cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Karakterisasi dan Identifikasi Molekuler Bakteri Asam Laktat Diisolasi dari Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) Danau Singkarak Berpotensi Sebagai Probiotik Prima, Heppy Setya
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p535-547.2023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi isolat bakteri asam laktat dari ikan inaktif (Mystacoleucus padangensis) dari Danau Singkarak Bilih dan mengevaluasi potensi probiotiknya. Setiap jenis bakteri asam laktat memiliki efek probiotik yang berbeda. Oleh karena itu, seleksi dan identifikasi diperlukan untuk mendapatkan strain probiotik yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bakteri asam laktat yang terkandung dalam billfish tertentu (Mystacoleucus padangensis) melalui pengujian biokimia dan dilanjutkan melalui pengujian molekuler. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengetahui bakteri asam laktat tertentu pada ikan bilih (Mystacoleucus padangensis). BAL dilakukan menggunakan media isolasi selektif Man ROGOSA Sharpe Agar. Seleksi dilakukan dengan pengamatan morfologi dan pewarnaan Gram. Sifat biokimia dan jenis fermentasi juga diuji. Untuk mewujudkan potensinya sebagai probiotik, hasilnya adalah: Metode identifikasi molekuler menggunakan gen penanda 16S rRNA digunakan dalam identifikasi bakteri asam laktat pada penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan BLAST, ditemukan bahwa jenis isolat bakteri fermentasi Ikan Bilih (Mystacoleucus padangensis) kode sampel IB1, 99,86% mirip dengan Lactobacillus fermentum 
Korelasi Lactate Dehydrogenase dengan Rasio PaO2/FiO2 pada Pasien dengan COVID-19 di Intensive Care Unit Fitriani, Elsa; Rikarni, Rikarni; Yusri, Elfira
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p752-756.2023

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS COV-2) menyebabkan COVID-19  dengan manifestasi klinis bervariasi, terutama menyebabkan kerusakan parenkim paru. Kerusakan parenkim paru menyebabkan peningkatan kadar enzim lactate dehydrogenase (LDH) dan manifestasi berat akan menimbulkan acute respiratory distress syndrome (ARDS). Derajat keparahan gagal nafas dinilai dengan rasio PaO2/FiO2. Tujuan: menganalisis korelasi LDH dan rasio PaO2/FiO2 pada COVID-19. Metode: Penelitian analitik potong lintang terhadap 52    orang pasien COVID-19 di intensive care unit (ICU). LDH diukur dengan alat clinical chemistry analyzer dan rasio PaO2/FiO2 dengan blood gas analyzer. Uji korelasi Pearson bermakna apabila p<0,05. Hasil Subjek penelitian sejumlah 52 orang, 27(51,9%) laki-laki dan 25(48,1%) perempuan dengan rerata usia 56(12,796) tahun. Manifestasi klinis ditemukan ARDS ringan (13,50%), sedang (42,30%), berat (44,20%). Rerata LDH adalah 459,33(203,95) U/L dan rerata rasio PaO2/FiO2 adalah 121,67(58,72) mmHg. Uji korelasi Pearson  menunjukkan r=-0,43 dan p=0,002. Pembahasan: Rerata kadar LDH serum meningkat pada penelitian ini. Kadar LDH dan rasio PaO2/FiO2 pasien COVID-19 di ICU menunjukan korelasi sedang dan bermakna. Simpulan: Hasil penelitian terdapat korelasi LDH dengan rasio PaO2/FiO2 pasien COVID-19. Pemeriksaan LDH  digunakan sebagai parameter untuk menilai kerusakan jaringan parenkim paru pasien COVID-19. Kata kunci: COVID-19; SARS-CoV-2;ARDS, LDH;  Rasio PaO2/FiO 
Hubungan Healthy Eating Index Dengan Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan Di Sumatera Barat Helfina, Riska; Lipoeto, Nur Indrawaty; Purnakarya, Idral
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p138-147.2025

Abstract

AbstractObjective: To determine the association between the healthy eating index of pregnant women and maternal weight gain during pregnancy in West Sumatra.Methods: Research with a cross-sectional design in West Sumatra on 110 pregnant women.This research is an analysis of secondary data from the study "Giving Dadiah on pregnancy and birth outcomes in West Sumatra".The study used data from 24-hour recall of pregnant women in the first trimester, second trimester and third trimester and pregnant women's weight data.Results: The study showed that there was a relationship between the HEI of pregnant women and the increase in maternal weight during pregnancy with p = 0.049 with a value of r = 0.188.Conclusion: There is a relationship between the healthy eating index of pregnant women and the increase in maternal weight during pregnancy.Keywords:  healthy eating index; weight gain; pregnant woman
Hubungan Dosis Radiasi Sinar X Terhadap Parameter Hematologi Pada Pekerja Radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang Putri, Andina Ayu; Efrida; Syofiati
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i1.p29-36.2025

Abstract

Tujuan : Menganalisis hubungan paparan dosis radiasi sinar X dengan parameter hematologi pekerja radiasi. Metode : Penelitian potong lintang pada 57 subjek pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Maret 2022 hingga Maret 2023. Data dosis radiasi sinar X didapatkan dari hasil pengukuran TLD Badge di Instalasi Radiologi. Data parameter hematologi didapatkan dari MCU dan LIS. Data dianalisis menggunakan uji korelasi pearson (p<0,05). Hasil : Subjek penelitian terbanyak adalah perempuan (56,14%) dengan rerata usia 34,67 (9,95) tahun dan rerata masa kerja >5 tahun (52,63%). Rerata dosis radiasi 2,20 mSv, rerata kadar hemoglobin 13,82 g/dL, rerata nilai hematokrit 41,75%, rerata jumlah eritrosit 4,85 106/μL, rerata jumlah leukosit 7,04 103/μL, dan rerata jumlah trombosit 291,02 103/μL. Korelasi dosis radiasi sinar X dengan hemoglobin, hematokrit, eritrosit, leukosit, dan trombosit berturut-turut adalah (r=-0,109; p=0,422), (r=-0,121; p=0,260), (r=-0,118; p=0,383), (r=-0,141; p=0,295), dan (r=0,153; p=0,257). Kesimpulan : Terdapat korelasi negatif sangat lemah dan tidak bermakna secara statistik antara dosis radiasi sinar X dengan parameter hematologi. Saran dilakukan penelitian kohort dengan analisis berdasarkan kelompok usia.   
Pengaruh pemberian Iodine-131 terhadap viabilitas cell line Triple Negative Breast Cancer (TNBC) Monika, Katrin; Elliyanti, Aisyah; Kurniawati, Yulia
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p912-918.2023

Abstract

AbstractObjective: To determine the effect of Iodine-131 administration on the viability of triple negative breast cancer cell lines and the IC50 value of Iodine-131. Methods: This study was a true experimental study using the MTT assay method to measure cell line viability after being given Iodine-131 at a dose of 7.8; 15.6; 31.3; 62.5; 125; 250; and 500 µCi for 24 hours. The research sample was the MDA-MB231 cell line which represents the Triple Negative Breast Cancer (TNBC) subtype of breast cancer. The IC50 value of Iodine-131 cell line MDA-MB231 was calculated using the GraphPad Prism-9 software. The results were analyzed using the Kruskal-Wallis and Post-Hoc Kruskal-Wallis tests, if p <0.05 was considered to significantly affect cell viability. Results: Iodine-131 affected cell viability in the MDA-MB231 cell line with a p<0.05. The IC50 value of Iodine-131 on the MDA-MB231 cell line was 255.7 µCi. Conclusion: Administration of Iodine-131 at a dose of 500 µCi for 24 hours significantly reduced the viability of the MDA-MB231 cell line. Iodine-131 dose of 255.7 µCi can inhibit 50% viability of the MDA-MB231 cell line.Keywords: Iodine-131; cell viability; cell line MDA-MB231; TNBC; IC50
Anak dengan Perdarahan Saluran Cerna Berulang et causa Ruptur Varises Esofagus et causa Sirosis Bilier dengan Atresia Bilier dan Riwayat Infeksi Citomegalovirus Arifa, Kamila -
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p757-763.2023

Abstract

Latar belakang Sirosis pada anak adalah komplikasi umum dari berbagai penyakit genetik, infeksi, inflamasi, vaskular, dan kolestasis. Pada anak, trombosis vena portal ekstrahepatal adalah stiologi terbanyak terjadinya hipertensi portal, diikuti oleh atresia bilier. Perdarahan saluran cerna atas yang disebabkan oleh varises esofagus menyebabkan mortaltas pada 5%-19% anak-anak dengan hipertensi portal. Tata laksana hipertensi portal dan pendarahan varises pada anak masih menjadi perdebatan. Profilaksis sekunder efektif dalam menghilangkan varises esofagus dan mengendalikan episode pendarahan saluran cerna atas akut yang disebabkan oleh ruptur varises. Ligasi melalui endoskopi dapat menurunkan kejadian perdarahan berulang dan memerlukan waktu yang lebih singkat dalam menghilangkan varises. Laporan kasus Dilaporkan kasus seorang anak perempuan berusia 3 tahun dengan riwayat pendarahan saluran cerna atas berulang karena ruptur varises esofagus yang merupakan komplikasi sirosis bilier et causa atresia bilier dan riwayat infeksi citomegalovirus. Pasien masih belum menjalani transplantasi hati sebagai terapi definitif untuk sirosis bilier. Endoscopic variceal band ligation (EVBL) dilakukan pada pasien ini sebagai profilaksis sekunder untuk mencegah pendarahan saluran cerna atas akut. Kesimpulan Meskipun pasien atresia bilier dengan riwayat terinfeksi CMV dan berkembang menjadi sirosis memiliki prognosis yang lebih buruk, EVBL dapat menjadi alternatif profilaksis sekunder untuk mencegah pendarahan dan meningkatkan kelangsungan hidup pada pasien ini.
Obstruksi Intestinal Berulang et causa Jejunal Web (Windsock Deformity) Rilliani, Revi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i5.p870-877.2023

Abstract

Divertikulum intraluminal/ inverted diverticulum (windsock web/ deformity) merupakan suatu kelainan bawaan yang jarang terjadi dan sebagai penyebab obstruksi intestinal, dengan angka kejadian 1 dari 9.000-40.000 kelahiran. Kelainan ini biasanya terjadi pada bagian kedua duodenum dan jarang terjadi di yeyunum. Hingga saat ini, laporan kasus dan literatur tentang windsock deformity yeyunum masih langka. Pada laporan kasus ini dibahas seorang pasien anak perempuan berusia 15 bulan dengan obstruksi intestinal berulang akibat jejunal web. Pada pasien dilakukan dekompresi dengan pipa nasogastrik, diberikan cairan rehidrasi, dan dijadwalkan untuk laparotomi elektif. Dalam perawatan, pasien mengalami ileus obstruksi total sehingga dilakukan laparotomi eksplorasi dengan temuan intraoperatif menunjukkan web dan stenosis ±20 cm dari ligamen Treitz. Dilakukan reseksi dan anastomosis jejunojejunostomy end-to-side. Asupan per oral dimulai pada hari kedua pascaoperasi dan volume ditingkatkan secara bertahap. Pasien mentoleransi asupan oral dengan baik dan dipulangkan setelah 9 hari tanpa komplikasi.
Sindrom Guillain-barre dengan Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C) Annisa, Mardiana -
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p745-751.2023

Abstract

Sindrom Guillain-Barre (SGB) adalah penyakit autoimun yang menyerang saraf tepi, dapat dipicu oleh infeksi yang baru terjadi, dan mengenai segala usia. Gejala SGB berupa kelemahan progresif yang dimulai dari anggota gerak hingga otot kranial dan pernapasan, menyebabkan kelumpuhan total, kegagalan pernapasan, bahkan kematian. Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C) adalah kumpulan gejala inflamasi multisistem berkaitan dengan infeksi COVID-19, yang dapat menyebabkan kegagalan organ multipel. MIS-C menyebabkan beberapa gejala neurologis pada anak dan remaja, termasuk sindrom Guillain-Barre (SGB). Pada laporan kasus ini kami membahas mengenai anak laki-laki berusia 1 tahun yang didiagnosis Sindrom Guillain-Barre dengan MIS-C. Pasien mendapatkan terapi IVIG, obat-obatan, dan terpasang ventilator. Pasien dirawat di ruang intensive anak dengan lama rawatan selama 18 hari. Kondisi pasien telah mengalami perbaikan dan pasien diperbolehkan untuk rawat jalan serta pemantauan ke poliklinik anak.Kata kunci: Sindrom Guillain-Barre; MIS-C
Pengaruh Konsumsi Susu Formula melalui Botol terhadap Kejadian Early Childhood Caries (ECC) Pada Anak Balita Mona, Deli
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p672-679.2023

Abstract

Objective: The purposeof this study is to determine the ef ect of formula milk through bottles onthei ncidence of Early Childhood Caries (ECC) in children under five. Methods: The methodsof this study was conducted by searching and reviewing various journals, literature reviews, and books on caries, Early Childhood Caries (ECC), formulamilk, the ef ect of formula milk. Result: Consumption of formula milk through a bottle canincrease the incidence of ECC. The increase in the incidence of ECCwasinfluenced by the duration, frequency, time and duration of consuming formulamilk. Conclusion: The conclusion is an ef ect of the consumption of formula milk throughbottles on the incidence of Early Childhood Caries (ECC) in children under fivewhich is influenced by the duration, frequency, time and duration of consuming formula milk.
Leukositosis, Neutrofilia, Radiologi Pneumonia, dan Usia Lanjut sebagai Faktor Risiko Derajat Kritis Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Semen Padang : Studi Kasus Kontrol Efrida, Efrida
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i5.p805-812.2023

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2), telah menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi di seluruh dunia. Banyaknya kasus terkonfirmasi di seluruh dunia mendorong pemahaman komprehensif tentang faktor risiko COVID-19, sehingga dapat membantu pencegahan penyakit, perkembangan penyakit, dan hasil yang dapat merugikan pasien. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan derajat keparahan penyakit pasien COVID-19 di Rumah Sakit Semen Padang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan case-control menggunakan 100 data rekam medis pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Semen Padang pada tahun 2021. Parameter yang diperiksa berupa komorbid, rontgen foto toraks, dan parameter labor yaitu leukosit, neutrofil, limfosit, RNL, dan D-dimer. Teknik pengambilan sampel adalah consecutive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil dianggap bermakna jika nilai p<0,05. Hasil: Karakteristik pasien rawatan COVID-19: laki-laki sebanyak 51% dan perempuan 49%, kelompok umur lansia (>60 tahun) sebanyak 45%, 65% pasien memiliki komorbid, 63% pasien memiliki hasil pemeriksaan radiologi pneumonia. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara kelompok umur, hasil pemeriksaan radiologi, jumlah leukosit, dan jumlah neutrofil dengan derajat keparahan pasien COVID-19. Simpulan: Kelompok umur lansia, radiologi pneumonia, leukositosis, dan neutrofilia menjadi faktor risiko pasien COVID-19 derajat kritis di Rumah Sakit Semen Padang tahun 2021.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue