EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
50 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 3 (2021)"
:
50 Documents
clear
Efektivitas E-modul Berbasis Guided Inquiry Learning Terintegrasi Virlabs dan Multirepresentasi pada Materi Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit terhadap Hasil Belajar Siswa
Viola Dwicha Asda;
Andromeda Andromeda
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.306 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.423
Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan di MAN 2 Pesisir Selatan didapatkan data bahwa 69% siswa sulit memahami konsep dari materi larutan elektrolit dan nonelektrolit yang memiliki sifat abstrak. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat efektivitas e-modul berbasis guided inquiry learning terintegrasi virlabs dan multirepresentasi pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan motode eksperimen semu dalam bentuk nonequivalent control group design. Populasi terdiri dari semua siswa kelas X MAN 2 Pesisir Selatan tahun ajaran 2020/2021 dan pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes dalam bentuk pilihan ganda yang memiliki validitas, daya pembeda, reliabilitas dan indeks kesukaran dengan kriteria soal baik. Tingkat efektivitas e-modul berbasis inkuiri terbimbing diketahui melalui uji n-gain. Hasil analisis nilai n-gain diperoleh dengan nilai g = 0,85 menyatakan bahwa e-modul berbasis guided inquiry learning terintegrasi virlabs dan multirepresentasi pada materi larutan elektrolit dan nonelektrolit efektif terhadap hasil belajar dengan kriteria tinggi sehingga e-modul ini efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Google Classroom dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Ekonomi
Vivi Andyni Destyana;
Jun Surjanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (304.538 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.507
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penggunaan google classroom serta untuk mengetahui pengaruh antara efektivitas penggunaan google classroom dan motivasi belajar terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi materi indeks harga dan inflasi kelas XI IPS SMAN 1 Puri Mojokerto. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas XI IPS SMAN 1 Puri Mojokerto yakni sebanyak 119 peserta didik. Sampel yang digunakan sebanyak 92 dengan menggunakan teknik proporsional random sampling dimana jumlah sampel akan tersebar secara proporsional di masing-masing kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Berdasarkan hasil analisis data dapat dikatakan bahwa penggunaan google classroom dapat digunakan secara efektif dalam kegiatan belajar mengajar dengan presentase 76,42%. Kemudian efektifitas google classroom dan motivasi belajar mempengaruhi hasil belajar secara positif dan signifikan.
Implementasi Nilai Dasar Pancasila Dalam Upaya Mewujudkan Tujuan Negara di Kehidupan Sehari-Hari
Mila Andriani Nurcahya;
Dinie Anggraeni Dewi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (242.063 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.411
Pancasila merupakan dasar negara yang dapat dijadikan sebagai sumber dari segala sumber hukum, sebagai pedoman dalam mengatur penyelenggaraan pemerintah serta Pancasila dapat dijadikan dasar dalam pelaksanaan pemerintahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran menganai implementasi dari pancasila yang dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari hari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan studi literatur serta menggunakan pendekatan deskriptif. Pada penelitian ini untuk mengumpulkan data diperoleh melalui hasil studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal serta artikel. Hasil penelitian yang diperoleh adalah banyak sekali nilai-nilai dari pancasila yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan sesuai dengan agama yang dianut. Senantiasa berperilaku jujur yang sesuai dengan nilai dari Pancasila. Selalu menghormati perbedaan dan memiliki sikap tolansi yang baik agar tercipta sebuah persatuan. Serta dengan selalu berdemokrasi dan memiliki sikap yang adil. Sehingga dengan adanya artikel ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk mengimplementasikan pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Sikap Kedisiplinan dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dengan Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning
Halimah Dwi Cahyani;
Agnes Herlina Dwi Hadiyanti;
Albertus Saptoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.613 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.472
Penelitian tindakan kelas ini berlatar belakang rendahnya sikap kedisiplinan dan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian untuk meningkatkan sikap kedisiplinan dan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah bangun ruang volume kubus dan balok. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan sesuai dengan model dari Kemmis & Mc. Targgart. Proses penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus ada dua kali pembelajaran. Tahap setiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian kedisiplinan dilaksanakan melalui kegaiatan wawancara dengan guru kelas dan observasi, sedangkan penilaian kemampuan berpikir kritis dengan soal tes berupa empat soal uraian diakhir pembelajaran setiap siklus. Objek penelitian adalah siswa kelas VD SD 1 Bantul tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian yaitu (1) penggunan model PBL meningkatkan kedisiplinan siswa, (2) penggunaan model PBL meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kedisiplinan dan kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan dengan penerapan model pembelajaran PBL
Kebijakan Pemerintah Terhadap Kondisi Pendidikan di Indonesia Pada Masa Orde Lama (Periode 1945 – 1966)
Hawa Kurnia;
Hudaidah Hudaidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.717 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.448
Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui kebijakan pemerintah terhadap pendidikan Indonesia pada periode Orde Lama (periode 1945 – 1966). Kajian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif dengan metode penelitian studi kepustakaan, yaitu suatu cara pengumpulan data di perpustakaan, dengan menggunakan karya ilmiah, buku, jurnal serta artikel lainnya yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian membahas mengenai kebijakan pemerintah terhadap kondisi pendidikan pada masa Orde Lama. Periode Orde Lama sendiri berlangsung dari tahun 1945 sampai tahun 1965 dibawah kekuasaan Presiden Soekarno. Pemerintah pada periode ini mengeluarkan banyak kebijakan terhadap pendidikan nasional. Setelah proklamasi, pendidikan di Indonesia berlandaskan UUD 1945 serta Pancasila yang baru saja menjadi falsafah negara. Salah satunya pasal 31 UUD tahun 1945 yang mengatur tentang penyelenggaraan pendidikan. Untuk sistem pendidikan, periode ini diteruskan seperti zaman penjajahan Jepang. Namun untuk rencana pembelajaran sama seperti pada umumnya serta bahasa Indonesia disahkan sebagai bahasa pengantar resmi untuk sekolah. Dapat disimpulkan pendidikan di era Orde Lama berkembang lebih signifikan dari masa sebelumnya, terlihat dari kebijakan-kebijakan yang dibuat dalam membangun struktur pendidikan nasional Indonesia yang kuat.
Analisis Kecemasan Akademis Melalui Self Efficacy dan Dukungan Sosial pada Siswa SMK Jurusan Akuntansi
Shabilla Yasmin Priyanti;
Mardi Mardi;
Achmad Fauzi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (663.203 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.440
Penelitian diawali munculnya masalah kecemasan akademis pada siswa di SMK Akuntansi, akibat perubahan proses pembelajaran selama COVID 19 dan bersamaan menumpuknya tugas sekolah. Tujuan penelitian ialah menganalisis kecemasan akademis melalui self efficacy dan dukungan sosial pada siswa kelas XII Akuntansi. Pendekatan yang digunakan merupakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survei, data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Sampel menggunakan 103 siswa dengan teknik proportional random sampling. Data penelitian di analisis dengan SPSS versi 27. Hasil uji-T menggambarkan self efficacy dan dukungan sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap kecemasan akademis secara parsial. Sedangkan menggunakan uji-F disimpulkan self efficacy dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kecemasan akademis secara simultan. Self efficacy dan dukungan sosial memiliki kontribusi 46,6% untuk memprediksi kecemasan akademis. Penelitian ini berkontribusi terhadap pembuktian secara empiris mengenai pengaruh self efficacy dan dukungan sosial dengan kecemasan akademis yang dialami peserta didik
Pengembangan Instrumen Tes Two Tier Berbasis Higher Order Thinking Skills pada Materi Sifat Koligatif Larutan untuk Siswa SMA/MA
Syaza Syahana;
Andromeda Andromeda
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (628.393 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.505
Tuntutan abad ke-21 menuntut siswa untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir sehingga dapat membekali kompetensi dasar siswa dalam berpikir tingkat tinggi dengan adanya ketersediaan instrumen tes berbasis HOTS. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam bentuk two tier yang valid dan realiabel pada materi sifat koligatif larutan. Jenis penelitin yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan plomp yang terdiri dari tiga tahapan yaitu preliminary research, prototyping stage dan assestment phase serta teknik analisis data pada validitas konten menggunakan metode CVR dan validitas konstruk menggunakan Aiken V. Berdasarkan hasil penelitian nilai CVR dari validitas konten yang terdiri dari stimulus soal, pertanyaan soal (first tier), jawaban soal dan alasan soal (second tier) yaitu 1 dan validitas konstruk dari aspek materi, penyajian, bahasa dan aturan tambahan berurut-turut 95.17%, 94,11%, 98.67% dan 99.78%. Instrumen tes two tier memiliki tingkat realibilitas pada first tier 0. 82 dan second tier 0.91. Data yang diperoleh dari instrumen tes two tier berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi sifat koligatif larutan sudah valid dan memiliki realibiltas item soal yang sangat tinggi
Praktikalitas E-Modul Kimia Unsur Berbasis Guided Discovery Learning untuk Siswa Sekolah Menengah Atas
Zahra Ade Wahyuni;
Yerimadesi Yerimadesi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.421 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.420
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktikalitas e-modul kimia unsur berbasis guided discovery learninguntuk siswa kelas XII SMA. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan R&Ddengan model Plomp pada tahap prototyping stage dan asessment phase. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket uji praktikalitas dan lembar jawaban siswa pada e-modul. Subjek penelitian ini terdiri dari tiga orang guru kimia dan 39 siswa kelas XII SMAN 1 Payakumbuh. Data dianalisis dengan formula Aiken’s V. Hasil one to one evaluation menunjukkan e-modul menarik, huruf jelas, bahasa mudah dimengerti sehingga siswa mudah memahami materi. Hasil analisis data rata-rata formula Aiken’s V pada tahap small group sebesar 0,82 dan 0,85 pada tahap field test. Data ini dibuktikan dengan kemampuan siswa menjawab soal pada e-modul sebesar 90% pada tahap small group dan 88% pada tahap field test dengan kategori tinggi. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa e-modul kimia unsur berbasis guided discovery learning praktis digunakan dalam proses pembelajaran Kimia SMA dengan kategori kepraktisan tinggi sehingga dapat dijadikan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran kimia unsur
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Di Sekolah Menengah Pertama
Aulia Diana Devi;
Subiyantoro Subiyantoro
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (246.328 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.481
Desentralisasi pendidikan merupakan suatu bentuk reformasi yang perlu dijalankan dengan baik, salah satunya dengan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMPN 3 Negeri Besar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dan sumber data sekunder yang diperoleh melalui media online. Analisis datanya yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MBS sudah diterapkan SMPN 3 Negeri Besar, Negeri Besar, Way Kanan dengan melakukan tiga gerakan inspiratif yaitu (1) Program manajemen sekolah terbuka dengan melakukan pendekatan dengan komite dan orang tua siswa, (2) Program jumpa kopi sebagai tingkatkan minat baca, dan (3) program SIMAK atau Sinergi Interaksi Memantau Aktif Pembelajaran di Kelas. Dengan adanya program MBS, diharapkan dapat mewujudkan tujuan pendidikan secara efektif dan efisien
Analisis Efektifitas Pembelajaran Daring Dalam Menghadapi Wabah Pandemi Covid-19
Dwinda Nur Baety;
Dadang Rahman Munandar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (556.756 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.476
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektifitas pembelajaran daring ditinjau dari akses pendukung terlaksananya pembelajaran daring yang paling banyak digunakan pada peserta didik jenjang menengah hingga perguruan tinggi serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas pembelajaran daring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner. Responden pada penelitian ini adalah 118 peserta didik di Kabupaten Bekasi. Data dianalisis dengan teknik kualitatif. Berdasarkan hasil kuisioner, 63% responden menyatakan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring belum efektif. Akses pendukung pembelajaran daring yang paling banyak digunakan adalah google classroom dengan 72,9% pengguna dan dilengkapi fitur-fitur yang cukup membantu pelaksanaan daring. Hasil kuisioner menunjukan bahwa efektifitas dari pembelajaran daring dipengaruhi oleh faktor ekonomi (38%), faktor sosial (30%), faktor Kesehatan (19%) dan faktor kepribadian (13%). Terakhir, saran peserta didik untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran daring bagi para tenaga pendidik yaitu: 1) meringkas materi belajar yang perlu di unduh; 2) menggunakan virtual meeting hanya untuk menjelaskan teori yang sekiranya sulit dipahami; 3) menghindari pemberian tugas yang berlebihan; 4) Selalu menanyakan kepada peserta didik terkait materi yang kurang dimengerti secara berkelompok/individu; 5) memberikan informasi terkait forum diskusi/webinar untuk melatih beradaptasi daring; 6) melaksanakan pembelajaran sesuai dengan jadwal; 7) menggunakan sistem/platform yang sama sebagai media pembelajaran daring.