cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar
ISSN : 24773859     EISSN : 24773581     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar (JIPD) or The Journal of Innovation in Elementary Education is an international, open access, multidisciplinary, peer-reviewed journal that is online publishes two times in a year. JIPD publishes peer-reviewed articles that pertain to both education theory and research and their implications for teaching and learning in the elementary and middle grades. In addition, JIPD presents articles that relate the latest research in teacher education and development, child development, educational psychology, educational policy, sociology and philosophy to school teaching and learning, educational technology, and curriculum development.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue " Vol 1 No 2 (2016): June" : 7 Documents clear
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Rotating Trio Exchange Nuraeni, Yeni; Afriansyah, Ekasatya Aldila
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.24

Abstract

Salah satu kemampuan yang perlu dimiliki dan dikembangkan oleh siswa adalah kemampuan pemahaman matematis. Permasalahannya, kemampuan pemahaman matematis siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil perbandingan kemampuan pemahaman matematis siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange (RTE) dan pembelajaran konvensional. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Garut dengan sampel dipilih secara acak sebanyak dua kelas yaitu kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-B sebagai kelas kontrol. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil kelompok eksperimen yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran kooperatif tipe RTE lebih baik dengan peningkatan rata-rata hasil pre-test dan post-test dari 15,42 ke 42,24. Sedangkan kelas kontrol yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional dengan peningkatan rata-rata hasil pre-test dan post-test dari 14,93 ke 32,93. Dengan demikian siswa yang pembelajarannya dengan RTE  lebih baik dibandingkan dengan siswa yang pembelajarannya dengan pembelajaran konvensional.
Analisis Spasial Penyediaan Fasilitas Pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Boyolali Dewi, Ratih Puspita
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Persebaran, pola, dan jangkauan (2) Ketersediaan fasilitas pendidikan (3) Daya layan fasilitas pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Boyolali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh SMP di Kabupaten Boyolali tahun 2011, dengan teknik sampling menggunakan stratified random sampling. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi dan observasi lapangan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis peta dan analisis tetangga terdekat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Distribusi SMP paling banyak terdapat di Kecamatan Boyolali, paling sedikit terdapat di Kecamatan Selo, pola persebaran pada topografi bergunung acak, pada topografi dataran rendah juga acak, dan sebesar 11.1% SMP mudah terjangkau, 81.1% cukup terjangkau, dan 7.7% SMP sulit terjangkau; (2) Kecukupan SMP tertinggi di Kecamatan Ampel, Kecamatan Boyolali, Kecamatan Sawit, Kecamatan Banyudono, Kecamatan Sambi, Kecamatan Simo, Kecamatan Karanggede, Kecamatan Klego, Kecamatan Andong, dan Kecamatan Wonosegoro, dan kecukupan terendah di Kecamatan Cepogo; (3) Kecamatan yang jumlah sekolahnya belum memenuhi kebutuhan yaitu: Selo, Cepogo, Musuk, Mojosongo, Teras, Ngemplak, Nogosari, Kemusu, dan Juwangi.
Pengembangan Media Bata untuk Pembelajaran Tenses pada Jenjang Pendidikan Dasar Arini, Novanita Whindi
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.25

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran untuk pembelajaran tenses bagi siswa pada jenjang pendidikan dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) dari Thiagarajan (1974) dengan subjek penelitian siswa kelas V A dan V B SDN Baureno I. Model ini mengikuti empat fase: pendefinisisn, perencanaan, pengembangan, dan penyebaran. Namun, karena keterbatasan waktu, model pengembangan 4-D yang diadaptasi dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Hasil analisis data terhadap kualitas produk yang dikembangkan menunjukkan bahwa media BATA layak dan memenuhi syarat untuk digunakan sebagai media pembelajaran tenses pada jenjang pendidikan dasar dengan 94 %. Hasil implementasi media menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap meteri tenses dari 62,02% menjadi 93,10%. Penelitian ini juga berhasil mengembangkan media BATA untuk pembelajaran tenses bagi jenjang pendidikan dasar berupa (1) balok kata, (2) penampang, (3) petunjuk pemakaian, dan (4) kemasan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya pemahaman siswa terhadap materi tenses adalah penggunaan media BATA dalam kegiatan pembelajaran.
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Lestari, Indah; Prahmana, Rully Charitas Indra; Wiyanti, Wiwik
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata N-Gain kemampuan penalaran matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan pendidikan matematika realistik dan siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan non-equivalent control group designyang dilaksanakan di salah satu SMP Swasta kelas VII di Tangerang. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes yang telah valid berupa soal tes awal dan tes akhir yang berbentuk uraian dengan reliabilitas kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwaterdapat perbedaan yang signifikan rata-rata N-Gain kemampuan penalaran matematis antara siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan pendidikan matematika realistik dankelas yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional. Rata-rata N-Gain kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan pendidikan matematika realistik lebih tinggi dibandingkan siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pemecahan Masalah Matematis Menggunakan Pendekatan Open Ended Kowiyah, Kowiyah
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.19

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara penerapan pendekatan open ended, untuk meningkatkan kemampuanrpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika. Penelitian dilaksanakan di SD Islam Terpadu Al-Khairaat Jakarta Timur, dengan subjek penelitian siswa kelas IV yang berjumlah 25 siswa.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan model Kemmis dan McTaggart, yang dilakukan selama dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, implementasi tindakan, pengamatan, dan refleksi tindakan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika, khususnya tentang operasi hitung campuran, dengan menggunakan pendekatan open ended. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata indikator kemampuan berpikir kritis siswa dalam pemecahan masalah matematika pada siklus I yaitu 63.92% untuk semua indikator, meningkat pada siklus II mencapai 73.80% rata-rata indikator kemampuan berpikir kritis siswa yang tuntas.  Aktivitas guru dan siswa sesuai langkah-langkah pendekatan ini mencapai 100% (mastery learning) pada akhir siklus.
Analisis Sosiologis Novel dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Unsur Ekstrinsik Karya Sastra di SMP Anto, Puji
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.21

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis unsur sosiologis novel dan aplikasinya dalam pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisis novel ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Setelah penulis menganalisis novel Ranah 3 Warna melalui analisis unsur sosiologis, akhirnya penulis dapat menarik simpulan bahwa unsur sosiologis yang terdapat dalam novel Ranah 3 Warna fokus kajian pada tema “Mendaki Tiga Puncak Bukit” terdapat lima unsur sosiologis yaitu interaksi sosial dengan jumlah enam kalimat, kelas sosial dua kalimat, kelompok sosial satu kalimat, masalah sosial dua kalimat, dan mobilitas sosial satu kalimat. Unsur yang paling dominan adalah unsur interaksi sosial yang terdiri dari enam kalimat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, interaksi sosial sangat penting dan secara tidak langsung mampu merubah pola pikir sekaligus bisa merubah status sosial setiap individu. Dalam pembelajaran unsur ekstrinsik karya sastra khususnya sosiologis di sekolah, siswa akan mampu menentukan unsur-unsur sosiologis melalui analisis teks.
Pengaruh Hypnoteaching dalam Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Edistria, Ega
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2016): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jipd.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh hypnoteaching dalam problem-based learning (PBL) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Penelitian menggunakan desain Intact-Group Comparasion yang terdiri dari dua kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen 1 mendapat PBL tanpa hypnoteaching. Kelompok eksperimen 2 mendapatkan PBL dan hypnoteaching. Penelitian dilakukan pada siswa SMP kelas VII dengan metode kuasi eksperimen. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang memperoleh hypnoteaching dalam PBL dan siswa yang tidak memperoleh hypnoteaching dalam PBL.

Page 1 of 1 | Total Record : 7