, Yanyan; Badriah, Siti; Hidayat, Asep A.S.
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.758 KB)

Abstract

Rokok telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Meskipun banyak diperlihatkan propaganda bahaya merokok bagi kesehatan, sampai bahaya kematian, tetapi perilaku merokok sulit dilepaskan, termasuk oleh mahasiswa keperawatan. Banyak faktor yang melatarbelakangi seorang mahasiswa berperilaku merokok, salah satunya berasal dari pengaruh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok keluarga dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Disain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan crossexional study. Sampel penelitian sebesar 42 responden dengan menggunakan teknik purposif sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan uji alternatif fisher. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh keluarga mahasiswa mempunyai riwayat merokok (85,7%), tetapi secara statistik variabel riwayat merokok keluarga tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya (ρ=0,665). Masa remaja dari mahasiswa merupakan masa pencarian identitas dan mulai ingin mencoba-coba sesuatu hal yang baru termasuk merokok. Orang tua kadang tidak menyadari bahwa setiap batang rokok yang dihisap tidak luput dari perhatian anaknya. Pengelola kampus dan keluarga diharapkan dapat bekerja sama dalam perubahan perilaku merokok dari mahasiswa. Penelitian ini bisa dijadikan data dasar penelitian selanjutkan yang mengarah pada intervensi untuk mengatasi perilaku merokok.
Faktor Dominan yang Berhubungan dengan Self Care pada Diabetisi Muhammad Irfan Nugraha; Siti Badriah; Fitrian Rayasari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk227

Abstract

Diabetes Mellitus self care is a daily action that must be done by people with diabetes independently. Self care activities are carried out to control blood glucose. The factors that influence diabetes mellitus self care are age, gender, education, duration of diabetes, knowledge, self efficacy, family support, motivation and health care provider communication. The study aims to identify the dominant factors associated to self care in people with diabetes in the Working Area of the Tirawuta Public Health Center. The research method used was analytical survey design with cross sectional approach. The sampling technique used purposive sampling technique, with sample size of 88 respondents. Data were analyzed using Chi-square test and logistic regression test. The result showed that there was relationship between knowledge, self efficacy, family support, motivation and providing information and education with self care (p
Faktor Berhubungan dengan Kualitas Hidup Penyakit Ginjal Tahap Akhir Menjalani Hemodialisis Sufiana Larombia; Siti Badriah; Fitrian Rayasari
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v12i0.1252

Abstract

End-Stage Renal Disease (ESRD) is a category of terminal disease. ESRD is a condition where there is a gradual decline in kidney function caused by various kidney diseases. Hemodialysis is one of the most common methods of RRT used in the treatment of ESRD patients. Hemodialysis therapy will affect aspects of the life of patients with chronic kidney disease, not only affecting the physiological aspects but also on the psychological and social aspects besides that there are several comorbidities in patients with end-stage renal failure. This study was to analyze the relationship between quality of life and patients suffering from end-stage kidney disease undergoing hemodialysis. This study used a cross-sectional design. The sample used in this study were 90 patients. The results of the study with the Chi-square test stated that there was a significant relationship between age, gender, length of HD, Hb levels, blood pressure, family support and anxiety with quality of life (p
Pengaruh Wudhu Sebelum Tidur Terhadap Kualitas Tidur Pasien Hipertensi di RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Selvi Monika; Fitrian Rayasari; Siti Badriah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf12nk127

Abstract

Hypertension is a condition where a person has an increase in blood pressure above normal caused by various conditions. Not all hypertension sufferers have difficulty sleeping, but in general patients who are hospitalized have difficulty sleeping, due to other factors. If the sleep quality of a hypertensive patient is disturbed, it can cause an increased pacemaker which is at risk of complications. Wudu is one of the alternatives for hypertensive patients who experience sleep quality disturbances. Wudu is a part of therapy that can affect the neurological system because it has benefits in providing a cold sensation, giving a sense of calm or relaxation. The purpose of this study was to determine the effect of ablution on sleep quality in hypertensive patients who were hospitalized, after performing ablution therapy before going to bed at dr. Chasbullah Abdul Madjid Bekasi City. The type of this study was quasi experiment with pre and post group design. The sample in this study were hypertensive patients who were treated at least one night in dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi City, with a sample size of 17 interventions and 17 controls. Data analysis was bivariate using non-parametric tests. The p-value of hypothesis testing was 0.0001 (
Pengalaman Keluarga dalam Merawat Lanjut Usia dengan Diabetes Mellitus Siti Badriah; Wiwin Wiarsih; Henny Permatasari
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 17 No 2 (2014): Juli
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v17i2.401

Abstract

Merawat lansia DM menimbulkan dampak terhadap fisik, emosi, sosial dan ekonomi. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang arti dan makna pengalaman keluarga dalam merawat lansia DM di kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Penelitian fenomenologi deskriptif ini melibatkan delapan partisipan yaitu caregiver  utama lansia DM yang didapatkan dengan teknik criterion sampling. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan catatan lapangan yang dianalisis dengan menerapkan metoda Collaizi. Hasil penelitian ini menemukan tema kemampuan keluarga  dalam  melaksanakan tugas kesehatan keluarga, respon  psikologis, respon  fisik, respon terhadap  ekonomi dan  respon terhadap peran keluarga. Respon keluarga selama merawat kesehatan lansia dengan DM diantaranya ditunjukan dengan kemampuan melaksanakan tugas kesehatan keluarga, adanya masalah psikologis, masalah fisik dan masalah ekonomi. Penelitian lebih lanjut tentang faktor yang memengaruhi respon keluarga dalam merawat lansia dengan DM perlu dilakukan.AbstractFamily Experiences in Caring for Elderly with Diabetes Melitus. Experience in caring for elderly with DM adversely affect our physical, emotional, social and economic. The aim of this study was to explore the experience of family in caring elderly with DM in Tasikmalaya City, West Java. This qualitative descriptive phenomenology study involved eight family caregivers who care for elderly with DM as participants which selected by criterion sampling. Data was collected by in-depth interview and field notes which was analyzed by applying Collaizi’s method. The result of study identified themes, the ability to carry out the health task of family,  psychological response,  physical response, economic response and  response of role in family. This study recommended the need Further research on the factors that affect the response of the family in caring for the elderly with diabetes.Keywords: caregiver, DM, elderly, family nursing.
PENGARUH THERAPI PSIKOEDUKASI KELUARGA TERHADAP KEMAMPUAN KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KOTA TASIKMALAYA Ridwan Kustiawan; Peni Cahyati; Siti Badriah
Media Informasi Vol 12, No 1 (2016):
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.937 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v12i1.4

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS, 2007) menunjukkan penderita Diabetes Militus di Indonesia usia 65 sampai usia 74 tahun berjumlah 2,4 % dan  usia 75 tahun keatas berjumlah 2,2%. Sementara itu di Kota Tasikmalaya dalam satu tahun terakhir ini terdapat 547 orang lansia usia 60 tahun keatas yang teridentifikasi mempunyai penyakit  DM atau sekitar 0,7%. Tujuan penelitin ini untuk membuat penilaian terhadap gambaran kemampuan keluarga dalam merawat lansia diabetes mellitus tipe 2 sebelum dan sesudah therapi psikoedukasi keluargaJenis penelitian yang  dilakukan adalah penelitian analitik dengan pendekatan quasi eksperiman,. Teknik Sampling yang digunakan adalah konsekutif sampling, yang terdiri dari 20 kelompok intervensi dan 20 kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kemampuan kognitif dan psikomotor pada kelompok intervensi yang mendapatkan terapi Psikoedukasi keluargayaitu kemampuan kognitif sebelum perlakukan 7,90 setelah perlakukan menjadi 10,70 sedangkan kemampuan psikomotor sebelum perlakuan 11,20 menjadi 15,75. Sementara kelompok yang tidak dilakukan terapi psikoedukasi keluarga tidak terdapat peningkatan kemampuan dalam merawat lansia dengan DM tipe 2. Berdasarkan hasil tersebutmaka terapi psikoedukasi keluarga dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat klien lansia dengan Diabetes militus tipe 2.
HUBUNGAN RIWAYAT MEROKOK DALAM KELUARGA DENGAN PERILAKU MEROKOK MAHASISWA KEPERAWATAN TASIKMALAYA POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA Yanyan Bahtiar; Siti Badriah; Asep A.S. Hidayat
Media Informasi Vol 11, No 1 (2015): BULETIN MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.758 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v11i1.24

Abstract

Rokok telah menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Meskipun banyak diperlihatkan propaganda bahaya merokok bagi kesehatan, sampai bahaya kematian, tetapi perilaku merokok sulit dilepaskan, termasuk oleh mahasiswa keperawatan. Banyak faktor yang melatarbelakangi seorang mahasiswa berperilaku merokok, salah satunya berasal dari pengaruh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat merokok keluarga dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Disain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan crossexional study. Sampel penelitian sebesar 42 responden dengan menggunakan teknik purposif sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan uji alternatif fisher. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh keluarga mahasiswa mempunyai riwayat merokok (85,7%), tetapi secara statistik variabel riwayat merokok keluarga tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku merokok mahasiswa Keperawatan Tasikmalaya (ρ=0,665). Masa remaja dari mahasiswa merupakan masa pencarian identitas dan mulai ingin mencoba-coba sesuatu hal yang baru termasuk merokok. Orang tua kadang tidak menyadari bahwa setiap batang rokok yang dihisap tidak luput dari perhatian anaknya. Pengelola kampus dan keluarga diharapkan dapat bekerja sama dalam perubahan perilaku merokok dari mahasiswa. Penelitian ini bisa dijadikan data dasar penelitian selanjutkan yang mengarah pada intervensi untuk mengatasi perilaku merokok.
PELATIHAN SELF MANAGEMENT BAGI PERAWAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PENYANDANG THALASSEMIA DI TASIKMALAYA Dini Mariani; Siti Badriah
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.6515

Abstract

Thalassemia adalah suatu kelompok kelainan  genetika  dari  sintesis rantai globin alpha atau beta secara total atau parsial. Tanda dan gejala bervariasi tergantung dari jumlah dan tipe rantai globin yang dipengaruhi. Jumlah penyandang thalassemia dari tahun ke-tahun meningkat terus termasuk jumlah penyandang thalassemia di Tasikmalaya dan memerlukan perawatan secara komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup penyandang thalassemia. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah perawat yang memberikan perawatan pada penyandang thalassemia di Tasikmalaya.  Metode pelatihan yang digunakan menggunakan ceramah, tanya jawab, simulasi dan role play. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 35  orang., peserta merupakan perawat yang memberikan asuhan keperawatan kepada penyandang thalassemia. Hasil menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan pada perawat setelah diberikan pelatihan. Pelatihan self management bagi perawat menjadi salah satu pilihan intervensi dalam upaya peningkatan kualitas hidup penyandang thalassemia. Disarankan agar pelatihan self management bagi perawat bisa diselenggarakan dalam skala besar sehingga semua unit thalassemia dapat menerapkan dukungan self management bagi para penyandang thalassemia.
PELATIHAN MANAJEMEN DIABETES MELLITUS BERBASIS BUDAYA SUNDA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA DALAM MERAWAT DIABETISI LANSIA DI TASIKMALAYA Siti Badriah; Dini Mariani
Abdimas Galuh Vol 3, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v3i1.4743

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memiliki konotasi budaya karena perilaku hidup yang tidak sehat, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan perilaku menjadi lebih baik dengan menggunakan pendekatan budaya. Berbagai fenomena yang terjadi pada budaya Sunda menunjukkan perilaku yang berisiko meningkatkan kadar gula darah pada lansia. Ooleh karena itu, tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam merawat diabetisi lansia di Tasikmalaya. Sasaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pelaku rawat yang merawat diabetisi lansia di rumah. Metode yang digunakan yaitu pelatihan dengan pendekatan budaya Sunda untuk menyampaikan informasi cara perawatan lansia DM di rumah dengan menunjung tinggi nilai-nilai budaya Sunda. Jumlah peserta pelatihan sebanyak 60 orang. Hasil menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan pelaku rawat setelah diberikan pelatihan. Pelatihan dengan pendekatan budaya Sunda dapat meningkatkan pengetahuan keluarga dalam merawat lansia DM. Disarankan agar pelatihan dengan pendekatan budaya dapat menjadi salah satu alternatif dan teknik meningkatkan pemberdayaan masyarakat dalam merawat lansia diabetes di Indonesia yang memiliki keaneka ragaman budaya.
Co-Authors Aan Nurhasanah Abdul Aziz Adini, Syaukia Aisy, Dzia Ulhaq Rohadatul Aminto, Toto Arief Tarmansyah Iman Asep A.S. Hidayat Asep Andang, Asep Athanasia Budi Astuti Athanasia Budi Astuti Aulia Pratama Putra Bintang, Muhammad Deswani, Deswani Dewi Nirmalasari Ekasari, Mia Fatma Elzaanin, Amina A.A Emilia Emilia Eros Siti Suryati Fahmi Hafid Fajar Estu Nugroho, Muhammad Fathurrohman, Fahmi Ghifara, Rantis Aulia Hanum, Hilda Tiara Hapsari, Dina Carolina Haryati, Diana Tati Henny Permatasari Henri Setiawan Henri Setiawan Hidayat, Asep A.S. Ine Nirmala Jannah, Roikhatul Juantika, Noni Junengsih, Junengsih Kamelia, Emma Khasanah, Uswatul KRISTIANA MARYANI, KRISTIANA Laily Rosidah Lestari, Puspita Hanggit Lia Nurcahyani Lily Herlinah Lily Herlinah Mariani, Dini Muhammad Irfan Nugraha Muhammad Syahid Ningsih, Ratna Norhalijah Lira Fitria Nurjanah, Pina Oktalina, Riska Peni Cahyati Peni Cahyati, Peni Permana, Ridwan Chandra Pratomo, Rayhana Kaela Hatika Pudjiati, Pudjiati Puspita, Shilfa Putri Mayang Sari Raden Siti Maryam, Raden Siti Radiati, Ani Rayasari, Fitrian Resnayati, Yeti Ridwan Kustiawan Ridwan Kustiawan, Ridwan Risdayati Risdayati Rismawati, Imas Ristrini Ristrini Riyana, Asep Rozikin, Chaerur Salsabila Ananda Sanjaya, Nurlana Sari, Wahyu Nita Selvi Monika Shentya Fitriana Sinta Ayu Purnamasari, Sinta Ayu Somantri, Iwan Sufiana Larombia Sulastri, Titi Sumarto Sumarto Susanty, Yunita Ery Syamikar Baridwan Syamsir Syamsul Anwar, Syamsul Tambunan, Eviana Sumarti Tien Hartini, Tien Tiyaswati, Yeni Candra Tjahja Muhandri Unang Arifin Hidayat Untung, Andi Sari Bunga Wiwin Wiarsih Yanyan Bahtiar Yanyan Bahtiar Yardes, Nelly