cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Hubungan antara Faktor Stress dengan Penyakit Gastritis Pada Mahasiswa Universitas Prima Indonesia Christine Wijaya; Clinton Antony; Suhartina Suhartina; Sri Lestari Ramadhani Nasution
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p278-283.2022

Abstract

Gastritis merupakan kondisi dimana mukosa lambung meradang disebabkan oleh iritasi dan infeksi. Gastritis terjadi bila penyakit “hanya” menyebabkan radang lambung, dan tukak lambung terjadi bila penyakit tersebut menyebabkan tukak lambung atau yang biasa kita sebut tukak lambung. Berdasarkan data kesehatan terpercaya di Indonesia tahun 2016, gastritis termasuk dalam kategori 10 penyakit terbanyak dengan pasien rawat inap di rumah sakit di Indonesia dengan jumlah kasus 380.744 kasus. Diketahui salah satu faktor resiko gastritis adalah sering mengalami stress yang berkepanjangan, dimana hal ini sering dijumpai pada pelajar maupun mahasiswa, memicu produksi asam lambung yang berlebihan; tujuan untuk memahami hubungan antara kejadian stres pada mahasiswa dengan kejadian gastritis pada Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa dan mahasiswi Tahun Ajaran 2020/2021 Fakultas kedokteran Universitas Prima Indonesia yang berstatus aktif dengan total 94 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan kemudian dianalisa dengan uji Chi-Square, yaitu 37 orang (39.4%) mengalami kekambuhan gastritis dan 57 orang (60.6%) lainnya tidak mengalami kekambuhan gastritis dan diperoleh hasil uji Chi-Square hubungan antara stress dengan kekambuhan gastritis p=0,001 (p<0,05), maka dapat disimpulkan bahwa semakin meningkatnya stres seseorang, semakin meningkatnya peluang untuk mengalami kekambuhan gastritis.
Hubungan Tingkat Stres dengan Konsumsi Junk Food melalui Pemesanan Daring pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Ahmad Zaky Handalan
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p334-347.2022

Abstract

Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres dengan konsumsi junk food melalui pemesanan daring pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura  Pontianak.  Metode:  Desain  penelitian  analitik  jenis potong  lintang  dan metode consecutive sampling dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 85 orang mahasiswa kedokteran angkatan 2019 dan Angkatan 2020 Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak yang mengkonsumsi junk food melalui pemesanan daring. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner Perceived Stress Scale 10 (PSS 10) untuk mengukur tingkat stres dan kuesioner Junk food Untan Questionnaire Online Ordering (JUQOO) yang meliputi Food Frequency Questionnaire untuk mengetahui frekuensi konsumsi junk food. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi Kendall Tau. Hasil: Berdasarkan uji statistik didapatkan nilai signifikansi sebesar  p = 0,352 (p>0,05) yang berarti korelasi antara tingkat stres dan konsumsi junk food melalui pemesanan daring tidak signifikan secara statistik. Nilai koefisien korelasi (r) ialah 0,092 yang berarti korelasi kedua variabel searah karena positif dan kekuatan korelasi antara kedua variabel sangat lemah sehingga tidak bermakna secara klinis.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan konsumsi junk food melalui pemesanan daring pada mahasiswa Fakultas Kedokteran angkatan 2019 dan 2020 Universitas Tanjungpura Pontianak.
The Changes in Color of Pineapple Stem Extract (Ananas comosus (L.) Merr) with Carbamide Peroxide as a Dental Bleach toward Dental Surface Violence in Vitro Deli Mona; Laura Ajeng Dyalova
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p408-416.2022

Abstract

Objective: The purpose of this research was to determine the effectiveness comparison of pineapple stem extract (Ananas comosus (L.) Merr) and carbamide peroxide home bleaching for tooth whitening agent. Methods: The method of this research was in vitro experimental laboratory. The sample was 28 post-extracted premolar teeth divided into 4 groups (50%, 75%, and 100% concentration of pineapple stem extract) and control soaked in carbamide peroxide 10%. The measurement of color changes was observed with shade guide Vitapan Classical. This study used Kruskal Wallis test for data analysis (p<0.05). Results: This research showed that the mean of tooth color difference respectively for 50%, 75%, 100% concentration of pineapple stem extract and carbamide peroxide 10% were 8.14, 10.14, 12,00 and 9.14. The highest mean was pineapple stem extract 100% and the lowest mean was pineapple stem extract 50%. Conclusion: The conclusion of this study was pineapple stem extract 100% was more effective than 50%, 75% concentration of pineapple stem extract and carbamide peroxide 10%.  Keywords: Pineapple stem extract, Carbamide peroxide, Tooth whitening
Analisis dan Prediksi Uji Biokimia Fungsi Liver pada Pemberian Ekstrak Kunyit Putih (Curcuma zedoaria) Setelah dan Sebelum Paparan Parasetamol Dosis Tinggi Puja Ayu Misuari; Satya Yudhayana; Putu Oky Ari Tania; Dorta Simamora
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p308-315.2022

Abstract

Kegagalan fungsi liver yang akut banyak disebabkan oleh penyalahgunaan parasetamol atau Acetaminophren. Parasetamol dosis tinggi menyebabkan nekrosis liver dan kegagalan fungsi liver. Pada liver, parasetamol diubah menjadi N-acetyl-para-benzo-quinine imine (NAPQI), yang meningkatkan stress oksidatif dan disfungsi mitokondria. Disfungsi liver ditandai dengan peningkatan enzim SGOT dan SGPT serta rasio keduanya. Penggunaan rimpang Curcuma zedoaria dipercaya dapat memberikan proteksi terhadap liver. Kandungan antioksidan fenolik di dalamnya memiliki kemampuan menangkal radikal hidroksil, sehingga diharapkan dapat memulihkan stres oksidatif, melindungi terhadap paparan parasetamol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak rimpang Curcuma zedoaria setelah dan sebelum pemberian parasetamol dosis yang tinggi, melalui kadar enzim SGOT dan SGPT, serta rasio keduanya. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus jantan dewasa (Rattus norvegicus) yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu KN; KP yang diberikan parasetamol dosis tinggi 1,35 g/ Kg BB; kelompok perlakuan yang diberi ekstrak Curcuma zedoaria dosis 105mg/ 200 g BB pada 2 jam sesudah (P1) dan sebelum pemberian parasetamol (P2). Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dan ANOVA dengan nilai p sebesar 0,019 dan 0,027. Penurunan kadar SGOT dan SGPT terendah pada kelompok P2 yaitu 156,06 IU dan 151,90 IU. Rasio SGOT/SGPT tertinggi pada KP sebesar 2,21 IU/L.
Tingkat Kepuasan Pengguna Terhadap Digitalisasi Layanan Rumah Sakit Berdasarkan Importance-Performance Analysis Adila Kasni Astiena
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p374-392.2022

Abstract

Tujuan: menghasilkan bahan kajian tingkat kepuasan pengguna terhadap digitalisasi layanan rumah sakit. Metode: Penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Model Importance-Performance Analysis. Responden berjumlah 80 pengguna layanan rawat jalan. Penelitian dilakukan pada Juli-November 2021 di Instalasi Rawat Jalan sebuah rumah sakit pemerintah di Kota Padang. Pengumpulan data melalui kuesioner pre dan post intervensi dengan 16 pertanyaan yang telah diuji validitas reliabilitasnya. Variabel dijabarkan pada aspek praktikalitas dan efektivitas. Aspek praktikalitas terdiri dari 4 variabel yaitu kebergunaan, kemudahan penggunaan, kemudahan mempelajari, kualitas rupa. Variabel efektivitas terdiri dari keramahan terhadap pengguna, kelengkapan informasi dan fleksibilitas. Data dianalisis dengan menentukan tingkat kesesuaian dibandingkan Standar Pelayanan Minimum (SPM). Hasil: semua pertanyaan dinyatakan valid dan reliabel. Mayoritas responden menilai tingkat harapan pada kategori sangat penting. Sebagian besar responden menilai performance aplikasi pada kategori puas. Berdasarkan analisis didapatkan bahwa tingkat kesesuaian berada pada rentang nilai 93% - 100%, yang melebihi SPM.  Nilai terendah yaitu kerahasiaan identitas pasien, kelengkapan menu dan kemudahan memahami aplikasi. Kesimpulan: Semua variabel mampu memuaskan pengguna digitalisasi layanan rawat jalan. Disarankan untuk lebih meningkatkan sosialisasi dan edukasi penggunaan digitalisasi layanan pada pasien, memastikan keamanan data dan melatih operator yang kompeten dan terpercaya.
Penatalaksanaan Polip Antrokoana pada Anak Arif Fahmi; Dolly Irfandy; Bestari Jaka Budiman; Hera Novianti
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p443-453.2022

Abstract

Pendahuluan: Polip antrokoanal adalah polip yang berasal dari sinus maksila yang keluar ke kavum nasal menuju ke koana dan nasofaring. Polip antrokoanal sering terjadi pada anak-anak. Diagnosis polip antrokoanal ditegakkan dari gejala klinis , pemeriksaan fisik tampak massa berwarna putih keabuan di kavum nasal sampai ke koana didukung pemeriksaan penunjang tomografi computer (CT Scan) dan histopatologi ditemukan adanya sel respiratoris pada permukaan massa polip. Tatalaksana polip antrokoanal adalah polipektomi dengan Bedah Sinus Endoskopi Fungsional (BSEF).  Laporan Kasus: Dilaporkan satu kasus perempuan usia 12 tahun dengan keluhan utama hidung kiri tersumbat dirasakan semakin memberat dalam 2 bulan ini. Pemeriksaan nasoendoskopi massa pada kavum nasi sinistra berwarna putih keabuan, tidak mudah berdarah. Pemeriksaan CT Scan tampak lesi hiperdens di kavum nasal sinistra sampai ke nasofaring. Pasien di diagnosa dengan suspek polip antrokoanal dan dilakukan ekstirpasi massa dengan BSEF didapatkan massa polip ukuran 3,5 cm x 3 cm x 1 cm. Hasil pemeriksaan histopatologi didapatkan polip antrokoanal dengan sel radang kronik. Kesimpulan:Pilihan utama tatalaksana polip antrokoanal pada anak dengan BSEF. Polip antrokoanal pada anak berkaitan erat dengan variasi anatomi konka paradoksikal dan osteum asesorius sinus maksila
Korelasi Kadar Feritin dengan Enzim Transaminase Palasemia beta mayor Tergantung Transfusi Febrita Joniarti; Zelly Dia Rofinda; Husni Husni
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p327-333.2022

Abstract

AbstrakTujuan: Mengetahui korelasi kadar feritin dengan enzim transaminase serum pada penyandang talasemia beta mayor tergantung transfusi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik retrospektif dengan rancangan cross-sectional terhadap 50 penyandang talasemia beta mayor untuk pemeriksaan feritin, SGOT dan SGPT di laboratorium sentral RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian dilakukan dari Juli 2019 - Oktober 2020. Pemeriksaan feritin menggunakan metode ELFA, SGOT dan SGPT menggunakan metode NADH (Without P-5’-P). Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman, bermakna jika p<0,05. Hasil: Sebanyak 50 penyandang talasemia beta mayor didapatkan rerata kadar feritin adalah 3729,02 (3218,00) ng/dL, rerata kadar SGOT adalah 54,96 (48,99)%, rerata kadar SGPT adalah 60,14 (77,60)%. Uji korelasi Spearman menunjukkan korelasi positif lemah antara kadar feritin dan SGOT (r=0,242, p<0,05), kadar feritin dan SGPT (r=0,380, p<0,05). Simpulan: Terdapat korelasi positif lemah antara kadar feritin dengan enzim transaminase penyandang talasemia beta mayor tergantung transfusi.Kata kunci: Talasemia beta mayor; transfusi; feritin; SGOT; SGPT
The Relationship of Genetic Diversity of Human Immunodeficiency Virus-1 with Acquired Drug Resistance Mutation in HIV Patients on First-Lines Antiretroviral Therapy Efrida Efrida; Andani Eka Putra; Ida Parwati; Jamsari Jamsari
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p400-407.2022

Abstract

Aim: This study aims to determine the relationship of HIV-1 genetic diversity with acquired drug resistance mutation in HIV-1 patients who receive first-line antiretroviral drugs at RSUP Dr. M. Djamil Padang. Methods: The study was conducted on 20 people with HIV who were diagnosed based on HIV-1 antibody screening tests using simple / rapid methods at the Central Laboratory of RSUP Dr. _ _ M. Djamil Padang and had received first-line ARV therapy for at least 6 months . Furthermore, proviral HIV-1 DNA extraction was carried out and amplification using a PCR (nested PCR technique) with a specific primer against reverse transcriptase at the Biomolecular Laboratory of the Microbiology Section of the Faculty of Medicine, Andalas University .  Result: The results showed that HIV-1 genetic diversity and changes in ARV regimens with the discovery of drug resistance mutations obtained for first-line ARVs were expected to be the basis for the management of HIV/AIDS patients. Conclusion: The conclusion of this study is that HIV-1 genetic diversity found is a form of recombinant CRF-AE and CRF- BC and subtypes A and B , a acquired drug resistance found is M184L and T215N (types of mutations that are resistant to NRTI- class ARVs) 
Nilai Transcranial Doppler/TCD pada populasi sehat usia 20-60 tahun di RS Dr. Mohammad Hoesin Palembang Achmad Junaidi; Rini Nindela; Selly Marisdina; Rafika Monalisa; Irsan Saleh
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p301-307.2022

Abstract

 Terlampir
Efek Pemberian Induksi Etanol Absolut terhadap Perubahan Histologi Jaringan Gaster pada Tikus Model Gastritis Hastuti Herman
Majalah Kedokteran Andalas Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v45.i3.p367-373.2022

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pemberian etanol absolut pada perubahan histologi dinding gaster. Metode: Tikus (Rattus norvegicus) jantan dengan berat badan 220g sebanyak delapan ekor dibagi kedalam dua kelompok (n = 4) yaitu kelompok kontrol tanpa pemberian etanol absolut dan kelompok gastritis yang diberi etanol absolut 1 ml. Setelah proses pembedahan dinding gaster dievaluasi secara makroskopik dan mikroskopik. Hasil: Induksi etanol absolut menyebabkan lesi hemoragik pada mukosa luminal gaster secara makroskopik. Sedangkan pengamatan histologi menunjukkan adanya tanda ulserasi, deskuamasi epitel, hemoragik akut pada mukosa, dan edema sub-mukosa, sedangkan muskularis tidak ditemukan kelainan pada lapisan muskularis dan serosa.  Kesimpulan: Etanol absolut yang diberikan pada tikus model gastritis menunjukkan lesi makroskopik berupa hemoragik mukosa luminal dan perubahan histologis berupa ulserasi, deskuamasi epitel, hemoragik akut, dan edema sub-mukosa, sedangkan lapisan muskularis dan serosa tampak normal.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue