cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Pengaruh pemberian salep ekstrak etanol daun sirih terhadap jumlah fibroblas penyembuhan luka Rattus novergicus Wulandari, Dwi Ayu
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p548-554.2023

Abstract

Luka merupakan suatu keadaan hilang atau rusaknya sebagian dari jaringan tubuh. Fibroblas menjadi agen utama dalam proses penyembuhan luka. Daun sirih hijau memiliki kandungan tanin, saponin, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antimikroba dan antiseptik sehingga dianggap dapat meningkatkan fibroblas. Tujuan: Mengetahui efek salep ekstrak etanol 70% daun sirih terhadap jumlah fibroblas pada penyembuhan luka tikus putih jantan galur Wistar. Metode: Penelitian menggunakan 30 tikus yang dibagi menjadi 2 kelompok yang terdiri pengamatan hari ke-7 dan hari ke-14. Setiap kelompok pengamatan terdiri 5 kelompok, kelompok kontrol Negatif (KN), kelompok kontrol Positif (KP), kelompok Sirih 7,5% (SI), kelompok Sirih 15% (SII), kelompok Sirih 30% (SIII). Analisis data rerata jumlah fibroblas pada tiap kelompok perlakuan pada hari ke-7 menggunakan uji Shapiro-Wilk dan dilajutkan uji Kruskal-Wallis. Uji one way ANOVA dan dilanjutkan uji Pos Hoc LSD untuk melihat hasil perbandingan rerata jumlah fibroblas pada hari ke 14 untuk mengetahui perbedaan antar kelompok perlakuan. Hasil: Rerata jumlah fibroblas antar kelompok perlakuan ekstrak daun sirih lebih kecil dibandingkan dengan kedua kelompok kontrol pada hari ke-7 dan hari ke-14. Kesimpulan: Salep ekstrak etanol 70% daun sirih dosis 7,5%, 15% dan 30% tidak efektif meningkatkan jumlah fibroblas pada hari ke-7 dan hari ke-14.
Hubungan antara kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dan kualitas hidup pasien TB paru Panjaitan, Sri Hotnatiury; Pratiwi, Sari Eka; Liana, Delima Fajar
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i3.p278-287.2025

Abstract

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dan kualitas hidup pasien TB paru di Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak. Metode: Studi analitik observasional jenis cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien TB paru yang menerima pengobatan di Pusat Kesehatan Masyarakat  yang ada di Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan subjek penelitian sebesar 76 orang. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil: Hasil uji analisis Rank Spearman didapatkan nilai p sebesar 0,000 (Sig <0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat anti tuberkulosis dan kualitas hidup pasien TB paru di Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak.Kata kunci: pasien TB paru; kepatuhan minum obat; kualitas hidup
Correlation Of Neutrophil Lymphocyte Ratio And Platelet Lymphocyte Ratio With Severity Of COVID-19 Warman, Fadil Ahmadhia; Yulia, Dwi; Kadri, Husnil; Mulyana, Roza; Yusri, Elfira; Putra, Syandrez Prima
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i2.p125-137.2025

Abstract

The neutrophil lymphocyte ratio (NLR) and platelet lymphocyte ratio (PLR) tests are simple tests can be done before a COVID-19 patient hospitalized. This examination is useful for determining the diagnosis and prognostic of the patient. The aim of the study was to determine the correlation between NLR and PLR with the severity of COVID-19. This research was an analytical study with a cross-sectional approach using secondary data from 289 medical records of patients with confirmed COVID-19 for the period June-August 2021. The total sampling technique was used and processed with the chi-square test. Most of the research subjects were in the range of 26-45 years (28.4%). More than half of the subjects were female (61.6%). There were 99 patients (34.3%) with severe conditions. Less than half of the patients had abnormal leukocyte and platelet examination results, namely 64 (22.1%) and 56 (19.4%). Patients with abnormal NLR and PLR examinations were 135 (46.7%) and 123 (42.6%). There was a significant correlation between NLR and the severity of COVID-19 inpatients (p<0.001, OR=9.452). There is a significant correlation between PLR and the severity of COVID-19 inpatients (p<0.001, OR=7.268). This study concludes a significant correlation between NLR and PLR with the severity of COVID-19.
Korelasi Mean Platelet Volume dengan Child-Pugh Score pada Pasien Sirosis Hepatis Stadium Dekompensata Shara, Fhany El; Nasrul, Ellyza; Yulia, Dwi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p633-638.2023

Abstract

Tujuan : Sirosis hepatis stadium dekompensata memiliki angka ketahanan hidup yang lebih rendah. Child-Pugh Score secara klinis banyak digunakan untuk menentukan derajat penyakit sirosis hepatis. Relevansi nilai mean platelet volume (MPV) dengan Child-Pugh Score menggambarkan kondisi inflamasi kronis pada sirosis hepatis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi nilai MPV dengan Child-Pugh Score pada pasien sirosis hepatis stadium dekompensata; Metode : Penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif dilakukan terhadap 54 pasien sirosis hepatis stadium dekompensata dengan etiologi infeksi virus hepatitis B dan C di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Mei hingga Agustus 2022. Nilai MPV dan Child-Pugh Score diperoleh dari observasi data rekam medis. Data dianalisis dengan uji korelasi Spearman, bermakna jika p<0,05; Hasil : Subjek penelitian sebagian besar laki-laki (75,9%) dengan rerata usia 53,3 (10,87) tahun. Rerata nilai MPV didapatkan 10,49 (0,13) fL. Median Child-Pugh Score adalah 11 (7–15). Uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat korelasi positif lemah antara nilai MPV dengan Child-Pugh Score (r=0,29) dan bermakna secara statistik (p=0,03); Kesimpulan : Terdapat korelasi positif lemah antara nilai MPV dengan Child-Pugh Score pada pasien sirosis hepatis stadium dekompensata di RSUP Dr. M. Djamil Padang
Refraktori Trombosit pada Ibu dengan Trombositopenia dalam Kehamilan Hikmah, Nurul; Subono, Riska
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p788-800.2023

Abstract

Pendahuluan: Refraktori trombosit selalu menjadi masalah pada pasien trombositopenia karena meningkatkan risiko perdarahan spontan yang dapat mengancam jiwa. Kondisi ini menjadi penyulit dalam terapi pasien trombositopenia dan perdarahan. Penyebab paling sering refrakter pada pasien adalah nonimun seperti perdarahan, fever/sepsis, splenomegaly, hematopoietic stem cell transplantation (HSCT), disseminated intravascular coagulation (DIC), graft-versus-host disease (GVHD), vaso-occlusive diseases (VOD), drug-induced thrombocytopenia. Laporan Kasus: Seorang wanita usia 23 tahun G2P1001 hamil 34 minggu presentasi kepala janin tunggal hidup dengan riwayat seksio cesarea dirujuk ke RSUD Dr. Soedarso dengan penurunan kadar trombosit (97.000 u/L). Pemeriksaan laboratorium menunjukkan penurunan kadar hemoglobin (9,9 gr/dL) dan penurunan kadar trombosit (67.000 u/L). Pasien kemudian ditatalaksana dengan tranfusi trombosit konsentrat untuk persiapan persalinan agar dapat mengurangi risiko maternal dan neonatal, pematangan paru janin, dan pemberian metilprednisolon untuk membantu kondisi trombositopenia. Setelah tatalaksana dilakukan, tidak terjadi peningkatan trombosit sesuai target dan berdasarkan formula corrected count increment (CCI), didapatkan hasil 3,472 xm2/uL sehingga diduga terjadi rekraktori trombosit pada pasien ini. Kesimpulan: Diagnosisnya ialah refraktori trombosit pada trombositopenia gestasional suspek proses imunologi. Pilihan pengobatan pada pasien ini ialah transfusi trombosit konsentrat dan kortikosteroid intravena. Refraktori trombosit dapat terjadi pada pemberian transfusi trombosit berulang maka terapi transfusi dilakukan dengan menilai secara holistik kondisi pasien.
Aktivitas Antijamur Infusa Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm.f.) Lindau) Terhadap Pertumbuhan Candida albicans S, Kenny Jhody
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p650-661.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui aktivitas antijamur infusa daun dandang gendis terhadap pertumbuhan Candida albicans dan mengetahui konsentrasi efektif infusa daun dandang gendis pada pertumbuhan Candida albicans; Metode: Skrining fitokimia infusa daun dandang gendis dilakukan dengan pengujian secara kualitatif. Pembuatan infusa daun dandang gendis dilakukan dengan merebus daun dandang gendis selama 15 menit dalam akuades yang telah dipanaskan dengan suhu 90oC. Pengujian aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Flukonazol 25 ug/cakram dan Itrakonazol 8ug/cakram digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril digunakan sebagai kontrol negatif; Hasil: Berdasarkan hasil uji metabolit, didapatkan kandungan metabolit sekunder infusa daun dandang gendis yaitu fenol, saponin, tanin, terpenoid, alkaloid, dan flavonoid. Metabolit sekunder dominan pada infusa daun dandang gendis adalah fenol (+++). Pengujian infusa daun dandang gendis tidak menunjukkan adanya zona hambat meskipun diujikan pada konsentrasi 100%; Kesimpulan: Infusa daun dandang gendis tidak memiliki aktivitas antijamur terhadap Candida albicans.
Aktivitas Antibakteri Infusa Daun Dandang Gendis (Clinacanthus nutans (Burm.f.) Lindau) Terhadap Pertumbuhan Shigella flexneri Ling, Ling
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p639-649.2023

Abstract

Tujuan: Mengetahui aktivitas antibakteri infusa daun dandang gendis terhadap pertumbuhan Shigella flexneri dan mengetahui konsentrasi efektif infusa daun dandang gendis pada pertumbuhan Shigella flexneri; Metode: Skrining fitokimia infusa daun dandang gendis dilakukan dengan pengujian secara kualitatif. Pembuatan infusa daun dandang gendis dilakukan dengan merebus daun dandang gendis selama 15 menit dalam akuades yang telah dipanaskan hingga 90°C. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%. Siprofloksasin 5 µg/disk digunakan sebagai kontrol positif dan akuades steril digunakan sebagai kontrol negatif; Hasil: Berdasarkan hasil uji metabolit, didapatkan kandungan metabolit sekunder infusa daun dandang gendis adalah fenol, tanin, saponin, terpenoid, flavonoid, dan alkaloid. Metabolit sekunder dominan pada infusa daun dandang gendis adalah fenol (+++). Pengujian infusa daun dandang gendis tidak menunjukkan adanya zona hambat meskipun diujikan pada konsentrasi 100%; Kesimpulan: Infusa daun dandang gendis tidak memiliki aktivitas antibakteri terhadap Shigella flexneri.
Role Of Endoscopy To Reduce Extreme Hyperbilirubinemia In Lemmel Syndrome : A Case Report Suswita, Rini
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p730-735.2023

Abstract

Duodenal diverticulum is a false diverticulum which is generally asymptomatic, frequently founded incidentally at endoscopy and 22% at autopsy. One to five percent of duodenal diverticulum have complications such as bilio-pancreatic complications. Lemmel syndrome is a complication of bilio-pancreatic characterized by jaundice, increased levels of bilirubin, liver and pancreatic enzymes. Reported a male patient, 72 years old, he complained abdominal pain in the right upper quadrant, yellow eyes and body, and dark tea-colored urine. Abdominal pain with Visual Analog Scale (VAS) value between 6 to 7. Blood test resulted prolonged APTT 37", PT 17.7", INR 1.66, increased in total bilirubin 26.0 mg/dL with a ratio of direct and indirect bilirubin was 15.0 mg/dL and 11.0 mg/dL consecutively, hyponatremia 133 mmol/L, and hypokalemia 5.2 mmol/L. Abdominal CT scan examination showed compression of the distal bile duct (common bile duct) and dilatation of the proximal bile duct, both intra and extra-hepatic bile ducts. ERCP with endoscopic sphincterotomy and biliary stent placement can be an option for drainage and decompression of the biliary tract to prevent further complications to severe hyperbilirubinemia and the effects of biliary tract obstruction.
Endoscopic Sphenopalatine Artery Ligation in Recurrent Epistaxis with Hypertensio Zhann, Aini; Irfandy, Dolly; Budiman, Bestari Jaka; Viotra, Deka
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p736-744.2023

Abstract

AbstractBackground: Epistaxis is the most common case in ORL-HNS emergencies. One of the risk factors of recurrent epistaxis is hypertension. Epistaxis in hypertension usually originates from the posterior vessels. This requires more invasive procedures such as sphenopalatine artery ligation. Case Report: A 58-year-old woman with complaints of recurrent epistaxis from the right nose. The results of the blood pressure examination showed the results of 190/120 mmHg. The patient underwent sphenopalatine artery ligation to prevent recurrence. Conclusion: One of the factors for recurrent epistaxis is hypertension. Initial management of epistaxis with recurrent hypertension can be done in a conservative way followed by surgery and keeping blood pressure stable. Endoscopic sphenopalatine artery ligation is the definitive treatment according to the epistaxis management algorithm. Endoscopic sphenopalatine artery ligation provides satisfactory results and minimal complications.Keywords: Recurrent epistaxis, hypertension, sphenopalatine artery ligation
Hubungan Antara Jenis Paparan Radiasi Sinar-X dan Masa Kerja Dengan Kadar SGOT, SGPT, Ureum, dan Kreatinin Pada Pekerja Radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang Harahap, Endang Primawaty; Efrida, Efrida
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p560-566.2023

Abstract

Latar Belakang: Interaksi radiasi sinar-X berupa ionisasi dan eksitasi terhadap materi yang dilewatinya,     menyebabkan perubahan DNA, sel, jaringan, dan organ. Jenis paparan (langsung, tidak langsung) dan masa kerja (5 tahun) memengaruhi efek paparan yang terjadi. Tujuan: Mengetahui hubungan antara jenis paparan radiasi sinar-X dan masa kerja dengan kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin pekerja radiasi. Metode: Penelitian analitik rancangan potong lintang 56 pekerja radiasi RSUP Dr. M. Djamil Padang yang melakukan pemeriksaan SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin (Maret 2022). Data dianalisis dengan uji parametrik t tidak berpasangan, bermakna jika p<0,05. Hasil: Subjek penelitian 30 laki-laki (53,6%), 26 perempuan (46,4%), rerata umur 34 tahun (23-55 tahun). Distribusi frekuensi paparan langsung 32(57,1%), tidak langsung 24(42,9%). Kadar SGOT, SGPT, ureum, kreatinin paparan langsung berturut-turut 19,6U/L; 25,5U/L; 28,8mg/dL; 0,8mg/dL, paparan tidak langsung 18,3U/L; 20,9U/L; 27,8mg/dL; 0,8mg/dL. Tidak ditemukan perbedaan bermakna antar 2 kelompok (p>0,05). Pembahasan: Tidak terdapat hubungan paparan radiasi sinar-X dengan kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin disebabkan dosis paparan dalam nilai batas dosis dan penerapan proteksi radiasi sesuai standar. Simpulan: Tidak terdapat perbedaan bermakna kadar SGOT, SGPT, ureum, dan kreatinin antara pekerja radiasi yang terpapar langsung dengan yang tidak terpapar langsung.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue