cover
Contact Name
Hilda Hilaliyah
Contact Email
hilda.unindra@gmail.com
Phone
+6287878741498
Journal Mail Official
jurnal.deiksis@gmail.com
Editorial Address
Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI Kampus A Gedung 3 lantai 2, Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Deiksis
Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and literature education focused on Language Learning and Indonesian Literature, Class Action Research (CAR) of the teaching of Language and Indonesian Literature, Indonesian Linguistics and Literature, Linguistic and Literary analysis as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least two peer-reviewers. Deiksis is managed to be issued twice in every volume. The scope of Deiksis is Indonesian Language and Literature Learning Model, Assessment and Evaluation of Teaching Indonesian Language and Literature, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, cognitive linguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies.
Articles 411 Documents
Juvenile Analysed Based on The Aspect of Morality on The Movie “Alpha Dog” by Nick Cassavetes Christanto Dwi Nugroho
Deiksis Vol 11, No 01 (2019): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.217 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v11i01.3211

Abstract

This study is supposed to know the aspect of morality on the movie Alpha Dog by Nick Cassavetes, to know how the form and the function of language use for describing of moral and the use of language to present good and bad character using descriptive qualitative. Having been analyzed the writer comes to the conclusion that bad moral is dominant comparing to good moral. Final the main of character building is parent hands, that good character its part is frontal not to be given from generation but the parents companion is needed is every process of growth especially in the “labil”: condition of kids protected then from juvenile delinquencies. Juvenile delinquency look easy to spend out for the youth, and not to easy to care but it can be one of the danger of a nation, if it is not well cared by parent and society growth.  Keyword : Juvenille delinquency, morality, alpha dog 
MARAKNYA PENGGUNAAN BAHASA GAUL DI KALANGAN PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS Hilda Hilaliyah
Deiksis Vol 2, No 01 (2010): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.695 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v2i01.391

Abstract

Maraknya penggunaan bahasa gaul di kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) bersumber pada penyebarannya dari berbagai media, seperti televisi, radio, majalah-majalah remaja populer, dan internet. Bahasa gaul remaja merupakan variasi bahasa yang mempunyai karakteristik tersendiri yang membedakan tutur remaja dengan tutur bahasa yang lain. Karakteristik bahasa gaul remaja tampak pada pilihan kosakata, ungkapan, pola, dan strukturnya. Keberadaan bahasa gaul tidak perlu diperangi karena sifatnya hanya sementara (temporal). Jika remaja terus dikekang dalam menggunakan bahasa gaul yang menurut mereka merupakan salah satu cara menunjukkan eksistensinya, tidak mustahil akan berakibat fatal, terlebih lagi pada masa tuanya. Namun, yang perlu diperhatikan, pengguanaan bahasa gaul harus disesuaikan dengan tempat, situasi, dan siapa lawan bicara kita. Untuk itu, perlu adanya pembiasaan untuk menempatkan diri, dan selalu mematuhi norma-norma bahasa yang berlaku.Kata Kunci : marak, bahasa gaul, remaja, pelajar SMA
PERANAN HUMAS DALAM MEMBENTUK CITRA POSITIF PERGURUAN TINGGI Heppy Atma Pratiwi
Deiksis Vol 3, No 01 (2011): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.473 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v3i01.414

Abstract

Institusi pendidikan terutama pendidikan tinggi dihadapkan pada tantangan global. Semua itu dilakukan untuk menarik simpati, memenuhi target, dan meningkatkan jumlah mahasiswa yang akan diperoleh tiap tahunnya. Mengingat banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencapai target dan tujuan, diperlukan berbagai strategi dan kerjasama yang baik dari banyak pihak, baik internal maupun eksternal. Untuk menghadapi hal itu, strategi pemasaran, pengelolaan perguruan tinggi yang baik serta pemberian informasi yang positif kepada masyarakat sangat diperlukan. Salah satu unit yang dapat mendukung kegiatan tersebut adalah bagian kehumasan. Tugas Humas di sini meyakinkan kepada masyarakat, apa yang telah dicapai lembaga pendidikan tinggi selama ini, dengan memberikan fakta-fakta, misalnya sarana prasarana yang baik, dosen yang handal, jumlah mahasiswa yang telah terserap bekerja di berbagai lembaga pemerintahan, maupun perusahaan besar cukup banyak, mahasiswa yang berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional cukup signifikan. Harapan lebih jauh lagi adalah lembaga pendidikan tinggi ini akan mendapatkan mahasiswa yang lebih banyak dan menghasilkan lulusan yang lebih baik sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan.Kata kunci : Humas, Citra, Perguruan Tinggi
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN MINAT BELAJA BAHASA INDONESIA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SISWA KELAS IX SMP NEGERI DI KABUPATEN BOGOR Ryan Hidayat
Deiksis Vol 8, No 03 (2016): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v8i03.786

Abstract

Abstract : The purpose of this research is to find the extent to which the influence of learning model and interest study Indonesian Language of the ability of writing a wreath.This research methodology is experiment by test normality, linieritas test, multikolinearitas test, and the heteroskedastisitas. Data on learning model viewed from two distinct classes, experimentation class and conventional class. For interest study Indonesian Language is measured from the chief that measures about interest student learning. For the ability writing a wreath is measured by the result of student’s writing test.The results of the research : 1). There is significant influence learning model of the ability of writing a wreath. This is evidenced Fo = 14,842 and sig. = 0,000 < 0,05. 2). There is significant interest learn of the ability of writing a wreath. This is evidenced Fo = 37,799 and sig.= 0,000 < 0,05. 3). There is an insignificant interaction influence  learning model and interest learn of the ability of writing a wreath. This is evidenced Fo = 2,507 and sig. = 0,118 > 0,05.Keywords : Learning Model, Interest of Study Indonesian Language, Ability of Writing a Wreath
ASSESMENT IN TEACHING ENGLISH Firdaus Syahril
Deiksis Vol 4, No 02 (2012): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.235 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v4i02.451

Abstract

Assessment is an activity that can not be separated from educational activities which carried out should be followed activities by assessment activities. Assessment purpose is not only assessing students’ work but also using as a feed back of rating of the teaching activities carried out. Assessment of students must do continuously during the course of teaching and learning activities. Assessment dealing with quantitative and qualitative data, while measurements are only part of appraisal is always associated with qualitative data. Assessment requires quantitative data from measurements. Conversely, the measurement is also very tied to the special assessment issues related to the objectives and criteria that are used. Assessment is the process of obtaining and using information to make consideration as the basic of information retrieval. Thus, there are three components of assessment namely information, consideration, and decisionsKey words: Assessment and measurement.
Pengaruh Penggunaan Media Permainan Scrabble Terhadap Keterampilan Menulis Teks Prosedur Siswa Kelas X, SMA Tugu Ibu, Depok, Jawa Barat Mu&#039;thia Mubasyira; Sigit Widiyarto
Deiksis Vol 9, No 03 (2017): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.361 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v9i03.961

Abstract

Peneliti ini dilakukan di kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen, peneliti menggunakan media scrabble sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa  anak lebih antusias dan aktif belajar di kelas. Penggunaan media permainan scrabble dapat membantu tercapainya tujuan pembelajaran. Terdapat perbedaan rata-rata pada kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rata-rata kelas kontrol sebesar 29,4, sedangkan kelas eksperimen sebesar 82,4. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh sebesar 17% antara kelas yang menggunakan media permainan scrabble dan kelas yang tidak menggunakan media permainan.  Kata Kunci: permainan, scrabble, menulis, prosedur.
PENGARUH PENGUASAAN KOSA KATA DAN PEMAHAMAN KALIMAT TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS NARASI Chadis Chadis
Deiksis Vol 6, No 02 (2014): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.346 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v6i02.518

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat terhadap keterampilan menulis narasi. Jika ada pengaruh maka seberapa kuat pengaruh penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat terhadap keterampilan menulis narasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis korelasi dan regresi, yaitu menghubungkan antara data yang menunjukkan penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat dengan data yang menunjukkan keterampilan menulis narasi. Data tentang penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat yang diperoleh melalui angket yang disusun oleh peneliti, yaitu yang mengukur hal-hal yang berkaitan dengan dua hal di atas. Sedangkan, data tentang keterampilan menulis narasi diperoleh dari dokumen yang ada di sekolah yaitu hasil ulangan umum semester II tahun pelajaran 2011/2012. Hasil analisis pengaruh penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat terhadap keterampilan menulis narasi diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,837 dan koefisien determinasi sebesaar 70,06%, serta persamaan garis regresi = 41,633 + 0,307X1 + 0,217X2. Melalui analisis pengujian diperoleh bahwa koefisen korelasi dan koefisien regresi tersebut sangat signifikan. Hal tersebut membuktikan bahwa terdapat pengaruh sangat signifikan. penguasaan kosa kata dan pemahaman kalimat terhadap keterampilan menulis narasi.Kata Kunci : Kosa kata, Kalimat, Narasi
Adverbial Time in Toba Batak Language Imelda Malawaty Simorangkir
Deiksis Vol 10, No 03 (2018): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.376 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v10i03.2598

Abstract

Kata keterangan waktu atau adverb of time adalah bagian dari kelompok kata keterangan atau disebut dengan adverb. Dan adverb sendiri merupakan bagian dari grammar yang menerangkan tentang ketatabahasaan. Grammar menerangkan tentang bagaimana sebuah bahasa digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari sehingga dapat diucapkan dengan struktur-struktur yang cukup baik, dan tertata rapi dalam setiap kalimat atau kata yang disampaikan si pembicara kepada si pendengarnya. Keterangan waktu pada bahasa Inggris dapat mengubah bentuk kata kerja. Pembentukkan kata kerja dalam bahasa Inggris terdiri dari tiga bentuk, yaitu: kata kerja bentuk pertama (infinitive/verb1), kata kerja bentuk kedua (past tense), dan kata kerja bentuk ketiga (past participle), sedangkan keterangan waktu dalam bahasa Batak Toba memiliki peran dan fungsinya sendiri. Keterangan waktu dalam bahasa Batak Toba selalu diletakkan di awal kalimat setelah predikat atau di awal setelah subjek. Keterangan waktu pada bahasa Batak Toba dapat juga diletakkan di akhir kalimat, jika kalimat itu menerangkan peristiwa atau kegiatan yang terjadi pada masa purbakala, dan pada waktu tak tertentu. Keterangan waktu pada bahasa Batak Toba tidak mengubah bentuk kata kerja apapun walaupun keterangan waktu tersebut menunjukkan atau menerangkan peristiwa atau kegiatan yang terjadi pada masa sekarang, masa lampau.dan masa yang akan datang seperti pada bahasa Inggris. Metodologi penelitian ini adalah menggunakan deskriptif kualitatif berdasarkan pemikiran Cresweel. Teori yang digunakan untuk temuan dan pembahasan data dalam penelitian ini menggunakan teori Michael Swan yang merupakan ahli bahasa yang lebih cenderung memperhatikan bahasa Inggris asli Inggris (British English) dan mendefenisikan grammar. Dengan demikian, tujuan dari penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai bentuk-bentuk keterangan waktu dan fungsinya dalam bahasa Batak Toba dan bahasa Inggris yang dituang dalam kalimat.   Kata Kunci: Keterangan Waktu Pasti dan Tidak Terbatas, Pola Kalimat, Bahasa Batak Toba
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PENUGASAN DAN PERAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS Luluk Setyowati
Deiksis Vol 7, No 03 (2015): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.391 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v7i03.552

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran penugasan dan peran orang tua terhadap hasil belajar bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan analisis anova dua jalur. Sedangkan data dan informasi di lapangan dijaring dengan kuesioner dan tes. Berdasarkan analisis data disimpulkan: 1) Terdapat pengaruh signifikan metode pembelajaran terhadap hasil belajar bahasa Inggris. 2) Terdapat pengaruh signifikan peran orang tua terhadap hasil belajar bahasa Inggris. 3) Terdapat pengaruh interaksi yang tidak signifikan metode pembelajaran dan peran orang tua terhadap hasil belajar bahasa Inggris.Kata kunci: metode penugasan, peran orang tua, hasil belajar bahasa inggris
PROFESSIONALISM IN TEACHING ENGLISH (Disampaikan pada Seminar “Menjadi Unggul dalam Penguasaan Bahasa Inggris di SMP – SMA” Sanata Dharma University, Yogyakarta, Juli 22 – 23, 2008) Gustaman Saragih
Deiksis Vol 2, No 04 (2010): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.422 KB) | DOI: 10.30998/deiksis.v2i04.405

Abstract

Students in Indonesia have already learned English since they were in Junior High School; in fact, some of them have studied English since they were in Elementary School but most of them are not able to speak English fluently even though they have graduated from Senior High Schools. This caused of Teachers taught English by focusing on grammar and using Indonesian as lingua franca when they were teaching. To solve the problem mentioned above, a new strategy is needed, the strategy which is appropriate to teaching English as a means of communication.Key words : English learning strategy, English as a means of communication

Page 3 of 42 | Total Record : 411