cover
Contact Name
RIZKI ANANDA
Contact Email
edukasi2019@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edukasi2019@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 26568063     EISSN : 26568071     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2022)" : 160 Documents clear
Upaya Membentuk Afeksi Mahasiswa Calon Guru terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Wawancara Guru Sekolah Inklusi M Kusuma Wardhani
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2574

Abstract

Guru merupakan salah satu faktor kunci untuk berhasilnya pendidikan, termasuk di dalamnya pendidikan inklusi. Oleh karena itu pembekalan kepada mahasiswa calon guru tentang siswa berkebutuhan khusus menjadi sebuah keniscayaan. Mata kuliah Pendidikan Luar Biasa diberikan untuk tujuan tersebut, dengan capaian pembelajaran yang tidak hanya mengakomodasi ranah kognitif dan psikomotorik saja, namun juga menumbuhkan afeksi mahasiswa guru. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan upaya pembentukan afeksi mahasiswa terhadap siswa disabilitas melalui kegiatan wawancara guru sekolah dan guru konselor sekolah-sekolah inklusi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data kuestioner yang diisi oleh 50 mahasiswa peserta mata kuliah pendidikan luar biasa semester genap 2020/2021. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa upaya pembentukan afeksi mahasiswa tercapai, dan selaras dengan dua capaian pembelajaran afektif . Selanjutnya dianalisa lebih dalam lagi, untuk kemudian dikelompokkan dalam 5 kategori yaitu, jenjang menerima, menanggapi, menilai, mengelola dan menghayati 
Health, Social and Culture Value of Food Trading Based on Angkringan in Bogor West Java Bahagia Bahagia; Leny Muniroh; Fachruddin Majeri Mangunjaya; Rimun Wibowo; Zakky Muhammad Noor; Abdul Karim Halim
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2456

Abstract

Culture and traditions have started to become extinct so it needs to be investigated further to save the values of tradition and culture. This study aims to find social and cultural capital as well as the economic value of angkringan. The research method used is descriptive qualitative method. While the sampling was done by purposive technique. The results showed that there were social values in the angkringan culinary tradition because the traders or owners interacted socially with consumers from various groups. Even consumers between consumers can say hello and between consumers and angkringan owners. In addition, there is the value of mutual help because the prices of food and drinks at angkringan are very affordable so that they can help consumers who lack funds during the Covid-19 period. In addition, there is a health value because the drinks served at angkringan include ginger drinks and wedang uwuh which are useful for maintaining health, especially during the covid-19 period. Then, angkringan is a cultural element that must be maintained through the traditional food and beverage. Angkringan also using social media to adapt the outbreak of covid-19. Lastly, to maintain the quality of the food, the cook should not change so that it does not change in terms of taste
Implications of the School Literacy Movement with Picture Storybook Media Zunidar Zunidar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2575

Abstract

Interest and reading power are latent problems that occur in students and educators. On this basis, a government policy was issued in Permendikbud Number 23 of 2015 concerning the School Literacy Movement (GLS). One of the mandatory efforts is reading 15 minutes of non-lesson books every day (story books or other books). This study aims to analyze the implications of the school literacy movement using picture story books as media. The type of this research is qualitative with literature study method. The research materials and analysis studies are obtained through scientific reference sources, including books, articles, proceedings, theses, theses, and dissertations. These scientific sources are obtained through credible sites, such as Google Scholar, DOAJ, and SINTA. The results of this study indicate that the activities of the school literacy movement through the media of picture story books have a significant impact on students' reading power and interest. This is in terms of increasing students' knowledge insight, motivation to read books in students, and forming active literacy characters in students. The GLS stages include 15 minutes of reading pre-learning picture story books, reading prayers, reading verses of the Koran in short suras, singing the national anthem, and strengthening the teacher for the previous meeting's teaching materials. Thus, students are increasingly moving to get used to and love the world of literacy
Kreativitas Implementasi Media Pembelajaran Aplikasi Google Classroom untuk Siswa Sekolah Dasar Arum Fatayan; Mardita Putri Fauziah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2466

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan sekolah dengan menggunakan aplikasi google classroom. Khususnya di Sekolah Dasar lalu kendala apa dalam implementasinya. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. sumber primer dan sumber sekunder.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pengecekan keabsahaan data menggunakan triangluasi sumber. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa aplikasi Google Classroom didalam pembelajaran khususnya saat masa Pandemi Covid-19 cukup membantu. kendala yang dialami disetiap kelas yaitu adanya kurang komunikasi terhadap siswa dan telatnya dalam pengumpulan tugas sehingga memperambat penilaian, upaya yang dilakukan setiap guru  dengan mengatasi kendala yaitu dengan komunikasi ke siswa, orangtua dan lain-lain yang berperan didalam pembelajaran
Efektivitas Pembelajaran Bingo Matematika ditinjau dari Self Efficacy Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Nova Eliza Silaen; Sri Rafiqoh; Dewi Astuti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2476

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan permainan bingo matematika ditinjau dari Self Efficacy siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Sampel pada penelitian ini adalah kelas VII-1 SMP Negeri 1 Kisaran. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh hasil angket Self Efficacy siswa yaitu 78,8% dengan kategori “efektif” dengan demikian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan permainan bingo matematika ditinjau dari Self Efficacy siswa kelas VII SMP Negeri 1 Kisaran “efektif
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang, dan Manufaktur SMK Erfina Fachrunnisak; Susanti Susanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2620

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan berlakunya kurikulum 2013 revisi dalam proses pembelajaran, guru diharapkan memiliki 8 ketrampilan salah satunya adalah ketrampilan pedagogic. Misalnya, guru mengembangkan suatu media pembelajaran dimana ini bisa diakses dimanapun dan kapanpun sehingga mampu memperlancar proses pembelajaran. Pengadaan riset guna mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis android pada materi jurnal penyesuaian perusahaan jasa. Riset ini dalam proses pengembangannya dengan model ADDIE. Riset ini melalui 4 tahap sebab keterbatasan peneliti. Subjek penelitian yakni 20 siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK NU Kedungtuban. Instrumen penelitian ini adalah angket dan menggunakan penganalisisan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi yakni rata-rata dari ahli materi 91,7505%, ahli media 84,167%, dan respon peserta didik 95,855%. Sehingga dapat disimpulkan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android sangat layak diimplementasikan menjadi media pembelajaran.
Studi Teoretis Model Pembelajaran: 21st Century Learning dan TVET Agariadne Dwinggo Samala; Ambiyar Ambiyar; Nizwardi Jalinus; Ika Parma Dewi; Yose Indarta
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2535

Abstract

Proses belajar adalah suatu aktivitas mental atau psikis dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan dalam pengetahuan pemahaman, keterampilan dan nilai sikap. Model pembelajaran adalah salah satu komponen penting yang menunjang keberhasilan dari proses belajar. Ketepatan dalam memilih model pembelajaran akan berdampak pada keberhasilan belajar serta tercapainya tujuan pembelajaran yang tergambar pada perubahan perilaku positif tertentu. Penelitian ini akan mengkaji mengenai model pembelajaran secara teoritis dan model pembelajaran apa yang paling ideal untuk pendidikan kejuruan atau TVET di abad 21. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan atau library research. Penelitian ini membahas secara konseptual mengenai model pembelajaran lalu dirangkum secara utuh dan lengkap, sehingga dapat dijadikan suatu acuan dalam menimbang pemilihan suatu model pembelajaran yang ideal.
Analisis Framing dalam Pemberitaan Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Pada Media Online Kompas.com dan Tribunnews.com Nindia Nita; Hendra Setiawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2505

Abstract

Kasus kejahatan terhadap manusia seolah tak kunjung menemukan angin segar. Isu tersebut semakin hari kian bertambah terutama dalam pemberitaan di media massa. Tujuan penelitian ini melihat pembingkaian yang dilakukan Kompas.com dan Tribunnews.com dalam memberitakan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan paradigma kualitatif serta mengaplikasikan konsep pembingkaian Zhongdang Pan dan M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com dan Tribunnews.com memilih isu yang sama dalam memberitakan sebuah informasi, namun keduanya membingkai kasus tersebut dengan gaya ungkap yang berbeda. Kompas.com cenderung menonjolkan tersangka, sedangkan Tribunnews.com lebih menonjolkan saksi. Keduanya sama-sama menggunakan bahasa yang ringan, sehingga pembaca lebih mudah memahami isi berita. Serta sama-sama memiliki kelengkapan struktur baik dari segi sintaksis, tematik, skrip, maupun retoris. Tetapi Tribunnews.com lebih lengkap memberitakan informasi dibandingkan Kompas.com yaitu Tribunnews.com tak hanya menginformasikan pokok permasalahan namun juga menjelaskan kronologi kasus pembunuhan secara mendetail. Hal ini memperlihatkan bahwa kedua media tersebut memiliki gaya ungkap dan cara pembingkaian yang berbeda dalam mengkonstruksi sebuah berita, Pemanfaatan hasil analisis dapat dijadikan sebagai salah satu bahan ajar yang mendukung pembelajaran berita sehingga peserta didik dapat saling mencintai antar umat manusia
Strategi dalam Membangun Nilai Karakter Cinta Tanah Air Mahasiswa melalui Pembelajaran PKn Berbasis HOTS Norma Juainah; Ermanovida Ermanovida; Umi Chotimah; Kurnisar Kurnisar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2653

Abstract

Tujuan artikel ini adalah untuk memberikan alternatif strategi yang tepat dalam membangun nilai karakter cinta tanah air mahasiswa melalui pembelajaran PKn berbasis HOTS. Artikel ini disusun dengan objeknya yaitu salah satu kelas Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan di UPT MPK Universitas Sriwijaya dengan jumlah 47 peserta. Disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode penelitian studi kasus dengan teori strategi role model yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi membangun nilai karakter cinta tanah air melalui pembelajaran pendidikan kewarganegaraan berbasis HOTS. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik triangulasi data yaitu melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan melalui pembelajaran PKn berbasis HOTS yang dilakukan, adapun karakter cinta tanah air yang terlihat seperti kecintaan terhadap bangsa Indonesia yang terbukti melalui pengunaan batik pada saat pembelajaran, mahasiswa yang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar selama proses belajar, menunjukkan adanya rasa persatuan dan kesatuan dalam diri dengan saling menghormati satu sama lain, dan menunjukkan semangat kebersamaan pada saat kerja kelompok.
Social Media As Support Career Guidance Services Tresna Fujie Latifah; Agus Supriyanto; Bambang Suprihatin; Shopyan Jepri Kurniawan
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2473

Abstract

Guidance and counselling teachers need to understand and be skilled in technology, especially understanding and implementing social media in the current era of disruption. Social media as a means of supporting the implementation of career guidance services. This article is to obtain the stages of career guidance with social media as a service support media. The research method uses literature studies to design social media models in career guidance, using national and international journals and scientific articles. Career guidance in schools has the function of introducing, knowing interests, helping make decisions, and adjusting to the world of work. Interactive media in career guidance services is a multimedia-based service. The function of social media for students is to expand social interaction as an unlimited information field and as a means of directed information. Career guidance needs an active role from guidance and counselling teachers for students. The critical part of school career guidance is to establish themselves and realize meaningful career decisions. Guidance and counselling teachers can apply social media as interactive media in school career guidance services.

Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 1 (2026): In Press Vol 7, No 6 (2025): Desember Vol 7, No 5 (2025): Oktober Vol 7, No 4 (2025): Agustus Vol 7, No 2 (2025): In Press Vol 7, No 1 (2025): February Vol 6, No 6 (2024): December Vol 6, No 5 (2024) Vol 6, No 4 (2024) Vol 6, No 3 (2024) Vol 6, No 2 (2024): In Press Vol 6, No 2 (2024) Vol 6, No 1 (2024) Vol 5, No 6 (2023): December Vol 5, No 6 (2023) Vol 5, No 5 (2023) Vol 5, No 5 (2023): October Vol 5, No 4 (2023) Vol 5, No 4 (2023): August Vol 5, No 3 (2023) Vol 5, No 3 (2023): June Vol 5, No 2 (2023) Vol 5, No 2 (2023): April Vol 5, No 1 (2023) Vol 5, No 1 (2023): February Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346 Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400 Vol 4, No 3 (2022): June Pages 3201-5000 Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200 Vol 4, No 1 (2022): February Pages 1-1600 Vol 4, No 6 (2022): December 2022 Vol 4, No 6 (2022) Vol 4, No 5 (2022) Vol 4, No 4 (2022) Vol 4, No 3 (2022) Vol 4, No 2 (2022) Vol 4, No 1 (2022) Vol 3, No 6 (2021): December Pages 3500-5500 Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500 Vol 3, No 4 (2021): August Pages 1101-2382 Vol 3, No 3 (2021): June Pages 631-1091 Vol 3, No 2 (2021): April Pages 250-630 Vol 3, No 1 (2021): February, Pages 1-260 Vol 3, No 6 (2021) Vol 3, No 5 (2021) Vol 3, No 4 (2021) Vol 3, No 3 (2021) Vol 3, No 2 (2021) Vol 3, No 1 (2021) Vol 2, No 3 (2020): December, Pages 215-250 Vol 2, No 2 (2020): August, Pages 113-214 Vol 2, No 1 (2020): April, Pages 1-112 Vol 2, No 2 (2020) Vol 2, No 1 (2020) Vol 1, No 3 (2019): December Pages 97- 137 Vol 1, No 2 (2019): August Pages 56-96 Vol 1, No 1 (2019): April, Pages 1-55 Vol 1, No 3 (2019) Vol 1, No 2 (2019) Vol 1, No 1 (2019) More Issue