cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Nutrition Care in Cancer Patients Nenni Dwi Aprianti Lubis; Ridwan Balatif
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i4.p264-269.2021

Abstract

Objectives: to provide information about nutritional problems in cancer patients. Method: writing this article using the literature searching method. The sources used are articles, books and the WHO website to collect epidemiological data. Articles and books are taken in Indonesian and English. Search the source of the article using the help of Google Scholar and Google search engines. Results: about 25-70% of patients with cancer are malnourished, this is related to changes in metabolism. Changes in carbohydrate metabolism such as an increase in lactate metabolism 10-100 times faster. Changes in protein metabolism such as protein degradation in muscle. Changes in fat metabolism such as increased lipolysis by 85%. These metabolic changes must be prevented by providing adequate nutrition for patients with cancer. Malnutrition in patients with this cancer can increase the length of stay and increase mortality. With the provision of adequate nutritional therapy is expected to help accelerate the healing process of patients with cancer. Conclusion: Malnutrition in patients with cancer is a condition that often occurs and can have an impact on increasing patient mortality. Provision of adequate nutritional therapy is expected to reduce the risk of mortality and accelerate the healing of patients with cancer.
Variasi Genetik Region Binding Motif (RBM) Gen Spike SARS CoV-2 Pada Isolat Lokal Sumatera Barat Dede Agustian Rahman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i5.p325-334.2021

Abstract

Tujuan: untuk mengetahui sebaran titik mutasi pada sekuens Region Binding Motif (RBM) gen Spike SARS CoV-2 yang berasal dari isolat lokal Sumatera Barat. Metode: studi deskriptif eksploratif menggunakan koleksi spesimen laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi (PDRPI) Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang diisolasi, dilanjutkan tahap sequencing dan analisa data secara bioinformatika. Hasil: terdapat tiga titik mutasi non-synonimous disepanjang RBM gen Spike SARS Co-2. Kesimpulan: mutasi Asn439Lys merupakan titik mutasi tersering pada RBM gen Spike sebesar 11% diikuti Ser477Gly dan Thr478Ile masing-masingnya 3% dan 1%.
Survival Analisis Kapplan Meier Pasien COVID-19 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar Salki Sasmita; Andi Nailah Amirullah
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i5.p280-288.2021

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19 di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo berdasarkan faktor umur, jenis kelamin, komorbiditas, dan penggunaan ventilator. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan Retrospective Cohort. Sebanyak 138 data pasien dengan kriteria inklusi mengalami minimal dua gejala saat terkonfirmasi COVID-19 diambil sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan dengan menelusuri rekam medis pasien COVID-19 tahun 2021 berdasarkan variabel umur, jenis kelamin, komorbiditas, dan penggunaan ventilator. Penelitian dimulai dengan pengusulan Ethical Clearance pada bulan Mei tahun 2021 dilanjutkan dengan pelaksanaan penelitian di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada bulan Juni-Agustus tahun 2021. Data dianalisisn dengan menggunakan analisis survival Kapplan Meier untuk mengetahui perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19. Selanjutnya, dilakukan analisis Cox Regresi untuk mengetahui besar risiko variabel independen terhadap kematian. Hasil: Dari analisis survival Kapplan Meier, ditemukan ada perbedaan probabilitas survival pasien COVID-19 berdasarkan faktor umur, komorbiditas, dan penggunaan ventilator dengan nilai (p=0.022) (p=0.000) dan (p=0.000) secara berturut-turut. Pada analisis Cox Regresi, ditemukan besar risiko umur, komorbiditas, dan penggunaan ventilator terhadap kematian pasien COVID-19 yaitu (HR=1.847) (HR=10.231) dan (HR=15.143) secara berturut-turut. Kesimpulan: Faktor survival diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan teknologi atau metode prediksi prognosis penyakit COVID-19.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Pemberian Imunisasi Dasar Campak di Kelurahan Balai Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang Addina Fitri Islami; Rosfita Rasyid; Husnil Kadri
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i4.p206-214.2021

Abstract

The lowest immunization coverage in  Padang is in area of Puskesmas Air Dingin Padang. Mother’s knowledge is one of the factor that influence the provision of immunization. Objectives: To determined correlation between mother’s knowledge of measles immunization and provision of measles immunization in area of Puskesmas Air Dingin Padang. Methods: This was an analytic study with cross-sectional design. The population were all of mothers with babies age 9-48 months in the area of Puskesmas Air Dingin Padang. The 139 of samples were taken by purposive sampling. Data were collected by interviews using questionnaires. Computerized data processing and analysis permormed by Chi-square test. Results: This study obtained 59,7 % of respondents gave measles immunization to their childen and 89,9% of respondents have sufficient knowledge about measles immunization. There was significant correlation between two variables (p=0,001). Conclusion: There is a significant correlation between mother’s knowledge of measles immunization and provision of measles immunization in Balai Gadang area of Puskesmas Air Dingin Padang, therefore needs to be improved counseling about measles and measles immunization to the community.
Uji Aktivitas Antidiare Ekstrak Daun Mangkokan Terhadap Mencit yang Diinduksi Oleum Ricini Stepfany Monica Helmin
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i6.p390-401.2021

Abstract

Objective: the purpose of this study was to determine the antidiarrheal activity against mice induced by oleum ricini by giving various dose of mangkokan leaf extract; Method: this is an experimental research with post-test randomized control group design. This study used samples of male Balb/C mice weighing 20-35 grams which were acclimatized for a week before given any treatment. Mice were divided into 5 treatment groups: group A (given CMC 0.5% as negative control), group B (given loperamide as positive control), group C (given extract 150 mg/kgBW), group D (given extract 300 mg/kg), group E (given extract 600 mg/kgBW). Parameters observed were frequency of diarrhea, onset of diarrhea, duration of diarrhea, stool consistency, and stool weight; Result:  statistical test analysis showed significant results (P<0.05) on each observation parameter; Conclusion: Mangkokan leaf extract with a dose of 150 mg/kgBW, 300 mg/kgBW and 600 mg/kgBW has potential as antidiarrheal which shown in each parameter of observation. Dose that produced the best antidiarrheal activity was the mangkokan leaf extract at a dose of 600 mg/kgBW.
Gangguan Pendengaran pada Sindrom Down dengan Hipotiroid Kongenital Nelviza Riyanti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i1.p78-88.2022

Abstract

Pendahuluan: Gangguan pendengaran pada hipotirod kongenital merupakan salah satu komplikasi yang berat dan dapat bersifat irreversibel. Hipotiroid merupakan kelainan tiroid yang paling sering terjadi pada sindrom Down.  Sindrom Down adalah kelainan genetik dimana terdapat abnormalitas perkembangan kromosom 21. Laporan Kasus: Dilaporkan seorang anak perempuan umur 1 tahun 11 bulan dikonsulkan dari bagian Ilmu Kesehatan Anak dengan diagnosis sindrom Down dengan hipotiroid kongenital, penyakit jantung bawaan dan global delay development rencana untuk pemeriksaan pendengaran. Dari hasil pemeriksaan didapatkan hasil timpanometri tipe A pada telinga kanan dan tipe As pada telinga kiri, pemeriksaan Otoacoustic Emissions (OAE) didapatkan hasil telinga kanan dan kiri refer dan pada pemeriksaan Brain Evoked Response Audiometry (BERA) tidak ditemukan adanya gelombang V pada semua frekuensi pada kedua telinga. Pasien didiagnosis dengan gangguan sensorineural derajat berat. Kesimpulan: Sindrom Down dengan hipotiroid kongenital merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Deteksi dini gangguan pendengaran sangat penting untuk menghindari keterlambatan diagnosis dan intervensi.Kata kunci: Gangguan pendengaran, sindrom Down, hipotiroid kongenital
Pengaruh Pengetahuan dan Umur Ibu Bersalin dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Tahun 2021 Yammar Yammar
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i7.p450-454.2021

Abstract

Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh pengetahuan ibu bersalin dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang tahun 2021. Metode: Desain penelitian ini adalah Analitik Cross Sectional. Populasinya semua ibu bersalin yang melahirkan bayi BBLR di RSUD Lamaddukkeleng Sengkang tahun 2021 berjumlah 38 orang. Sampelnya 38 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitan menggunakan lembar kuesioner dengan pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Dan analisis yang digunakan uji chi square test. Hasil: dibuktikan dengan hasil uji statuistik chi square test diperoleh angka signifikan atau nilai probabilitas (0,000) jauh lebih rendah standar signifikan dari 0,05 atau (ρ < α). Maka data Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh pengetahuan ibu bersalin dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Tahun 2021. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada da pengaruh pengetahuan ibu bersalin dengan kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang Tahun 2021.
Interferensi Hematokrit Tinggi Terhadap Pemeriksaan Prothrombin Time dan Activated Partial Thromboplastin Time Hevrina Yufani; Zelly Dia Rofinda
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i6.p420-426.2021

Abstract

Pendahuluan: Hematokrit (Ht) yang tinggi merupakan salah satu faktor interferensi pemeriksaan hemostasis yang sering luput dari perhatian. Penurunan volume plasma relatif terhadap keseluruhan darah pada hematokrit yang tinggi akan meningkatkan rasio antikoagulan terhadap plasma sehingga menyebabkan pemanjangan palsu hasil pemeriksaan prothrombin time (PT) dan activated partial thromboplastin time (aPTT). Rasio antikoagulan natrium sitrat terhadap darah pada pemeriksaan hemostasis adalah 1:9 yang efektif pada Ht ≤55%. Penyesuaian jumlah antikoagulan pada Ht >55% direkomendasikan berdasarkan pedoman Clinical and Laboratory Standards Institute (CLSI); Kasus: Sampel darah anak laki-laki 7 tahun dengan keterangan klinik penyakit jantung bawaan sianotik datang untuk pemeriksaan hematologi dan hemostasis. Pemeriksaan hematologi didapatkan Hb 23,4 g/dL dan Ht 76%. Pemeriksaan hemostasis didapatkan hasil PT dan APTT memanjang, INR meningkat (PT 25,7 detik; INR 2,36 dan aPTT 51,6 detik). Pemeriksaan hemostasis setelah dilakukan penyesuaian jumlah antikoagulan berdasarkan nilai hematokrit (natrium sitrat 0,09 mL) didapatkan hasil PT, aPTT dan INR dalam batas normal   (PT 12,2 detik; INR 1,13 dan aPTT 38,1 detik). Nilai rujukan PT 10,1-13,5 detik; INR <1,2 dan aPTT 33,2-43,0 detik; Kesimpulan: Pemeriksaan PT dan aPTT pada nilai Ht >55% memerlukan penyesuaian jumlah antikoagulan untuk menjamin hasil pemeriksaan yang akurat.
Hubungan Infeksi Dengue Dengan Rasio Trombosit dan Limfosit Pada Pasien Anak Di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Tahun 2019 Tasya Tasya
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i1.p1-9.2022

Abstract

Infeksi dengue merupakan infeksi oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Infeksi dengue terutama menyerang anak-anak yang memiliki imunitas lebih lemah dibanding dengan orang dewasa. Prognosis infeksi dengue sangat ditentukan tatalaksana yang dini pada fase kritis, sehingga penting untuk memprediksi fase kritis infeksi dengue. Akhir-akhir ini ditemukan rasio trombosit dan limfosit sebagai biomarker inflamasi baru yang berguna dalam menentukan prognosis dan perjalanan penyakit. Tujuan: Mengetahui hubungan infeksi dengue dengan rasio trombosit dan limfosit pada pasien anak di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie tahun 2019. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan rancangan penelitian cross-sectional. Sampel dipilih dengan metode consecutive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Sampel terdiri dari 40 pasien DD dan 40 pasien DBD. Pengumpulan data menggunakan rekam medis dan dianalisis dengan uji t independent dan uji alternatif Mann Whitney. Hasil: Berdasarkan uji statistik tidak terdapat hubungan signifikan antara infeksi dengue dengan rasio trombosit dan limfosit (p= 0,070). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara infeksi dengue dengan rasio trombosit dan limfosit pada pasien anak di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie tahun 2019.Demam Berdarah Dengue (DBD); Demam Dengue (DD); infeksi dengue; kebocoran plasma; Rasio Trombosit dan Limfosit (RTL)
Penatalaksanaan Sinusitis Frontalis Menggunakan Pendekatan Axillary Flap Ke Resesus Frontalis Metri Hilma Yunaz; Dolly Irfandy
Majalah Kedokteran Andalas Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v44.i7.p481-491.2021

Abstract

Pendahuluan: Bedah sinus frontal dan resesus frontalis masih menimbulkan masalah karena anatominya yang kompleks sehingga beresiko menimbulkan komplikasi yang berat. Selain itu pembedahan sinus frontal dan resesus frontalis membutuhkan penggunaan alat-alat khusus yang berbentuk sudut seperti lengung 30 dan 70. Pembedahan sinus frontal dengan pendekatan axillary flap ke resesus frontalis merupakan teknik yang memudahkan ahli bedah karena cukup menggunakan alat dengan lengkung 0 dan dapat meminimalisir resiko komplikasi. Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus laki-laki 35 tahun dengan nyeri kepala hilang timbul sejak 10 tahun yang lalu. Dari pemeriksaan fisik dan penunjang pasien kemudian didiagnosis dengan sinusitis frontalis, massa et sinus frontal sinistra, konka bulosa dan septum deviasi. Pada pasien kemudian dilakukan tindakan frontal sinusektomi dengan pendekatan axillary flap, ekstirpasi massa et sinus frontal, konkotomi dan septoplasti dengan hasil yang baik. Kesimpulan: Bedah sinus frontal dengan pendekatan axillary flap memudahkan ahli bedah dalam mengakses sinus frontal tanpa menimbulkan komplikasi yang berat.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue