cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Kaidah dasar bioetika dalam pengambilan keputusan klinis yang etis Dedi Afandi
Majalah Kedokteran Andalas Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.346 KB) | DOI: 10.22338/mka.v40.i2.p111-121.2017

Abstract

Kaidah dasar bioetika adalah suatu karakteristik yang unik dari prinsip yang dapat digunakan untuk menganalisis lebih tajam suatu standar, untuk membenarkan peraturan dan dapat menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan klinis yang etis dalam praktik sehari-hari. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk memberi suatu metode dalam proses pengambilan keputusan klinis yang etis bagi dokter. Untuk manfaat kemajuan sains, tinjauan ini telah mengembangkan pemanfaatan kaidah dasar bioetika di bidang medis, terutama hubungan dokter-pasien, profesionalisme serta bioetika medis. Beberapa metode pengambilan keputusan klinis yang etis dibahas dan didiskusikan.  Dengan meningkatkan pemahaman dan pelatihan penggunaan kaidah dasar bioetika dalam kehidupan sehari-hari diharapkan akan mampu menjaga hubungan dokter-pasien secara lebih baik.
Renal tubular asidosis tipe I dengan anemia hemolitik stomatositosis Rizkianto Imannual; Harnavi Harun
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p66-74.2019

Abstract

Renal tubular acidosis (RTA) tipe I adalah sindrom klinik akibat kegagalan pengasaman urine oleh tubuli distal yang ditandai oleh asidosis metabolik, hipokalemia, hiperkloremia, sedangkan anion gap serum dan fungsi glomerulus normal. Anemia stomatositosis adalah tipe anemia hemolitik non-autoimun yang diakibatkan kelainan pada membran eritrosit yang ditandai dengan ditemukannya stomatosit pada gambaran darah tepi. Tujuan: melaporkan kasus RTA tipe I dengan anemia stomatositosis herediter. Kasus: Dilaporkan sebuah kasus, wanita 30 tahun dengan keluhan utama lemah pada keempat anggota gerak sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien juga merasakan sesak nafas, poliuri, polidipsi, pucat, lemah dan letih. Keluhan telah dirasakan berulang sejak 5 tahun yang lalu. Pemeriksaan fisik: pasien sadar, kusmaul, anemis, tetraparesis. Pemeriksaan penunjang: laboratorium Hb 8,8 gr/dL; normositik normokrom dengan sel target (+) sel stomatosit (+); Kalium 1,7 mmol/L; Khlorida 122 mmol/L.  Analisis gas darah: pH 7,05; HCO3- 6,9 mmol/L. Urinalisis: pH urine 6,5; elektrolit urine; kalium 18,2 mmol; TTKG 13; anion gap serum 11,4; anion gap urine 16,2. Diberikan substitusi kalium dan bikarbonat intravena. Pasien mengalami perbaikan gejala setelah di terapi. Simpulan: Perlu diberikan terapi substitusi kalium dan alkali seumur hidup pasien untuk mencegah kekambuhan.
Aktivitas anti jamur ekstrak etanol daun kesum (Polygonum minus Huds.) terhadap jamur Trichophyton mentagrophytes Tanti Melinda; Syarifah NYRS Asseggaf; Mahyarudin Mahyarudin; Diana Natalia
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.865 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p48-56.2019

Abstract

Dermatofitosis merupakan penyakit kulit yang diakibatkan oleh kolonisasi jamur dermatofita yang menyerang jaringan keratin epidermis bagian superfisial seperti kulit, kuku, dan rambut. Salah satu spesies terbanyak penyebab dermatofitosis yaitu Trichophyton mentagrophytes. Tanaman Kesum (Polygonum minus Huds.) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai anti jamur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas anti jamur ekstrak etanol daun Kesum terhadap jamur Trichophyton mentagrophytes, dan mengetahui diameter zona hambat oleh ekstrak etanol daun Kesum terhadap Trichopyton mentagrophytes. Metode: Aktivitas anti jamur diuji dengan metode difusi cakram. Analisis metabolit sekunder ekstrak etanol daun Kesum menggunakan metode kromatografi lapis tipis. Kontrol positif yang digunakan adalah Itrakonazol 8µg, dan kontrol negatif adalah DMSO 10%. Hasil: Ekstrak etanol daun Kesum memiliki aktivitas anti jamur pada konsentrasi 40% dan 80% dengan rata-rata diameter zona hambat 10,125 mm dengan kategori sedang dan 20,625 mm dengan kategori sangat kuat. Hasil skrining fitokimia didapatkan terpenoid, flavonoid, alkaloid, saponin dan fenol. Simpulan: Ekstrak etanol daun Kesum berpotensi sebagai obat anti dermatofita terhadap Trichophyton mentagrophytes.
Hubungan kadar insulin-like growth factor 1 serum maternal dengan berat badan dan panjang badan bayi baru lahir pada ibu hamil KEK Yulia Fatma Nasution; Nur Indrawaty Lipoeto; Yulizawati Yulizawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p19-29.2019

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kadar IGF-1 dengan berat badan dan panjang badan bayi baru lahir pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronik. Metode: Penelitian ini dilakukan dii Puskesmas Belimbing dan Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang pada bulan Oktober sampai Desember 2018. Penelitian ini menggunakan metode analitik korelatif dengan desain potong lintang. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman dengan nilai p<0,05 dianggap bermakna secara statistik. Sampel penelitian sebanyak 40 orang ibu hamil dengan kekurangan energi kronik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar IGF-1 serum maternal dengan berat badan lahir bayi (p=0,001; r=0,493), namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar IGF-1 serum maternal dengan panjang badan lahir bayi (p=0,105; r=0,260). Simpulan: Terdapat hubungan kadar IGF-1 serum maternal dengan berat badan lahir bayi.
PERBEDAAN PERUBAHAN FUNGSI HEMOSTASIS SAAT STABILISASI PREEKLAMSIA BERAT/EKLAMSIA 24 JAM POSTPARTUM Hudila Rifa Karmia; Yusrawati Yusrawati; Hafni Bachtiar
Majalah Kedokteran Andalas Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.66 KB) | DOI: 10.22338/mka.v39.i1.p28-34.2016

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis perbedaan perubahan temuan fungsi hemostasis saat stabilisasi antara preeklamsia berat/eklamsia yang mengalami dan yang tidak mengalami perbaikan 24 jam postpartum. Pada subyek penelitian yaitu wanita preeklamsia berat/eklamsia yang mengalami dan tidak mengalami perbaikan 24 jam postpartum dan memenuhi kriteria inklusi (16 pasien per kelompok) dilakukan pemeriksaan laboratorium fungsi hemostasis di Labor Patologi Klinik RSUP M. Djamil Padang. Perbedaan perubahan temuan fungsi hemostatik pada kedua grup dianalisa dengan menggunakan t-test. Dari penelitian didapatkan perbedaan temuan fungsi hemostasis pada saat stabilisasi antara preeklamsia berat/eklamsia yang mengalami dan yang tidak mengalami perbaikan 24 jam postpartum adalah trombosit 40.000 + 39.653/ml banding -5.250 + 58.915/ml (p=0,016), PT -0,144 + 1,083 detik banding 0,038 + 1,549 detik (p=0,074), APTT -0,275 + 3,938 detik banding 1,55 + 4,99 detik (p=0,260), dan D-dimer 0,319 + 1,34 ug/L banding 0,7125 + 2,018 ug/L (p=0,521). Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan yang bermakna secara statistik kadar trombosit kelompok yang mengalami perbaikan dibandingkan kelompok yang tidak mengalami perbaikan. Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar PT, APTT, dan D-Dimer antara kelompok yang mengalami perbaikan dan kelompok yang tidak mengalami perbaikan.
Peranan microRNA dalam diagnosis dan tata laksana kanker payudara Wirsma Arif Harahap
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.166 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p85-94.2019

Abstract

Epigenetik adalah suatu perubahan ekspresi gen yang dapat diturunkan namun tidak terdapat perubahan sekuen DNA pada gen tersebut. Saat ini diperlukan adanya identifikasi proses epigenetik peranan microRNA dalam diagnosis dan tatalaksana kanker payudara. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran microRNA (miRNA) dalam diagnosis dan tatalaksana kanker payudara. Metode: Penelitian ini merupakan literature review terhadap artikel penelitian yang terpublikasi secara internasional pada database Pubmed/Medline dan Proquest dari tahun 1998-2019. Studi literatur ini disusun berdasarkan panduan Walker dan Avant. Hasil: Peranan miRNA yang dapat menginduksi dan dapat juga mencegah kanker serta peranannya dalam tingkat agresivitas kanker menjadikan mikro molekul dapat dijadikan biomarker untuk deteksi dini dan penilaian agresivitas kanker payudara (KPD). Lepasnya miRNA dari tumor ke dalam sirkulasi darah dapat dijadikan indikator biomarker baik sebagai diagnostik, prognostik, dan prediktif. level ekspresi miRNA juga dapat dijadikan monitor terhadap status tumor, sehingga menjadi catatan penting bahwa pengangkatan primer tumor akan mengurasi jumlah miRNA yang bersirkulasi di dalam darah. Simpulan: miRNA dapat digunakan baik sebagai biomarker pada KPD dan juga sebagai bagian dari terapi KPD.
Korelasi plak, CIMT, dan skor kalsium dengan derajat stenosis arteri koroner pada pasien dislipidemia Erman Muliawan; Nikmatia Latief; Sri Asriyani; Andi Alfian Zainuddin; Muzakkir Amir; Mirna Muis
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.516 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p1-10.2019

Abstract

Tujuan: Mengetahui korelasi plak, ketebalan tunika intima-media arteri karotis berdasarkan ultrasonografi dan skor kalsium total dengan derajat stenosis arteri koroner berdasarkan MSCT-scan kardiak pada pasien dislipidemia. Metode: Cross-sectional, dilakukan di instalasi radiologi sentral RSUP dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar mulai bulan Juli 2018 sampai Juli 2019. Sampel sebanyak 32 orang dengan usia >18 tahun dan memiliki riwayat dislipidemia. Metode statistik yang digunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Terdapat korelasi antara kejadian plak, ketebalan tunika intima-media arteri karotis dan total calcium score dengan derajat stenosis arteri koroner, dimana nilai p masing-masing secara berurutan yaitu 0,017 (<0,05), <0,0001, dan <0,0001 dan nilai r masing-masing yaitu 0,418, 0,65, dan 0,882. Simpulan: Skor kalsium total merupakan suatu penanda independen risiko kejadian kardiovaskular, lebih superior dibandingkan evaluasi arteri karotis. Terdapatnya nilai skor kalsium total menunjukkan adanya suatu penyakit arteri koroner namun tidak memprediksi obstruksi luminal. Di samping itu, keadaan dinding arteri karotis juga dapat mencerminkan keadaan dinding arteri koroner sehingga dapat digunakan sebagai penanda terjadinya aterosklerosis pada pembuluh darah jantung pada daerah yang belum memiliki fasilitas skor kalsium total.
Analisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan standar APN oleh bidan puskesmas PONED Padang Pariaman Merisa Riski; Yuniar Lestari; Ulvi Mariati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.539 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p30-37.2019

Abstract

Tujuan: Untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan penerapan standar asuhan persalinan normal oleh bidan puskesmas PONED Padang Pariaman. Metode: Penelitian ini menggabungkan 2 jenis penelitian (mixed method) yang didahului oleh penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, sampel 74 bidan puskesmas PONED. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan uji regresi logistik. Kemudian dilanjutkan dengan penelitian kualitatif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar bidan puskesmas pelaksanaan penerapan standar asuhan persalinan normal yang baik. Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan pelaksanaan penerapan standar asuhan persalinan normal adalah pengetahuan, sikap, persepsi kepemimpinan, motivasi, persepsi supervisi kepala puskesmas, dan persepsi organisasi profesi/IBI. Hasil penelitian juga menunjukkan persepsi supervisi kepala puskesmas sebagai faktor dominan yang mempengaruhi pelaksanaan penerapan standar asuhan persalinan normal secara baik 7,649 kali dibandingkan dengan komitmen variabel lainnya. Simpulan: Persepsi supervisi kepala puskesmas sebagai faktor dominan yang berhubungan pelaksanaan penerapan standar APN oleh bidan puskesmas PONED. Disarankan agar mempertahankan keterampilan bidan terutama dalam melaksanakan penerapan standar asuhan persalinan normal.
Hubungan asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada ibu hamil trimester III etnis minangkabau Athica Oviana; Andi Friadi; Cimi Ilmiawati
Majalah Kedokteran Andalas Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.148 KB) | DOI: 10.25077/mka.v42.i3S.p11-18.2019

Abstract

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada ibu hamil trimester III etnis Minangkabau. Metode: Penelitian dengan desain cross-sectional di wilayah kerja Puskesmas Andalas Padang terhadap 88 orang subjek ibu hamil trimester III etnis Minangkabau. Penelitian dilakukan dengan teknik wawancara terstruktur menggunakan kuesioner dan food recall 24 jam selama dua hari dan pemeriksaan kadar 25(OH)D serum dengan metode ELISA. Hasil: Hampir separuh subjek penelitian (n=40; 45,5%) termasuk dalam kategori defisiensi vitamin D (<20 ng/mL). Rerata kadar 25(OH)D serum 23,0±21,0 ng/mL (mean±SD), asupan vitamin D 5,6±4,6 µg/1000 kkal/hari. Uji korelasi Pearson menunjukkan tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada ibu hamil trimester III (r=0,161; p=0,134). Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara asupan vitamin D dengan kadar 25(OH)D serum pada ibu hamil trimester III etnis Minangkabau.
MINI CEX : METODE PENILAIAN PERFORMA PADA PENDIDIKAN TAHAP KLINIK Detty Iryani
Majalah Kedokteran Andalas Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.964 KB) | DOI: 10.22338/mka.v36.i1.p23-28.2012

Abstract

AbstrakMini Cex adalah salah satu metode penilaian yang dirancang untuk mengukur performa peserta didik dalam pendidikan tahap klinik. Penilaian Mini Cex dilakukan oleh seorang penilai yang sudah dilatih terhadap peserta didik yang berinteraksi langsung dengan pasien, yang terdiri dari tujuh komponen yaitu anamnesis, pemeriksaan fisik, profesionalisme, clinical judgment, keterampilan konseling, organisasi atau efisiensi dan penilaian secara keseluruhan. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa metode penilaian ini memiliki validitas dan reabilitas yang baik, selain itu metode ini juga mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan.Kata Kunci : Mini Cex, metode penilaian, pendidikan tahap klinikAbstractMini Cex is one of assessment method designed to measure the performance of students in the clinical stage education. Mini Cex assessment conducted by an assessor who is trained to student who interact directly with patients, There are seven components which will be evaluated : medical interviewing skills, physical examination skills, professionalism, clinical judgment, counseling skills, organization or efficiency and overall clinical competence. Various studies have shown that mini cex has good validity and reliability, besides this method also has some advantages and disadvantages.Key word : mini cex, assessment method, clinical stage education

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue