cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Preface and ToC - Vol 42, No 3 (2019) Redaksi MKA
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.742 KB)

Abstract

Hubungan gangguan pendengaran dengan penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut Ade Asyari; Hendra Permana; Al Hafiz; Rossy Rosalinda
Majalah Kedokteran Andalas Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.57 KB) | DOI: 10.25077/mka.v43.i1.p8-14.2020

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan antara gangguan pendengaran dengan penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut. Metode: Menggunakan metode studi potong lintang pada kelompok usia lanjut yang menghuni panti sosial Tresna Werdha Kasih Sayang Ibu di Batusangkar dari bulan Juli sampai September 2017. Terdapat 38 orang usia lanjut lebih dari 60 tahun yang masing-masingnya dilakukan pemeriksaan fungsi kognitif dengan Mini Mental State Examination (MMSE) dan pemeriksaan fungsi pendengaran dengan Oto Acoustic Emission (OAE). Data kemudian dianalisis dengan Fisher Exact Test dimana nilai p<0,05 dianggap bermakna. Hasil: Didapatkan median umur 71 tahun (60-86 tahun), jenis kelamin laki-laki sebanyak 76,3%, fungsi kognitif terganggu sebanyak 68,4% dan pendengaran terganggu sebanyak 68,4%. Simpulan: Terdapat hubungan antara gangguan pendengaran dengan fungsi kognitif pada usia lanjut. 
Preface and ToC - Vol 41, No 3 (2018) Redaksi MKA
Majalah Kedokteran Andalas Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.354 KB)

Abstract

Potensi kopi sebagai zat gizi fungsional untuk kesehatan kardiovaskuler Asa Mutra Ma’isya; Farina Angelia; Geo Ghazali Gusman; Lihayati Lihayati; Mhd. Al Zaref; Nadiah Mardhatillah Defani; Suci Rahmawati Annabawi; Suhanda Saputra; Syihabuddin Hasan Kholili; Pretty Shinta Amalia; Yusticia Katar; Cimi Ilmiawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.641 KB) | DOI: 10.25077/mka.v43.i1.p47-56.2020

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui efek konsumsi kopi sebagai zat gizi fungsional bagi kesehatan kardiovaskuler dengan memperhatikan kandungan zat aktif, jumlah konsumsi kopi dan cara pengolahan yang dianjurkan. Metode: Dilakukan penelusuran artikel yang relevan pada basis data PubMed dan Google Scholar selama 10 tahun terakhir. Hasil: Kopi memiliki banyak kandungan zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan dalam biji kopi dapat mencegah kejadian penyakit kardiovaskuler melalui beberapa mekanisme, seperti meningkatkan vasodilatasi, mencegah kerusakan endotel, dan mempengaruhi nitrit oksida pada dinding pembuluh darah. Efek positif ini didapatkan dengan cara pengolahan dan  dosis yang sesuai. Pengolahan dengan teknik filter dan dosis konsumsi dalam jumlah sedang dapat memberikan efek yang baik terhadap kesehatan kardiovaskuler. Beberapa keadaan harus diperhatikan dalam mengonsumsi kopi; pada wanita hamil dan lansia konsumsi kopi harus dibatasi atau dihentikan. Simpulan: Kopi merupakan zat gizi fungsional yang memberikan efek positif terhadap kesehatan kardiovaskuler.
Preface and ToC - Vol 42, No 2 (2019) Redaksi MKA
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.464 KB)

Abstract

Perbandingan efek pemberian ekstrak kunyit dengan ibuprofen terhadap pencegahan pembentukan adhesi pasca penyambungan tendon Diki Julkarnain; Dicky Mulyadi; Fathurachman Fathurachman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.616 KB) | DOI: 10.25077/mka.v43.i1.p15-22.2020

Abstract

Proses penyembuhan cedera pada tendon masih sering kali terganggu dengan kejadian adhesi. Adhesi dari tendon harus dikurangi agar proses penyembuhan tendon dapat kembali ke fungsi maksimal. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi adhesi adalah melalui penekanan proses inflamasi. Tujuan: Untuk melihat perbandingan pemberian ekstrak kunyit dengan ibuprofen terhadap pembentukan adhesi pasca penyambungan tendon achilles kelinci. Metode: Merupakan penelitian laboratorium eksperimental dengan rancang acak sederhana dengan menggunakan 27 ekor kelinci putih jantan (ras New Zealand) yang dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan. Tendon achilles dipotong secara tajam kemudian dijahit kembali, kemudian di-imobilisasi dengan circular cast. Kemudian masing-masing kelompok perlakuan diberikan pemberian ekstrak kunyit, ibuprofen, dan placebo pasca tindakan selama 5 hari. Hasil: Didapatkan adanya perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol (p=0.000), ditemukan kelompok perlakuan mengurangi adhesi lebih baik dibandingkan kelompok kontrol dan ekstrak kunyit lebih baik dibandingkan dengan ibuprofen. Simpulan: Dari penelitian ini, ekstrak kunyit lebih baik dibandingkan ibuprofen dalam pencegahan pembentukan adhesi pasca penyambungan tendon achilles kelinci.
Potensi mikrosfer kombinasi fukoidan dan mirna-200c sebagai inovasi penatalaksanaan kanker payudara kemoresisten Agung Bagus Sista Satyarsa; Sang Ayu Arta Suryantari; Putu Gupta Arya Gumilang; I Gede Putu Supadmanaba; Putu Anda Tusta Adiputra
Majalah Kedokteran Andalas Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2103.142 KB) | DOI: 10.25077/mka.v43.i1.p57-70.2020

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit tidak menular dan juga masalah kesehatan utama di dunia. Berdasarkan data WHO pada 2012, kejadian kanker payudara dilaporkan sebanyak 1,67 juta kasus. Salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas tertinggi pada kanker payudara adalah kemoresisten. Tujuan: Untuk menggambarkan potensi kombinasi mikrosfer fukoidan dan miRNA-200c sebagai terapi untuk kanker payudara kemoresisten. Metode: Dilakukan telaah pada literatur tervalidasi seperti jurnal dan website. Kata kunci yang digunakan yaitu “Fucoidan” dan “Chemoresistant breast cancer and miRNA-200c” pada search engine www.pubmed.com dan scholar.google.com. Dari 77 jurnal yang ditelaah, 55 jurnal ditemukan sesuai dengan topik bahasan dan digunakan sebagai referensi karya ini. Hasil: Kombinasi mikrosfer ini akan membawa sel target spesifik dalam kemoresistensi kanker payudara. Fukoidan sebagai agen pro-apoptosis mempengaruhi banyak sel target (multi-target) untuk menginduksi apoptosis. Sementara itu, ekspresi miRNA-200c menginduksi Mesenchymal Epithelial Transition (MET) dengan menghambat ZEB1, ZEB2 dan TGF-β2 sebagai anti-metastasis pada chemoresistance kanker payudara. Simpulan: Kombinasi mikrosfer fukoidan dan miRNA-200c memiliki potensi yang menjanjikan sebagai pengobatan baru untuk kemoresistensi kanker payudara, karena sifat proapoptotik dan anti metastasis yang manjur. Namun, belum ada penelitian yang mengevaluasi kombinasi ini. Jadi studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi potensi sebenarnya dari kombinasi mikrosfer fukoidan dan miRNA-200c.
Preface and ToC - Vol 42, No 1 (2019) Redaksi MKA
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.979 KB)

Abstract

Hubungan antara intensitas Pruritus Nokturna dengan Kualitas Tidur pada Penderita Skabies Ghani Silahudin; Erma Sulistyaningsih; Heni Fatmawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i1.p1-16.2021

Abstract

Objective: To analyze the relationship between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients. Method: This was an analytic study with cross-sectional design. The subject was recruited by total sampling. Data was analysed using the Spearman correlation test. Result: As many as 160 out of 302 students (53%) were suffering from scabies. Majority of patients were 13 years old, at the 7th grade of school, had a normal Body Mass Index (BMI), had an onset of scabies ≤ 3 months and not in the scabies treatment period in the last 1 month. There were 22 scabies patients matched the inclusion and exclusion criteria. As many as 5 out of 22 patients had mild nocturnal pruritus,10 patients had moderate nocturnal pruritus and 7 patients had severe nocturnal pruritus. There were 13.6% had good sleep quality and 86.4% had poor sleep quality. Analysis using Spearman test showed the value of p=0.65 implicated that there was no significant correlation between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients. Conclusion: There was no relationship between the intensity of nocturnal pruritus and the sleep quality of scabies patients at the Pesantren male dormitory.
PENGARUH EMISI DEBU SEMEN TERHADAP PERMUKAAN OKULAR PADA MASYARAKAT DI SEKITAR PABRIK PT. SEMEN PADANG Muhammad Syauqie
Majalah Kedokteran Andalas Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v43.i2.p112-123.2020

Abstract

Industri semen diketahui menghasilkan polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan yang dapat berupa debu dan memiliki tingkat toksisitas yang paling tinggi dibanding polutan udara lainnya. Paparan debu semen jangka panjang menyebabkan terjadinya inflamasi subklinis kronik yang dapat mempengaruhi transdiferensiasi epitel konyungtiva dan densitas sel goblet yang kemudian dapat menyebabkan timbulnya gejala dry eye syndrome. Penelitian ini berupa analytic cross sectional study pada dua populasi yaitu kelompok terpapar dan tidak terpapar emisi debu pabrik semen. Semua sampel penelitian dari dua populasi menjalani pemeriksaan pH tear film, Schirmer, Ferning dan tear break up time.Terdapat peningkatan nilai pH tear film yang bermakna pada penduduk di kelompok terpapar Terdapat juga penurunan kualitas Ferning yang bermakna pada penduduk di kelompok terpapar yang didominasi tipe III. Sedangkan hasil pemeriksaan Schirmer dan TBUT masih dalam batas normal dan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kedua kelompok. Pada pemeriksaan sitologi impresi pada kelompok terpapar didapatkan densitas sel goblet yang masih dalam batas normal dan juga tidak didapatkan metaplasia pada sel epitel konjungtiva. Terdapat peningkatan rerata nilai pH tear film dan penurunan kualitas lapisan musin tear film yang bermakna pada masyarakat yang terpapar emisi debu semen namun tidak disertai kerusakan permukaan okular dan peningkatan kejadian dry eye yang bermakna.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue