cover
Contact Name
Hilda Hilaliyah
Contact Email
hilda.unindra@gmail.com
Phone
+6287878741498
Journal Mail Official
jurnal.deiksis@gmail.com
Editorial Address
Ruang Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Indraprasta PGRI Kampus A Gedung 3 lantai 2, Jl. Nangka No. 58 C (TB. Simatupang), Kel. Tanjung Barat, Kec. Jagakarsa, Jakarta Selatan 12530, Jakarta, Indonesia.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Deiksis
Deiksis is a journal that aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish scientific works from national and international lecturers, researchers, students, and practitioners to present their new ideas, concepts, and theories in Indonesian language and literature education focused on Language Learning and Indonesian Literature, Class Action Research (CAR) of the teaching of Language and Indonesian Literature, Indonesian Linguistics and Literature, Linguistic and Literary analysis as well as related topics. All articles are peer-reviewed by at least two peer-reviewers. Deiksis is managed to be issued twice in every volume. The scope of Deiksis is Indonesian Language and Literature Learning Model, Assessment and Evaluation of Teaching Indonesian Language and Literature, discourse analysis, pragmatics, anthropolinguistics, language and culture, dialectology, language documentation, cognitive linguistics, language education, translation, language planning, psycholinguistics, sociolinguistics and other scientific fields related to language studies.
Articles 411 Documents
Identitas Perempuan Dalam Novel Dia Yang Haram Karya Isrina Sumia Kajian Psikologi Rogerians Chodiyah, Ayunda Nuril; Ahmadi, Anas; Rengganis, Ririe
Deiksis Vol 17, No 1 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i1.23389

Abstract

Stereotipe Perempuan Calon Anggota Legislatif dalam Wacana Media Massa Online kompas.id Hanifah, Ifah; Yuliantika, Yuli; Kautsar, Tifani
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.27519

Abstract

Penelitian dengan judul “stereotipe perempuan calon anggota legislatif  dalam wacana media massa online kompas.id” ini dilatarbelakangi dengan dibukanya kesempatan perempuan untuk berkiprah dalam dunia politik.  Pada  Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 pasal 173 ayat (2) huruf (e) sekurang-kurangnya 30% perempuan untuk menjadi peserta pemilu anggota legislatif. Pemberitaan media massa online selama masa kampanye berpotensi untuk menguatkan dan melemahkan stereotipe perempuan berpolitik dalam realitas sosial.Stereotipe perempuan dalam media massa online dalam penelitian ini dianalisis dengan AWK model Teun A. Van Dijk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stereotipe perempuan sebagai calon anggota legislatif dalam wacana media massa online Kompas.id periode 28 November 2023 – 10 Februari 2024 menurut perspektif Teun A. Van Dijk yang ditinjau dari tiga matra, yang terdiri dari matra teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Penelitian ini menggunakan metode content analisy) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: 1) Dalam matra teks menunjukkan strategi teks dalam wacana menggambarkan dan memarjinalkan perempuan dalam legislatif yang diskrimnasi berbasis gender baik secara administratif atau beban domestik yang muncul dari citraan perempuan sebagai calon anggota legislatif. 2) Dalam matra kognisi sosial kompas.id memandang stereotipe perempuan calon legislatif masih menjadi kelompok marjinal atau kedua setelah laki-laki sehingga diperlukan adanya dorongan. 3) Dalam matra konteks sosial menjadi kaum marjinal yang membutuhkan dorongan untuk melakukan politik praktis sebagai calon anggota legislatif yang ditunjukkan dari akses dan kekuasaan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa stereotipe perempuan calon anggota legislaif masih menjadi kaum kedua setelah laki-laki dan masih lemahnya pandangan sosial terhadap calon legislatif perempuan.
Representasi Kegelisahan dan Kekhawatiran tentang Hidup pada Masa Quarter Life Crisis dalam Lagu Takut Karya Idgitaf Kusumaningtyas, Bramuda Pramesti; Abrian, Rizky
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.21480

Abstract

Penelitian ini membahas tentang bagaimana bentuk representasi dari sebuah lagu yang di dalam lagu tersebut mengangkat tentang masalah yang sulit dihindari oleh masyarakat pada umumnya. Fase yang sulit dihindari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah ditemukannya kegelisahan saat awal umur dua puluh atau fase awal menuju dewasa hingga bentuk kekhawatiran hidup saat telah memasuki usia dewasa. Permasalahan akan kegelisahan dan kekhawatiran banyak disebut dengan sebutan quarter life Crisis. Penelitian ini akan merepresentasikan seluruh bait lagu “Takut” dengan menggunakan representasi oleh Stuart Hall dengan diperdalam menggunakan landasan teori analisis wacana kritis milik Teun Van Dijk  untuk mencari tentang bagaimana bentuk analisis wacana yang terdapat dalam lagu “Takut”. Pada penelitian ini akan berfokus pada tiga elemen, yakni pada analisis teks (Makro), Superstruktur, dan Struktur Mikro. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang bagaimana struktur yang ada dalam lagu “Takut” karya Idgitaf sehingga hasil dari bentuk struktur akan dapat merepresentasikan bentuk-bentuk tersebut ke dalam gambaran quarter life crisis. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis teks. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tiga teknik, yang pertama teknik pengumpulan data, kemudian analisis data, serta penyajian hasil. Hasil penelitian ini adalah adanya bentuk struktur yang ada didalam lagu “Takut”. hasil penelitian ditemukan adanya wacana kegelisahan dan kekhawatiran dalam lirik lagu “Takut”, peneliti juga mendapatkan data pada lirik lagu yang merepresentasikan bentuk (Quarter Life Crisis).
Image Perempuan dalam Novel Hati Suhita (Kajian Resepsi Sastra) Lestari, Pradika Ayu; Ahmadi, Anas; Rengganis, Ririe
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.23489

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji citra perempuan dalam novel Hati Suhita melalui karakter Alena, dengan fokus pada nilai ketulusan, keikhlasan, dan kesabaran. Dalam konteks sastra, citra perempuan sering kali digunakan untuk menggambarkan kepatuhan dan menjauhi pengaruh serta pertentangan sosial. Alena, sebagai sosok utama, dijadikan objek penelitian yang mewakili nilai-nilai tersebut dalam hubungan cintanya dengan Gus Biru. Metode yang digunakan adalah kajian resepsi sastra, yang bertujuan untuk memahami bagaimana pembaca merespons karakter Alena serta pesan moral yang terkandung dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Alena digambarkan sebagai perempuan yang sabar dan tulus, yang mencintai suaminya tanpa syarat, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan. Novel ini menyampaikan pesan moral yang kuat bahwa ketulusan dan keikhlasan dalam cinta dapat membawa kebahagiaan dan kedamaian, terutama bagi wanita. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa Hati Suhita tidak hanya menawarkan alur cerita yang menarik, tetapi juga menginspirasi pembaca untuk menghayati nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari, menjadikannya relevan dalam konteks sosial saat ini.
Representasi Perempuan, Patriarki, dan Konflik Sosial Ekonomi dalam Drama Geschichten Aus Dem Wiener Wald Rostianti, Feni; Rahayu, Lina Meilinawati; Adipurwawidjana, Ari Jogaiswara
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.27685

Abstract

Penelitian ini menganalisis representasi perempuan sebagai subjek dalam drama bergenre Volksstück, Geschichten aus dem Wiener Wald (1931) karya Ödön von Horváth. Kajian ini menyoroti bagaimana patriarki dan dinamika sosial ekonomi pada era Republik Weimar memengaruhi kehidupan tokoh perempuan. Pendekatan feminisme kekuasaan Naomi Wolf digunakan untuk mengeksplorasi upaya perempuan dalam merebut ruang dan mengklaim identitas mereka di tengah sistem patriarkal. Dengan metode analisis tekstual dan pendekatan New Historicism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui tokoh Marianne, Horváth memberikan kritik mendalam terhadap subordinasi perempuan. Dialog Marianne, perubahan nasibnya, dan hubungannya dengan karakter lain mencerminkan realitas kompleks perempuan dalam sistem patriarki. Sementara itu, tokoh Valerie menghadirkan perspektif perempuan modern yang mandiri. Valerie, sebagai janda yang memiliki kios tembakau, merepresentasikan perempuan yang mampu menavigasi tekanan sosial dan ekonomi meskipun menghadapi stigma dan hambatan dari masyarakat patriarkal. Keberadaan Valerie menunjukkan bahwa perempuan dapat mengambil peran aktif dalam ekonomi dan ruang publik, menjadi simbol ketahanan di tengah tantangan sosial-ekonomi.
Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Tuturan Disfemia pada Podcast Malaka Project dan Implikasinya terhadap Pembelajaran di SMA Andriana, Wahyu Dian; Suhartono, Suhartono; Yuniseffendri, Yuniseffendri
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.23723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam tuturan disfemia pada podcast Malaka Project yang dilakukan oleh Guru Gembul, Coki Pardede, dan Cania Citta dalam diskusi publik mereka mengenai isu pendidikan di Indonesia. Tujuan penelitian ini, yakni mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa dalam tuturan disfemia pada podcast Malaka Project serta implikasinya terhadap pembelajaran di SMA.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah podcast di kanal Youtube Malaka Project episode Guru Gembul: Pendidikan Kita Berorientasi pada Kemunafikan yang diunggah pada 10 April 2024 dengan data berupa tuturan yang disampaikan oleh ketiga tokoh dalam podcast tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Kemudian, data penelitian tersebut dianalisis dengan teknik agih dan padan. Kemudian, analisis data dilanjutkan dengan teknik alir Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa podcast Malaka Project episode Guru Gembul: Pendidikan Kita Berorientasi pada Kemunafikan mengandung 23% maksim kerendahan hati, 21% maksim pujian, 19% pelanggaran maksim kearifan, 15% pelanggaran maksim kedermawanan, 13% pelanggaran maksim kesimpatikan, dan 9% maksim kesepakatan. Pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa tersebut dapat diimplikasikan pada pembelajaran bahasa Indonesia dalam materi teks diskusi bagi jenjang SMA. 
Analisis Kesalahan Berbahasa dalam Tataran Semantik pada Takarir Instagram @Wargatangsel Eliastuti, Maguna; Aisyah, Siti
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.27113

Abstract

Kesalahan linguistik dapat diartikan sebagai peristiwa yang dilakukan oleh pemakai suatu bahasa, baik disengaja maupun tidak disengaja. Peristiwa ini dapat diidentifikasi dengan menggunakan standar keterampilan yang konsisten. Penelitian ini mengkaji kesalahan berbahasa pada tataran semantik pada takarir akun Instagram @wargatangsel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan kesalahan bahasa pada tataran semantik pada takarir akun Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan mengumpulkan data dengan metode simak dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan linguistik tataran semantik pada takarir akun Instagram @wargatangsel meliputi kesalahan pada 1) gejala hiperkorek, 2) gejala pleonasme, 3) pilihan kata atau diksi, dan 4) ambiguitas Hasil penelusuran menunjukkan bahwa akun @wargatangsel dalam penulisan takarir harus lebih berhati-hati dalam mempublikasikan posting-an di kemudian hari. Sebagai salah satu akun yang aktif menyebarkan berita lokal wilayah Tangsel, akun @wargatangsel harus hati-hati dalam menulis takarir. Karena perbedaan antar pembaca, kesalahan bahasa pada takarir bisa berakibat fatal.
Kritik Sosial dalam Novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Karya Hamka: Kajian Sosiologi Sastra Millatina, Zuyyina; Sa'diyah, Lailiyatus; Hermawan, Agus; Hadi, Saptono
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.24573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kritik sosial dalam novel Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck karya Hamka melalui kajian sosiologi sastra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori sosiologi sastra Alan Swingewood. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima aspek kritik sosial, yaitu budaya, ekonomi, gender, politik, dan sosial. Kritik sosial yang ditemukan meliputi diskriminasi ras dan suku, sistem matrilineal, ketidakadilan gender, ketimpangan ekonomi, dan kekuasaan politik. Kritik-kritik ini mencerminkan konflik antara pengarang dengan kondisi sosial masyarakat Minangkabau. Penelitian ini melengkapi penelitian terdahulu dengan pendekatan dan data yang berbeda 
Analisis Kesalahan Penulisan Sakubun dalam Genkou Youshi Tate dan Yoko (Studi Kasus Mahasiswa Semester 4 dan 6 Prodi Bahasa Jepang Universitas LIA) Handayani, Noviyani Prih; Sulhiyah, Sulhiyah
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.28698

Abstract

Penelitian ini difokuskan untuk menganalisa kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan dalam menulis sakubun (karangan berbahasa Jepang) di genkouyoushi. Genkouyoushi merupakan kertas yang biasanya digunakan untuk menulis sakubun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam menulis sakubun secara yoko maupun tate. Dari 12 data penulisan sakubun secara yoko (horizontal) yang dianalisis, ditemukan 3 (tiga) data yang melakukan kesalahan pada penulisan judul, 1 (satu) data penulisan nama, 1 (satu) data penulisan tanda baca, dan 1 (satu) data pada penulisan kalimat. 13 temuan data dalam genkouyoushi secara tate, ditemukan ditemukan 2 data kesalahan dalam penulisan judul, 2 data kesalahan dalam penulisan nama, 6 data kesalahan dalam Penulisan Paragraf, 4 data dalam kesalahan penulisan Huruf kecil, 1 data kesalahan dalam penulisan tanda baca dan 2 data dalam kesalahan penulisan kalimat dan huruf. Kesalahan-kesalahan ini terjadi diakibatkan kurangnya ketelitian dari para mahasiswa ketika menulis sakubun. Kata Kunci: sakubun; genkouyoushi; yoko; tate
Bentuk Pergeseran Bahasa Osing Pola Regresif dalam Komunitas Tutur Kecamatan Songgon: Kajian Etnososiolinguistik Afrani, Aurora Zaen; Yohanes, Budinuryanta; Savitri, Agusniar Dian
Deiksis Vol 17, No 2 (2025): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v17i2.28856

Abstract

Fenomena pergeseran bahasa yang terjadi dalam suatu komunitas tutur memuat bentuk tertentu. Bentuk tersebut menggambarkan suatu pola penggunaan bahasa yang beralih pada ranah-ranah interaksi dan komunikasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan serta mendeskripsikan bentuk pergeseran bahasa Osing dalam komunitas tutur Kecamatan Songgon dengan kajian etnososiolinguistik. Metode penelitian yang digunakan, yakni mix method. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada fenomena keterikatan antara bahasa, masyarakat, dan budaya dalam komunitas tutur Kecamatan Songgon, Banyuwangi. Data penelitian ini berupa tuturan hasil wawancara, hasil pengisian angket pergeseran dan sikap bahasa, serta catatan lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi dengan melibatkan teknik rekam, simak, libat cakap. Data dianalisis menggunakan teknik penelitian bahasa dengan metode padan serta analisis etnografi. Pemaduan teknik analisis ini bertujuan untuk mengungkapkan latar belakang sosial dan budaya yang menyebabkan pergeseran bahasa Osing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pergeseran bahasa Osing dalam komunitas tutur Kecamatan Songgon berbentuk regresif. Bentuk tersebut memuat pola peralihan bahasa Osing yang dilakukan oleh penutur Osing Kecamatan Songgon pada ranah keluarga dengan hasil persentase mencapai 47,5%, ranah masyarakat 48%, ranah tempat kerja 52,7%, ranah sekolah 66,6%, dan ranah perjalanan 48,1%. Bentuk pergeseran bahasa berpola regresif ini ditandai dengan adanya peralihan penggunaan bahasa Osing ke bahasa lain. Dalam hal ini, bahasa lain yang dimaksud meliputi bahasa Jawa, bahasa Indonesia, dan bahasa campuran. Hasil penelitian ini sekaligus menjelaskan bahwa bahasa Osing tidak menjadi bahasa utama yang digunakan untuk berkomunikasi di berbagai ranah dalam komunitas tutur Kecamatan Songgon Banyuwangi.