cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 50 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 3 (2021)" : 50 Documents clear
Profil Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Dalam Penyelesaian Masalah Materi Hukum Newton Jelita Puspita Ningrum Khoirunnisa; Dwikoranto Dwikoranto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.845 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.429

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui profil keterampilan berpikir kritis siswa dalam penyelesaian masalah materi Hukum Newton. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan metode pengambilan data berbentuk tes tertulis dan angket keterampilan berpikir kritis yang diisi oleh siswa. Hasil yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan memakai metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan di SMA Negeri 1 Babat kelas X yang berjumlah 69 siswa. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu profil keterampilan berpikir kritis siswa kelas X masih tergolong sedang, namun ada yang masih dalam kriteria rendah. Indikator interpretasi memiliki persentase 26%, indikator analisis 33%, indikator evaluasi 36%, indikator inferensi dan eksplanasi 31% dan indikator penjelas 13%. Kemampuan penyelesaian masalah siswa masih tergolong sedang dengan persentase di bawah 50%. Berdasarkan data tersebut ditarik kesimpulkan bahwa profil keterampilan berpikir kritis dan penyelesaian masalah masih tergolong sedang. Tingkat keterampilan berpikir kritis juga berpengaruh terhadap pemecahan masalah, semakin baik pemecahan masalah siswa maka profil keterampilan berpikir kritisnya semakin tinggi juga
Identifikasi Miskonsepsi Peserta Didik Pada Materi Ikatan Kimia : Sebuah Studi Literatur Dona Sofia Rahayu; Zonalia Fitriza
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.752 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.510

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi ikatan kimia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan jenis penelitian kepustakaan yang digunakan adalah semi-sistematis. Data sekunder yang digunakan yaitu berasal dari literature berupa buku dan jurnal. Metode dokumentasi yang digunakan adalah mengumpulkan data dan teknik analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman. Adapaun tahapan prosedur percobaan yang digunakan sebagai berkut: 1) merancang ulasan, 2) melakukan tinjauan, 3) analisis, 4) menulis ulasan. Hasil penelitian diperoleh bahwa ditemukannya miskonsepsi yang dialami oleh peserta didik pada konsep ikatan kimia. Miskonsepsi yang teridentifikasi terdapat pada subkonsep ikatan kimia yaitu struktur Lewis, kestabilan unsur dan aturan oktet, pengecualian dan kegagalan aturan oktet, ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan logam, bentuk molekul, polaritas molekul dan gaya antarmolekul. Pada subkonsep tersebut peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami materi tersebut karena bersifat abstrak.
Pengaruh Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa SMA Negeri 10 Kota Bengkulu Asiyah Asiyah; Adrian Topano; Ahmad Walid
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.665 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.263

Abstract

Kebanyakan guru sekarang menyampaikan materi pembelajaran cenderung secara langsung karena hanya berpatokan pada buku yang ada, kurang mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif dan efesien dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar kognitif siswa SMA N 10 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen randomized control group pretest-posttest design. Dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar siswa antara pembelajaran PBL dan pembelajaran konvensional, 2) penggunaan PBL pada kelas eksperimen secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, 3) penggunaan model PBL pada kelas eksperimen secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari pada pembelajaran konvensional.
Efektivitas Model Pembelajaran Blended Learning dengan Pendekatan STEM Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Peserta Didik Ika Wahyunita; Waspodo Tjipto Subroto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.992 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.503

Abstract

Hasil PISA tahun 2019 menyatakan pelajar Indonesia memiliki kemampuan berfikir kritis yang tergolong rendah. Sehingga perlu adanya model pembelajaran yang mendorong berkembangnya berfikir kritis yaitu blended learning dengan pendekatan STEM yang menekankan pembelajaran pada masalah dikehidupan nyata. Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) keterlaksanaan pembelajaran blended learning dengan pendekatan STEM untuk meningkatakan kemampuan berfikir kritis, (2) peningkatan keterampilan berfikir kritis, dan (3) efektivitas model pembelajaran blended learning  dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berfikir kritis. Subjek penelitian yang digunakan adalah  kelas XI IPS 3 di SMAN 1 Puri dengan jumlah peserta didik 30 anak. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu menggunakan rancangan one-group pretest-posttest. Data yang dikumpulkan yaitu hasil lembar keterlaksanaan pembelajaran, hasil tes kemampuan berfikir kritis, dan hasil respon peserta didik. Penelitian yang dilakukan mendapatkan hasil (1) keterlaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik, (2) ketrampilan berfikir kritis peserta didik meningkat secara signifikan, dan (3) model pembelajaran blended learning  dengan pendekatan STEM efektif untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran blended learning dengan pendekatan STEM secara efektif dan signifikan dapat meningkatkan kemampuan berfikir kritis peserta didik
Pengembangan Instrumen Penilaian Sikap Gotong Royong dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Dian Kurniawati; Mawardi Mawardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.336 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.387

Abstract

Studi pendahuluan tentang penilaian di sekolah dasar menemukan bahwa praktik penilaian ranah sikap masih didominasi dengan penggunaan instrumen lembar pengamatan untuk menilai perilaku siswa, padahal hakikat sikap berbeda dengan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian sikap, khusunya  gotong royong untuk siswa kelas 3 sekolah dasar menggunakan Skala Likert. Penelitian ini menggunakan jenis peneltian dan pengembangan (R&D), penelitian ini menggunakan instrumen berupa rubrik penilaian uji ahli. Penelitian  instrumen penilaian sikap gotong royong berbentuk Skala Likert dengan empat opsi, telah dilakukan uji  tingkat validitasnya oleh ahli. Penelitian pengembangan ini telah menghasilkan produk instrumen penilaian sikap gotong royong dalam pembelajaran tematik kelas 3 sekolah dasar. Produk tersebut telah dilakukan validasi kepada ahli Hasil dari uji validasi ahli, diperoleh skor dari ahli desain pembelajaran sebesar 93,6% berada dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji ahli bahasa mendapatkan 88,3%, maka menunjukkan kategori sangat tinggi.  Hasil uji ahli penilaian sikap mendapatkan skor 77,1%, berada dalam kategori tinggi. Berdasarkan uji validitas ahli desain pembelajaran, ahli bahasa dan ahli peniaian ranah sikap, berada kategori tinggi dan sangat tinggi, maka instrumen  penilaian sikap gotong royong  layak  untuk digunakan. Instrumen penilaian sikap ini dapat dimanfaatkan guru untuk menilai sikap gotong royong siswa pada pembelajaran tematik kelas 3 sekolah dasar
Dampak Masuknya Hindu Budha Terhadap Pendidikan di Indonesia Ade Muharani; Hudaidah Hudaidah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.376 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.473

Abstract

Aspek pendidikan merupakan aspek paling penting yang tidak dapat dipisahkan dengan kelangsungan hidup bangsa Indonesia sendiri, dengan munculnya Sriwijaya dan Majapahit sebagai kerajaan nusantara pada masanya meninggalkan berbagai karya agung yang masih dapat kita temukan hingga sekarang tidak terlepas dari pengaruh pendidikan pada masa itu. Dengan adanya tulisan ini penulis bertujuan untuk menguraikan dampak masuknya Hindu Budha terhadap pendidikan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis kajian pustaka dengan teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu mengumpulkan dan menganalisis berbagai buku, jurnal, makalah dan lainnya yang terkait dengan materi pembahasan. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode deskriptif yaitu metode penelitian yang berusaha mengungkap fakta kejadian yang ditulis dalam pernyataan-pernyataan yang berasal dari sumber data yang diteliti. Adapun hasil penelitian ini adalah perubahan dan dampak yang terjadi setelah masuknya Hindu Budha di Indonesia terutama yang mempengaruhi pendidikan Indonesia pada masa itu. Perubahan yang terjadi dimulai dari perubahan sistem, sifat-sifat, jenis dan lembaga pendidikan pada masa Hindu Budha di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat banyak perubahan yang terjadi pada masa Hindu Budha terutama pada pendidikan pada masa itu dengan berbagai peninggalan sebagai bukti terlaksananya pendidikan di Indonesia.
Konseling Individu Menggunakan Teknik Modeling untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Geandra Ferdiansa; Yeni Karneli
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.191 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.427

Abstract

Disiplin belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah terlambat masuk sekolah, bolos sekolah, tidak mengerjakan tugas dan terlambat masuk sekolah setelah jam istirahat. Tujuan penelitian ini adalah agar siswa mampu mengentaskan masalahnya secara mandiri dan meningkatnya kedisiplinan belajar siswa di sekolah setelah diberikan perlakuan konseling individu menggunakan teknik modeling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan dengan sasaran siswa yang memiliki kasus kurang disiplin dalam belajar, penelitian ini dilaksanakan selama 1 bulan dan dilaksanakan dalam 2 siklus, penelitian ini dirancang berdasarkan penelitian tindakan yaitu: 1) perencanaan, 2). tindakan, 3). observasi dan 4). refleksi. Setelah diberikan perlakuan konseling individu menggunakan teknik modeling selama 1 bulan dalam 2 siklus, Hasil temuan penelitian pada siklus 1 menunjukkan bahwa konseling individu menggunakan teknik modeling yang diberikan belum efektif untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa, setelah siklus ke 2 klien mampu mengentaskan masalahnya secara mandiri dan mampu disiplin dalam belajar. Berdasarkan hasil temuan penelitian maka konseling individu menggunakan teknik modeling efektif meningkatkan kedisiplinan belajar siswa.
Model Discovery Learning Berbantuan Media Audio Visual Untuk Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Lysa Amorita Rachmawati; Henny Dewi Koeswanti; Tri Sadono
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.34 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.394

Abstract

Sekolah di masa pandemic merupakan tantangan bagi guru untuk tetap melaksanakan pembelajaran dengan tetap menjalankan social distancing. Belajar dari rumah merupakan salah satu alternatif dalam mewujudkannya. Model serta media pembelajaran turut berperan dalam meningkatkan hasil belajar dan juga keaktifan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa melalui penerapan pembelajaran dengan model Discovery learning berbantuan media audio visual berupa video pembelajaran. Model Discovery learning adalah merupakan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa melalui praktek atau percobaan. Jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model dari Kemmis dan Mc.Taggart yang setiap siklusnya terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SDN 2 Penadaran, dengan jumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan wawancara, observasi dan tes melalui LKPD, sedangkan teknik analisis data menggunakan model interatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan verivikasi (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian diperoleh, keaktifan dan hasil belajar siswa kelas IV tema 7 subtema 1 dan 2 pada  pembelajaran meningkat dengan menggunakan model Discovery Learning menggunakan media audio visual terlihat dari prosentase keaktifan siswa yaitu: pada tes awal 34%, hasil siklus I meningkat menjadi 69%, dan mengalami peningkatan pada tes siklus II menjadi 84%. Prosentase ketuntasan hasil belajar siswa pada tes awal 23%, siklus I meningkat menjadi 57%, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu 84,6%. Dapat disimpulkan discovery learning dan media audiovisual dapat meningkatkan kekatifan dan hasil belajar siswa sekolah dasar
Pemahaman Remaja Tentang Internet Sehat Di Era Globalisasi Dian Montanesa; Yeni Karneli
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.844 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.509

Abstract

Di era globalisasi seperti saat sekarang ini kehidupan remaja telah berubah. Remaja dan internet saat ini menjadi sangat dekat satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Para remaja sudah memiliki gadget pribadi yang memudahkan mereka untuk menjalin kontak dengan dunia luar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemahaman remaja tentang internet sehat. Metode yang dilakukan dalam studi kali ini adalah metode literature research, dengan mengumpulkan berbagai teori yang relevan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pemahaman remaja tentang internet sehat harus ditingkatkan agar tidak terjadi penyalaggunakan penggunaan internet dikalangan remaja. Implikasi dari studi kali ini adalah agar ada peran serta antara orangtua dan guru agar mampu membimbinga serta memberikan pemahaman kepada remaja pentingnya berinternet sehat dalam kehidupan sehari-hari
Higher Education Students’ Perception on Online Learning during Covid-19 Pandemic Roudlotun Nurul Laili; Muhammad Nashir
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.074 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v3i3.422

Abstract

Covid-19 pandemic has an impact on the higher education system in Indonesia where lecturers and students have to carry out online teaching and learning process. This study aimed to investigate the higher education students’ perception on online learning during covid-19 pandemic and the supporting factors and constraints during online learning. This study used descriptive method. The total respondents were 103 students of Stikes Banyuwangi who joint Intensive English class in the 2020/2021 academic year. The results indicated that students have positive and negative perceptions on online learning. Online learning offers flexibility but it also presents various constraints such as unstable signal, some students were less motivated, more difficult to practice conversation, and high cost of internet.  Mostly students (91%) prefer face to face learning to online learning. In conclusion the important factors in conducting online learning are the availability of supporting tools, stability of internet access, and applications of online learning must be easy to access, attractive, motivating and in the form of combination among several online learning media to provide the best way in delivering and accepting the material during teaching learning process

Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): In Press Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue