cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025" : 12 Documents clear
The Potential of Jambu Keling (Syzigium Cumini) Leaves as A Candidate for Hypertension Herbal Therapy: A Review Rahmaddiansyah, Refa; Kurniawan, Faishal Arif; Amriza, Muhammad Zidan; Rita, Rauza Sukma
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p71-77.2025

Abstract

Hypertension or elevated blood pressure is a serious medical condition that significantly increases the risks of heart, brain, kidney, and other diseases. The number of adults with hypertension increased day by day. Certain health conditions, such as diabetes and obesity, can also increase the risk of developing hypertension. The treatment of hypertension is lifestyle changes and medication. Patient with hypertension usually does not take their medication due to its side effects and expensive cost. Herbal therapy is very much developed lately, due to its low price, abundant availability in nature, and minimum side effects. The objective of this study is to find out the potential of Syzigium cumini leaves as a candidate for hypertension herbal therapy. This research is a literature review study using secondary data from related research. Syzigium cumini leaves contain flavonoids and/or triterpenes that exert antihypertensive effects through the combination of the vasodilatory and antioxidant activities of these classes of compounds. Syzygium cumini leaves reduce the blood pressure and heart rate of spontaneously hypertensive rats in some in vivo and in vitro studies. This antihypertensive effect is probably due to the inhibition of arterial tone by the blockade of extracellular Ca2+ influx. Keywords: Syzygium cumini, Hypertension, Herbal therapy.
Analisis Ekspresi Protein c-Fos pada Cell Line Kanker Payudara Elliyanti, Aisyah
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p1-12.2025

Abstract

Tujuan: Untuk menganalisis ekspresi protein c-Fos pada cell line kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni menggunakan metode imunositofluoresens untuk melihat jumlah intensitas ekspresi protein c-Fos dengan sampel penelitian adalah cell line MCF-7 mewakili kanker payudara subtipe luminal A, cell line SKBR3 mewakili kanker payudara subtipe HER2+, dan cell line HaCat mewakili sel normal. Ekspresi protein c-Fos diinduksi dengan EGF 50 ng/mL, ATP 100µM dan gabungan ATP+EGF selama 45 menit. Perhitungan intensitas protein c-Fos menggunakan aplikasi imageJ. Hasil penelitian ekspresi c-Fos dianalisis menggunakan uji oneway anova  apabila p<0.05 dianggap berbeda secara signifikan. Hasil: Ekspresi protein c-Fos pada cell line yang diberi perlakuan ATP dan EGF meningkat dibandingkan kontrol. Peningkatan intensitas protein c-Fos terdapat pada ketiga jenis cell line. Tidak terdapat perbedaan bermakna pada ketiga jenis sel berdasarkan jenis induksi (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian ATP, EGF dan kombinasi ATP+EGF meningkatkan intensitas protein c-Fos pada cell line kanker payudara tipe MCF-7 dan SKBR3.
Hubungan Dosis Radiasi Sinar X Terhadap Parameter Hematologi Pada Pekerja Radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang Putri, Andina Ayu; Efrida; Syofiati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p29-36.2025

Abstract

Tujuan : Menganalisis hubungan paparan dosis radiasi sinar X dengan parameter hematologi pekerja radiasi. Metode : Penelitian potong lintang pada 57 subjek pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Maret 2022 hingga Maret 2023. Data dosis radiasi sinar X didapatkan dari hasil pengukuran TLD Badge di Instalasi Radiologi. Data parameter hematologi didapatkan dari MCU dan LIS. Data dianalisis menggunakan uji korelasi pearson (p<0,05). Hasil : Subjek penelitian terbanyak adalah perempuan (56,14%) dengan rerata usia 34,67 (9,95) tahun dan rerata masa kerja >5 tahun (52,63%). Rerata dosis radiasi 2,20 mSv, rerata kadar hemoglobin 13,82 g/dL, rerata nilai hematokrit 41,75%, rerata jumlah eritrosit 4,85 106/μL, rerata jumlah leukosit 7,04 103/μL, dan rerata jumlah trombosit 291,02 103/μL. Korelasi dosis radiasi sinar X dengan hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, dan trombosit berturut-turut adalah (r=-0,109; p=0,422), (r=-0,121; p=0,260), (r=-0,118; p=0,383), (r=-0,141; p=0,295), dan (r=0,153; p=0,257). Kesimpulan : Terdapat korelasi negatif sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara dosis radiasi sinar X dengan parameter hematologi. Saran dilakukan penelitian kohort dengan analisis berdasarkan kelompok usia.   
Kebutuhan Spiritual Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Zahara, Safira; Nurhidayah, Irfanita; Fikriyanti, Fikriyanti
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p46-54.2025

Abstract

Tujuan: Mengetahui kebutuhan spiritual pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif, cara pengumpulan data dilakukan dengan membagikan kuesioner Spiritual Needs Questionnaire (SpNQ) yang terdiri dari 19 pertanyaan yang diberikan kepada  pasien. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Instalasi Dialisis Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dengan teknik pengambilan sampel consecutive sampling pada 165 pasien. Hasil: Didapatkan bahwa pasien membutuhkan kebutuhan spiritual dari yang tertinggi meliputi kebutuhan beragama (95,2%), kebutuhan memberi (92,7%), kebutuhan kedamaian (92,1%), dan kebutuhan makna keberadaan (87,9%). Kesimpulan: Penelitian ini menujukkan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa sangat membutuhkan kebutuhan spiritual. Diharapkan penelitian ini mampu membantu tenaga kesehatan dalam memenuhi kebutuhan spiritual pasien. 
Peran dokter spesialis anak dalam koordinasi lintas sektoral saat bencana Anugrah, Diyas
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p78-87.2025

Abstract

Bencana adalah peristiwa yang mengancam kehidupan masyarakat dan dapat menimbulkan korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta dan dampak psikologis. Bayi dan anak merupakan kelompok rentan menjadi korban bencana. Dokter spesialis anak berperan sebagai tokoh pemberi pelayanan kesehatan dalam koordinasi lintas sektoral sebagai pendidik dan perlindungan sosial pada anak saat bencana. Mengetahui dan memahami peran dokter spesialis anak dalam koordinasi lintas sektoral saat bencana. Studi kepustakaan yang merujuk pada berbagai literatur dan pengalaman penulis di lapangan saat terjadinya bencana gempa bumi di Pasaman. Dokter spesialis anak dalam penanggulangan bencana dengan bekerja sama dengan IDAI, IDI, Dinas kesehatan, BPBD, Puskesmas, Pejabat setempat, Aparat terkait dan wali nagari. Kegiatan yang dilakukan oleh dokter anak yaitu terlibat dalam kajian cepat yang dikoordinasi oleh Pusdalops BPBD, membantu kelancaran proses pelayanan rumah sakit dan puskesmas, melakukan triase dan trauma healing, melakukan pemulihan pasca bencana, pengendalian penyakit menular, rehabilitas fisik dan mental akibat stress pasca bencana. Peranan dokter spesialis anak dalam penanggulangan bencana dengan bekerja sama dengan IDAI, IDI, Dinas kesehatan, BPBD, Puskesmas, Pejabat setempat, Aparat terkait dan wali nagari. Koordinasi lintas sektoral ini dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kerjasama berbagai organisasi untuk menghadapi masalah kesehatan karena kedaruratan bencana. 
Uji Organoleptik dan Zat Gizi Formula Bareh Randang dengan Penambahan Dadih Terhadap Penurunan Hiperkolesterolemia Asrya, Lastrie; Diana, Fivi Melva; Agus, Zulkarnain
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p13-28.2025

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui uji organoleptik dan kandungan zat gizi formula bareh randang dengan penambahan dadih terhadap penurunan hiperkolesterolemia. Metode: Jenis penelitian ini eksperimen dengan melakukan percobaan langsung menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf penambahan dadih yaitu 0 gr, 15 gr, 25 gr dan 35 gr per satu formula adonan yang dilakukan dengan dua kali pengulangan. Uji organoleptik dilakukan oleh 25 orang panelis. Data dianalisis dengan uji kruskal wallis dan Uji lanjut mann whitney. Uji laboratorium dilakukan uji kandungan zat gizi proksimat dan uji BAL. Hasil : Berdasarkan uji organoleptik formula terbaik didapatkan dengan penambahan dadih 25 gr. Dari hasil uji kruskal wallis menunjukkan adanya perbedaan nyata p<0,05 terhadap warna, rasa dan teksture sedangkan pada aroma tidak terdapat perbedaan nyata P>0,05. Dari pengujian kandungan BAL ditemukan bahwa pada produk bareh randang mengandung BAL 108CFU/g yang bermanfaat sebagai makanan probiotik. Kesimpulan: Dalam pembuatan produk bareh randang sebaiknya menggunakan penambahan dadih 25 gram.Kata kunci: hiperkolesterolemia; dadih; bareh randang; organoleptik; zat gizi
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Antioksidan Terhadap Kadar Malondialdehyde Pada Tikus Model Hiperglikemia Sari, Asti Marian; Yerizel, Eti -; karmia, Hudila Rifa
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p63-70.2025

Abstract

Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberiak ekstrak Moringa Oleifera terhadap kadar malondialdehyde pada tikus wistar model hiperglikemia. Metode: Penelitian ini melibatkan 20 ekor tikus strain wistar betina yang berumur 8-12 minggu dengan bobot 200-250 gram yang memenuhi kriteria inklusi maupun ekslusi. Tikus dibagi menjadi kelompok empat, yaitu Kelompok kontrol negatif (K-), Kontrol positif (K+), Perlakuan 1 (P1) dan Perlakuan 2 (P2). Kelompok P1 hanya diberikan makan dan minum standar saja, tanpa perlakuan. Kelompok K+ diinjeksi aloksan secara Intraperotoneal dengan dosis 100 mg/kgBB sehingga tikus menjadi hiperglikemia, P1 diberi injeksi aloksan menjadi hiperglikemia dan diberikan ekstrak moringa oleifera dengan dosis 250 mg/kgBB dan P2 injeksi aloksan menjadi hiperglikemia dan diberikan ekstrak moringa oleifera dengan dosis 500 mg/ kgBB selama 21 hari, Pada hari ke-22 semua kelompok diambil darah untuk dilakukan pemeriksaan kadar malondialdehyde. Hasil: Rerata kadar malondialdehid pada K-, K+, P1 dan P2 berturut-turut, yaitu 1,81±0,06 nmol/mL, 3,81±0,24 nmol/mL, 2,55±0,30 nmol/ mL, 2,09±0,21 nmol/mL, dengan nilai p=0,01. Kesimpulan : Pemberian ekstrak moringa oleifera sebagai antioksidan berpengaruh terhadap penurunan kadar malondialdehid
Case Report of Esophageal Food Impaction in Partially Edentulous Patient Diflayzer, Diflayzer
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p88-98.2025

Abstract

Introduction: Esophageal food impactionis a medical ailment characterised by the obstruction of the oesophagus due to food becoming stuck. Loss of teeth can lead to food impaction, which lowers the ability to chew and create a bolus. This can cause bigger food particles that interfere with swallowing. Objective: Understanding diagnosis dan management of Esophageal Food Impaction in which partially Edentulous as risk factor.  Case Report: A 60-year-old man came with complaints of having difficulty in swallowing since 3 days before admission. There was history of feeling something stuck in his throat after swallowing a chunk of meat. Oral cavity examination revealed missing 21 of teeth. There was standing secretion in pyriform sinus. The patient was managed with diagnostic and therapeutic esophagoscopy with diagnosis of impaction of "meat" food in the esophagus. A chunk of meat was removed at the level of 18 cm away from upper incisor. After removal, difficulty of swallowing was improved. Conclusion: Food bolus impaction “meat” can be successfully removed using rigid esophagoscopy without any complications. There was significant improvement in symptoms after removal of food impaction. Loss of teeth is a risk factor for food impaction in this case. 
Exploring the Link Between Oxidative Stress Reduction and Liver Function Improvement in Jaundiced Rats with Lactococcus lactis D4 Suchitra, Avit; Alvarino; Darwin, Eryati; Harnavi Harun, Harnavi Harun; Rivai, M. iqbal; Anami, Hannan Khairu; Putri, Reza Yuneri; Hemilton, Suci Berlian
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p55-62.2025

Abstract

Objective: To explore the correlation between the reduction of oxidative stress and liver enzyme function in rats with obstructive jaundice, using malondialdehyde (MDA) levels as a biochemical marker, and its impact on serum glutamic oxaloacetic transaminase (SGOT) levels; Method: This experimental study used a post-test only randomized control group design in three groups of Rattus norvegicus strain Wistar rats with an obstructive jaundice model. The rats underwent biliary duct ligation and received Lactococcus lactis D4 starter fermented milk for 7 days. Oxidative stress was assessed by measuring MDA levels and Liver function was assessed by measuring levels of SGOT ; Result: The correlation analysis show an r-value of 0.886 revealed that there a very strong positive correlation between MDA and SGOT levels after LLD4 administration; Conclusion: Lactococcus lactis D4 starter fermented milk can improve liver function, indicated by decreased MDA levels and SGOT  levels in experimental animals.
Facial Nerve Paresis in Ramsay Hunt Syndrome mince, iltania
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p99-108.2025

Abstract

Introduction: Ramsay Hunt syndrome (SRH) is known as otic herpes zoster or geniculate ganglion herpes zoster, which is a late complication of Varicella-Zoster Virus (VZV) infection, which causes inflammation of the geniculate ganglion of cranial nerve VII. The SRH triad is ipsilateral facial paralysis, otalgia, and vesicular rash. Case Report:28 year old man with complaints of slanted face since 5 days ago. Right ear pain occurred 2 weeks ago, 1 day later a fluid-filled nodule appeared on the right earlobe and right cheek. On physical examination, yellowish crusts were found on the right side of the face, the auris dextra showed erythema and crusting in the turbinate and antihelix regions. In the Schirmer test the ratio of right and left tears is > 50%, the acoustic reflex is right (-) left (+). The patient was diagnosed with House-Brackmann grade III peripheral facial nerve paresis, good motor function 70% at the level of the geniculate ganglion et causaRamsay Hunt syndrome. Patients are given antiviral therapy, high doses of corticosteroids tapering offand physiotherapy. Conclusion: Management of patients with Ramsay Hunt syndrome by administering antivirals, high doses of corticosteroids, physiotherapy and rehabilitation.Keywords: ramsay hunt syndrome, varicella zoster virus, herpes zoster oticus

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue