cover
Contact Name
Hirowati Ali
Contact Email
hirowatiali@med.unand.ac.id
Phone
+6281276163526
Journal Mail Official
mka@med.unand.ac.id
Editorial Address
Faculty of Medicine, Universitas Andalas
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Majalah Kedokteran Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : 01262092     EISSN : 24425230     DOI : https://doi.org/10.25077
Core Subject : Health,
Majalah Kedokteran Andalas (MKA) (p-ISSN: 0126-2092, e-ISSN: 2442-5230) is a peer-reviewed, open-access national journal published by Faculty of Medicine, Universitas Andalas and is dedicated to publish and disseminate research articles, literature reviews, and case reports, in the field of medicine and health, and other related disciplines
Articles 792 Documents
Laporan Kasus Pasien Curiga Covid-19, Efusi Perikard Masif EC Infeksi Klebsiella Pneumonia dan Pneumonia Anugrah, Diyas
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p776-787.2023

Abstract

COVID-19 adalah kegawatdaruratan bencana yang dapat menular kepada anak dan neonatus. COVID-19 dapat melibatkan berbagai organ termasuk jantung dan pernapasan. Laporan kasus ini berguna untuk mendalami lebih lanjut terkait kasus COVID-19, efusi perikardial dan pneumonia. Pada laporan kasus ini kami membahas mengenai bayi laki-laki berusia 10 bulan yang didiagnosis curiga COVID-19, efusi perikard masif ec klebsiella pneumonia dan pneumonia. Pasien mendapatkan pengobatan antibiotik, steroid, dan diuretik dengan rawatan selama 20 hari di HCU. Kondisi pasien telah mengalami perbaikan dan pasien diperbolehkan untuk rawat jalan serta pemantauan rutin ke poliklinik anak.
Tiroiditis Hashimoto dan Sindrom Gitelman Aprilia, Dinda; Decroli, Eva; Kam, Alexander; Tamayo, Auliangi
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p772-775.2023

Abstract

Seorang perempuan usia 34 tahun datang dengan keluhan lemah pada kedua tangan dan kaki, benjolan di leher, riwayat berdebar-debar, penurunan berat badan dan siklus menstruasi yang tidak teratur. Pasien didiagnosis dengan tiroiditis Hashimoto dan sindrom Gitelman. Pasien diterapi dengan levotiroksin dan koreksi elektrolit. Pasien kemudian pulang dalam keadaan perbaikan klinis.
Trombosis Vena Dalam pada Sindrom Nefrotik Afriant, Rudy; Fikri, Avino Mulana; Kam, Alexander
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p764-771.2023

Abstract

Seorang pasien laki-laki usia 34 tahun yang dirawat dengan dengan diagnosis deep vein thrombosis tungkai kanan dan sindrom nefrotik primer relaps. Trombosis pada sindrom nefrotik dapat timbul dari kebocoran protein dengan berat molekul yang tinggi sehingga menyebabkan hiperkoagulabilitas, peningkatan sintesis faktor yang mendorong trombosis, aktivasi dan agregasi trombosit, aktivasi sistem koagulasi, atau penurunan antikoagulan endogen. Pasien sudah diterapi dengan heparin dan terapi untuk sindrom nefrotik. Pasien dipulangkan dengan perbaikan klinis dan kontrol rutin ke poliklinik.
Perbedaan Rerata Absolute Lymphocyte Count Pada Pasien Coronavirus Disease 2019 Derajat Ringan-Sedang Dan Berat-Kritis Florentina, Popy; Husni, Husni
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p555-559.2023

Abstract

Latar Belakang: Coronavirus disease 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan SARS-CoV-2. Mayoritas pasien COVID-19 memiliki gejala ringan, proses inflamasi luas dapat menyebabkan perburukan klinis. Kelainan hematologi yang paling sering ditemukan pada pasien COVID-19 adalah limfopenia. Penurunan absolute lymphocyte count ditemukan pada pasien COVID-19 dengan klinis berat; Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rerata ALC pada pasien COVID-19 derajat ringan-sedang dan berat-kritis; Metode: Penelitian analitik dengan rancangan potong lintang dilakukan terhadap 100 pasien COVID-19 derajat ringan-sedang dan berat-kritis di RSUP Dr. M. Djamil Padang sejak Juli 2022 hingga Februari 2023. Total ALC dihitung dengan rumus jumlah leukosit x % limfosit per liter darah. Data dianalisis menggunakan uji T tidak berpasangan dengan kemaknaan (p<0,05); Hasil: Subjek penelitian sebagian besar laki-laki (59%). Rerata umur 53 tahun (23-84 tahun). Rerata ALC seluruh subjek penelitian 1,48x109/L dengan nilai terendah 0,53x109/L dan tertinggi 2,95x109/L. Rerata ALC pasien COVID-19 derajat ringan-sedang 1,95x109/L dan derajat berat-kritis 1,01x109/L. Uji statistik menunjukkan ditemukan perbedaan bermakna rerata ALC pada 2 kelompok (p=0,013); Pembahasan: Rerata ALC pasien COVID-19 derajat ringan-sedang dalam rentang normal dan derajat berat-kritis di bawah rentang normal; Simpulan: Ditemukan perbedaan rerata ALC pada pasien COVID-19 derajat ringan-sedang dan berat-kritis. 
Reexpansion Pulmonary Edema asrini, diana nur
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i5.p858-869.2023

Abstract

AbstrakReexpansion pulmonary edema (REPE) adalah edema paru non kardiogenik, biasanya bersifat unilateral. yang terjadi pada paru yang mengembang setelah periode kolaps akibat pneumotoraks atau efusi pleura. Walaupun kejadiannya jarang terjadi, namun tingkat mortalitasnya cukup tinggi. Faktor risiko REPE adalah multifaktorial dan etiologinya belum sepenuhnya jelas. Pendekatan klinis terbaik untuk REPE adalah dengan pencegahan. Penatalaksanaan REPE biasanya bersifat konservatif dan suportif yaitu dengan pemberian oksigen tambahan, dukungan ventilasi dan pemantauan hemodinamik.  Kata kunci: edema paru reekspansi, efusi pleura, pneumotoraks, pemberian oksigen tambahan, ventilasiAbstractReexpansion pulmonary edema (REPE) is non cardiogenic pulmonary edema, usually unilateral that occurs in the lung that expands after a period of collapse due to pneumothorax or pleural effusion. Although it is a rare case, the mortality rate is quite high. The risk factors for REPE are multifactorial and the etiology is not completely clear. The best clinical approach to REPE is prevention. Management of REPE is usually conservative and supportive with supplemental oxygen, ventilatory support, and hemodynamic monitoring Keywords: reexpansion pulmonary edema, pleural effusion, pneumothorax, supplemental oxygen, ventilatory support
The Potential of Bacillus spp. In Green Biosynthesis of Zinc Oxide Nanoparticles Alviche, Lola; Agustien, Anthoni; Djamaan, Akmal
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i5.p818-835.2023

Abstract

Nanopartikel yang dihasilkan melalui metode Green biosintesis berpotensi untuk diterapkan pada dunis medis dan farmasi. Penelitian ini menggunakan senyawa metabolit yang dihasilkan isolat Bacillus spp untuk mereduksi zink sulfat menjadi nanopartikel zink oksida. Berdasarkan hasil pengukuran spetrofotometri UV-Vis panjang gelombang optimum koloid nanopartikel yang dihasilkan dari proses Green biosintesis isolate BES 6A dengan penambahan zink sulfat sebanyak 0,2 g/ml yaitu pada 366 nm. Adapun gugus fungsi Zn-O berdasarkan pengukuran FTIR terbaca pada panjang puncak gelombang 438 dan 530 cm-1. Bentuk kristal yang dihasilkan yaitu heksagonal dengan puncak 2Ɵ yang terdeteksi yaitu 31,82°; 34,33°; 36,49°; 47,56°; 57,16°; 63,20°; 66,76°; dan 68,99° yang menandakan kehadiran nanopartikel zink oksida berdasarkan referensi ICDD 00-001-1136. Ukuran nanopartikel yang dihasilkan yaitu 30 – 47 nm.
Effect of Dadih Probiotics on Malondialdehyde Levels in Diabetic Mellitus Rats With Alloxan Induction Fitriani, Indah; Efrida, Efrida
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i4.p517-525.2023

Abstract

Objective : This research aims to analyze the effect of dadih probiotics on MDA levels in alloxan-induced diabetic rats. Methods : This study used an experimental design with a post-test-only control group. Wistar strain white rat samples were divided into 4 groups. The negative group was not given any treatment, K(+), P1, and P2 were induced by alloxan 150 mg/kg BW on the first day. Groups P1 and P2 were given dadih probiotic doses of 1.87 g/200 gBW and 3.74 g/200 gBW on days 4 to 17. Results : Measurement of MDA levels was carried out on the 18th day. Data were analyzed with One Way Anova and a post-hoc test. The research results are statistically significant if p-value <0.05. The average levels of MDA K- 2.29 nmol/mL, K+ 3.77 nmol/mL, P1 2.97 nmol/mL, and P2 2.53 nmol/mL. Based on statistical tests, there was an effect of dadih probiotics on MDA levels as evidenced by a p-value < 0,05. Conclusion : Dadih probiotic doses of 1.87 g/200gBW and 3.74 g/200gBW can reduce MDA levels in rats.
Karakteristik dan Profil Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas I Denpasar Selatan Upadhana, Putu Satyakumara; Pramana, Gede Agus Indra; Pertiwi, Putu Restu; Dediyana, I Wayan
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v48.i3.p252-257.2025

Abstract

AbstrakTujuan: Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) merupakan suatu penyakit metabolik kronis dengan hiperglikemi yang persisten. Kondisi ini berhubungan dengan berbagai komplikasi. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik klinis dan profil pengobatan pasien DMT2 di Puskesmas I Denpasar Selatan.  Metode: Studi ini merupakan studi deskrpitif observasional dengan pendekatan potong lintang. Studi ini menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien DMT2 yang dirawat di Puskesmas I Denpasar Selatan pada 1 Februari 2023 – 28 Februari 2023, dengan menggunakan total sampling. Hasil: Terdapat 50 pasien dimasukkan pada penelitian ini. Sebagian besar berjenis kelamin perempuan (n=29;58,0%), dengan median usia sebesar 60 tahun. Prevalensi hipertensi adalah sebesar 54,0%. Sebagian besar pasien tergolong tidak mengalami obesitas (n=28;56,0%) dan memiliki kadar gula darah puasa yang tidak terkontrol (n=34;68,0%), dengan median gula darah puasa sebesar 160 mg/dL. Mayoritas pasien memiliki durasi pengobatan DMT2 sebesar >10 bulan (n=26;52,0%). Metformin merupakan obat yang paling banyak diberikan pada bulan Februari 2023 (n=43;86,0%), diikuti dengan glimepiride (n=42;84,0%). Sebagian besar pasien memiliki riwayat penggunaan obat selain obat anti diabetes (n=44;88,0%), meliputi simvastatin (n=29;58,0%), amlodipine (n=26; 52,0%), alopurinol (n=21; 42,0%), dan captofril (n=6; 12,0%). Kesimpulan: Sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan, memiliki kadar gula darah puasa yang tidak terkontrol, dan mendapatkan pengobatan metformin.  
Hubungan Efek Metabolik dan Hormon Kortisol Terhadap Pasien Gangguan Ansietas yang Berobat di Poli Psikiatri RS Madani Medan Nuralita, Nanda Sari
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p886-893.2023

Abstract

Pendahuluan: Gangguan ansietas merupakan suatu kondisi yang sering dijumpai pada masyarakat secara umum. Gangguan ansietas jangka panjang dapat menyebabkan peningkatan hormon adrenalin sehingga terjadi peningkatan asam lemak bebas dan kadar glukosa darah, dan juga menyebabkan pelepasan hormon kortisol, yaitu hormon glukokortikoid yang disintesis dari kolesterol di korteks adrenal, yang dapat memberikan dampak negative terhadap efek kardiovaskular, metabolisme dan pernapasan. Kortisol umumnya dikenal sebagai "hormon stres", yang hanya dilepaskan selama kondisi stres. Tujuan: tujuan penelitian ini unutuk melihat hubungan antara efek metabolik terhadap peningkatan hormon kortisol pada pasien yang mengalami gangguan ansietas. Metode: penelitian merupakan penelitian analitik numerik dengan cara cross sectional, cara pengambilan sampel dengan cara non probability sampling jenis consecutive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna antara gangguan ansietas terhadap peningkatan kadar gula darah (p=0.001, r =0,625) dan kadar kolesterol (p<0.001, r=0,717). Tidak Terdapat perbedaan yang bermakana antara gangguan ansietas terhadap peningkatan hormone kortiso dengan nilai P=0.366, r=0,189. Kesimpulan: Dijumpai perbedaan bermakna antara gangguan ansietas terhadap peningkatan kadar gula darah dan kolesterol, tidak dijumpai perbedaan yang bermakana antara gangguan ansietas terhadap peningkatan hormon kortisol.
Korelasi Fibrinogen dan INR dengan Kejadian Pendarahan Varises Esofagus pada Pasien Sirosis Hepatis di RSUP H. Adam Malik , Medan Utari, Veronika Diah; Ganie, Ratna Akbar; Sungkar, Taufik Taufik
Majalah Kedokteran Andalas Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/mka.v46.i6.p894-903.2023

Abstract

Tujuan: untuk menentukan korelasi Fibrinogen dan INR dengan kejadian perdarahan varises esofagus pada pasien sirosis hepatis di RSUP H. Adam Malik, Medan. Metode: Penelitian cross-sectional dengan teknik consecutive sampling. Populasi penelitian adalah pasien dengan sirosis hepatis yang dirawat di Ruangan Rawat Inap Departemen Ilmu Penyakit Dalam Subdivisi Gastroenterohepatologi RSUP H. Adam Malik, Medan.  Hasil: Karakteristik demografi subjek penelitian didominasi dengan jenis kelamin laki-laki pada dua kelompok studi. Dijumpai adanya perbedaan yang signifikan antara nilai INR pada kelompok studi perdarahan saluran cerna dan tanpa perdarahan saluran cerna (p=0,040) di mana pada subjek perdarahan saluran cerna lebih tinggi nilai INR daripada subjek tanpa perdarahan saluran cerna. Ditemukan korelasi yang signifikan antara fibrinogen dan INR (p<0,001) dan nilai korelasi yang diperoleh adalah -0,816. Simpulan: Tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai Fibrinogen pada subjek dengan atau tanpa perdarahan varises esofagus. Terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai INR pada subjek dengan atau tanpa perdarahan varises esofagus yang menunjukkan sampel dengan perdarahan varises esofagus memiliki nilai INR lebih tinggi. Tidak ada korelasi dengan signifikan kuat antara nilai Fibrinogen dan INR. 

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 48 No. 4 (2025): MKA October 2025 Vol. 48 No. 3 (2025): MKA July 2025 Vol. 48 No. 2 (2025): MKA April 2025 Vol. 48 No. 1 (2025): MKA January 2025 Vol 46, No 12 (2024): Online Oktober 2024 Vol 46, No 11 (2024): July 2024 Vol 46, No 10 (2024): Supplementary April 2024 Vol 46, No 10 (2024): Online May 2024 Vol. 47 No. 4 (2024): MKA October 2024 Vol. 47 No. 3 (2024): MKA July 2024 Vol. 47 No. 2 (2024): MKA April 2024 Vol. 47 No. 1 (2024): MKA Januari 2024 Vol 46, No 9 (2024): Supplementary Januari 2024 Vol 46, No 8 (2024): Online Januari 2024 Vol 46, No 7 (2023): Supplementary December 2023 Vol 46, No 5 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 4 (2023): Online Juli 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Supplementary July 2023 Vol 46, No 3 (2023): Supplementary May 2023 Vol. 46 No. 3 (2023): Online Juli 2023 Vol 46, No 2 (2023): Online April 2023 Vol 46, No 1 (2023): Online Januari 2023 Vol 46, No 6 (2023): Online Oktober Vol. 46 No. 4 (2023): Online Oktober Vol 45, No 4 (2022): Online October 2022 Vol 45, No 3 (2022): Online July 2022 Vol 45, No 2 (2022): Online April 2022 Vol 45, No 1 (2022): Online Januari 2022 Vol 44, No 7 (2021): Online Desember 2021 Vol 44, No 6 (2021): Online November 2021 Vol 44, No 5 (2021): Online Oktober 2021 Vol 44, No 4 (2021): Online September 2021 Vol 44, No 3 (2021): Online August 2021 Vol 44, No 2 (2021): Online July 2021 Vol 44, No 1 (2021) Vol 43, No 2 (2020): Online Mei 2020 Vol 43, No 1 (2020): Published in January 2020 Vol 42, No 3S (2019): Published in November 2019 Vol 42, No 3 (2019): Published in September 2019 Vol 42, No 2 (2019): Published in May 2019 Vol 42, No 1 (2019): Published in January 2019 Vol 41, No 3 (2018): Published in September 2018 Vol 41, No 2 (2018): Published in May 2018 Vol 41, No 1 (2018): Published in January 2018 Vol 40, No 2 (2017): Published in September 2017 Vol 40, No 1 (2017): Published in May 2017 Vol 39, No 2 (2016): Published in August 2016 Vol 39, No 1 (2016): Published in April 2016 Vol 38, No 3 (2015): Published in December 2015 Vol 38, No 2 (2015): Published in September 2015 Vol 38 (2015): Supplement 1 | Published in September 2015 Vol 38, No 1 (2015): Published in May 2015 Vol 37, No 3 (2014): Published in December 2014 Vol 37, No 2 (2014): Published in September 2014 Vol 37 (2014): Supplement 2 | Published in December 2014 Vol 37 (2014): Supplement 1 | Published in March 2014 Vol 37, No 1 (2014): Published in May 2014 Vol 36, No 2 (2012): Published in August 2012 Vol 36, No 1 (2012): Published in April 2012 Vol 35, No 2 (2011): Published in August 2011 Vol 35, No 1 (2011): Published in April 2011 Vol 34, No 2 (2010): Published in August 2010 Vol 34, No 1 (2010): Published in April 2010 Vol 33, No 2: Agustus 2009 Vol 33, No 1: April 2009 Vol 32, No 2: Agustus 2008 Vol 32, No 1: April 2008 More Issue