cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2021)" : 42 Documents clear
Meta Analisis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar Agape Purwa Gracia; Indri Anugraheni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.338

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis kembali penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode meta analisis. Perumusan masalah dimulai pada  awal penelitian, kemudian dilanjutkan dengan menguji hasil penelitian yang relevan. Pengumpulan data berupa artikel dan jurnal elektronik dilakukan dengan bantuan Google Scholar. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 12 artikel relevan, jurnal elektronik dan essai. Teknik analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji normalitas, setelah uji normalitas maka berlanjut pada uji paired samples test, dan dilakukan penghitungan effect size untuk mengetahui seberapa besarnya pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS 25 for windows. Hasil dari analisis data yang telah dilakukan menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together berpengaruh besar  terhadap hasil belajar siswa dari yang terendah 7,13% sampai yang tertinggi 91,87% dengan nilai rata-rata 37,11%, hasil penghitungan effect size diperoleh sebesar 1,91 maka dapat disimpulkan pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar termasuk dalam kategori besar
Kemampuan Menulis Naskah Drama Pentas dengan Menggunakan Media Cerita Rakyat Siswa SMA Maria Marietta Bali Larasati
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.288

Abstract

Penggunaan media cerita rakyat merupakan salah satu cara memudahkan siswa menulis naskah drama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan menulis naskah drama pentas pada siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba dengan menggunakan kuantitatif dengan bantuan media cerita rakyat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kependidikan. Yang menjadi subyek penelitian adalah siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba yang berjumlah 35 orang. Teknik pengumpulan data kuntitatif penelitian ini adalah  menggunakan instrumen tes dengan hasil tes unjuk kerja siswa. Data yang telah terkumpul dianalisis secara kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis naskah drama dengan menggunakan media cerita rakyat siswa kelas XI Bahasa SMA Negeri 7 Kota Komba  sudah baik karena siswa yang mendapat nilai di atas standar lebih banyak dibandingkan dengan siswa yang mendapat nilai dibawah standar, hal ini terbukti bahwa siswa yang meraih nilai di atas 74 adalah 31 orang atau 89% dan dibawah nilai 74 sebanyak 4 orang atau 11%  dengan  rata-rata 82%. Hasil penelitian ini memberi rekomendasi bagi guru Bahasa dan Sastra Indonesia untuk menggunakan media cerita rakyat dalam pengajaran menulis naskah drama.
Lunturnya Rasa Nasionalisme Pada Anak Milenial Akibat Arus Modernisasi Fany Isti Fauzia Suryana; Dinie Anggraeni Dewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai hilang nya jiwa nasionalisme pada anak milenial akibat adanya arus modernisasi. Metode penelitian meggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada pemahanan terhadap lunturnya jiwa nasionalisme yang terjadi pada kalangan anak muda. Penelitian menggunakan prespektif dari partisipan sebagai gambaran dalam memperoleh hasil penelitian. Informan penelitian yaitu anak muda di Kota Bandung tepat nya di Riung Bandung dengan tektik wawancara. Hasil penelitan menunjukan bahwa anak muda sudah memahami tentang rasa nasionalisme yaitu cinta terhadap tanah air tetapi mereka sendiri yang menyebutkan bahwa memang adanya arus modernisasi ini membuat mereka harus menyesuaikan diri menjadi lebih modern. 
Inovasi Modul Etnosains: Jamu Tradisional Sebagai Pembelajaran Berbudaya dan Melek Sains Devi Septiani; Laily Rochmawati Listiyani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.292

Abstract

Selama pandemi, bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh belum bervariasi dan tervalidasi. Selain itu, ditemukan bahwa jamu bukan hal asing bagi mahasiswa, namun banyak mahasiswa Pendidikan IPA yang belum mengetahui kandungan kimia yang terdapat dalam jamu. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kelayakan modul etnosains seri sains jamu tradisional yang telah dikembangkan sehingga dapat tercipta pembelajaran berbudaya dan melek sains. Penelitian yang dilakukan adalah research and development. Penelitian menggunakan model Plomp R&D (Research and Development), namun belum dilakukan langkah implementasi. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian expert judgement. Kategori kelayakan mengacu pada skala kelima yang dinilai dari penilaian ahli. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penilaian ahli modul etnosains layak pada empat aspek penilaian yaitu bahasa, penyajian, grafika, dan materi. Skor masing-masing aspek adalah 3,9, 4,1, 4,5 dan 4,1. Dengan demikian, modul etnosains sangat layak pada aspek grafika dengan skor 4,5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul etnosains berbasis pengobatan tradisional layak untuk dijadikan bahan pembelajaran peningkatan budaya dan literasi sains dalam pembelajaran jarak jauh
Kemandirian Belajar Melalui Metode Pembelajaran Project Based Learning Pada Mata Kuliah Media Pembelajaran Pendidikan Jasmani Martiani Martiani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.337

Abstract

Kemandirian belajar siswa merupakan suatu proses, dan proses ini hanya dapat dilaksanakan  melalui kegiatan belajar. Model Project Based Learning merupakan pembelajaran inovatif yang berpusat pada peserta didik dan pembelajaran berbasis proyek ini dapat meningkatkan kemampuan berfikir kreatif melalui pengalaman nyata atau simulasi dan menjadi pembelajar yang otonom dan mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 78 mahasiswa, yaitu mahasiswa semester VI program studi pendidikan jasmani. Hasil pembahasan mengenai pembelajaran mahasiswa pendidikan jasmani dengan menggunakan metode belajar project based learning diperoleh data megenai indikator kemandirian belajar yaitu untuk indikator a) kemandirian belajar, b) memiliki kepercayaan diri, c) berperilaku disiplin, d) memiliki rasa tanggungjawab, e) berperilaku berdasarkan inisiatif sendiri, dan f) melakukan kontrol diri. Pada pembahasan kemandirian belajar yang timbul dari penerapan metode pembelajaran belajar project based learning yaitu sebesar 76.37% dengan kategori sangat positif. Disimpulkan bahwa mahasiswa program studi pendidikan jasmani mampu melaksanakan proses pembelajaran dengan penuh tanggung jawab, rasa percaya diri dan dapat menyelesaikan permasalahan dengan kerja proyek yang secara tidak langsung melatih untuk bertindak maupun berpikir mandiri dan kreatif pada mata kuliah media pembelajaran penjas
Learning Methods Of Consolidated Statement in Advanced Accounting Asepma Hygi Prihastuti; Sonia Sischa Eka Putri; Saipul Al Sukri
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.303

Abstract

Penelitian ini dikembangkan mengingat kesulitan mahasiswa dalam memahami keterkaitan antar sub bab laporan keuangan konsolidasi pada Mata kuliah akuntansi lanjutan. Ini mengakibatkan rendahnya motivasi dan hasil belajar Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan metode Mind Mapping dan Problem Based Learning terhadap motivasi dan hasil belajar pada mahasiswa D3 Akuntansi STIE Persada Bunda. Penggunaan metode pembelajaran dimaksud memang sudah umum dan sering di jumpai pada prodi pendidikan dan mata pelajaran tingkat sekolah. Namun sangat jarang dalam kegiatan pembelajaran di bangku perkuliahan. Penelitian ini menggunakan uji beda analisis motivasi dan hasil belajar siswa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang diolah menggunakan metode Paired sample test dengan SPSS versi 21. Hasil analisis uji beda motivasi belajar menggunakan uji-t diperoleh nilai t -14,692 dengan sig = 0,000. Artinya penggunaan Mind Mapping dan Problem Based Learning memiliki pengaruh yang lebih baik terhadap motivasi belajar siswa dibandingkan dengan metode konvensional. Dan hasil uji beda analisis hasil belajar diperoleh nilai t-test sebesar -16,533 dengan sig 0,000. Artinya terdapat pengaruh positif penggunaan metode Mind Mapping dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa secara meyakinkan. Hasil penelitian ini bisa dijadikan masukan bagi para dosen agar bisa terus berinovasi dalam menerapkan metode dalam proses belajar mengajar, sehingga kemampuan mahasiswa dapat ditingkatkan.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Website untuk Peserta Didik di Sekolah Dasar Septiana Intan Pratiwi; Wahyudi Wahyudi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.307

Abstract

Pada masa pandemi perubahan pembelajaran membuat peserta didik kesulitan, keterbatasan fasilitas membuat peserta didik bergantung kepada guru. Dengan demikian perlu adanya inovasi bahan ajar. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berbasis website untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar untuk menumbuhkan kemandirian. Metode penelitian ini menggunakan R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 langkah, yaitu 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Kevalidan produk yang telah dikembangkan dinilai berdasarkan uji pakar bahan ajar dan materi melalui lembar uji pakar. Hasil presentase uji pakar materi sebesar 75,7% dengan kategori baik dan presentase uji pakar bahan ajar sebesar 84% dengan kategori sangat baik. Sedangkan kepraktisan produk diuji dengan uji terbatas 6 peserta didik. Hasil respon peserta didik setelah menggunkan bahan ajar berbasis website sebesar 90% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, bahan ajar terbukti praktis digunakan untuk pembelajaran berdasarkan uji terbatas oleh 6 peserta didik. Pada penelitian ini tidak menguji keefektifan produk karena pandemi sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pembelajaran secara langsung.  Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahan ajar berbasis website valid dan praktis digunakan untuk pembelajaran siswa kelas IV SD Kanisius Cungkup Salatiga
Pemikiran Kartini Mengenai Pendidikan Perempuan Tia Amanda Pratiwi MD; Hudaidah Hudaidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.386

Abstract

Pendidikan perempuan adalah suatu sistem penyampaian ilmu yang diberikan kepada para perempuan, dimana pendidikan untuk perempuan maupun laki-laki sudah seharusnya setara . Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran serta perjuangan RA.Kartini dalam bidang pendidikan terutama pendidikan perempuan. Metode penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dan jenis kajian yang digunakan adalah kajian pustaka. Dimana penelitian ini dilakukan lewat berbagai macam sumber informasi kepustakaan seperti buku, jurnal ilmiah, ensiklopedia, majalah, koran, dokumen dan lainnya. Raden Ajeng Kartini merupakan tokoh atau pejuang perempuan yang memiliki peran penting dalam pendidikan terutama pendidikan terutama pendidikan perempuan di Indonesia. Ia lahir di Jepara, Jawa Tengah pada 21 April 1879 atau 28 Rabi’ul Akhir tahun Jawa 1808. Ia merupakan anak dari sepasang suami istri bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat dan M.A. Ngasirah. Pada masa itu, pendidikan bagi perempuan merupakan perihal yang sulit untuk didapatkan karena banyaknya peraturan dan larangan yang ada pada masa itu, sehingga membuat kartini memiliki pemikiran yang membuat ia memperjuangkan pendidikan bagi kaum wanita di Indonesia. Kartini juga mampu memperjuangan hak perempuan dalam mendapatkan pendidikan yang sama dengan pendidikan yang ditempuh oleh perempuan pada masa itu.
English Teachers’ Perception toward the Switch from Offline to Online Teaching during lockdown in the Midst of Covid-19 Outbreak Muhammad Nashir; Roudlotun Nurul Laili
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.287

Abstract

Education is one of the sectors that is badly influenced by covid-19 pandemic where the learning process is carried out from home. This sudden pandemic requires teachers to switch from face-to-face learning into learning domain with technological network. The objective of this study was to describe English teachers’ perception toward the switch from offline to online teaching during lockdown in the midst of covid19 outbreak. The subject of study was 50 English teachers of Senior High School in Banyuwangi. The research method was case study with qualitative research approach. The data needed collected by distributing Google form questionnaire and interview. The result of study indicated that English teachers’ perception about online teaching have not been performed properly, they stated that only for about 35% students who were active and really serious in carrying out online learning and collecting the assignments given on time because of lacking flexibility and access from teachers in controlling students’ learning activities. 68% teachers felt that their workload was heavier if compared to face-to-face learning because they need additional time to operate appropriate online learning media and package interesting learning in order to be able to increase students’ motivation and desire in English lesson.
Perbedaan Model Problem Based Learning Dan Project Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Francisca Prabasari Winanti Putri; Henny Dewi Koeswanti; Sri Giarti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v3i2.356

Abstract

Problem based learning dan project based learning merupakan model pembelajaran yang mampu membangkitkan potensi peserta didik dalam menggunakan kemampuan berpikir, sehingga dapat memecahkan permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara model problem based learning dan project based learning ditinjau dari hasil belajar tema 7 siswa kelas IV SDN Kecamatan Tingkir. Teknik pengambilan sampel menggunakan jenis probability sampling design dengan teknik mengundi. Sampel pada penelitian adalah siswa kelas IV SDN Gendongan-01 (23 siswa), SDN Gendongan-03 (23 siswa), SDN Sidorejo Kidul-03 (21 siswa) sebagai kelompok eksperimen dan SDN Kutowinangun-01 (24 siswa), SDN Kutowinangun-10 (20 siswa), SDN Kutowinangun-11 (22 siswa) sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data berupa instrumen tes. Sebelum dilaksanakan penelitian, dilaksanakan uji prasyarat terlebih dahulu. Hasil dari uji prasyarat menunjukkan kedua kelompok tersebut homogen dan berdistribusi tidak normal. Penelitian dianalisis menggunakan uji beda mann-withney dan diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,009 < α0,05. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara penerapan model problem based learning dengan project based learning terhadap hasil belajar tema 7 siswa kelas IV SDN Kecamatan Tingkir. Penerapan model project based learning memberikan pengaruh yang lebih tinggi daripada model problem based learning terhadap hasil belajar peserta didik. Hal tersebut didukung oleh rata-rata nilai posttest pada model problem based learning sebesar 82,6263 dan model project based learning sebesar 94,2288

Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): In Press Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue