EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN
Fokus dan scope Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pndidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis kebijakan pendidikan, pengelolaan pendidikan, analisis kepemimpinan dan penelitian-penelitian lainnya di bidang praktis pendidikan.
Articles
2,458 Documents
The Implementation of Asynchronous learning in University during the Covid-19: What Do Students Think?
Selviana Napitupulu
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3974
This study sought to understand students' perceptions on asynchronous learning implementations (Camtasia Studio and Google-Classroom) during Covid-19, to identify the benefits and drawbacks of these tools, and to assess how much students trusted this type of learning when it was used in a rural setting. 45 respondents from the English Education Study Program made up the study's subject. It happened in the second, fourth, sixth, and eighth semesters. This study used a qualitative descriptive design. The data was gathered via a questionnaire, open-ended questions, and interviews. The study's findings suggested that these platforms had encountered a number of difficulties. Limited internet connectivity, according to more than half of respondents, was one of the biggest obstacles to implementing asynchronous learning (Camtasia Studio and Google Classroom apps). Despite some limitations in their online course, Camtasia Studio and Google Classroom offer greater benefits. Many of the respondents thought that their advantages outweighed their limitations. The majority of respondents believed that it helped EFL students improve their language learning, particularly in their writing abilities, and that it might also help students' ICT skills.
Teachers' Performance Improvement Planning and Learning Optimization
Amiruddin Siahaan;
Makmur Syukri;
Hendriyal Hendriyal;
Azhar Azhar
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3728
Improving teacher performance is the upstream of the success of the learning process, and outstanding students are downstream of the process. This study aims to describe planning for improving teacher performance and optimizing learning. This type of research belongs to the category of qualitative approach with literature study method. Study analysis materials and data sources were obtained from internet-based searches with credible pages, such as Google Scholar, DOAJ, Moraref, and SINTA. The data materials in question include books, scientific articles, proceedings, and student final assignments. Furthermore, the validity or validity of the data is checked using data materials (scientific). The results of this study indicate that planning for improving teacher performance and optimizing learning through the stages of greedy organization, work intensification, performativity, and understanding organizational strengths.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Aplikasi Quizizz untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar Tema 9
Yuliana Yuliana;
Adi Winanto
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4092
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa Tema 9 Kelas IV SDN Krandon Lor 02 Semester 2 Tahun 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart, setiap siklus terdiri dari tiga langkah yaitu perencanaan, tindakan dan observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan pertanyaan. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan proporsi kerjasama dan hasil belajar pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan aplikasi Quizizz dapat meningkatkan kerjasama dan hasil belajar siswa Kelas IV Tema 9 di SDN Krandon Lor 02 Semester 2 Tahun 2021/2022. Hal ini terlihat pada peningkatan kerjasama siswa dengan kelompok pada setiap pertemuannya, siklus I 66% dan siklus II mencapai 97% dan hasil belajar siswa yang tuntas pada siklus I ada 4 siswa yang tuntas atau 50%, sedangkan siklus II berjumlah Ada ada 6 siswa yang tuntas atau 75%. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Kreativitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Mind Mapping pada Mata Pelajaran IPS pada tingkat SMP
Rahmiati Syaf;
Husain AS;
Nurdin Nurdin
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3195
Kreativitas siswa dan hasil belajar pada pembelajaran IPS dapat dikatakan berhasil dan sukses apabila pelaksanaannya mengunakan model pembelajaran yang bervariasi secara efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran mind mapping pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 4 Pangkajene. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (action reseach) Kimis & Mc Tagrt. Subyek berjumlah 25 orang siswa. Prosedur pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi kemudian dianalisis mengunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kreativitas siswa mengalami peningkatan. Terlihat dari tingkat kreativitas belajar siswa secara klasikal sudah pada kategori sangat kreatif pada akhir siklus, 2) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Terlihat dari hasil tes belajar siswa dari tiap siklusnya yang mengalami peningkatan dan ketuntasan belajar secara klasikal sudah mencapai lebih dari 70% keseluruhan siswa mencapai nilai ≥ 80. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kreativitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VII SMP Negeri 4 Pangkajene meningkat melalui penerapan model pembelajaran mind mapping.
Penanaman Nilai Pendidikan Karakter melalui Lagu Anak-Anak pada Siswa Sekolah Dasar
Ronald Candra
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4059
Penelitian berangkat dari fenomena pada jenjang Sekolah Dasar dimana usia ini sangat rentan dalam meniru hal negatif. Kecenderungan yang muncul lebih ke arah pola perilaku dan fikir anak seperti krisis moral, kedisiplinan, kejujuran, sampai kearah kurang perduli terhadap lingkungan sekitar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah Penanaman Nilai Pendidikan Karakter Melalui Lagu Anak-Anak Pada Siswa Sekolah Dasar. Guna mendekati masalah digunakan teori Etnomukologi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data didapatkan melalui studi pustaka seperti jurnal serta artikel-artikel ilmiah yang dianalisis secara komprehensif dan empiris. Kajian ini menyimpulkan bahwa penanaman nilai pendidikan karakter dilakukan melalui tujuh tahapan yakni (orientasi, presentasi & demonstrasi, latihan terstruktur, latihan terbimbing, latihan mandiri, sampai tahap evaluasi). Berdasarkan tahapan yang dilakukan nilai karakter dari siswa yang muncul adalah (1) nilai cinta tanah air yang terlihat pada antusias siswa dalam menghafalkan lagu-lagu daerah seperti naik-naik kepuncak gunung, (2) nilai peduli lingkungan terdapat pada lirik lagu yang digunakan sebagai materi pembelajaran, (3) serta nilai komunikatif antar sesama teman terlihat pada interaksi antar siswa dengan guru, guru dengan siswa atau sesama siswa saat proses pembelajaran dilakukan
Pengembangan E-LKPD Berbantuan Augmented Reality Terintegrasi Nilai Keislaman pada Materi Larutan Elektrolit
Mimi Herman;
Elvy Rahmi Mawarnis;
Dalia Ramadhani;
Hidayat Herman
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3944
Salah satu cara pengintegrasian nilai-nilai religiulitas dalam proses pembelajaran kimia adalah mengembangkan media pembelajaran yang memuat konsep-konsep kimia terintegrasi dengan ayat-ayat Al-Quran untuk menghindari pengdikotomian antara sains dan agama.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan E-LKPD berbantuan Augmented Reality terintegrasi nilai keislaman pada materi larutan elektrolit untuk SMA/MA yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan Research dan Development dengan model define, design, develop dan deseminate. Instrumen pengumpulan data adalah pedoman wawancara, lembar validasi dan angket praktikalitas. Hasil validitas isi menunjukkam nilai 88,1% dengan kriteria sangat valid, hasil validitas integrasi menunjukkan nilai 93,8% dengan kriteria sangat valid dan hasil praktikalitas E-LKPD yaitu 88,0% dengan kriteria sangat praktis. Kesimpulan penelitian ini adalah E-LKPD LKPD berbantuan Augmented Reality terintegrasi nilai keislaman pada materi larutan elektrolit untuk SMA/MA dinyatakan layak dengan kategori sangat valid dan praktis untuk ditindak lanjuti untuk diuji cobakan secara terbatas.
Educating Through Social Media: A Communication Strategy in Instilling Unity Value
Puri Bestari Mardani;
Maria Febiana Christanti
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i6.4213
Kalijodo's transformation into a Green Open Space and Child-Friendly Integrated Public Space drew many people from outside the community, including immigrants who settled and became new residents. Conflicts arise as a result of cultural differences between old and new residents. The community organization that manages the Kalijodo area tries to educate residents about the value of unity by creating a unifying song distributed via social media, YouTube; this is interesting for further research. This study focuses on the communication strategy used by the community organization in charge of Kalijodo to bring its citizens together. This study employs Paul A Argenti's (2013) communication strategy framework as a foundation for developing a communication strategy capable of instilling trust. According to Kalijodo's video clips and in-depth interviews, the message delivery strategy via Youtube is easily accessible to all residents, and the person conveying the message (the Kalijodo regional head) causes the residents to respond positively to the message conveyed. The communication strategy for educating Kalijodo residents on the value of unity has yielded visible results in the creation of a harmonious life between old and new Kalijodo residents.
Penggunaan Literasi Digital di Madrasah Aliyah Negeri
Moh. Yamin;
Supiana Supiana;
Qiqi Yuliati Zaqiah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 4 (2022): August Pages 5501-6400
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i4.3701
Mengkaji literasi perlu melibatkan banyak sumber daya, seperti sumber daya manusia, sumber daya dari segi sarana (teknologi) dan sumber daya dari segi keuangan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan secara empiris tata kelola penggunaan literasi digital dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan teknologi pendidikan literasi di MAN 1 dan 2 Kota Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dan analisis deskriptif. Data yang dikumpulkan melalui kegiatan dokumentasi, wawancara dan observasi. Aktivitas literasi digital bisa berbentuk perlombaan menulis cerpen atau pelatihan public speaking bagi siswa/santri. Pengembangan digital literasi dilaksanakan dengan mengkaji sumber dari buku pelajaran, buku fiksi, majalah, koran, media di internet, ensiklopedia, dan sebagainya. Evaluasi dilakukan tertulis dan lisan, baik harian, mingguan, bulanan dan tahunan. Penelitian memberikan hasil bahwa tata kelola penggunaan teknologi pendidikan literasi di MAN 1 dan 2 Kota Tasikmalaya semuanya termuat dalam rencana strategis jangka panjang Madrasah. Aspek internal yang mempengaruhi pada pelaksanaan penggunaan literasi digital adalah minimnya biaya operasional (penghambat). Aspek eksternal yang menghambat pelaksanaan pendidikan literasi yaitu kurangnya perhatian stakeholder dalam memfasilitasi madrasah dalam meningkatkan sumber daya literasi digital.
Implementasi Filosofi Pendidikan Islam Dalam Strategi Pengembangan Budaya Beragama di MTs Ar Royan
Usiono Usiono;
Nursalimah Nursalimah;
Maisaroh Ritonga
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3704
Pada saat ini banyak lembaga pendidikan formal yang mengutamakan nilai-nilai agama dan menyeimbangkannya dengan materi yang diperlukan. Pendidikan Islam pada dasarnya adalah konsep pemikiran tentang pendidikan yang berlandaskan ajaran Islam, tentang hakikat kemampuan manusia untuk dipupuk dan dikembangkan serta dibimbing untuk menjadi pribadi muslim yang didasarkan pada ajaran Islam, maka falsafah pendidikan Islam pada dasarnya merupakan konsep pemikiran tentang pendidikan yang berlandaskan ajaran Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana filsafat pendidikan Islam digunakan di sekolah-sekolah dan bagaimana budaya beragama muncul di sana. Tujuannya memberikan gambaran tentang rencana pengembangan budaya keagamaan, terutama pada MTs Ar Royan Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu sebagai tempat penelitian ini dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode empiris dengan data lapangan sebagai sumber utama. Hasil penelitian menunjukkan MTS Ar Royan mampu menerapkan strategi pengembangan budaya keagamaan melalui pemanfaatan tiga pendekatan yang berbeda, yaitu pendekatan pembiasaan, di mana MTS Ar Royan terbiasa Shalat Dhuha secara berjemaah; pendekatan keteladanan, di mana guru memberikan teladan bagi murid-muridnya; dan pendekatan internalisasi nilai-nilai, di mana prinsip-prinsip agama diinternalisasikan ke dalam pembelajaran.
Dampak Covid-19 Terhadap Pembelajaran: Hambatan dan Solusi Selama Pembelajaran Daring
Abroto Abroto;
Ikhtiati Ikhtiati;
Aninditya Sri Nugraheni;
Ririn Astuti;
Siti Aisyah;
Siti Rahma Jalilah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 5 (2022): October Pages 6401-7346
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/edukatif.v4i5.3136
Kebijakan pamerintah tentang lock down ini berlaku bagi seluruh ka langan masyarakat yang ada diindonesia termasuk juga sektor pendidikan sehingga pembelajaran harus dilakukan secara daring peraturan ini berlaku bagi setiap institusi dan lembaga Pendidikan di seluruh Indonesia. Namun dalam pelaksanaan perkuliahan daring berjalan tidak semulus yang diharapkan karena terkendala sama jaringan dan banyak mahasiswa yang berada di pedesaan dimana kualitas jaringan internetnya masih tidak stabil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pendapat mahasiswa terhadap pembelajaran online, kelebihan dalam pembelajaran daring serta untuk mengetahui apa saja kendala yang dialami selama dilakukannya pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang sifatnya fenomenologis untuk dapat menjawab bagaimana dan mengapa peristiwa itu terjadi. Data yang dikumpulkan diperoleh dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sememntara analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu Reduksi Data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, dampak yang dialami oleh mahasiswa dan dosen selama masa covid-19 yaitu perubahan cara belajar dari tatap muka menjadi daring. Kedua, hambatan yang dialami mahasiswa saat menjalankan kuliah daring sering sekali mengalami kendala terhadap jaringan internet yang tidak stabil sehingga mengganggu jalanya perkuliahan. Ketiga, mahasiswa merasa perkuliahan kurang maksimal karena merasa tidak efektif dengan kendala yang dialami. Keempat, terlepas dari semua kendala dalam kegiatan belajar terdapat juga hal positif dengan adanya pembelajaran daring ini yaitu para dosen dan mahasiswa memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar lebih banyak tentang teknologi yang mendukung kemajuan dalam perkuliahan dengan memanfaatkan teknologi yang ada tanpa di batasi oleh ruang dan waktu